Implementasi Program Serbu (Sedekah Sehari Seribu) untuk Menumbuhkan Sikap Empati pada Anak Usia Dini

Main Article Content

Purnawati Purnawati
Syarifan Nurjan
Dian Kristiana

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Program SERBU dalam menumbuhkan sikap empati anak usia dini, meliputi tahapan pelaksanaan program, perkembangan sikap empati anak, serta faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi program. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program SERBU dilaksanakan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, penyaluran, dan evaluasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa program dilakukan melalui pembiasaan, keteladanan guru, kegiatan sosial, serta pendampingan anak secara berkelanjutan. Implementasi Program SERBU mampu mendukung perkembangan sikap empati anak yang terlihat dari perilaku peduli terhadap teman, membantu, berbagi, bekerja sama, dan menghargai perasaan orang lain. Faktor pendukung program meliputi peran aktif guru, lingkungan sekolah yang kondusif, dan dukungan orang tua, sedangkan faktor penghambat berupa perbedaan karakteristik perkembangan anak dan belum optimalnya pembiasaan di lingkungan rumah. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Program SERBU  telah terlaksana dengan baik dan memberikan kontribusi positif dalam menumbuhkan sikap empati anak usia dini melalui pembiasaan, pengalaman sosial, dan keteladanan yang dilakukan secara konsisten.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Purnawati, P., Nurjan, S., & Kristiana, D. (2026). Implementasi Program Serbu (Sedekah Sehari Seribu) untuk Menumbuhkan Sikap Empati pada Anak Usia Dini. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 1957–1966. https://doi.org/10.37985/murhum.v7i2.2504
Section
Articles

References

A. Susanto, “Proses Habituasi Nilai Disiplin Pada Anak Usia Dini Dalam Kerangka Pembentukan Karakter Bangsa,” Sosio Reli. J. Kaji. Pendidik. Umum, vol. 15, no. 1, 2017, doi: 10.17509/sosioreligi.v15i1.5623.

Sukatin Sukatin, Khairul Mutaqin, Puji Astuti, Wahyu Widiyansih, dan Yulia Putri, “Psikologi Perkembangan Anak Usia Dini,” J. Pendidik. DAN ILMU Sos., vol. 1, no. 3, hal. 186–194, Jul 2023, doi: 10.54066/jupendis.v1i3.492.

D. Kristiana, “Peningkatan Nilai-Nilai Karakter Anak Usia Dini Melalui Kesenian Reyog Ponorogo,” J. INDRIA (Jurnal Ilm. Pendidik. Prasekolah Dan Sekol. Awal), vol. 2, no. 1, 2017, doi: 10.24269/jin.v2i1.440.

E. N. Afifah, D. Astutik, S. Masitoh, dan I. A. Khoidah, “Pembentukan Empati Siswa Melalui Pengembangan Metode Pembelajaran Aqidah Akhlak di Madrasah Ibtidaiyah,” Soc. Sci. Acad., vol. 2, no. 2, hal. 163–180, Agu 2024, doi: 10.37680/ssa.v2i2.5795.

R. Devianti, S. L. Sari, dan I. Bangsawan, “Pendidikan Karakter untuk Anak Usia Dini,” MITRA ASH-SHIBYAN J. Pendidik. dan Konseling, vol. 3, no. 02, hal. 67–78, Jul 2020, doi: 10.46963/mash.v3i02.150.

S. Nurhaliza, “Pendidikan Agama Islam Dan Peningkatan Keterampilan Sosial Dalam Memainkan Peran Penting Membentuk Karakter Moral Dan Sosial Siswa,” Integr. Educ. J., vol. 1, no. 1, hal. 1–21, 2024, [Daring]. Tersedia pada: https://barkah-ilmi-fiddunya.my.id/ojs/index.php/iej/article/view/1

R. Rismi, N. Suhaili, M. Marjohan, A. Afdal, dan I. Ifdil, “Bimbingan kelompok dalam pemahaman nilai empati untuk meningkatkan sikap prososial siswa,” J. Educ. J. Pendidik. Indones., vol. 8, no. 1, hal. 14, Feb 2022, doi: 10.29210/1202221496.

N. Latifah dan A. Supena, “Pelaksanaan Pembelajaran Anak Tunalaras pada masa Pandemi COVID-19 di Sekolah Dasar,” J. Basicedu, vol. 5, no. 1, hal. 1–9, Okt 2020, doi: 10.31004/basicedu.v5i1.556.

D. Amsari, E. Wahyuni, dan F. Fadhilaturrahmi, “The Social Learning Theory Albert Bandura for Elementary School Students,” J. Basicedu, vol. 8, no. 2, hal. 1654–1662, Jun 2024, doi: 10.31004/basicedu.v8i2.7247.

