Pola Asuh Orang Tua dalam Pembelajaran Tari Enggang pada Anak Suku Dayak Bahau
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pola asuh orang tua dalam pembelajaran Tari Enggang pada anak suku Dayak Bahau di Desa Mamahak Besar. Tari Enggang sebagai warisan budaya memiliki nilai-nilai luhur yang perlu dilestarikan, namun minat anak terhadap tari tradisional ini semakin menurun akibat pengaruh budaya populer dan perkembangan teknologi modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis etnografi, melibatkan lima informan yang terdiri atas dua orang tua, dua anak yang mengikuti pembelajaran Tari Enggang, dan satu pelatih tari sebagai informan pendukung. Pemilihan informan dilakukan secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman, yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh yang diterapkan orang tua bersifat demokratis dan berorientasi pada pelestarian budaya, dengan dukungan aktif terhadap anak dalam proses belajar tari. Pembelajaran Tari Enggang tidak hanya berfungsi sebagai sarana pewarisan budaya, tetapi juga membentuk karakter anak melalui nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan rasa hormat terhadap tradisi leluhur.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
D. S. Pamungkas and S. Sutama, “Pengelolaan pembelajaran sbdp seni tari kelas atas di sd muhammadiyah 1 ketelan surakarta,” 2021. [Online]. Available: https://eprints.ums.ac.id/89078/
R. Rifayanti, F. Azizah, N. Nahrussalwa, L. Lisnawati, and R. A. Sari, “Tari Enggang Sebagai Upaya Meningkatkan Kepercayaan Diri,” Psikostudia J. Psikol., vol. 5, no. 2, p. 174, May 2019, doi: 10.30872/psikostudia.v5i2.2286.
F. Djibran and J. Pamungkas, “Pembelajaran Tari Tradisional untuk Stimulasi Aspek Perkembangan Anak Usia Dini,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 7, no. 1, pp. 876–886, Feb. 2023, doi: 10.31004/obsesi.v7i1.4167.
F. Rozie, W. I. Kartika, T. Nurhaliza, R. Amalia, and M. Henry Gunawan, “Keragaman Budaya Pengasuhan Anak Usia Dini di Kalimantan Timur: Kajian Grounded Theory Keluarga Kutai, Banjar, Dayak,” Pratama Widya J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 7, no. 2, pp. 51–62, Oct. 2022, doi: 10.25078/pw.v7i2.1520.
S. Suryandari, “pengaruh Pola Asuh Orang tua dalam kenakalan remaja,” 2020.
M. Adnan, “Pola Asuh Orang Tua dalam Pembentukan Akhlak Anak dalam Pendidikan Islam,” CENDEKIA J. Stud. Keislam., vol. 4, no. 1, Jun. 2018, doi: 10.37348/cendekia.v4i1.57.
Q. Ayun, “Pola Asuh Orang Tua dan Metode Pengasuhan dalam Membentuk Kepribadian Anak,” ThufuLA J. Inov. Pendidik. Guru Raudhatul Athfal, vol. 5, no. 1, p. 102, Oct. 2017, doi: 10.21043/thufula.v5i1.2421.
N. Z. Djuhaepa, N. Ain, Q. Has, S. Agustina, and A. Ridfah, “Psikoedukasi Pola Pengasuhan pada Perkembangan Anak,” AMMA J. Pengabdi. Masy., vol. 1, no. 10, pp. 1205–1210, 2022, [Online]. Available: https://journal.mediapublikasi.id/index.php/amma/article/view/1153
N. Briliany, L. N. Istighna, I. Rahmawati, and J. R. Maranatha, “Peran Orang Tua dalam Memperkenalkan Budaya Lokal Bali Kepada Anak Usia Dini di Era Modern,” Res. Early Child. Educ. Parent., vol. 4, no. 1, Jun. 2023, doi: 10.17509/recep.v4i1.57408.
A. R. Habib, “Deder Keris Jawa Sebagai Acuan Penciptaan Karya Logam,” 2016. [Online]. Available: https://digilib.isi.ac.id/1501/
C. I. Sahertian, “Sakralitas Burung Enggang dalam Teologi Lokal Masyarakat Dayak Kanayatn,” Epigr. J. Teol. dan Pelayanan Kristiani, vol. 5, no. 1, pp. 58–75, May 2021, doi: 10.33991/epigraphe.v5i1.202.
I. S. Hanum and D. Dahlan, “Makna Mitos Cerita Burung Enggang di Kalimantan Timur,” CaLLs (Journal Cult. Arts, Lit. Linguist., vol. 4, no. 1, p. 31, Jun. 2018, doi: 10.30872/calls.v4i1.1276.
S. E. Nugroho, “Naskah publikasi temenggang,” 2020. [Online]. Available: https://digilib.isi.ac.id/5969/
S. R. N. Bakhtiar and N. Syahrir, “Cura Enggang: Penciptaan Tari Dari Gerak Burung Enggang Betina,” Boting Langi J. Seni Pertunjuk., vol. 1, no. 2, 2022, doi: 10.26858/bl.v1i2.35004.
