Program Piring Sharing Sebagai Upaya Stimulasi Perilaku Prososial pada Anak Usia Dini

Main Article Content

Rika Luthfia Pratiwi
Yulianti Fitriani
Pepi Nuroniah

Abstract

Perilaku prososial merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan sosial emosional anak yang perlu distimulasi sejak dini melalui berbagai kegiatan pembiasaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan Program Piring Sharing serta perilaku prososial yang muncul melalui program tersebut  di TK Al-Azhar Syifa Budi Talaga Bestari. Pendekatan yang diterapkan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, dimana data dikumpulkan melalui teknik observasi, dan wawancara terhadap 18 anak kelompok B, 2 guru kelas, dan kepala TK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Piring Sharing dilaksanakan secara rutin setiap hari pada waktu istirahat makan melalui tahapan pesiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Program tersebut mampu menstimulasi perilaku prososial anak yang ditunjukkan melalui perilaku berbagi makanan, membantu teman yang mengalami kesulitan, menunjukkan kepedulian terhadap kebutuhan teman, serta membiasakan anak memperhatikan kondisi orang lain baik di sekolah maupun di lingkungan keluarga. Dengan demikian, Program Piring Sharing dapat menjadi salah satu bentuk pembiasaan yang efektif dalam menstimulasi perilaku prososial pada anak usia dini.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Luthfia Pratiwi, R., Fitriani, Y., & Nuroniah, P. (2026). Program Piring Sharing Sebagai Upaya Stimulasi Perilaku Prososial pada Anak Usia Dini. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 479–493. https://doi.org/10.37985/murhum.v7i2.2419
Section
Articles

References

S. Arifin dan M. Muslim, “Tantangan Implementasi Kebijakan ‘Merdeka Belajar, Kampus Merdeka’ pada Perguruan Tinggi Islam Swasta di Indonesia,” J. Pendidik. Islam AL-ILMI, vol. 3, no. 1, Jun 2020, doi: 10.32529/al-ilmi.v3i1.589.

E. A. Mashudi, D. Hendriawan, B. Tristyanto, and R. N. Arzaqi, “Analisis Standar Kompetensi Anak Usia Dini sebagai Dasar Penyusunan Kurikulum Bimbingan di TK,” Aulad, vol. 8, no. 2, pp. 740–753, May 2025, doi: 10.31004/aulad.v8i2.661.

E. Irawati dan W. Susetyo, “Implementasi Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional di Blitar,” J. Supremasi, vol. 7, no. 1, hal. 3, Mar 2017, doi: 10.35457/supremasi.v7i1.374.

D. Aulia and S. Sudaryanti, “Peran Permainan Tradisional dalam Meningkatkan Sosial Emosional Anak Usia Dini,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 7, no. 4, pp. 4565–4574, Aug. 2023, doi: 10.31004/obsesi.v7i4.4056.

A. K. Putri, D. Hendriawan, and R. N. Arzaqi, “Magic Words Buku Dongeng Digital untuk Meningkatkan Kemampuan Bahasa Santun pada Anak Usia Dini,” Aulad, vol. 8, no. 1, pp. 251–260, Feb. 2025, doi: 10.31004/aulad.v8i1.986.

S. Solihin, “Implementasi Pembelajaran Sentra Dalam Meningkatkan Kecerdasan Siswa Di Tkit Al Mumtaz Jayanti Tangerang,” JAD, vol. 12, no. 2, Dec. 2024, doi: 10.55171/jad.v12i2.1215.

N. F. Meilani, R. Rusmayadi, dan H. Herman, “Pengaruh Permainan Tradisional terhadap Keterampilan Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Tahun di TK Islam Al-Furqan Minasaupa Makassar,” J. Caksana Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 8, no. 2, hal. 1589–1597, Des 2025, doi: 10.31326/jcpaud.v8i2.2511.

A. G. Safitri, P. Nuroniah, dan D. Hendriawan, “Efektivitas Afirmasi Positif dalam Pengembangan Self Awareness Anak Usia 4-5 Tahun,” Infant. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 3, no. 2, 2025, [Daring]. Tersedia pada: https://ejournal.upi.edu/index.php/INFANTIA/article/view/88588.

A. Ayu Syaputri, E. Anesty Mashudi, and P. Nuroniah, “Dampak Pola Komunikasi Keluarga Consensual dan Laissez-Faire terhadap Interaksi Sosial Anak Usia Dini,” murhum, vol. 6, no. 2, pp. 1081–1094, Aug. 2025, doi: 10.37985/murhum.v6i2.1675.

