Kesenian Khabanti: Meningkatkan Perkembangan Seni Anak Usia Dini

Main Article Content

Waode Meilin Saputri
Hadi Machmud
Laode Anhusadar
Zulkifili Mustang
Nur Hasana Safei

Abstract

Penelitian Tindakan kelas (PTK) ini bertujuan meningkatkan kemampuan seni anak usia 5 – 6 tahun (kelas B) melalui kesenian kabhanti pada Kelompok Bermain Kanatul ‘Ain Waginopo di Kabupaten Wakatobi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, dokumentasi serta tes perbuatan. Kemudian untuk model penindakan yaitu model Kemmis dan Mc Taggart yang mempunyai empat tahapan berupa perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, serta refleksi. Pelaksanaan penelitian ini dilakukan dengan dua siklus, pada setiap siklus dilaksanakan dengan tiga kali pertemuan. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan bahwa kesenian kabhanti dapat meningkatkan kemampuan seni anak di Kelompok Bermain Kanatul ‘Ain Waginopo Kabupaten Wakatobi. Sebagaimana hasil dari observasi dan tes perbuatan memperlihatkan jika seni anak meningkat dengan baik. Hasil dari pra tindakan mencapai persentase 26,67%, kemudian pada siklus I anak yang tuntas mencapai 40%, dan pada siklus II anak yang tuntas mencapai 80%. Hal ini memperlihatkan bahwa melalui kesenian kabhanti kemampuan seni anak berhasil  mengalami peningkatan karena telah melebihi indikator tingkat pencapaian yakni 75%.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Meilin Saputri, W., Machmud, H., Anhusadar, L., Mustang, Z., & Hasana Safei, N. . (2023). Kesenian Khabanti: Meningkatkan Perkembangan Seni Anak Usia Dini. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 247–258. https://doi.org/10.37985/murhum.v4i2.181
Section
Articles

References

R. Ardiana, “Pembelajaran Berbasis Kecerdasan Majemuk dalam Pendidikan Anak Usia Dini,” Murhum J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 3, no. 1, pp. 1–12, Feb. 2022, doi: 10.37985/murhum.v3i1.65.

S. M. Saleh and S. Sugito, “Implementasi metode bermain peran untuk meningkatkan kecerdasan interpersonal anak usia 5-6 tahun di TK Barunawati,” J. Pendidik. dan Pemberdaya. Masy., vol. 2, no. 1, p. 85, Mar. 2015, doi: 10.21831/jppm.v2i1.4845.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, “Permendikbud Nomor 137 Tahun 2014 Tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini.” Diunduh, 2018.

L. O. Anhusadar and H. Wulandari, “Pengembangan Model Pembelajaran Seni Berbasis Agama Pada Anak Usia Dini,” Al-Athfaal J. Ilm. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 2, no. 1, pp. 58–68, Sep. 2019, doi: 10.24042/ajipaud.v2i1.4622.

H. Hardiman and A. Ardianto, “Kabhanti Wuna Media Komunikasi Tradiosonal dan Tantangannya di Era Globalisasi,” Potret Pemikir., vol. 20, no. 2, Dec. 2016, doi: 10.30984/pp.v20i2.751.

G. Gazali, “Struktur, Fungsi, dan Nilai Nyanyian Rakyat Kaili,” LITERA, vol. 15, no. 1, Aug. 2016, doi: 10.21831/ltr.v15i1.9778.

H. Hardin and H. Hadirman, “Pesan Dakwah Islam dalam Nyanyian Rakyat (Pemaknaan atas Teks-Teks Kabhanti Kantola pada Masyarakat Muna),” Aqlam J. Islam Plur., vol. 2, no. 2, Feb. 2018, doi: 10.30984/ajip.v2i2.525.

A. Lio, N. Hasaruddin, W. O. Muhlisa, M. La Ode Muhammad Nasrun Saafi, and I. K. Mansyur, Buton dalam Lintasan Sejarah, Warisan Budaya, dan Perubahan Sosial. Kendari: Universitas Halu Oleo Press, 2022.

N. F. N. Asrif, “Kesusastraan Buton Abad XIX: Kontestasi Sastra Lisan dan Tulis, Budaya dan Agama,” SAWERIGADING, vol. 19, no. 3, pp. 477–484, 2013, doi: 10.26499/sawer.v19i3.439.

S. Susiati, “Nilai Pembentuk Karakter Masyarakat Wakatobi melalui Kabhanti Wa Leja [Values for The Formation of The Character of The Wakatobi Community Through Kabhanti Wa Leja],” TOTOBUANG, vol. 7, no. 1, p. 117, Sep. 2019, doi: 10.26499/ttbng.v7i1.136.

S. Udu, “Tradisi Lisan Bhanti-Bhanti Sebagai media Komunikasi Kultural Dalam Masyarakat Wakatobi,” Humaniora, vol. 27, no. 1, pp. 53–66, 2015, doi: 10.22146/jh.6410.

