Transformasi Manajemen Kurikulum Berbasis Pendidikan Islam dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar pada Jenjang PAUD dan SD

Main Article Content

Makmun Makmun
Nurdin Nurdin
Didiek Purwanto
Tri Wahyuningsih
Fachrul Rozie
Iqbal Hadifad
Sarlina Sarlina

Abstract

Penelitian ini memfokuskan proses transformasi Kurikulum Merdeka Belajar pada jenjang PAUD dan SD dalam konteks Pendidikan Islam di Kota Samarinda. Partisipan penelitian terdiri 1 Kepala Sekolah TK, 3 Kepala SD dan 4 Guru yang memenuhi kriteria penelitian pernah mengikuti kegiatan sosialisasi Kurikulum Merdeka Belajar dan masa mengabdi 5-10 tahun. Desain penelitian menggunakan narrative inquiry terhadap pengalaman partisipan melalui wawancara mendalam. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis tematik dari Johnston untuk merekonstruksi berbagai temuan-temuan hasil wawancara partisipan menjadi tema penelitian yang dibahas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi manajemen kurikulum berbasis pendidikan Islam ditinjau, 1). Internalisasi nilai-nilai Islam dalam pembelajaran, 2). Perubahan peran guru dalam manajemen kurikulum, 3). Transfromasi sistem asesmen dan evaluasi pembelajaran, 4). Tantangan dalam transformasi manajemen kurikulum, 5). Strategi Adaptif Kepala Sekolah dalam menghadapi tantangan. Kontribusi studi ini menghadirkan perspektif manajerial yang holistik, mencakup perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta integrasi kepemimpinan kepala sekolah. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan kajian manajemen kurikulum pendidikan islam pada era kurikulum merdeka.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Makmun, M., Nurdin, N., Purwanto, D., Wahyuningsih, T., Rozie, F., Hadifad, I., & Sarlina, S. (2026). Transformasi Manajemen Kurikulum Berbasis Pendidikan Islam dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar pada Jenjang PAUD dan SD. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 838–850. https://doi.org/10.37985/murhum.v7i1.2023
Section
Articles

References

M. Rantina, S. Hartati, dan F. Jalal, “Learning Assessment Practices in Kurikulum Merdeka in Early Childhood Education,” Murhum J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 5, no. 2, hal. 1076–1085, Des 2024, doi: 10.37985/murhum.v5i2.751.

U. Elok Endang Rasmani, Y. Kristiani Wahyu Widiastuti, dan A. Fitrianingtyas, “Transformasi Pendidikan PAUD: Sosialisasi Best Practice Manajemen Pembelajaran Proyek Berbasis Kurikulum Merdeka,” Murhum J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 5, no. 2, hal. 1054–1063, Des 2024, doi: 10.37985/murhum.v5i2.957.

A. Purwanto, “Pengembangan Kurikulum Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) di Sekolah Dasar Islam Terpadu,” J. Basicedu, vol. 6, no. 1, hal. 335–342, Des 2021, doi: 10.31004/basicedu.v6i1.1928.

Y. Safitri, A. Asmuri, D. Darimus, dan N. H. Hasibuan, “Kebijakan Pendidikan Islam di Sekolah Terpadu,” Indones. J. Educ. Dev. Res., vol. 3, no. 1, hal. 780–790, Des 2024, doi: 10.57235/ijedr.v3i1.4952.

Nurwahid Ihsanudin dan N. Soleh, “Integrasi Sains dan Islam pada Sekolah Islam Terpadu di Indonesia,” Al-Ihda’ J. Pendidik. dan Pemikir., vol. 18, no. 1, hal. 850–865, Jul 2023, doi: 10.55558/alihda.v18i1.83.

S. Sariah, S. Suhertina, M. Hayati, dan R. Rehayati, “Sekolah islam terpadu (IT); sebagai alternatif sekolah bergensi untuk membentuk karakter,” JPPI (Jurnal Penelit. Pendidik. Indones., vol. 9, no. 1, hal. 41, Mar 2023, doi: 10.29210/190400.