D. Nugraha, S. Apriliya, and R. K. Veronicha, “Kemampuan Empati Anak Usia Dini,” JPA, vol. 1, no. 1, pp. 30–39, Jun. 2017, doi: 10.17509/jpa.v1i1.7158.

A. Winarti, D. Faradilla, P. Rahmatun Nisa, S. Jubaedah, and L. Suzanti, “Upaya Mengembangkan Keterampilan Sosial Anak Usia Dini Melalui Permainan Find Me,” J.Ihsan, vol. 2, no. 2, pp. 1–7, Jul. 2024, doi: 10.61104/ihsan.v2i2.166.

A. Amelya, Y. Fitriani, and P. Nuroniah, “Upaya Peningkatan Kepercayaan Diri Anak Usia 5-6 Tahun melalui Metode Bermain Peran,” murhum, vol. 5, no. 1, pp. 459–470, May 2024, doi: 10.37985/murhum.v5i1.577.

E. Desmariani, Y. Nofriyanti, D. Roza, dan M. Wulandari, “Stimulasi Perkembangan Sosial Emosional, Bahasa, Kognitif dan Fisik Anak Usia Dini,” J. Pendidik. Tambusai, vol. 9, no. 1, hal. 3418–3427, Feb 2025, doi: 10.31004/jptam.v9i1.25692.

N. Kamisykatin dan A. Sobarna, “Analisis Kemandirian Anak Usia Dini melalui Metode Pembiasaan dalam Aktivitas Sehari Hari di TK Barokatul Ihsan,” Bandung Conf. Ser. Early Child. Teach. Educ., vol. 2, no. 2, Jul 2022, doi: 10.29313/bcsecte.v2i2.3260.

K. S. Pertiwi, “Hasil Kemampuan Empati Anak Usia Dini Melalui Metode Bercerita Menggunakan Media E-Bigbook,” j. edutech., vol. 8, no. 1, p. 156, Jul. 2020, doi: 10.23887/jeu.v8i1.27335.

M. Miftakhuddin, “Pengembangan Model Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Karakter Empati pada Generasi Z,” PAI.J.PEND.ISLAM., vol. 17, no. 1, pp. 1–16, Jun. 2020, doi: 10.14421/jpai.2020.171-01.

N. Gungordu, M. Hernandez-Reif, D. Walker, and S. Wind, “Empathy and Creativity as Foundations and Predictors of How Prosocial Behavior Develops in Preschool Age Children,” Mar. 13, 2024. doi: 10.22541/au.171033857.77890500/v1.

S. Saharani, T. Iriyanto, dan N. Anisa, “Perkembangan Perilaku Prososial Anak Usia 4-5 Tahun Di TK Mardi Putra 01 Kota Batu,” JP2KG AUD (Jurnal Pendidikan, Pengasuhan, Kesehat. dan Gizi Anak Usia Dini), vol. 2, no. 1, hal. 19–30, Mei 2021, doi: 10.26740/jp2kgaud.2021.2.1.19-30.

Emsya Salsabela, Siti Khumaeroh, And Rr Deni Widjayatri, “Perkembangan Sosial Emosional Anak Pra Sekolah Dengan Instrumen Kuesioner Masalah Mental Emosional,” ABATA, vol. 2, no. 2, Sep. 2022, doi: 10.32665/abata.v2i2.555.

H. N. Gymnastia, N. Sundari, and E. A. Mashudi, “Dampak Co-Parenting Orang Tua terhadap Perkembangan Sosial-Emosional Anak Usia Dini : Sebuah Studi Kasus,” Aulad, vol. 8, no. 1, pp. 525–541, Apr. 2025, doi: 10.31004/aulad.V8i1.1079.

S. Kutfiana, S. Emmanuel H, dan M. R. Akbar, “Strategi Pengembangan Empati dalam Pendidikan Anak Usia Dini 4-5 Tahun (Studi Deskriptif di TK PGRI 1 Bululawang),” J. Caksana Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 8, no. 1, hal. 463–476, Jul 2025, doi: 10.31326/jcpaud.v8i1.2322.