D. Setiawan, I. K. Hardiyani, A. Aulia, and A. Hidayat, “Memaknai Kecerdasan melalui Aktivitas Seni: Analisis Kualitatif Pengembangan Kreativitas pada Anak Usia Dini,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 6, no. 5, pp. 4507–4518, Jun. 2022, doi: 10.31004/obsesi.v6i5.2521.

O. D. Tanto, H. Hapidin, and A. Supena, “Penanaman Karakter Anak Usia Dini dalam Kesenian Tradisional Tatah Sungging,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 3, no. 2, p. 337, Jun. 2019, doi: 10.31004/obsesi.v3i2.192.

F. Hidayah and K. Khadijah, “Optimalisasi Aspek Perkembangan Seni melalui Kegiatan Membatik dengan Mengecap Buah Belimbing,” Murhum J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 4, no. 1, pp. 438–447, Jul. 2023, doi: 10.37985/murhum.v4i1.240.

H. Hikmawati, T. Takasun, and N. K. K. Ariani, “Upaya Meningkatkan Perkembangan Aspek Seni Anak melalui Kegiatan Melukis dengan Jari di TK Gita Maharani,” J. Pendidik. dan Pengabdi. Masy., vol. 5, no. 2, pp. 182–187, May 2022, doi: 10.29303/jppm.v5i2.3720.

A. Ismi Rahmayanti, A. Kurnia, and N. Nurdiansah, “Implementasi Metode Bermain Peran Dalam Meningkatkan Aspek Perkembangan Seni Anak Usia Dini,” Ar-Raihanah J. Pendidik. Islam Anak Usia Dini, vol. 2, no. 2, pp. 9–20, Dec. 2022, doi: 10.53398/jr.v2i2.187.

E. R. Amalia and H. Hasana, “Mengasah Keterampilan Bahasa Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Bernyanyi,” AULADA J. Pendidik. DAN Perkemb. ANAK, vol. 1, no. 1, pp. 1–11, Dec. 2018, doi: 10.31538/aulada.v1i1.207.

Y. A. Pratama, “Relevansi Teori Belajar Behaviorisme Terhadap Pendidikan Agama Islam,” J. Pendidik. Agama Islam Al-Thariqah, vol. 4, no. 1, pp. 38–49, Jun. 2019, doi: 10.25299/al-thariqah.2019.vol4(1).2718.

R. Indrianti, S. Djaja, and B. Suyadi, “Pengaruh Motivasi dan Disiplin Belajar terhadap Hasil Belajar Mata Pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan,” J. Pendidik. Ekon. J. Ilm. Ilmu Pendidikan, Ilmu Ekon. dan Ilmu Sos., vol. 11, no. 2, p. 69, Jan. 2018, doi: 10.19184/jpe.v11i2.6449.

U. Kurniawati and H. D. Koeswanti, “Pengembangan Media Pembelajaran Kodig Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa di Sekolah Dasar,” J. Basicedu, vol. 5, no. 2, pp. 1046–1052, Mar. 2021, doi: 10.31004/basicedu.v5i2.843.

S. Patty, S. Wijono, and A. Setiawan, “Hubungan Dukungan Sosial Teman Sebaya, Kontrol Diri, dan Jenis Kelamin dengan Prestasi Belajar Siswa di SMA Kristen YPKPM Ambon,” PSIKODIMENSIA, vol. 15, no. 2, p. 204, Jun. 2017, doi: 10.24167/psiko.v15i2.989.

N. Sakinah, “Hubungan Pergaulan dan Perkembangan Moral terhadap Aktivitas Belajar Siswa,” Komunikasiana J. Commun. Stud., vol. 1, no. 1, Oct. 2018, doi: 10.24014/kjcs.v1i1.6289.

V. A. Hadian, D. A. Maulida, and A. Faiz, “Peran lingkungan keluarga dalampembentukan karakter,” J. Educ. Dev., vol. 10, no. 1, pp. 240–246, 2022, doi: 10.37081/ed.v10i1.3365.

L. Anhusadar and A. Kadir, “Fathering dalam Pengasuhan Anak Usia Dini pada Masyarakat Suku Bajo,” Murhum J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 4, no. 1, pp. 21–30, Feb. 2023, doi: 10.37985/murhum.v4i1.157.

N. Anisyah, Indrawati, L. Hafizotun, S. Marwah, V. Yumarni, and N. Annisa DN, “Orang Tua Kreatif untuk Anak Usia Dini di Masa Pandemi Covid-19 Melalui Kegiatan Parenting,” Murhum J. Pendidik. Anak Usia Dini, no. 1, pp. 34–43, Mar. 2021, doi: 10.37985/murhum.v2i1.26.

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.