Studi Perilaku Menyimpang: Persepsi Orang Tua tentang Penggunaan Bahasa Kasar (Abusive Language) Anak Usia Dini
Main Article Content
Abstract
Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi orang tua mengenai fenomena penggunaan bahasa kasar oleh anak usia dini. Subjek penelitian melibatkan dua pasang orang tua yang dipilih berdasarkan kriteria anak usia 3-5 tahun yang terindikasi sering meniru bahasa kasar, serta dua informan tambahan yaitu orang tua dianataranya ayah, ibu dan nenek dari anak/orang tua darai pasangan suami istri guna memperkuat keabsahan data. Informasi dihimpun melalui metode observasi lapangan dan wawancara mendalam. Guna menjamin validitas temuan, peneliti menerapkan teknik triangulasi data. Seluruh data informasi yang diperoleh kemudian dianalisis melalui tahapan pengumpulan, reduksi, penyajian data, hingga penarikan kesimpulan. Hasil analisis terhadap aspek kognitif, konatif, dan afektif menunjukkan bahwa orang tua sepenuhnya menyadari bahwa kosakata kasar tidak pantas diucapkan serta dapat melukai perasaan orang lain. Implikasinya, fenomena kebahasaan tersebut memicu respon emosional negatif pada orang tua, berupa rasa kecewa, marah, dan cemas. Sebagai bentuk penanggulangan, strategi yang diterapkan mencakup pemberian nasihat, teguran edukatif, serta keteladanan dalam berkomunikasi yang baik. Secara praktis, temuan ini memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), khususnya dalam merumuskan panduan solutif dan sinergi pengasuhan antara pihak sekolah dan keluarga terkait pembinaan karakter anak.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
S. P. Astuti, T. Sobari, dan E. S. Aeni, “Morfologi Pada Penulisan Teks Eksplanasi Siswa Kelas Viii Smp Pgri 4 Cimahi,” Parol. J. Pendidik. Bhs. dan Sastra Indones. J. Pendidik. Bhs. dan Sastra Indones., vol. 3, no. 1, hal. 21–30, 2020, doi: 10.22460/P.V3I1P21-30.4381.
D. Armita, “Bahasa Kasar (Abussive Language) Dan Dampaknya Bagi Perkembangan Perilaku Anak,” ROSYADA Islam. Guid. Couns., vol. 4, no. 1, hal. 37–48, Jun 2023, doi: 10.21154/rosyada.v4i1.5257.
J. Afni, Zulfikri, dan M. C. D. Lestari, “Persepsi Orang Tua Terhadap Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini Di Jorong VI Rumbio Kecamatan Rao Utara,” Indones. J. Islam. Early Child. Educ., vol. 9, no. 2, hal. 1–11, Mar 2025, doi: 10.51529/ijiece.v9i2.486.
E. Crespo-Fernández, “Taboo language research in the new millennium: A literature review,” Complut. J. English Stud., vol. 33, hal. e102066, Sep 2025, doi: 10.5209/cjes.102066.
D. A. F. Purnamasari, “Analisis Perkembangan Kognitif Bahasa pada Anak Usia Dini Menurut Teori Jean Piaget dan Lev Vigotsky,” Zuriah J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 2, no. 1, hal. 23–31, Agu 2024, doi: 10.55210/w5q00836.
A. I. Virdiana, R. Sianturi, dan P. Purwati, “Analisis Pemahaman AUD Mengenai Berbicara Kasar Pada TK Permata Hati Aisyiyah,” “Ceria” J. Progr. Stud. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 13, no. 3, hal. 300–314, 2024, doi: 10.31000/ceria.v13i3.12031.
A. Nurlaely, F. Kemal, dan C. Prihartini, “Pemerolehan Bahasa Kasar Pada Anak Sekolah Dasar,” REFEREN, vol. 2, no. 2, hal. 143–148, Nov 2023, doi: 10.22236/referen.v2i2.13315.
R. I. P. Utami, F. L. Muslim, dan E. Supriatna, “Menemukan Pemerolehan Bahasa Kasar pada Anak Usia 4 Tahun di Kampung Cihanjawar Purwakarta,” Parol. J. Pendidik. Bhs. dan Sastra Indones., vol. 1, no. 5, hal. 879–888, 2018, [Daring]. Tersedia pada: https://journal.ikipsiliwangi.ac.id/index.php/parole/article/view/1556
N. Nurmalina, “Penganiayaan Emosional Anak Usia Dini melalui Bahasa Negatif dalam Kekerasan Verbal,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 5, no. 2, hal. 1616–1624, Des 2020, doi: 10.31004/obsesi.v5i2.909.
