Metode Phonics Menggunakan Aplikasi Oxford Phonics World dalam Pembelajaran Bahasa Inggris bagi Siswa

Main Article Content

Sintha Wahjusaputri
Dewi Zulviana
Lidya Putri Apriliana
Exabella Handayani
Abd Rohman Hakim

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasi metode Phonics menggunakan aplikasi Oxford Phonics World dalam pembelajaran Bahasa Inggris bagi siswa. Metode penelitian menggunakan kualitatif deskriptif untuk mengeksplorasi fenomena yang terlihat secara alami.  Informan yang dijaring adalah guru, siswa dan orang tua.  Lokasi penelitian di Kinderland Preschool  Jakarta Selatan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis peneliitian menggunakan. Analisa data dilakukan secara interaktif dan berkelanjutan sampai data tersebut tuntas dan jenuh, atau jawaban serupa. Salah satu metode yang digunakan yaitu metode Phonics menggunakan aplikasi Oxford Phonics World. Hasil temuan mengungkapkan bahwa pada Kinderland Preschool Kuningan Jakarta Selatan, metode Phonics termasuk pada subyek kurikulum Language and Literacy yang wajib diajarkan ke siswa mulai dari level paling kecil yakni Pre-Nursery hingga ke level paling besar yakni Kindergarten 2. Hal ini menunjukkan metode Phonics berperan penting tidak saja untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa dalam bahasa Inggris, namun juga mampu meningkatkan keterampilan atau kemampuan literasi tahap awal, membantu memperlancar pengucapan dalam berbicara yang akan membantu meningkatkan kepercayaan diri (self-confidence) siswa dan ini tentunya berdampak baik terhadap sekolah karena mampu menaikkan mutu sekolah yang menciptakan siswa yang memiliki kemampuan membaca Bahasa Inggris dengan baik, benar serta menjadi pembaca yang mandiri (independent reader).

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Wahjusaputri, S., Zulviana, D., Putri Apriliana, L., Handayani, E., & Rohman Hakim, A. (2023). Metode Phonics Menggunakan Aplikasi Oxford Phonics World dalam Pembelajaran Bahasa Inggris bagi Siswa. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 1-15. https://doi.org/10.37985/murhum.v4i2.266
Section
Articles

References

R. Barac, E. Bialystok, D. C. Castro, and M. Sanchez, “The cognitive development of young dual language learners: A critical review,” Early Child. Res. Q., vol. 29, no. 4, pp. 699–714, 2014, doi: 10.1016/j.ecresq.2014.02.003.

T. A. Putri, “Korelasi Antara Periode Kritis dan Pemerolehan Bahasa,” CaLLs (Journal Cult. Arts, Lit. Linguist., vol. 6, no. 2, p. 279, Dec. 2020, doi: 10.30872/calls.v6i2.3594.

M. Brantasari, “Pola Asuh Orang Tua terhadap Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini,” Murhum J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 3, no. 2, pp. 42–51, Sep. 2022, doi: 10.37985/murhum.v3i2.119.

M. Marwah, “Stimulasi Kemampuan Berbicara Anak Usia Dini Melalui Media Bergambar,” Murhum J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 3, no. 1, pp. 34–42, 2022, doi: 10.37985/murhum.v3i1.76.

D. Arika Novrani, D. Caturwulandari, Purwestri, and I. F. Eka Annisa, Pengembangan Literasi untuk Anak Usia 5-6 Tahun. 2021.

M. Shaleh, B. Batmang, and L. Anhusadar, “Kolaborasi Orang Tua dan Pendidik dalam Menstimulus Perkembangan Keaksaraan Anak Usia Dini,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 6, no. 5, pp. 4726–4734, 2022, doi: 10.31004/obsesi.v6i5.2742.

S. M. Westhisi, “Metode Fonik Dalam Pembelajaran Membaca Permulaan Bahasa Inggris Anak Usia Dini,” J. Tunas Siliwangi, vol. 5, no. 1, pp. 23–37, 2019, doi: 10.22460/ts.v5i1p29-43.1271.

R. H. Lestari, S. M. Westhisi, G. Wulansuci, and others, “Media Berbasis TIK Sebagai Media Pengganti Realitas Pada Pembelajaran Anak Usia Dini Di Masa Pandemi Covid-19,” J. Ilm. Potensia, vol. 8, no. 1, pp. 26–34, 2023, doi: 10.33369/jip.8.1.26-34.