M. Yusup, “Eksklusivisme Beragama Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Yogyakarta,” Reli. J. Stud. AGAMA-AGAMA, vol. 13, no. 01, hal. 75, Jul 2018, doi: 10.14421/rejusta.2017.1301-05.

Y. Ramadhani, “Ideologi Keagamaan, Partai Politik, dan Pendidikan Islam: Refleksi Pemikiran Hasan Al-Banna di Sekolah Islam Terpadu Ukhuwah Banjarmasin,” NALAR J. Perad. dan Pemikir. Islam, vol. 5, no. 1, hal. 78–92, Jun 2021, doi: 10.23971/njppi.v5i1.2455.

T. Hildani dan I. Safitri, “Implementasi Pembelajaran Matematika Berbasis Kurikulum Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Dalam Membentuk Karakter Siswa,” J. Cendekia J. Pendidik. Mat., vol. 5, no. 1, hal. 591–606, Mar 2021, doi: 10.31004/cendekia.v5i1.549.

M. Frandani, “Pembaruan sistem pendidikan Islam: Sekolah Islam Terpadu,” Idarah Tarb. J. Manag. Islam. Educ., vol. 4, no. 1, hal. 11–18, Mei 2023, doi: 10.32832/itjmie.v4i1.9360.

R. Rahmat, “Integration of integrated Islamic school curriculum into Kurikulum Merdeka,” Inov. Kurikulum, vol. 21, no. 1, hal. 229–242, Feb 2024, doi: 10.17509/jik.v21i1.63071.

M. Tolchah dan M. Arfan Mu’ammar, “Islamic Education in The Globalization Era; Challenges, Opportunities, and Contribution of Islamic Education in Indonesia,” Humanit. Soc. Sci. Rev., vol. 7, no. 4, hal. 1031–1037, Okt 2019, doi: 10.18510/hssr.2019.74141.

M. Kosim, F. Muqoddam, F. Mubarok, dan N. Q. Laila, “The dynamics of Islamic education policies in Indonesia,” Cogent Educ., vol. 10, no. 1, Des 2023, doi: 10.1080/2331186X.2023.2172930.

J. M. Wittmayer et al., “Narratives of change: How social innovation initiatives construct societal transformation,” Futures, vol. 112, hal. 102433, Sep 2019, doi: 10.1016/j.futures.2019.06.005.

L. A. Pino Gavidia dan J. Adu, “Critical Narrative Inquiry: An Examination of a Methodological Approach,” Int. J. Qual. Methods, vol. 21, Apr 2022, doi: 10.1177/16094069221081594.

B. C. Clift, I. Costas Batlle, S. Bekker, dan K. Chudzikowski, Qualitative Researcher Vulnerability. London: Routledge, 2023. doi: 10.4324/9781003349266.

O. Johnston, Constructing Composite Narratives. London: Routledge, 2024. doi: 10.4324/9781003424475.

M. A. Mørch, “Book Review: Test All Things: The Bible, Faith, and Science by Gijsbert van den Brink,” Stud. Christ. Ethics, vol. 37, no. 3, hal. 744–747, Agu 2024, doi: 10.1177/09539468241261193m.

M. A. P. Bhayangkara, B. Habibi, dan B. Basukiyatno, “Implementasi Kurikulum Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) dalam Membangun Pendidikan Karakter di SMPIT,” J. Educ. Res., vol. 5, no. 4, hal. 6238–6246, Des 2024, doi: 10.37985/jer.v5i4.2016.

I. M. Prabowo, S. Shaleh, dan N. F. Wulandari, “Analisis Pendidikan Humanis Berbasis Kurikulum Merdeka di MI/SD,” Al-Madrasah J. Pendidik. Madrasah Ibtidaiyah, vol. 8, no. 1, hal. 305, Jan 2024, doi: 10.35931/am.v8i1.3112.

