Pengalaman Guru PAUD dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Anak Inklusif: Studi Fenomenologi

Main Article Content

Nurul Khutamah
Dewi Pusparini
Maimon Maimon

Abstract

Pendidikan inklusif pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menuntut peran guru yang adaptif dalam menghadapi keberagaman karakteristik dan kesulitan belajar anak inklusif. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengalaman guru PAUD dalam mengatasi kesulitan belajar anak inklusif di RA Al-Islamiyah melalui pendekatan fenomenologi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain fenomenologi interpretatif. Partisipan penelitian terdiri atas guru PAUD yang memiliki pengalaman langsung menangani anak inklusif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi pembelajaran, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memaknai kesulitan belajar anak inklusif sebagai tantangan pedagogis yang menuntut empati, kesabaran, dan fleksibilitas dalam pembelajaran. Guru mengembangkan strategi pembelajaran adaptif berdasarkan pengalaman reflektif di kelas, meskipun dihadapkan pada keterbatasan pelatihan formal dan dukungan profesional. Pengalaman emosional guru turut memengaruhi cara guru mendampingi anak dalam proses belajar. Temuan penelitian menegaskan bahwa pengalaman guru merupakan fondasi penting dalam membangun praktik pendidikan inklusif yang kontekstual dan manusiawi di PAUD.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Khutamah, N., Pusparini, D., & Maimon, M. (2026). Pengalaman Guru PAUD dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Anak Inklusif: Studi Fenomenologi. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 2098–2107. https://doi.org/10.37985/murhum.v7i2.1965
Section
Articles

References

Unesco, Global Education Monitoring Report 2020: Inclusion and education: All means all. Paris, Third Edit. Paris: UNESCO, 2020. doi: 10.54676/JJNK6989.

N. A. Azzahra, R. N. Fitria, S. Supriyanto, K. Karwanto, dan K. Amalia, “Penerimaan Peserta Didik Baru Penyandang Disabilitas (Studi Kasus di SMKS Mahardhika Surabaya),” J. Manaj. Pendidik., vol. 14, no. 3, hal. 472–487, Des 2025, doi: 10.26877/jmp.v14i3.25543.

I. Faizin, Y. K. S. Pranoto, D. Diana, dan B. Budiyono, “Penguatan Kompetensi Guru PAUD dalam Mendukung Pendidikan Inklusif: Tinjauan Sistematis Literatur,” Indones. J. Early Child. J. Dunia Anak Usia Dini, vol. 7, no. 2, 2025, doi: 10.35473/ijec.v7i2.4142.

K. Nisa, R. Pandu Wijaya, Ermawati, Putri Lestari Tri, A. Tjalla, dan L. Dwiutami Wahyuni, “Assessing the Readiness of Early Childhood Teachers to Facilitate Inclusive Classes,” J. Pendidik. Anak Usia Dini Undiksha, vol. 11, no. 3, hal. 411–423, Jan 2024, doi: 10.23887/paud.v11i3.70495.

N. L. Putri, “Permasalahan yang dihadapi guru dalam mengajar di taman kanak-kanak inklusif,” J. Ilm. Wahana Pendidik., vol. 11, no. 6, hal. 456–462, 2025, [Daring]. Tersedia pada: https://www.jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/12534

U. Nisa dan V. Wati, “Dilema Guru PAUD Inklusi Terhadap Kompleksitas ABK: Antara Tantangan dan Keniscayaan,” Kiddo J. Pendidik. Islam Anak Usia Dini, vol. 3, no. 2, hal. 16–27, Agu 2022, doi: 10.19105/kiddo.v3i2.6603.

K. Khoirunnisa, W. Saugi, dan S. Sunanik, “Problematika Guru dalam Pembelajaran pada Anak Berkebutuhan Khusus di TKIT Ar Rajwaa Samarinda,” BOCAH Borneo Early Child. Educ. Humanit. J., vol. 4, no. 2, hal. 145–156, Jul 2025, doi: 10.21093/bocah.v4i2.11162.

G. Işıkcı Başkaya dan D. Akay, “From Conflict to Coping: Experiences of Early Childhood Teachers on Inclusion,” Erzincan Üniversitesi Eğitim Fakültesi Derg., vol. 27, no. 3, hal. 427–436, Sep 2025, doi: 10.17556/erziefd.1662016.

