Pola Pendampingan Orang Tua terhadap Anak dengan ADHD dan Speech Delay
Main Article Content
Abstract
Pentingnya pola pendampingan orang tua terhadap anak dengan ADHD dan speech delay dalam konteks pendidikan anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan strategi yang digunakan oleh orang tua dalam mendampingi anak dengan kebutuhan khusus. Metode yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif dengan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dengan informan DS sebagai ibu kandung dari anak laki-laki berinisial AF yang mengalami ADHD dan speech delay. Peneliti juga melakukan observasi secara langsung dengan AF, dan kemudian mengumpulkan dokumentasi medis sebagai data pendukung hasil wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua menerapkan pendampingan berupa rutinitas harian yang terstruktur, pendekatan komunikasi yang penuh empati, serta dukungan terhadap terapi profesional. Penelitian ini berkontribusi untuk memperkaya pemahaman tentang pentingnya peran orang tua dalam mendukung tumbuh kembang anak dengan ADHD dan speech delay. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa pendampingan yang tepat dapat membantu anak beradaptasi dengan lebih baik di kehidupan sehari-hari.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
F. Sabani, “Perkembangan Anak-anak Selama Masa Sekolah Dasar (6-7 Tahun),” Didakt. J. Kependidikan, vol. 8, no. 2, pp. 89–100, May 2019, doi: 10.58230/27454312.71.
K. Silitonga, R. U. Sibagariang, and E. S. Herlina, “Pola Asuh Orang Tua dalam Penanganan ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) pada Anak Usia Dini,” J. Pendidik. Sos. dan Hum., vol. 2, no. 3, pp. 1–12, 2023, [Online]. Available: https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/344
L. Gunawan, “Komunikasi Interpersonal Pada Anak dengan Gangguan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD),” J. Psiko-Edukasi, vol. 19, no. 1, pp. 49–68, May 2021, [Online]. Available: https://ejournal.atmajaya.ac.id/index.php/psikoedukasi/article/view/3499
I. M. S. Adiputra, N. L. A. Yustikarini, A. A. I. D. Hana Yundari, N. W. Trisnadewi, and N. P. W. Oktaviani, “Persepsi Guru PAUD tentang Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) pada Anak Usia Prasekolah (3-6 Tahun),” J. Akad. Baiturrahim Jambi, vol. 10, no. 1, p. 9, Mar. 2021, doi: 10.36565/jab.v10i1.263.
H. Machmud, A. Abidin, L. Hewi, and L. O. Anhusadar, “Supporting Children with Speech Delay: Speech Therapy Intervention Frameworks from Preschool Teachers,” Int. J. Instr., vol. 16, no. 4, pp. 485–502, Oct. 2023, doi: 10.29333/iji.2023.16428a.
L. Budiyarti, N. Agustini, and I. N. Rachmawati, “Manfaat Intervensi Berbasis Digital Terapeutik terhadap Peningkatan Atensi dan Perilaku Regulasi Diri pada Anak ADHD,” J. Telenursing, vol. 4, no. 1, pp. 117–127, Mar. 2022, doi: 10.31539/joting.v4i1.3325.
M. Efendi, Y. Nadila Putri, N. Azizah Baitul Atiq, P. Ramadani Sarah, A. Dian Pertiwi, and H. Sjamsir, “Pola Asuh Terhadap Anak Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD),” J. Pelita PAUD, vol. 7, no. 1, pp. 226–235, Dec. 2022, doi: 10.33222/pelitapaud.v7i1.2500.
L. Wijayaningsih, “Peran Pola Asuh Orang Tua dalam Meningkatkan Kemampuan Bicara Anak Speech Delay (Studi Kasus di Homeschooling Bawen Jawa Tengah),” Satya Widya, vol. 34, no. 2, pp. 151–159, Feb. 2019, doi: 10.24246/j.sw.2018.v34.i2.p151-159.
N. M. Yuniari and I. G. A. I. T. Juliari, “Strategi Terapis Wicara Yang Dapat Diterapkan Oleh Orang Tua Penderita Keterlambatan Berbicara (Speech Delay,” J. Ilm. Pendidik. dan Pembelajaran, vol. 4, no. 3, pp. 564–570, Oct. 2020, doi: 10.23887/jipp.v4i3.29190.