F. Victoranto et al., Teori dan Aplikasi Psikologi Perkembangan. 2021. [Daring]. Tersedia pada: https://books.google.co.id/books?hl=en&lr=&id=FXk_EAAAQBAJ

S. A. Nurfazrina, H. Y. Muslihin, and S. Sumardi, “Analisis Kemampuan Empati Anak Usia 5-6 Tahun (Literature Review),” J. Agapedia, Vol. 4, No. 2, Pp. 285–299, Dec. 2020, Doi: 10.17509/Jpa.V4i2.30447.

K. Rini, N. Siti, H. Srie, dan Y. Septiyani Endang, “Menumbuhkan Sikap Empati Pada Anak Usia Dini Melalui Pembiasaan Sedekah Jumat Berkah di PAUD Insan Mandiri Kota Bogor,” AKSARA J. Ilmu Pendidik. Nonform., vol. 09, no. May, 2021, doi: 10.37905/aksara.9.2.1067-1074.2023.

D. N. Inten, “Penanaman Kejujuran pada Anak dalam Keluarga,” J. Fam., vol. III, no. 1, hal. 35–45, 2017, [Daring]. Tersedia pada: https://ejournal.upi.edu/index.php/familyedu/article/view/5907.

S. Salianty et al., “Analisis Implementasi Program Pelibatan Orangtua di Taman Kanak-Kanak Berdasarkan Epstein Model of Parental Involvement,” Asghar J. Child. Stud., vol. 4, no. 2, hal. 94–103, Des 2024, doi: 10.28918/asghar.v4i2.8770.

Rohita dan N. Rahmadini Hidayat, “The Effectiveness of Using Learning Device Information Systems in Preparing Learning Plans,” JPUD - J. Pendidik. Usia Dini, vol. 17, no. 1, hal. 155–172, Apr 2023, doi: 10.21009/JPUD.171.12.

I. F. F. Sumual, P. Sularso, dan Budiyono, “Upaya Menumbuhkan Rasa Solidaritas Kebangsaan Anak Usia Dini Melalui Permainan Bakiak,” Citizenship Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan, vol. 7, no. 2. hal. 117–124, 2019. doi: 10.25273/citizenship.v7i2.5922.

W. Ariyanti, “Meningkatkan Aspek Perkembangan Motorik dan Sosial Emosional Anak Usia 5-6 Tahun melalui Permainan Tradisional Bakiak,” Early Child. J., vol. 4, no. 1, hal. 43–52, Apr 2025, doi: 10.30872/ecj.v4i1.4829.

W. Yulianingsih, M. Lutviatiani, dan C. F. Wijaksono, “Analisis Perkembangan Post-Pandemic Social Skills Anak Fase Childhood melalui Permainan Lato-Lato,” Educ. J. Ilm. Pendidik., vol. 1, no. 1, hal. 15–22, Feb 2023, doi: 10.37985/educative.v1i1.7.

K. Saniya and L. M. K. Filasofa, “Penanaman Karakter Sosial Anak Melalui Program Berbagi,” Aulad, vol. 8, no. 1, pp. 10–19, Jan. 2025, doi: 10.31004/aulad.v8i1.836.

D. Y. Arta dan S. I. Prahesti, “Pola Asuh Orang Tua terhadap Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia 5-6 Tahun di Era Digital,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 8, no. 6, hal. 1940–1946, Des 2024, doi: 10.31004/obsesi.v8i6.6675.

H. Syahrizal dan M. S. Jailani, “Jenis-Jenis Penelitian Dalam Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif,” J. QOSIM J. Pendidik. Sos. Hum., vol. 1, no. 1, hal. 13–23, Mei 2023, doi: 10.61104/jq.v1i1.49.

S. Gusmawanti, Y. Fitriani, and . F., “Pembinaan Karakter Peduli Lingkungan Pada Anak Usia 5-6 Tahun melalui PHP2D Di Desa Cimoyan Kecamatan Taktakan Kota Serang,” aulad, vol. 5, no. 2, pp. 297–305, Aug. 2022, doi: 10.31004/aulad.v5i2.381.

H. Hasanah, “Teknik-Teknik Observasi (Sebuah Alternatif Metode Pengumpulan Data Kualitatif Ilmu-ilmu Sosial),” AT, vol. 8, no. 1, p. 21, Jan. 2017, doi: 10.21580/at.v8i1.1163.

A. R. Z. Wati dan S. Trihantoyo, “Strategi Pengelolaan Kelas Unggulan Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa,” J. Din. Manaj. Pendidik., vol. 5, no. 1, hal. 46, Okt 2020, doi: 10.26740/jdmp.v5n1.p46-57.

Similar Articles

<< < 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>