Digitalisasi Warisan Budaya: Studi Kualitatif Penumbuhan Sikap Prososial Anak Melalui Animasi Permainan Tradisional

Main Article Content

Rahmi Taqwa
Nurhafizah Nurhafizah
Yaswinda Yaswinda
Nenny Mahyuddin

Abstract

Pengembangan perilaku prososial anak usia dini merupakan aspek penting dalam membentuk kemampuan sosial anak sejak masa keemasan. Namun, hasil observasi awal di beberapa Taman Kanak-kanak menunjukkan bahwa perilaku prososial anak, seperti empati, kerja sama, berbagi, dan kepedulian terhadap teman, belum berkembang secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran digitalisasi warisan budaya melalui media video animasi permainan tradisional dalam menumbuhkan sikap prososial anak di Taman Kanak-kanak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian meliputi 10 orang anak  kelompok B dan 3 orang guru. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi, sedangkan keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan video animasi permainan tradisional mampu menarik perhatian anak, meningkatkan keterlibatan dalam pembelajaran, serta menstimulasi munculnya perilaku prososial seperti empati, kerja sama, berbagi, dan tolong-menolong. Media ini juga dinilai guru sebagai sarana yang efektif untuk mengintegrasikan nilai budaya lokal dengan pembelajaran yang sesuai perkembangan anak usia dini.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Taqwa, R., Nurhafizah, N., Yaswinda, Y., & Mahyuddin, N. (2026). Digitalisasi Warisan Budaya: Studi Kualitatif Penumbuhan Sikap Prososial Anak Melalui Animasi Permainan Tradisional. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 1082–1092. https://doi.org/10.37985/murhum.v7i1.2056
Section
Articles

References

R. Putri dan N. Nurhafizah, “Gambaran Perkembangan Kemampuan Sosial Anak Dimasa Pandemi,” J. Golden Age, vol. 6, no. 01, hal. 77–90, 2022, [Daring]. Tersedia pada: https://e-journal.hamzanwadi.ac.id/index.php/jga/article/view/4325

H. Ramelan dan D. Suryana, “Analisis Kemampuan Kerjasama Dalam Perilaku Sosial Anak Usia Dini,” J. Ris. Golden Age PAUD UHO, vol. 4, no. 2, hal. 107, Jul 2021, doi: 10.36709/jrga.v4i2.17921.

R. Nurasyiah dan C. Atikah, “Karakteristik Perkembangan Anak Usia Dini,” Khazanah Pendidik., vol. 17, no. 1, hal. 75, Apr 2023, doi: 10.30595/jkp.v17i1.15397.

N. Ashari et al., “Penerapan Metode Eksprimen Sains untuk Meningkatkan Perkembangan Sosial Emosional,” Murhum J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 5, no. 1, hal. 1285–1299, Jul 2024, doi: 10.37985/murhum.v5i1.656.

Y. M. Fitri dan N. Nurhafizah, “Analisis Metode Gerak dan Lagu terhadap Perkembangan Sosial dan Emosional Anak Usia Dini,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 7, no. 3, hal. 2987–2998, Jun 2023, doi: 10.31004/obsesi.v7i3.3350.

L. Ariani, C. Hermina, dan F. Fikrie, “Peningkatan Perilaku Prososial melalui Media : Studi Eksperimental,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 7, no. 3, hal. 3737–3744, Jul 2023, doi: 10.31004/obsesi.v7i3.3644.

Fitria, H. B. Utomo, dan L. Dwiyanti, “Pembentukan Perilaku Prososial Anak Dini Melalui Permainan Kooperatif,” J. Penelit. dan Pengemb. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 7, no. 2, hal. 123–132, 2020, doi: 10.30870/jpppaud.v7i2.8424.

N. Rakhma Ardhiani dan D. Darsinah, “Strategi Pengembangan Perilaku Prososial Anak dalam Menunjang Aspek Sosial Emosional,” Murhum J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 4, no. 1, hal. 540–550, Jul 2023, doi: 10.37985/murhum.v4i1.263.

C. Wikman, M. W. Allodi, dan L. A. Ferrer-Wreder, “Self-Concept, Prosocial School Behaviors, Well-Being, and Academic Skills in Elementary School Students: A Whole-Child Perspective,” Educ. Sci., vol. 12, no. 5, hal. 298, Apr 2022, doi: 10.3390/educsci12050298.

C. Rahmawati dan A. S. Patria, “Perancangan flap book sebagai sarana pengenalan permainan tradisional indonesia untuk anak usia 7-10 tahun,” J. Seni Rupa, vol. 06, no. 01, hal. 816–822, 2018, [Daring]. Tersedia pada: https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/va/article/view/22627

M. Undheim dan M. Jernes, “Teachers’ pedagogical strategies when creating digital stories with young children,” Eur. Early Child. Educ. Res. J., vol. 28, no. 2, hal. 256–271, Mar 2020, doi: 10.1080/1350293X.2020.1735743.

