Pola Pengasuhan Orang Tua Pengganti dalam Mengembangkan Kemandirian Anak Usia 5–6 Tahun

Main Article Content

Latriani Latriani
Ifina Trimuliana

Abstract

Kemandirian merupakan aspek penting dalam perkembangan anak usia dini yang berpengaruh terhadap kesiapan anak memasuki jenjang pendidikan selanjutnya. Dalam konteks masyarakat perkotaan, penggunaan jasa pengasuh atau asisten rumah tangga sebagai orang tua pengganti menjadi fenomena yang berpotensi memengaruhi perkembangan kemandirian anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran pola pengasuhan orang tua pengganti dalam mengembangkan kemandirian anak usia 5–6 tahun. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian adalah seorang anak usia 5–6 tahun berinisial K yang bersekolah di RA Aliyah dan diasuh oleh pengasuh sejak usia dini. Informan penelitian meliputi pengasuh, orang tua, dan guru kelas. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pengasuhan yang cenderung terlalu melayani dan protektif berdampak pada rendahnya kemandirian anak. Anak mengalami keterbatasan dalam melakukan aktivitas sehari-hari secara mandiri, seperti makan, berpakaian, dan berinteraksi sosial. Temuan penelitian juga mengungkap bahwa kurangnya pemahaman pengasuh tentang stimulasi perkembangan, lemahnya komunikasi antara orang tua dan pengasuh, serta minimnya kerja sama dengan lembaga pendidikan menjadi faktor penghambat perkembangan kemandirian anak.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Latriani, L., & Trimuliana, I. (2026). Pola Pengasuhan Orang Tua Pengganti dalam Mengembangkan Kemandirian Anak Usia 5–6 Tahun. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 851–860. https://doi.org/10.37985/murhum.v7i1.2026
Section
Articles

References

W. Wahyuni dan H. Al Rasyid, “Pengaruh Pembiasaan, Kecerdasan Emosional dan Dukungan Orang Tua Terhadap Kemandirian Anak,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 6, no. 4, hal. 3034–3049, Feb 2022, doi: 10.31004/obsesi.v6i4.2301.

T. Nawafilaty, “Pola Pengasuhan Alternative Dual Career Family dalam Pemenuhan Kebutuhan Asih Anak,” JCE (Journal Child. Educ., vol. 3, no. 1, hal. 1, Jan 2020, doi: 10.30736/jce.v2i2.62.

R. Wijayanti, M. R. Akbar, H. Anggraini, S. E. Haryono, dan S. Muntomimah, “Parent’s Coping Strategy Model for Early Childhood Problems,” in Proceedings of the Annual Conference on Social Sciences and Humanities, 2018, vol. 03, no. 01, hal. 503–507. doi: 10.5220/0007423605030507.

C. Aghniarrahmah, R. Maulita, R. Rizanty, dan N. Pratiwi, “Analisis Perkembangan Life Skill Anak Usia Dini Ditinjau dari Pola Asuh Ibu Bekerja,” EDU Soc. J. PENDIDIKAN, ILMU Sos. DAN Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 5, no. 1, hal. 961–967, Mei 2025, doi: 10.56832/edu.v5i1.921.

H. Machmud, “Membingkai Kepribadian Anak dengan Pola Asuh pada Masa Covid 19,” Murhum J. Pendidik. Anak Usia Dini, no. 1, hal. 44–55, Mar 2021, doi: 10.37985/murhum.v2i1.24.

T. Kurniasih, P. Mitta Purbosari, dan P. A. Paradika Angganing, “Pola Asuh Orang Tua Pengganti dalam Perkembangan Kecerdasan Emosional Siswa,” Murhum J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 5, no. 2, hal. 1004–1012, Des 2024, doi: 10.37985/murhum.v5i2.955.

G. A. Nurahma dan W. Hendriani, “Tinjauan sistematis studi kasus dalam penelitian kualitatif,” Mediapsi, vol. 7, no. 2, hal. 119–129, Des 2021, doi: 10.21776/ub.mps.2021.007.02.4.

M. R. Fadli, “Memahami desain metode penelitian kualitatif,” HUMANIKA, vol. 21, no. 1, hal. 33–54, Apr 2021, doi: 10.21831/hum.v21i1.38075.

