Efektivitas Penggunaan Media Wayang Monopoli dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Anak Usia Dini

Main Article Content

Eny Damayanti
Wulan Patria Saroinsong
Kartika Rinakit Adhe
Andi Kristanto
Nurul Istiq'faroh
Muhammad Syahidul Haq
Ruqoyyah Fitri

Abstract

Anak yang terbiasa berpikir kritis cenderung mampu mengajukan pertanyaan, menalar, dan mengevaluasi situasi secara lebih mandiri. Berdasarkan urgensi tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan media Wayang Monopoli dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis anak usia 5–6 tahun. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi-experiment tipe pretest–posttest control group design. Subjek penelitian berjumlah 30 anak yang terbagi ke dalam dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang memperoleh pembelajaran menggunakan media Wayang Monopoli dan kelompok kontrol yang memperoleh pembelajaran konvensional. Instrumen kemampuan berpikir kritis disusun berdasarkan indikator kemampuan mengajukan pertanyaan, memberikan alasan, menawarkan alternatif solusi, dan menarik kesimpulan sederhana. Hasil analisis data menggunakan uji-t menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara skor posttest kelompok eksperimen dan kelompok kontrol (t(28) = 4.21, p < 0.05). Kelompok eksperimen menunjukkan peningkatan rata-rata yang lebih tinggi (gain score 23.4%) dibandingkan kelompok kontrol (8.1%). Temuan ini menunjukkan bahwa media Wayang Monopoli mampu menciptakan pembelajaran yang interaktif dan kontekstual sehingga merangsang proses berpikir tingkat tinggi pada anak. Dengan demikian, media Wayang Monopoli efektif digunakan sebagai alternatif media pembelajaran inovatif untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis anak usia dini.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Damayanti, E., Patria Saroinsong, W., Rinakit Adhe, K., Kristanto, A., Istiq’faroh, N., Syahidul Haq, M., & Fitri, R. (2026). Efektivitas Penggunaan Media Wayang Monopoli dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Anak Usia Dini. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 326–337. https://doi.org/10.37985/murhum.v7i1.1808
Section
Articles

References

K. Nurachadijat and M. Selvia, “Peran Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini dalam Implementasi Kurikulum dan Metode Belajar pada Anak Usia Dini,” J. Inovasi, Eval. dan Pengemb. Pembelajaran, vol. 3, no. 2, pp. 57–66, Dec. 2023, doi: 10.54371/jiepp.v3i2.284.

A. Susanto, Pendidikan Anak Usia Dini (Konsep dan Teori), Pertama. jakarta: Bumi Aksara, 2018. [Online]. Available: https://books.google.co.id/books?hl=id&lr=&id=O0xWEAAAQBAJ

M. Fadlillah, Buku ajar bermain & permainan anak usia dini. Prenada Media, 2019. [Online]. Available: https://books.google.co.id/books?hl=id&lr=&id=fja2DwAAQBAJ

N. Priyanti and Jhoni Warmansyah, “The Effect of Loose Parts Media on Early Childhood Naturalist Intelligence,” JPUD - J. Pendidik. Usia Dini, vol. 15, no. 2, pp. 239–257, Nov. 2021, doi: 10.21009/JPUD.152.03.

E. D. F. A. Putri, S. Widayati, D. Komalasari, and E. Cahya Maulidiyah, “Motunal: Inovasi Media Pembelajaran Gender Berbasis Monopoli untuk Anak Usia Dini,” Tunas Cendekia J. Progr. Stud. Pendidik. Islam Anak Usia Dini, vol. 7, no. 2, pp. 39–52, Oct. 2024, doi: 10.24256/tunascendekia.v7i2.5857.

S. S. A. Fitriani and A. Vinayastri, “Pengembangan Instrumen Kemampuan Berpikir Kritis Anak Usia Dini,” Pedagog. J. Anak Usia Dini dan Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 8, no. 1, p. 21, Apr. 2022, doi: 10.30651/pedagogi.v8i1.8973.

U. Khasanah and M. A. Suparman, Model pembelajaran keterampilan berbicara anak usia dini menggunakan big book: Konsep dan aplikasinya. Prenada Media, 2022. [Online]. Available: https://books.google.co.id/books?hl=en&lr=&id=FXR8EAAAQBAJ

N. K. Nasution, “Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini sesuai dengan Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak di RA Ar-Rahman Yogyakarta,” J. Early Child. Character Educ., vol. 2, no. 2, pp. 145–170, Oct. 2022, doi: 10.21580/joecce.v2i2.10683.