Y. Puspita, F. Hanum, A. Rohman, F. Fitriana, dan Y. Akhyar, “Pengaruh Faktor Lingkungan Keluarga untuk Perkembangan Pemerolehan Bahasa Pertama Anak Usia 2 Tahun 5 Bulan,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 6, no. 5, hal. 4888–4900, Jul 2022, doi: 10.31004/obsesi.v6i5.2500.
E. N. Sari, U. Syafrudin, dan A. Yulistia, “Dampak Kekerasan Verbal Orang Tua Pada Perkembangan Sosioemosional Anak Usia Dini,” AUDIENSI J. Pendidik. dan Perkemb. Anak, vol. 3, no. 2, hal. 74–91, Okt 2024, doi: 10.24246/audiensi.vol3.no22024pp74-91.
A. Afriliani, H. Z. Ayesha, H. S. Fajriyah, dan H. Warsha, “Pengaruh Komunikasi Keluarga Terhadap Perkembangan Bahasa Verbal Anak Usia Dini dalam Konteks Komunikasi Sosial,” Komunika J. Ilm. Komun., vol. 1, no. 2, hal. 35–42, Sep 2023, doi: 10.70437/komunika.v1i2.479.
C. Talenta dan S. Wijono, “Kecerdasan Emosi terhadap Kinerja Karyawan pada Perusahaan X di Yogyakarta,” J. Ilm. Hosp., vol. 12, no. 2, 2023, doi: 10.47492/jih.v12i2.2952.
G. Tambunsaribu, “Pandangan para Orangtua terhadap Penggunaan Kata Kasar oleh Anak Remaja,” Pros. Konf. Berbahasa Indones. Univ. Indraprasta PGRI, hal. 67–75, Jan 2023, doi: 10.30998/kibar.27-10-2022.6299.
E. Farida, “Bahasa Kasar (Abusive Language) Ditinjau dari Pola Asuh Orang Tua,” AL-THIFL J. Ilm. Pendidik. Guru Madrasah Ibtidaiyah, vol. 5, no. 1, hal. 74–84, 2025, doi: 10.21154/thifl.v5i2.5288.
S. H. N. Fitriani, Ansori, dan D. Mulyono, “Peran Komunikasi Dalam Keluarga Untuk Mencegah Penggunaan Bahasa Negative Pada Anak,” Comm-Edu Community Educ. J., vol. 7, no. 2, hal. 2615–1480, 2024, doi: 10.22460/commedu.v7i2.20277.
H. Mayrita, P. Sukma Balkist, A. Muchti, dan Y. Ernawati, “Parental and Children Language Politeness Strategies as a Form of Education in Family,” IRJE |Indonesian Res. J. Educ. |Vol, vol. 7, no. 1, hal. 77–92, 2023, [Daring]. Tersedia pada: https://online-journal.unja.ac.id/irje/article/view/23798
H. Kurniawan, Supriyono, A. Nurbaiti, dan A. Anisyah, “Tindakan Orang Tua Dalam Mengatasi Persoalan Berbahasa Anak Usia Dini Di TK 132 Diponegoro Ledug,” Indones. J. Islam. Early Child. Educ., vol. 8, no. 1, hal. 1–13, Jun 2023, doi: 10.51529/ijiece.v8i1.414.
N. Anggraini, “Peranan Orang Tua Dalam Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini,” Metaf. J. Pembelajaran Bhs. Dan Sastra, vol. 7, no. 1, hal. 43, Feb 2021, doi: 10.30595/mtf.v7i1.9741.
E. Amanda dan R. Romlah, “Abusive Language: Viewed from Early Childhood Social Environment Behavior,” J. Pendidik. Amartha, vol. 4, no. 1, hal. 64–71, Mar 2025, doi: 10.57235/jpa.v4i1.3900.
A. S. N. Br. Sitepu dan A. Abdurrahman, “Komunikasi Interpersonal Orang Tua Dalam Membentuk Perilaku Anak di Desa Sidomulyo Kecamatan Stabat Kab. Langkat,” Al-Hikmah J. Agama dan Ilmu Pengetah., vol. 21, no. 2, hal. 264–273, Des 2024, doi: 10.25299/al-hikmah:jaip.2024.vol21(2).19147.