D. P. Rejeki, “Pola Asuh Tradisional Masyarakat Dayak dalam Penanaman Nilai Budaya kepada Anak,” HOLISTIK, J. Soc. Cult., vol. 16, no. 2, pp. 1–20, 2023, [Online]. Available: https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/holistik/article/view/48596
F. Fransiska and S. Suparno, “Pengasuhan Anak Usia Dini Pada Keluarga Dayak Desa Di Rumah Betang Ensaid Panjang,” J. Golden Age, vol. 3, no. 02, p. 95, Dec. 2019, doi: 10.29408/goldenage.v3i02.1655.
S. S. P. F. Nilasari, “Tari Enggang sebagai Media Pembentukan Karakter Anak Usia Dini di Kalimantan,” J. Intra, vol. 1, no. 2, pp. 1–7, 2020, [Online]. Available: https://studentjournal.petra.ac.id/index.php/desain-interior/article/view/1585
K. Jasmine, “Metode etnografi Dalam Penelitian Kualitatif,” Penambahan Natrium Benzoat Dan Kalium Sorbat Dan Kecepatan Pengadukan Sebagai Upaya Penghambatan Reaksi Inversi Pada Nira Tebu, vol. 10, no. September, pp. 159–170, 2021, [Online]. Available: https://jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/download/7894/6773
T. Nurfitri, “Pola Asuh Demokratis Dalam Menumbuhkan Kemandirian Anak,” Tunas Siliwangi Journa, vol. 7, no. 1, pp. 32–36, 2021, doi: 10.22460/ts.v7i1p31%20-%2036.2611.
A. Miranti and M. N. Zulfahmi, “Peran Orang Tua Karier dalam Penanaman Literasi Budaya pada Anak Usia 4-5 Tahun di Desa Kedungleper,” J. Progr. Stud. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 13, no. 2, pp. 211–228, 2024, [Online]. Available: https://jurnal.umt.ac.id/index.php/ceria/article/view/13006
N. R. Azizi, “Pengaruh pola asuh terhadap perkembangan anak peran orang tua dalam pembentukan karakter,” Circ. Arcvhives, vol. 1, no. 4, 2024, [Online]. Available: https://circle-archive.com/index.php/carc/article/view/106
A. P. Cahyani, D. Oktaviani, S. Ramadhani Putri, S. N. Kamilah, J. Caturiasari, and D. Wahyudin, “Penanaman Nilai-Nilai Karakter dan Budaya Melalui Permainan Tradisional Pada Siswa Sekolah Dasar,” JUDIKDAS J. Ilmu Pendidik. Dasar Indones., vol. 2, no. 3, pp. 183–194, Jun. 2023, doi: 10.51574/judikdas.v2i3.796.
Nabila Thifallya Regina and Eva Nuriyah Hidayat, “Pengaruh Pola Asuh Orang Tua terhadap Perilaku Sosial Anak Usia Dini,” Welvaart J. Ilmu Kesejaht. Sos., vol. 5, no. 1, pp. 129–145, Jul. 2024, doi: 10.52423/welvaart.v5i1.15.
Wisjayanti and D. K. S. Astuti, “Hijab in Hornbill Dance Costume: The Impacts of Religious Social Development in the Post-Modern Era,” in Proceedings of the 4th International Conference on Arts and Arts Education (ICAAE 2020), 2021, vol. 552, no. Icaae 2020, pp. 163–166. doi: 10.2991/assehr.k.210602.032.
E. Leluni, Sakman, and Offeny, “Tarian Dadas dalam Pembentukan Karakter Disiplin Anak pada Sanggar Igal Jue Palangka Raya,” J. Paris Langkis, vol. 1, no. 1, pp. 43–50, Aug. 2020, doi: 10.37304/paris.v1i1.1670.
F. Nuraeni and M. Lubis, “Pola Asuh Orang Tua dan Implikasinya Terhadap Pembentukan Karakter Anak,” J. Pendidik. Anak Usia Dini Undiksha, vol. 10, no. 1, pp. 137–143, Jul. 2022, doi: 10.23887/paud.v10i1.46054.
N. Panuliana, “Pola Asuh Demokratis Orang Tua dalam Mengembangkan Nilai Seni Anak Usia Dini,” DUNIA ANAK J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 6, no. 2, 2023, doi: 10.31932/jpaud.v6i2.3276.
E. Puspitasari, R. Ni’mah, and M. T. Fikri, “Efektivitas Ensiklopedia Junior dalam Meningkatkan Pemahaman dan Kepedulian terhadap Budaya Lokal pada Anak Usia Dini,” Kalam Cendekia J. Ilm. Kependidikan, vol. 13, no. 2, Jun. 2025, doi: 10.20961/jkc.v13i2.103558.
N. P. V. Indrawati, S. Ningsih, I. P. Darmayasa, L. Hanifah, and N. M. S. Laksmi, “Alat Permainan Edukatif Berbasis Kearifan Lokal dalam Pembelajaran Anak Usia Dini,” Kalam Cendekia J. Ilm. Kependidikan, vol. 13, no. 2, Jun. 2025, doi: 10.20961/jkc.v13i2.103959.