L. Suryani and N. Andriyati, “Implementasi media pembelajaran berbasis visual thinking strategy dalam membangun berpikir kritis anak usia dini,” J. Educ. J. Pendidik. Indones., vol. 11, no. 1, pp. 38–46, Mar. 2025, doi: 10.29210/1202525527.

A. Herlina, S. Sikki, and N. Nasaruddin, “Pengaruh Kurikulum Merdeka terhadap kemampuan berpikir kritis anak usia dini,” Ihya Ulum Early Child. Educ. J., vol. 3, no. 1, pp. 413–421, 2025, doi: 10.59638/ihyaulum.v3i1.478.

D. T. Utami, I. W. Wahyuni, A. Alucyana, R. Raihana, W. Jannah, and H. Aziza, “Implementasi Alat Permainan Edukatif Berbasis Kearifan Lokal bagi Guru di Lembaga PAUD,” Natijah J. Pengabdi. Pendidik. Islam, vol. 1, no. 1, pp. 12–16, Feb. 2024, doi: 10.25299/njppi.2024.16396.

N. Tsany, D. Istiyani, and M. Mursid, “Implementasi Media Wayang Islami dalam Mengembangkan Nilai Agama dan Moral pada Anak,” Aulad J. Early Child., vol. 8, no. 2, pp. 554–566, May 2025, doi: 10.31004/aulad.v8i2.879.

A. A. Cyntia, I. M. Tegeh, and P. R. Ujianti, “Media Pembelajaran Monopoli Berbasis Karakter Pada Anak Usia Dini,” J. Media dan Teknol. Pendidik., vol. 1, no. 2, pp. 77–84, Sep. 2021, doi: 10.23887/jmt.v1i2.39840.

Jenica Yulia Meintika, Linda Dwiyanti, and Veny Iswantiningtyas, “Pengembangan Media Permainan Monopoli Buah (MOBU) Untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Usia 5-6 TAHUN,” Thufuli J. Ilm. Pendidik. Islam Anak Usia Dini, vol. 5, no. 2, pp. 44–57, Nov. 2023, doi: 10.33474/thufuli.v5i2.20411.

I. R. Prabandari and F. Fidesrinur, “Meningkatkan Kemampuan Bekerjasama Anak Usia 5-6 Tahun melalui Metode Bermain Kooperatif,” J. Anak Usia Dini Holistik Integr., vol. 1, no. 2, p. 96, Jan. 2021, doi: 10.36722/jaudhi.v1i2.572.

J. W. Creswell, Research Design: Pendekatan Metode Kualitatif, Kuantitatif, dan Campuran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2021. [Online]. Available: https://opac.perpusnas.go.id/DetailOpac.aspx?id=1186122

K. Campbell, Y.-J. Chen, S. Shenoy, and A. E. Cunningham, “Preschool children’s early writing: repeated measures reveal growing but variable trajectories,” Read. Writ., vol. 32, no. 4, pp. 939–961, Apr. 2019, doi: 10.1007/s11145-018-9893-y.

E. Kurniati, Permainan Tradisional dan Perannya dalam Mengembangkan Keterampilan Sosial Anak. Jakarta: Prenada Media Group, 2016. [Online]. Available: https://books.google.co.id/books?hl=id&lr=&id=-eRNDwAAQBAJ

R. R. Darmawanti and A. Oktaviana, “Implementasi Permainan Tradisional Bentengan dalam Mengembangkan Kemampuan Kerjasama Anak Usia Dini,” Kumara Cendekia, vol. 12, no. 4, p. 381, Jan. 2025, doi: 10.20961/kc.v12i4.75217.

W. P. Saroinsong, “Program pelatihan anti-bullying di sekolah: Meningkatkan kesadaran sosial anak usia dini melalui pembelajaran inklusif,” https://www.unesa.ac.id/, 2022. https://www.unesa.ac.id/program-pelatihan-anti-bullying-di-sekolah-ala-tim-pg-paud-unesa

W. Astuti and L. Triani, “Peran Pendidikan Anak Usia Dini dalam menunjang perkembangan kognitif dan sosial anak,” Early Child. Educ. Dev. Stud., vol. 5, no. 2, 2024, doi: 10.35508/eceds.v5i2.18733.

Similar Articles

<< < 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >>