Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan Perjuangan Melindungi Hak Anak dari Kekerasan Seksual

Main Article Content

Nelis Nazziatus Sadiah Qosyasih
Nazhira Alifa Husna Anas

Abstract

Indonesia saat ini menghadapi kondisi darurat kekerasan seksual terhadap anak yang mengancam hak fundamental anak. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran strategis Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dalam kebijakan dan pengawasan perlindungan anak. Penelitian menggunakan metode kualitatif pendekatan studi kasus. Informan ditentukan melalui purposive sampling, melibatkan 2 (dua) informan kunci dari anggota KPAI subklaster Anak Berhadapan dengan Hukum serta Pendidikan, Waktu Luang, Budaya, dan Agama. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam yang dilaksanakan dua kali pada tiap informan. Prosedur analisis data menggunakan grounded theory melalui tahapan sistematis: pengkodean terbuka (open coding), aksial (axial coding), dan selektif (selective coding) hingga korelasi teoretis. Hasil penelitian mengidentifikasi lima temuan utama: (1) peran KPAI sebagai pengawas sistem perlindungan anak; (2) kedudukan transendensi KPAI sebagai lembaga independen; (3) landasan hukum perlindungan hak anak; (4) dinamika penanganan kasus kekerasan seksual; serta (5) integrasi rehabilitasi holistik bagi korban dan pelaku sebagai upaya preventif keberulangan. Penelitian menyimpulkan KPAI bertindak sebagai policy driver yang memperkuat koordinasi lintas sektoral untuk menekan angka kekerasan seksual. Direkomendasikan peningkatan koordinasi antarlembaga serta penguatan kebijakan program yang lebih efektif agar perlindungan anak menjadi lebih komprehensif.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Nazziatus Sadiah Qosyasih, N., & Alifa Husna Anas, N. (2026). Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan Perjuangan Melindungi Hak Anak dari Kekerasan Seksual. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 2589–2603. https://doi.org/10.37985/murhum.v7i1.2102
Section
Articles

References

A. Talan, B. M. Taftazani, dan N. Apsari, “Relasi Kuasa Dalam Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan,” Sosio Inf. Kaji. Permasalahan Sos. dan Usaha Kesejaht. Sos., vol. 11, no. 2, hal. 136–148, 2025, doi: 10.31595/inf.v11i2.3416.

UNICEF, “Sexual Violence.” 2023. [Daring]. Tersedia pada: https://data.unicef.org/topic/child-protection/violence/sexual-violence/

A. Melillo et al., “Recovery-oriented and trauma-informed care for people with mental disorders to promote human rights and quality of mental health care: a scoping review,” BMC Psychiatry, vol. 25, no. 1, hal. 125, Feb 2025, doi: 10.1186/s12888-025-06473-4.

J. Junaidi dan A. Ridwan, “Sosialisasi Menciptakan Lingkungan Sekolah Yang Bebas Dari Perundungan Di SD Negeri Karangasem,” Sci. Technol. J. Pengabdi. Masy., vol. 2, no. 1, hal. 7–13, Feb 2025, doi: 10.69930/scitech.v2i1.262.

L. Arliman S, “Peran Komisi Pelindungan Anak Indonesia untuk Mewujudkan Perlindungan Anak di Indonesia,” J. Huk. Respublica, vol. 17, no. 2, hal. 193–214, Mei 2018, doi: 10.31849/respublica.v17i2.1932.

P. R. Situmorang, “Pengaruh Pendidikan Seks Anak Usia Prasekolah Dalam Mencegah Kekerasan Seksual,” J. Masohi, vol. 1, no. 2, hal. 82, Des 2020, doi: 10.36339/jmas.v1i2.355.

N. Novrianza dan I. Santoso, “Dampak Dari Pelecehan Seksual Terhadap Anak Di Bawah Umur,” J. Pendidik. Kewarganegaraan Undiksha, vol. 10, no. 1, hal. 53–64, 2022, doi: 10.23887/jpku.v10i1.42692.

S. F. Nurusshobah, “Konvensi Hak Anak Dan Implementasinya Di Indonesia,” BIYAN J. Ilm. Kebijak. dan Pelayanan Pekerj. Sos., vol. 1, no. 2, 2019, doi: 10.31595/biyan.v1i2.211.

Y. Chun Tie, M. Birks, dan K. Francis, “Grounded theory research: A design framework for novice researchers,” SAGE Open Med., vol. 7, Jan 2019, doi: 10.1177/2050312118822927.

A. D. A. Kambuno, K. N. Iwan, J. D. Pabeangi, N. Camhenokh, dan F. E. A. Candyas, “Penegakan Hukum UU TPKS Dan Peran KPAI dalam Kekerasan Seksual Balita oleh Ayah Kandungnya,” Multiling. J. Univers. Stud., vol. 4, no. 4, hal. 335–346, 2024, [Daring]. Tersedia pada: https://ejournal.penerbitjurnal.com/index.php/multilingual/article/view/1020

D. H. Russell et al., “Engaging Parents in Child-Focused Child Sexual Abuse Prevention Education Strategies: A Systematic Review,” Trauma, Violence, Abus., vol. 25, no. 4, hal. 3082–3098, Okt 2024, doi: 10.1177/15248380241235895.

D. Suryandi, N. Hutabarat, dan H. Pamungkas, “Penerapan Sanksi Pidana terhadap Pelaku Tindak Pidana Kekerasan Seksual terhadap Anak,” J. Darma Agung, vol. 28, no. 1, hal. 84, Mei 2020, doi: 10.46930/ojsuda.v28i1.464.

A. S. Azahra, Y. A. Ulyana, dan A. Riyansyah, “Legal Protection and Criminal Implications of Mistreatment of Minors: Analysis Based on Child Protection Law Number 35 of 2014,” Int. J. Humanit. Law, Polit., vol. 1, no. 3, hal. 31–35, Okt 2023, doi: 10.46336/ijhlp.v1i3.35.

M. F. Said, “PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK DALAM PERSPEKTIF HAK ASASI MANUSIA,” JCH (Jurnal Cendekia Hukum), vol. 4, no. 1, hal. 141, Sep 2018, doi: 10.33760/jch.v4i1.97.

N. Falahiyati dan A. Ahmad, “Pemenuhan Hak Anak yang Tidak Diketahui Asal Usulnya dalam Memperoleh Akta Kelahiran di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak: (Studi Pada SOS Children’s Village Medan),” J. Penelit. Pendidik. Sos. Hum., vol. 6, no. 1, hal. 65–74, Jul 2021, doi: 10.32696/jp2sh.v6i1.697.

N. R. D. Sa’adah dan K. Masykuroh, “Pengaruh Pola Asuh Orangtua terhadap Kemandirian Anak Usia 5-6 Tahun di Perumahan Militer PUSKESAD,” EDUKATIF J. ILMU Pendidik., vol. 3, no. 5, hal. 2847–2853, Jul 2021, doi: 10.31004/edukatif.v3i5.1010.

R. Paradiaz dan E. Soponyono, “Perlindungan Hukum Terhadap Korban Pelecehan Seksual,” J. Pembang. Huk. Indones., vol. 4, no. 1, hal. 61–72, Jan 2022, doi: 10.14710/jphi.v4i1.61-72.

M. Schneider dan J. S. Hirsch, “Comprehensive Sexuality Education as a Primary Prevention Strategy for Sexual Violence Perpetration,” Trauma, Violence, Abus., vol. 21, no. 3, hal. 439–455, Jul 2020, doi: 10.1177/1524838018772855.

A. Vinayastri, D. Nadiyah, dan S. Nabila, “Rancangan Instrumen Deteksi Dini Perundungan pada Anak Usia Dini,” J. Penelit. dan Pengemb. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 10, no. 1, hal. 1, Mei 2023, doi: 10.30870/jpppaud.v10i1.19246.

F. Octaviani dan N. Nurwati, “ANALISIS FAKTOR DAN DAMPAK KEKERASAN SEKSUAL PADA ANAK,” J. Ilmu Kesejaht. Sos. Humanit., vol. 3, no. II, hal. 56–60, Sep 2021, doi: 10.23969/humanitas.v3iII.4118.

M. Pasaribu, “Peranan Pendidikan Agama Islam dalam Pencegahan Pelecehan Seksual Online di Kalangan Mahasiswa,” Edukasi Islam. J. Pendidik. Islam, vol. 11, no. 03, hal. 869, Okt 2022, doi: 10.30868/ei.v11i03.2558.

T. Solehati, A. R. Fikri, C. E. Kosasih, Y. Hermayanti, dan H. S. Mediani, “The Current Preventing of Child Sexual Abuse: A Scoping Review,” Soc. Sci., vol. 11, no. 11, hal. 508, Nov 2022, doi: 10.3390/socsci11110508.

L. C. Assini-Meytin, R. L. Fix, dan E. J. Letourneau, “Child Sexual Abuse: The Need for a Perpetration Prevention Focus,” J. Child Sex. Abus., vol. 29, no. 1, hal. 22–40, Jan 2020, doi: 10.1080/10538712.2019.1703232.

G. T. Ibipurwo, Y. A. Wibowo, dan J. Setiawan, “Pencegahan Pengulangan Kekerasan Seksual Melalui Rehabilitasi Pelaku Dalam Perspektif Keadilan Restoratif,” J. Huk. Respublica, vol. 21, no. 2, hal. 155–178, 2022, [Daring]. Tersedia pada: https://journal.unilak.ac.id/index.php/Respublica/article/view/10152

V. Choudhary, S. Satapathy, dan R. Sagar, “Qualitative Study on the Impact of Child Sexual Abuse: Perspectives of Children, Caregivers, and Professionals in Indian Context,” J. Child Sex. Abus., vol. 28, no. 4, hal. 489–510, Mei 2019, doi: 10.1080/10538712.2018.1563262.

N. N. S. Qosyasih, “Pandangan Orang Tua Bekerja Terhadap Pendidikan Seks Anak Usia Dini (Studi Kualitatif dengan Pendekatan Studi Kasus di Sawangan, Depok),” Universitas Pendidikan Indonesia, 2021. [Daring]. Tersedia pada: https://repository.upi.edu/70758/

R. Janah, “Pentingnya Memberikan Edukasi Seksual Sejak Usia Dini Di Era Digital,” BUNAYYA J. Pendidik. Islam Anak Usia Dini, vol. 2, no. 2, hal. 10–19, 2023, [Daring]. Tersedia pada: https://journal.almaarif.ac.id/index.php/bunayya/article/view/192.

Similar Articles

<< < 77 78 79 80 81 82 83 84 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.