Pengaruh STEAM-PjBL terhadap Kemampuan Kerja Sama pada Anak Usia 5-6 Tahun

Main Article Content

Mawaddah Mawaddah
Ruqoyyah Fitri
Miftakhul Jannah

Abstract

Tantangan  abad 21 yang sangat pesat harus diimbangi dengan kemampuan kerja sama yang baik. Stimulasi kemmapuan kerjasama sejak usia dini akan membuat anak dapat dengan mudah menyesuaikan diri dengan lingkunganya dimasa depan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh STEAM-PjBL terhadap kemampuan kerja sama pada anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan desain kelompok kontrol pretest-posttest nonrandomized yang terbagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Penelitian dilaksanakan di dua lembaga Taman Kanak-kanak, yakni TK Khadijah Surabaya dan TK Khadijah Wonorejo. Hasil uji hipotesis menggunakan uji Mann-Whitney U yang menghasilkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 dengan taraf signifikansi sebesar 0,05. Analisis uji hipotesis tersebut memperoleh kesimpulan bahwa hipotesis alternatif (Ha) diterima atau terdapat pengaruh  STEAM-PjBL terhadap kemampuan kerja sama pada anak usia 5-6 tahun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa STEAM-PjBL melalui kegiatan proyek P5 Sekolahku Bersih dan Asri dengan kemampuan kerja sama dikarenakan kegiatan ini merangsang anak untuk mau bergabung dan berinteraksi dengan temannya, dapat membina dan mempertahankan hubungan dengan teman, dan anak dapat membantu dan menolong dalam kelompoknya. STEAM-PjBL melalui kegiatan proyek P5 dapat diterapkan pada hasil penelitian  mendatang  guna menstimulasi kemampuan kerja sama pada anak usia dini.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Mawaddah, M., Fitri, R., & Jannah, M. (2024). Pengaruh STEAM-PjBL terhadap Kemampuan Kerja Sama pada Anak Usia 5-6 Tahun. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2). https://doi.org/10.37985/murhum.v5i2.765
Section
Articles

References

Depdiknas, Undang-undang (UU) Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. jakarta: Depdiknas, 2003.

E. Granika and L. Najwa, “Akreditasi Dalam Upaya Peningkatan Kualitas Pendidikan Anak Usia Dini,” JPIn J. Pendidik Indones., vol. 5, no. 1, pp. 207–212, 2022.

KemendikbudristekNo.09, Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 009/H/KR/2022 Tentang Dimensi, Elemen, dan Sebelemen Profil Pelajar Pancasila Pada Kurikulum Merdeka, no. 021. 2022.

Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, “Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2022 Tentang Standar Kompetensi Lulusan Pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, Dan Jenjang Pendidikan Menengah,” Gastron. ecuatoriana y Tur. local., vol. 1, no. 69, pp. 5–24, 2022.

N. Nishino, M. Okazaki, and K. Akai, “Effects of ability difference and strategy imitation on cooperation network formation: A study with game theoretic modeling and multi-agent simulation,” Technol. Forecast. Soc. Change, vol. 136, pp. 145–156, 2018, doi: 10.1016/j.techfore.2017.02.008.

M. Magta, P. R. Ujianti, and E. D. Permatasari, “Pengaruh Metode Proyek Terhadap Kemampuan Kerjasama Anak Kelompok a,” Mimb. Ilmu, vol. 24, no. 2, p. 212, 2019, doi: 10.23887/mi.v24i2.21261.

D. M. Hasbi, “Membangun Dasar STEAM Melalui Kegiatan Main,” Direktorat Pendidik. Anak Usia Dini, p. 41, 2021.

A. Sahin, “Project T-Based Learnin Ng : Spec Cialized D Form O of Inquiry Y-Based L Learnin,” STEM Proj. Learn. An Integr. Sci. Technol. Eng. Math. approach, no. Stem M, pp. 59–64, 2013.

Margono, Metodologi Penelitian Pendidikan. jakarta: Rineka Cipta, 2010.

M. Jannah, “Metodologi penelitian kuantitatif untuk psikologi,” J. Chem. Inf. Model., vol. 53, 2018.

Sugiyono, Metodologi Penelitian Kuantitatif,kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta, 2022.

“IBM SPSS.” 2017.

M. Utsmani and M. Hasanah, “Meningkatkan Rasa Percaya Diri Anak Usia Dini Melalui Metode Bercerita,” J. Pendidik. dan Kebud., vol. 3, no. November, pp. 81–88, 2021, [Online]. Available: http://jurnal.stitnualhikmah.ac.id/index.php/scholastica/article/view/1117

N. L. Nisfa, L. Latiana, Y. K. S. Pranoto, and D. Diana, “Pengaruh Pendekatan Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) Terhadap Kemampuan Sosial dan Emosi Anak,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 6, no. 6, pp. 5982–5995, 2022, doi: 10.31004/obsesi.v6i6.3032.

R. Harjanty and F. Muzdalifah, “Implementation of STEAM project-based learning in developing early childhood cooperation,” Aṭfālunā J. Islam. Early Child. Educ., vol. 5, no. 1, pp. 47–56, 2022, doi: 10.32505/atfaluna.v5i1.4093.