S. N. Solihat dan A. Pramowardhani, “Penggunaan Model Pembelajaran Berbasis Proyek pada Kurikulum Merdeka,” J. Fak. Kegur. Ilmu Pendidik., vol. 6, no. 1, 2025, [Daring]. Tersedia pada: https://mail.jurnal.unisa.ac.id/index.php/jfkip/article/view/806

S. Sutanto, “Transformasi Pendidikan di Sekolah Dasar: Peran Guru dalam Mengimplementasikan Kurikulum Merdeka di Indonesia,” J. Guru Sekol. Dasar, vol. 1, no. 1, hal. 69–76, Jun 2024, doi: 10.70277/jgsd.v1i1.0009.

N. N. Mustami, “Peran Guru dalam Pengembangan Kurikulum Merdeka pada Pembelajaran di SD Negeri 1 Gobras,” Pedagog. J. Ilm. Pendidik. dan Pembelajaran, vol. 11, no. 2, 2024, doi: 10.37598/pjpp.v11i2,%20Oktober.2110.

R. A. Pribadi, A. Dzambiyah, dan E. Dwinatalia, “Peran Guru dalam Pembelajaran Merdeka Belajar di SD,” Inspiratif Pendidik., vol. 12, no. 2, hal. 566–582, Des 2023, doi: 10.24252/ip.v12i2.43777.

Isma Nastiti Maharani dan Niken Dani Safitri, “Pengembangan Instrumen Evaluasi Kurikulum Merdeka Jenjang SD,” Decod. J. Pendidik. Teknol. Inf., vol. 4, no. 2, hal. 621–632, Jul 2024, doi: 10.51454/decode.v4i2.347.

F. I. Karengga, U. Rizko, dan A. Bashith, “Analisis Problematika Pelaksanaan Evaluasi Pembelajaran IPA dalam Mencapai Tujuan Pendidikan pada Kurikulum Merdeka SD/MI,” Al-Madrasah J. Pendidik. Madrasah Ibtidaiyah, vol. 9, no. 2, hal. 533, Apr 2025, doi: 10.35931/am.v9i2.4401.

A. Taufik, N. Adiastuty, dan M. Riyadi, “Penguatan Asesmen Kompetensi Minimum melalui Pengenalan Soal Literasi Numerasi,” Bima Abdi J. Pengabdi. Masy., vol. 4, no. 1, hal. 17–25, Jan 2024, doi: 10.53299/bajpm.v4i1.339.

R. T. P. Gea, G. Hutauruk, T. Y. Damanik, R. Rahmadani, dan F. Y. Sitanggang, “Analisis Kesulitan Guru Dalam Mengerjakan Beban Administrasi Kurikulum Merdeka Yang Tinggi Dalam Penerapan Fungsi Manajemen Pada Pembelajaran Di Sd Swasta Attaufiq,” Cendekia Pendidik., vol. 4, no. 4, 2024, doi: 10.9644/sindoro.v13i6.12048.

A. Tunggal, H. Haeruddin, dan A. Akhmad, “Kolaborasi Kepala Sekolah dan Guru dalam Manajemen Kurikulum Kontekstual,” J. Basicedu, vol. 9, no. 4, hal. 881–890, Jul 2025, doi: 10.31004/basicedu.v9i4.10208.

R. Haryani, M. J. Lubis, dan D. Darwin, “Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah pada Kinerja Guru,” J. Basicedu, vol. 6, no. 3, hal. 3373–3383, Mar 2022, doi: 10.31004/basicedu.v6i3.2617.

W. Megayanti dan K. H. Asri, “Transformasi Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Penerapan Merdeka Belajar,” Res. Dev. J. Educ., vol. 8, no. 2, hal. 771, Sep 2022, doi: 10.30998/rdje.v8i2.14072.

Similar Articles

<< < 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >>