Penguatan Identitas Budaya melalui Inovasi Pengembangan Kurikulum Berbasis Muatan Lokal Banyumas: Studi Kasus

Main Article Content

Erlin Febrian
Fauzi Fauzi

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi inovasi pengembangan kurikulum berbasis muatan lokal Banyumas dalam memperkuat identitas budaya anak usia dini melalui pembelajaran yang kontekstual. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan kepala sekolah dan guru, serta studi dokumentasi terhadap kurikulum operasional satuan pendidikan, modul ajar, dan perangkat pembelajaran. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi kurikulum dilakukan dengan mengintegrasikan muatan lokal Banyumas ke dalam berbagai aktivitas pembelajaran, seperti pengenalan bahasa Banyumasan, permainan tradisional, kesenian daerah, cerita rakyat, kuliner khas, serta pembiasaan nilai-nilai budaya lokal melalui pendekatan bermain, eksploratif, dan pembelajaran berbasis proyek. Implementasi kurikulum didukung oleh kolaborasi antara guru, orang tua, dan masyarakat sehingga menciptakan pengalaman belajar yang autentik, kontekstual, dan bermakna bagi anak. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan kurikulum berbasis muatan lokal berkontribusi dalam meningkatkan pemahaman, penghargaan, dan kebanggaan anak terhadap budaya daerah serta memperkuat identitas budayanya sejak usia dini.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Febrian, E., & Fauzi, F. (2026). Penguatan Identitas Budaya melalui Inovasi Pengembangan Kurikulum Berbasis Muatan Lokal Banyumas: Studi Kasus. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 1204–1214. https://doi.org/10.37985/murhum.v7i2.2539
Section
Articles

References

N. A. Zahrika dan E. T. Andaryani, “Kurikulum Berbasis Budaya untuk Sekolah Dasar: Menyelaraskan Pendidikan dengan Identitas Lokal,” Pedagog. J. Ilmu-Ilmu Kependidikan, vol. 3, no. 2, hal. 163–169, Nov 2023, doi: 10.57251/ped.v3i2.1124.

I. Yuliantina et al., “Pengembangan Kurikulum PAUD Berbasis Budaya Lokal Dalam Konteks Kompetensi Global: Studi Literatur,” Efektor, vol. 13, no. 1, hal. 84–96, Mei 2026, doi: 10.29407/e.v13i1.28229.

N. M. A. Suryaningsih, C. E. Poerwati, dan I. M. E. Cahaya, “Weaving Cultural Threads: Integrating Local Wisdom into Indonesia’s Early Childhood Curriculum for Character Building and Cultural Preservation,” PPSDP Int. J. Educ., vol. 4, no. 2, hal. 1619–1629, Des 2025, doi: 10.59175/pijed.v4i2.732.

A. Kurniati dan W. Wahira, “Pengembangan Model Manajemen Kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini Berbasis Kearifan Lokal Budaya Buton,” Murhum J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 5, no. 2, hal. 1252–1264, Des 2024, doi: 10.37985/murhum.v5i2.1015.

C. Sulchaniya dan E. Waluyo, “Development and Implementation of the Independent Curriculum in ‘Penggerak’ Kindergartens: A Case Study of Semarang City,” Golden Age J. Ilm. Tumbuh Kembang Anak Usia Dini, vol. 9, no. 3, hal. 453–463, Sep 2024, doi: 10.14421/jga.2024.93-07.

A. Suradi, “Pendidikan Berbasis Multikultural dalam Pelestarian Kebudayaan Lokal Nusantara di Era Globalisasi,” Wahana Akad. J. Stud. Islam dan Sos., vol. 5, no. 1, hal. 111, Jul 2018, doi: 10.21580/wa.v5i1.2566.

J. W. Creswell, Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches. 2024. [Daring]. Tersedia pada: https://books.google.co.id/books?id=DetLkgQeTJgC

S. Syafnan, R. H. Rambe, dan I. Pasaribu, “Implementation of Local Wisdom-Based Early Childhood Education Curriculum to Improve Early Childhood Cultural Identity,” J. Digit. Learn. DISTANCE Educ., vol. 4, no. 1, hal. 1460–1467, Jun 2025, doi: 10.56778/jdlde.v4i1.528.