N. T. Wahyuni, E. Fauziati, and M. Hikmah, “The Effectiveness of Using Phonics Instruction and Storybooks in English Reading Classes To Improve Student Participation,” J. Penelit. Hum., vol. 17, no. 1, p. 49, Aug. 2016, doi: 10.23917/humaniora.v17i1.2351.

L. Farokhbakht and D. Nejadansari, “The effect of using synthetic multisensory phonics in teaching literacy on EFL young learners’ literacy learning,” Int. J. Res. Stud. Educ., vol. 4, no. 4, pp. 39–52, Jan. 2015, doi: 10.5861/ijrse.2015.1196.

K. A. Jamaludin, N. Alias, R. J. Mohd Khir, D. DeWitt, and H. B. Kenayathula, “The effectiveness of synthetic phonics in the development of early reading skills among struggling young ESL readers,” Sch. Eff. Sch. Improv., vol. 27, no. 3, pp. 455–470, Jul. 2016, doi: 10.1080/09243453.2015.1069749.

D. G. Wake and T. R. Benson, “Preschool Literacy and the Common Core: A Professional Development Model,” J. Educ. Learn., vol. 5, no. 3, p. 236, Jun. 2016, doi: 10.5539/jel.v5n3p236.

Y. Wang, L. Yin, and C. McBride, “Unique predictors of early reading and writing: A one-year longitudinal study of Chinese kindergarteners,” Early Child. Res. Q., vol. 32, pp. 51–59, 2015, doi: 10.1016/j.ecresq.2015.02.004.

Y. Yovita and I. R. Purnamaningsih, “Penggunaan Aplikasi Tiktok sebagai Inovasi Pembelajaran Bahasa Inggris di Masa Pandemi Covid-19,” J. PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran), vol. 6, no. 3, p. 861, May 2022, doi: 10.33578/pjr.v6i3.8753.

J. W. C. D. J. D. CRESWELL, Research Design Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. 2018.

H. Kim, J. S. Sefcik, and C. Bradway, “Characteristics of Qualitative Descriptive Studies: A Systematic Review,” Res. Nurs. Health, vol. 40, no. 1, pp. 23–42, Feb. 2017, doi: 10.1002/nur.21768.

S. Wahjusaputri and T. I. Nastiti, “Implementation of e-commerce in improving the competitiveness of vocational secondary education student entrepreneurship products,” J. Educ. Learn., vol. 16, no. 3, pp. 384–391, Aug. 2022, doi: 10.11591/edulearn.v16i3.20501.

L. Carruth and C. Bustos, “Phonemic Awareness: It’s All in the Sounds of Language,” Texas Assoc. Lit. Educ. Yearb., vol. 6, pp. 55–58, 2019, [Online]. Available: https://eric.ed.gov/?id=EJ1291358

L. Grolig, C. Cohrdes, S. P. Tiffin-Richards, and S. Schroeder, “Narrative dialogic reading with wordless picture books: A cluster-randomized intervention study,” Early Child. Res. Q., vol. 51, no. 1, pp. 191–203, 2020, doi: 10.1016/j.ecresq.2019.11.002.

C. Björklund, M. van den Heuvel-Panhuizen, and A. Kullberg, “Research on early childhood mathematics teaching and learning,” ZDM, vol. 52, no. 4, pp. 607–619, Aug. 2020, doi: 10.1007/s11858-020-01177-3.

D. Y. Sari, “Peran Guru dalam Menumbuhkan Literasi Melalui Bermain Pada Anak Usia Dini,” GOLDEN AGE J. Pendidik. ANAK USIA DINI, vol. 1, no. 2, Dec. 2017, doi: 10.29313/ga.v1i2.3316.

A. Setyadi, A. Iskak, R. Sukmaningrum, and F. Hawa, “Komputer Interaktif sebagai Media Pengajaran Bahasa Inggris pada Anak Usia Dini,” E-DIMAS, vol. 6, no. 1, p. 1, Mar. 2015, doi: 10.26877/e-dimas.v6i1.794.

B. Hassinger-Das, K. Ridge, A. Parker, R. M. Golinkoff, K. Hirsh-Pasek, and D. K. Dickinson, “Building Vocabulary Knowledge in Preschoolers Through Shared Book Reading and Gameplay,” Mind, Brain, Educ., vol. 10, no. 2, pp. 71–80, Jun. 2016, doi: 10.1111/mbe.12103.

M. F. Fadilah, F. Miftakh, and Mobit, “English Students’Pronunciation Error Analysis on English Short Vowel Sounds,” English Ideas; J. English Lang. Educ., vol. 1, no. October, pp. 19–27, 2020, [Online]. Available: https://journal.unsika.ac.id/index.php/IDEAS/article/view/4291