R. D. L. Puji Utami, W. Safitri, C. Bumi Pangesti, and N. Rakhmawati, “Pengalaman Orang Tua dalam Merawat Anak dengan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD),” J. Kesehat. Kusuma Husada, vol. 12, no. 2, pp. 222–230, Jul. 2021, doi: 10.34035/jk.v12i2.772.
Nur Mutmainnatul Itsna and Risatur Rofi’ah, “Dampak Penggunaan Gadget pada Interaksi Sosial Anak Usia Dini,” Ummul Qura J. Inst. Pesantren Sunan Drajat Lamongan, vol. 16, no. 1, pp. 60–70, Apr. 2021, doi: 10.55352/uq.v16i1.380.
Khairunisa Rani, A. Rafikayati, and M. N. Jauhari, “Keterlibatan Orangtua dalam Penanganan Anak Berkebutuhan Khusus,” J. Abadimas Adi Buana, vol. 2, no. 1, pp. 55–64, Jul. 2018, doi: 10.36456/abadimas.v2.i1.a1636.
A. S. S. Zahara, D. Zahara, T. D. Lestari, E. Eryani, F. H. Aliyah, and N. A. Putri, “Efektivitas Reward dan Punishment Terhadap Kedispilinan Anak Usia Dini di RA Miftahul Ulum Jayasari,” Edu Happiness J. Ilm. Perkemb. Anak Usia Dini, vol. 2, no. 2, pp. 293–302, Jul. 2023, doi: 10.62515/eduhappiness.v2i2.253.
H. M. Sugeng, R. Tarigan, and N. M. Sari, “Gambaran Tumbuh Kembang Anak pada Periode Emas Usia 0-24 Bulan,” J. Sist. Kesehat., vol. 4, no. 3, p. 96, 2019, doi: 10.24198/jsk.v4i3.21240.
W. H. Canu and L. D. Eddy, “Attention-Deficit Hyperactivity Disorder: A Handbook for Diagnosis and Treatment (4th ed.),” Cogn. Behav. Ther., vol. 44, no. 6, pp. 526–526, Nov. 2015, doi: 10.1080/16506073.2015.1073786.
H. Karlenata and Z. T. Mutiara, “Pembelajaran Pada Anak ADHD,” Educ. J. Innov. Publ., vol. 3, no. 1, pp. 37–51, 2024, [Online]. Available: https://ejournal.periexca.org/index.php/ejip/article/view/87
N. S. Sihotang and L. P. Supratman, “Komunikasi Keluarga Dalam Mendidik Anak di Masa Pandemi COVID-19,” J. Ilm. LISKI (Lingkar Stud. Komunikasi), vol. 8, no. 1, p. 37, Feb. 2022, doi: 10.25124/liski.v8i1.4141.
Y. Yasni, “Komunikasi Interpersonal Remaja dan Orang Tua Selama Pandemi Covid-19 di Kecamatan Koto Vii Sijunjung,” Al - Qalb J. Psikolog Islam, vol. 12, no. 2, pp. 118–132, Sep. 2021, doi: 10.15548/alqalb.v12i2.2951.
E. F. Chandrawijaya, “Meta analisis: Efektivitas terapi Applied Behavior Analysis terhadap kemampuan komunikasi anak dengan Autism Spectrum Disorder,” J. Psikol. Udayana, vol. 8, no. 2, p. 23, Oct. 2021, doi: 10.24843/JPU.2021.v08.i02.p04.
A. Miladitiya, “Studi Randomized Clinical Trial (RCT) Terapi Gizi pada Anak dengan ADHD: Literature Review,” J. Gizi dan Kesehat., vol. 16, no. 2, pp. 235–245, Jul. 2024, doi: 10.35473/jgk.v16i2.581.
R. A. Nurputeri, H. Djoehaeni, and N. F. Romadona, “Analisis Peran Orang Tua dalam Mendampingi Anak Usia Dini Dengan Gejala ADHD,” Aulad J. Early Child., vol. 7, no. 3, pp. 662–670, Oct. 2024, doi: 10.31004/aulad.v7i3.772.