S. Rohmatun dan M. Nofan Zulfahmi, “Implementasi Pembelajaran Loose Part dengan Kearifan Budaya Lokal di KB Mutiara Karanggondang,” Gener. Emas, vol. 7, no. 1, hal. 21–37, Mar 2024, doi: 10.25299/ge.2024.vol7(1).16461.

M. B. Miles Huberman, A. M., & Saldaña, J., Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications, 2022. [Daring]. Tersedia pada: https://books.google.co.id/books?id=3CNrUbTu6CsC

M. R. Fadli, “Memahami desain metode penelitian kualitatif,” HUMANIKA, vol. 21, no. 1, hal. 33–54, Apr 2021, doi: 10.21831/hum.v21i1.38075.

I. A. Pratiwi dan D. S. Shidqi, “Developing Merdeka Curriculum Teaching Module Based on Local Wisdom to Foster Rahmatan Lil Alamin Character in Early Childhood,” Aulad J. Early Child., vol. 8, no. 2, hal. 766–777, Mei 2025, doi: 10.31004/aulad.v8i2.1081.

M. Amini, N. A. Wiyani, dan M. Murni, “P5 Activity Based on Banyumasan Local Wisdom at the PAUD Institution Sub Topic I Love Banyumas Culture,” J. Pendidik. Anak Usia Dini Undiksha, vol. 13, no. 3, hal. 454–466, Des 2025, doi: 10.23887/paud.v13i3.87164.

T. Putri dan S. Idawati, “Implementasi Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal Untuk Anak Usia Dini,” Pendidik. Islam Anak Usia Dini, vol. 3, no. 1, hal. 43–51, 2025, doi: 10.54723/ejpaud.v3i1.304.

Y. Nurani, Niken Pratiwi, R. Situmorang, dan Ni Gusti Ayu Made Yeni Lestari, “Children’s Character Learning Model Based on Indonesian Local Wisdom: Implemented to Early Childhood Education in Play Centers,” JPUD - J. Pendidik. Usia Dini, vol. 18, no. 1, hal. 99–111, Apr 2024, doi: 10.21009/JPUD.181.07.

D. E. Lestari, “Implementasi Pembelajaran PAUD Berbasis Budaya Lokal di TK Pembina Universitas Muhammadiyah Purwokerto,” in Proceedings of International Student Conference on Education (ISCE) 2025, 2025, vol. 24, hal. 338–342. doi: 10.30595/pssh.v24i.1616.

M. A. Musi, R. Yusran, N. Eka, dan R. Munawir, “Local Wisdom-Based Multicultural Pedagogy : The Foundation of Character and Tolerance Building in Early Childhood Education,” Ihya Ulum Early Child. Educ. J., vol. 4, no. 2, hal. 697–709, 2026, doi: 10.59638/ihyaulum.v4i1.870.

Hidayatu Munawaroh, Agus Sriyanto, dan Dimas Setiaji Prabowo, “Pelestarian Kesenian Tradisional Anggun (Angklung Gunung) dalam Menumbuhkan Karakter Cinta Tanah Air Anak Usia Dini,” Asghar J. Child. Stud., vol. 5, no. 1, hal. 15–24, Jun 2025, doi: 10.28918/asghar.v5i1.10473.

N. Mayasari dan K. Aunurrokhim, “Implementation of the Differentiated Learning Model Based on Banyumasan Local Wisdom at Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Banyumas,” J. Educ. Learn. Innov., vol. 4, no. 2, hal. 234–244, Des 2024, doi: 10.46229/elia.v4i2.950.

S. Sumarni, R. Rusmayadi, M. A. Musi, dan A. Halik, “Preparation of an Operational Curriculum Based on Local Wisdom for Students in PAUD,” J. Educ. Method Learn. Strateg., vol. 3, no. 01, hal. 64–75, Jan 2025, doi: 10.59653/jemls.v3i01.1370.

Wiwiek Sumayni dan I. Yuliantina, “Curriculum Development Based on Local Cultural Wisdom at Al Jannah Early Childhood Education Unit Magelang Regency,” J. Sci. Res. Educ. Technol., vol. 4, no. 3, hal. 1983–1999, Okt 2025, doi: 10.58526/jsret.v4i3.893.

Similar Articles

<< < 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.