G. K. Saminder Singh, I. Y. B. Ahmad, S. N. A. Baharudin, dan I. Ngadni, “Challenges Faced by Teachers in Inclusive Classrooms in Early Childhood Education (ECE) Setting,” Int. J. Acad. Res. Progress. Educ. Dev., vol. 12, no. 2, hal. 1528–1541, Jun 2023, doi: 10.6007/IJARPED/v12-i2/17267.

E. Calandri, S. Mastrokoukou, C. Marchisio, A. Monchietto, dan F. Graziano, “Teacher Emotional Competence for Inclusive Education: A Systematic Review,” Behav. Sci. (Basel)., vol. 15, no. 3, hal. 359, Mar 2025, doi: 10.3390/bs15030359.

J. A. Smith, Essentials of Interpretative Phenomenological Analysis. Washington, DC, USA: American Psychological Association, 2021. [Daring]. Tersedia pada: https://www.apa.org/pubs/books/essentials-interpretative-phenomenological-analysis

L. Florian, “On the necessary co-existence of special and inclusive education,” Int. J. Incl. Educ., vol. 23, no. 7–8, hal. 691–704, Agu 2019, doi: 10.1080/13603116.2019.1622801.

K. Kumalasari dan I. Q. Barriyah, “Strategi Diferensiasi Dalam Mengembangkan Kreativitas Siswa Kelas 1 Melalui Seni Rupa,” Pendas J. Ilm. Pendidik. Dasar, vol. 9, no. 1, hal. 4524–4536, 2024, doi: 10.23969/jp.v9i1.12019.

S. Ibrahim dan H. Haerudin, “Pembelajaran Berbasis Pendekatan Diferensiasi,” Ling. Rima J. Pendidik. Bhs. dan Sastra Indones., vol. 13, no. 2, Jul 2024, doi: 10.31000/lgrm.v13i2.11913.

M. Ainscow, “Promoting inclusion and equity in education: lessons from international experiences,” Nord. J. Stud. Educ. Policy, vol. 6, no. 1, hal. 7–16, Jan 2020, doi: 10.1080/20020317.2020.1729587.

L. Darling-Hammond, M. E. Hyler, dan M. Gardner, Effective Teacher Professional Development. Palo Alto, CA, USA: Learning Policy Institute, 2017. [Daring]. Tersedia pada: https://learningpolicyinstitute.org/sites/default/files/product-files/Effective_Teacher_Professional_Development_REPORT.pdf

Chairunnisa, Hijriati, A. Putri, S. Maulidina, dan T. Miranda, “Analisis strategi pembelajaran bagi anak tuna rungu dalam pendidikan inklusif,” J. Ilm. Pesona PAUD, vol. 13, no. 1, hal. 29–38, 2026, doi: 10.24036/138167.

B. S. Masnaini. Z, Hibana, dan L. Rohmah, “Meaningful Learning dalam Mendukung Keterlibatan Aktif Anak Usia Dini di PAUD Inklusi,” Tunas Cendekia J. Progr. Stud. Pendidik. Islam Anak Usia Dini, vol. 9, no. 2, hal. 1297–1308, Sep 2026, doi: 10.24256/tunascendekia.v9i2.12658.

S. Nagarajan dan S. Martino, “Building Inclusive Classrooms: How Universal Design for Learning (UDL) Can Empower Early Childhood Educators,” Dialog A J. Incl. Early Child. Prof., vol. 28, no. 3, Des 2025, doi: 10.55370/thedialog.v28i3.1801.

H. Qin, K. Schoeps, dan H. Yin, “Depicting the landscape of research on teacher emotion in early childhood education: A systematic review,” Eur. J. Educ., vol. 59, no. 4, Des 2024, doi: 10.1111/ejed.12741.

Selasi Priatiningsih dan Nur Zahratin Nafisah R, “Pembelajaran Bermain Berdiferensiasi di PAUD Inklusi: Studi Kasus Kesadaran Sosial dan Empati Anak di PAUD Terpadu Al-Furqan Jember,” Pendas J. Ilm. Pendidik. Dasar, vol. 11, no. 03, hal. 301–315, Jul 2026, doi: 10.23969/jp.v11i03.61460.

Similar Articles

<< < 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.