A. Kurniawan et al., Pendidikan anak usia dini., 1 ed. Padang: Global Eksekutif Teknologi., 2023. [Daring]. Tersedia pada: https://books.google.co.id/books?hl=en&lr=&id=JnOvEAAAQBAJ

B. Stadlinger, S. Jepsen, I. Chapple, M. Sanz, dan H. Terheyden, “Technology-enhanced learning: a role for video animation,” Br. Dent. J., vol. 230, no. 2, hal. 93–96, Jan 2021, doi: 10.1038/s41415-020-2588-1.

D. A. Pertiwi, S. F. Fitroh, dan D. Mayangsari, “Pengaruh Permainan Tradisional Engklek Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun,” J. PG-PAUD Trunojoyo J. Pendidik. dan Pembelajaran Anak Usia Dini, vol. 5, no. 2, hal. 86–100, Okt 2018, doi: 10.21107/pgpaudtrunojoyo.v5i2.4883.

A. Matulessy, A. Muhid, dan others, “Efektivitas permainan tradisional congklak untuk meningkatkan kemampuan matematika siswa: literature review,” AKSIOMA J. Mat. Dan Pendidik. Mat., vol. 13, no. 1, hal. 165–178, 2022, doi: 10.26877/aks.v13i1.8834.

D. C. Irawan, A. Rafiq, dan F. B. Utami, “Media Video Animasi Guna Meningkatkan Sikap Tanggung Jawab Pada Anak Usia Dini,” J. Pendidik. Anak Usia Dini Undiksha, vol. 9, no. 2, hal. 294, Agu 2021, doi: 10.23887/paud.v9i2.37756.

M. Hanif, “The Development and Effectiveness of Motion Graphic Animation Videos to Improve Primary School Students’ Sciences Learning Outcomes,” Int. J. Instr., vol. 13, no. 4, hal. 247–266, Okt 2020, doi: 10.29333/iji.2020.13416a.

S. B. Hariyati dan N. Nurhafizah, “Pengembangan Video Animasi terhadap Kecerdasan Interpersonal Anak Usia Dini,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 7, no. 1, hal. 1024–1034, Feb 2023, doi: 10.31004/obsesi.v7i1.4033.

D. Annisa dan N. Djamas, “Meningkatkan Perilaku Prososial Anak Usia 5 – 6 Tahun melalui Permainan Tradisional Babintingan,” J. Anak Usia Dini Holistik Integr., vol. 3, no. 1, hal. 42, Jan 2021, doi: 10.36722/jaudhi.v3i1.592.

M. A. Khadijah dan N. Z. Jf, Perkembangan sosial anak usia dini teori dan strateginya. Merdeka kreasi group, 2021. [Daring]. Tersedia pada: https://books.google.co.id/books?hl=id&lr=&id=cipQEAAAQBAJ

W. V. Nurfajriani, M. W. Ilhami, A. Mahendra, M. W. Afgani, dan R. A. Sirodj, “Triangulasi data dalam analisis data kualitatif,” J. Ilm. Wahana Pendidik., vol. 10, no. 17, hal. 826–833, 2024, doi: 10.5281/zenodo.13929272.

R. Anggraini dan N. Nurhafizah, “Stimulasi kemampuan kerjasama anak dengan permainan gobak sodor ditaman kanak-kanak,” J. Pendidik. Tambusai, vol. 4, no. 3, 2020, doi: 10.31004/jptam.v4i3.872.

J. G. Akollo, Patita: Kearifan Lokal Pembentukan Prososial Anak Usia Dini. Penerbit Adab, 2025. [Daring]. Tersedia pada: https://books.google.co.id/books?hl=id&lr=&id=U8yfEQAAQBAJ

T. Muntiani, M. B. Karim, dan F. Nazarullail, “The Development of Animation Video-Based Learning Media for Introducing Discipline to Children Aged 4-5 Years,” Child Educ. J., vol. 3, no. 3, hal. 162–168, Des 2021, doi: 10.33086/cej.v3i3.2436.

J. C. Afriza dan S. Marlina, “Efektivitas Permainan Tradisional Raba-Raba terhadap Perilaku Sosial Anak di Taman Kanak-kanak Bahari Pasie Nan Tigo Padang,” J. Pendidik. Tambusai, vol. 7, no. 1, hal. 2335–2344, 2023, doi: 10.31004/jptam.v7i1.5562.

R. Irmadiyah dan C. C. Islami, “Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Video Animasi Menggunakan Aplikasi Powtoon Terhadap Motivasi Belajar Anak Usia Dini,” Ash-Shobiy J. Pendidik. Islam Anak Usia Dini dan Al-Qur’an, vol. 2, no. 2, hal. 126–133, 2023, [Daring]. Tersedia pada: https://ejurnal.iiq.ac.id/index.php/Ash-Shobiy/article/view/949.

Similar Articles

<< < 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)