Y. Rashid, A. Rashid, M. A. Warraich, S. S. Sabir, dan A. Waseem, “Case Study Method: A Step-by-Step Guide for Business Researchers,” Int. J. Qual. Methods, vol. 18, Jan 2019, doi: 10.1177/1609406919862424.

S. Sutafti dan H. Al Rasyid, “Pengaruh Perilaku Over Protective Orang Tua Terhadap Kemampuan Penyesuaian Diri Anak,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 6, no. 5, hal. 4128–4138, Apr 2022, doi: 10.31004/obsesi.v6i5.2509.

L. T. Andhriana dan B. J. Tanjung, “Pengaruh Pola Asuh Orang Tua terhadap Kemandirian Anak Usia Dini,” Almufi J. Pendidik., vol. 1, no. 3, 2021, [Daring]. Tersedia pada: https://www.almufi.com/index.php/AJP/article/view/58

D. Suryana dan R. Sakti, “Tipe Pola Asuh Orang Tua dan Implikasinya terhadap Kepribadian Anak Usia Dini,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 6, no. 5, hal. 4479–4492, Jun 2022, doi: 10.31004/obsesi.v6i5.1852.

S. Supriyanto, G. W. L. Soerjoatmodjo, dan T. Prasetio, “Gambaran Pengasuhan Anak pada Keluarga Urban yang Tinggal di Wilayah RPTRA Anggrek Bintaro, Jakarta Selatan,” J. Muara Ilmu Sos. Humaniora, dan Seni, vol. 1, no. 1, hal. 30, Mei 2017, doi: 10.24912/jmishumsen.v1i1.332.

Y. Hidayat dan L. Nurlatifah, “Analisis Komparasi Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak Usia Dini (STPPA) Berdasarkan Permendikbud No. 137 Tahun 2014 dengan Permendikbudristek No. 5 Tahun 2022,” J. Intisabi, vol. 1, no. 1, hal. 29–40, Jul 2023, doi: 10.61580/itsb.v1i1.4.

C. Blair dan C. C. Raver, “Investing in early childhood development in preschool and at home,” in Annual Review of Psychology, vol. 66, no. 1, 2023, hal. 1–91. doi: 10.1016/bs.hesedu.2022.11.005.

N. P. Fajrin dan L. A. Purwastuti, “Keterlibatan Orang tua dalam Pengasuhan Anak pada Dual Earner Family: Sebuah Studi Literatur,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 6, no. 4, hal. 2725–2734, Jan 2022, doi: 10.31004/obsesi.v6i4.1044.

J. R. H. Tudge et al., “Still Misused After All These Years? A Reevaluation of the Uses of Bronfenbrenner’s Bioecological Theory of Human Development,” J. Fam. Theory Rev., vol. 8, no. 4, hal. 427–445, Des 2016, doi: 10.1111/jftr.12165.

L. Craig dan B. Churchill, “Dual‐earner parent couples’ work and care during COVID‐19,” Gender, Work Organ., vol. 28, no. S1, hal. 66–79, Jan 2021, doi: 10.1111/gwao.12497.

J. Waddington, “Self-efficacy,” ELT J., vol. 77, no. 2, hal. 237–240, Mei 2023, doi: 10.1093/elt/ccac046.

A. Bandura, “Social Cognitive Theory: An Agentic Perspective,” Annu. Rev. Psychol., vol. 52, no. 1, hal. 1–26, Feb 2023, doi: 10.1146/annurev.psych.52.1.1.

D. H. Schunk dan M. K. DiBenedetto, “Self-efficacy and human motivation,” in Advances in Motivation Science, vol. 8, Elsevier Ltd, 2021, hal. 153–179. doi: 10.1016/bs.adms.2020.10.001.

A. A. Vujanovic dan P. P. Schnurr, “Editorial overview: Advances in science and practice in traumatic stress,” Curr. Opin. Psychol., vol. 14, hal. iv–viii, Apr 2017, doi: 10.1016/j.copsyc.2017.03.004.

Similar Articles

<< < 67 68 69 70 71 72 73 74 75 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.