A. Kästner, V. S. Ernst, W. Hoffmann, dan M. Franze, “Changes in social behavioral developmental risks in preschool children after the first COVID-19 wave: a prospective longitudinal cohort study,” Sci. Rep., vol. 13, no. 1, hal. 5615, Apr 2023, doi: 10.1038/s41598-023-32877-x.

E. S. Cahyaningrum, S. Sudaryanti, dan N. A. Purwanto, “Pengembangan Nilai-Nilai Karakter Anak Usia Dini melalui Pembiasaan dan Keteladanan,” J. Pendidik. Anak, vol. 6, no. 2, hal. 203–213, Des 2017, doi: 10.21831/jpa.v6i2.17707.

P. R. Ramadhani dan P. Y. Fauziah, “Hubungan Sebaya dan Permainan Tradisional pada Keterampilan Sosial dan Emosional Anak Usia Dini,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 4, no. 2, hal. 1011, Mar 2020, doi: 10.31004/obsesi.v4i2.502.

N. Hidayah dan H. Ahyani, “Membangun Karakter Anak Usia Dini melalui Pembiasaan Budaya Sekolah di Era Revolusi Industri 4.0,” Aulada J. Pendidik. dan Perkemb. Anak, vol. 3, no. 1, hal. 46–70, Okt 2021, doi: 10.31538/aulada.v3i1.1681.

M. Fauziddin dan M. Mufarizuddin, “Useful of Clap Hand Games for Optimalize Cogtivite Aspects in Early Childhood Education,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 2, no. 2, hal. 162, Des 2018, doi: 10.31004/obsesi.v2i2.76.

I. R. W. Wardani, M. I. Putri Zuani, dan N. Kholis, “Teori Belajar Perkembangan Kognitiv Lev Vygotsky dan Implikasinya dalam Pembelajaran,” DIMAR J. Pendidik. Islam, vol. 4, no. 2, hal. 332–346, Jul 2023, doi: 10.58577/dimar.v4i2.92.

P. Parlinah, A. A. Nugroho, dan A. Handayani, “Keefektifan Bermain Peran dan Keterampilan Bercerita untuk Meningkatkan Kecerdasan Emosional Anak Usia 5-6 Tahun,” Media Penelit. Pendidik. J. Penelit. dalam Bid. Pendidik. dan Pengajaran, vol. 16, no. 2, hal. 201–213, Des 2022, doi: 10.26877/mpp.v16i2.13194.

J. R. Maranatha dan D. I. H. Putri, “Empati Anak Usia Dini: Pengaruh Penggunaan Video Animasi dan Big Book di Taman Kanak-Kanak,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 6, no. 3, hal. 1991–1999, Nov 2021, doi: 10.31004/obsesi.v6i3.1881.

D. S. A. Dharma, “Membaca Peran Teori Ekologi Bronfenbrenner dalam Menciptakan Lingkungan Inklusif di Sekolah,” Spec. Spec. Incl. Educ. J., vol. 3, no. 2, hal. 115–123, Mar 2023, doi: 10.36456/special.vol3.no2.a6642.

V. R. Mokalu dan C. V. J. Boangmanalu, “Teori Psikososial Erik Erikson: Implikasinya bagi Pendidikan Agama Kristen Di Sekolah,” VOX EDUKASI J. Ilm. Ilmu Pendidik., vol. 12, no. 2, hal. 180–192, Okt 2021, doi: 10.31932/ve.v12i2.1314.

S. A. Zahwa, T. F. F. Nisa’, dan Y. W. Fajar, “Pengaruh Metode Bermain Peran Makro Terhadap Kemampuan Berpikir Simbolik Anak Kelompok B,” J. PG-PAUD Trunojoyo J. Pendidik. dan Pembelajaran Anak Usia Dini, vol. 5, no. 1, hal. 30–38, Apr 2018, doi: 10.21107/pgpaudtrunojoyo.v5i1.3848.

P. Meidina, A. Sofia, dan G. F. Anggraini, “Pengembangan empati anak usia dini,” J. Kult. Demokr., vol. 5, no. 12, 2018, [Daring]. Tersedia pada: https://jurnal.fkip.unila.ac.id/index.php/JKD/article/view/16547

M. J. Page et al., “Updating guidance for reporting systematic reviews: development of the PRISMA 2020 statement,” J. Clin. Epidemiol., vol. 134, no. 7716, hal. 103–112, Jun 2021, doi: 10.1016/j.jclinepi.2021.02.003.

D. Firmansyah dan D. Saepuloh, “Social Learning Theory: Cognitive and Behavioral Approaches,” J. Ilm. Pendidik. Holistik, vol. 1, no. 3, hal. 297–324, 2022, doi: 10.55927/jiph.v1i3.2317.

Similar Articles

<< < 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.