Manajemen Penjaminan Mutu pada Satuan PAUD Inklusif : Studi Kasus

Main Article Content

Najlaa Salsabila Ainahag Arifin
Ali Formen

Abstract

Penjaminan mutu pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) inklusif merupakan proses yang mengintegrasikan aspek manajerial dan penyelenggaraan layanan inklusif. Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen mutu PAUD inklusif yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta faktor pendukung dan penghambat di TK Azasa (nama lembaga samaran). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Partisipan penelitian terdiri atas satu kepala sekolah dan satu guru kelas yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Kriteria pemilihan partisipan meliputi keterlibatan secara langsung dalam perencanaan, pelaksanaan, monitoring, dan evaluasi program penjaminan mutu pendidikan inklusif di TK Azasa.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa penjaminan mutu dilaksanakan melalui adaptasi pembelajaran, integrasi aspek inklusif dalam evaluasi dan dokumentasi, serta kolaborasi antara guru, kepala sekolah, orang tua, dan tenaga profesional. Faktor pendukung meliputi pelatihan guru, komitmen sekolah, modifikasi pembelajaran, dan dukungan orang tua, sedangkan hambatan utama adalah keterbatasan sumber daya manusia dan kebutuhan peningkatan kompetensi guru. Penelitian menyimpulkan bahwa adaptasi pembelajaran, kolaborasi, dan evaluasi berkelanjutan menjadi kunci keberhasilan penjaminan mutu pada satuan PAUD inklusif.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Salsabila Ainahag Arifin, N., & Formen, A. (2026). Manajemen Penjaminan Mutu pada Satuan PAUD Inklusif : Studi Kasus. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 1263–1274. https://doi.org/10.37985/murhum.v7i2.2581
Section
Articles

References

A. D. Nurcahyanti, D. F. Kusuma, A. I. Cahyaningtyas, D. L. Sari, dan S. Sakulpimolrat, “Analisis Strategi Pengembangan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini di PAUD Islam Makarima Kartasura,” J. Raudhah, vol. 12, no. 2, hal. 124, Okt 2024, doi: 10.30829/raudhah.v12i2.3581.

F. N. Rahmi dan S. Wijayanti, “Upaya Peningkatan Kemampuan Guru dalam Penyelenggaraan Pendidikan Inklusif di Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD),” J. Abdi Masy. Indones., vol. 6, no. 1, hal. 67–79, Mar 2024, doi: 10.25105/jamin.v6i1.18848.

H. J. Asdhar dan N. H. Yoenanto, “Pemerataan Akses Pendidikan Inklusi Anak Usia Dini di Indonesia: A Scoping Review,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 9, no. 3, hal. 779–788, Apr 2025, doi: 10.31004/obsesi.v9i3.6450.

S. E. Yunitasari, D. Farista, D. I. Palupi, E. Yusnita, dan S. Rohmah, “Strategi Penyelenggaraan Pendidikan Inklusif Pada Satuan Paud,” J. Pendidik. Indones., vol. 3, no. 12, hal. 1063–1071, Des 2022, doi: 10.36418/japendi.v3i12.1397.

H. Sukmana dan D. Mulyanti, “Manajemen Mutu Pendidikan di Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini,” J. EBI, vol. 5, no. 1, hal. 16–20, Mei 2023, doi: 10.52061/ebi.v5i1.104.

J. Jamaluddin, M. J. Nur, S. P, Juliana, dan M. Urva, “Implementasi Pendidikan Inklusif Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam,” J. Al-Qalam J. Kaji. Islam Pendidik., vol. 14, no. 2, hal. 1–12, Des 2022, doi: 10.47435/al-qalam.v14i2.1207.

N. Mustiani, M. MY., dan N. Hayat, “Kegiatan Bermain Plastisin dalam Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini,” J. Educ. Res., vol. 2, no. 1, hal. 31–42, Jul 2023, doi: 10.56436/jer.v2i1.200.

D. E. Lomaris, “Evaluasi Pendidikan Inklusif pada PAUD: Mengungkap Kesenjangan Implementasi melalui Pendekatan CIPP,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 10, no. 2, hal. 1518–1529, Mei 2026, doi: 10.31004/obsesi.v10i2.8293.

D. D. Septyaningrum, N. F. Zulfa, H. Hasanah, dan M. Mu’alimin, “Manajemen Mutu Pendidikan: Kajian Sistematik tentang Implementasi dan Dampaknya terhadap Peningkatan Kualitas Sekolah di Indonesia,” CENDEKIA J. Ilmu Sos. Bhs. dan Pendidik., vol. 5, no. 4, hal. 01–09, Des 2025, doi: 10.55606/cendekia.v5i4.7107.

T. A. Van Nguyen, D. Tucek, dan N. T. Pham, “Indicators for TQM 4.0 model: Delphi Method and Analytic Hierarchy Process (AHP) analysis,” Total Qual. Manag. Bus. Excell., vol. 34, no. 1–2, hal. 220–234, Jan 2023, doi: 10.1080/14783363.2022.2039062.

K. Asrori, S. Aimah, dan I. Khaudli, “Implementasi TQM ( Total Quality Management ) di Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini,” Murhum J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 5, no. 2, hal. 1335–1348, 2024, doi: 10.37985/murhum.v5i2.828.

D. Desmawati, S. Subandi, D. Makbuloh, dan A. Fauzan, “Evaluasi Total Quality Management Perspektif Deming, Juran, dan Crosby dalam Pendidikan di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat,” SAKALIMA Pilar Pemberdaya. Masy. Pendidik., vol. 3, no. 1, hal. 101–117, Mar 2026, doi: 10.70211/sakalima.v3i1.510.

A. S. Hatami, “Manajemen Mutu Berkelanjutan Berbasis Total Quality Management ( TQM ) sebagai Strategi Penguatan Identitas Kelembagaan dan Kepercayaan Publik pada Lembaga Pendidikan Inklusif,” Proceeding Fak. Ilmu Pendidik. Univ. Negeri Jakarta, vol. 3, no. 1, hal. 186–191, 2025, [Daring]. Tersedia pada: https://journal.unj.ac.id/unj/index.php/semnas-ps/article/view/63430

A. S. Haugset dan H. Finne, “Governing early childhood education and care quality development among diverse private ECEC providers in Norway,” Educ. Inq., vol. 15, no. 1, hal. 85–103, Jan 2024, doi: 10.1080/20004508.2023.2280291.

Y. Luo dan H. Li, “An evidence-based inclusive pedagogical approach in action and its insights for enhancing the professional competence of inclusive education teachers in China,” Int. J. Chinese Educ., vol. 13, no. 1, hal. 1–14, Jan 2024, doi: 10.1177/2212585X241242529.

I. Ballaschk, S. Brauckmann-Sajkiewicz, dan P. Pashiardis, “Quality improvement through team development: the role of headteachers in Early Childhood Education settings in Germany,” Educ. 3-13, vol. 54, no. 6, hal. 1412–1425, Agu 2026, doi: 10.1080/03004279.2024.2409927.

M. Boa, S. K. F. Moma, dan E. Y. Awe, “Pembelajaran Inklusi sebagai Upaya Menciptakan Lingkungan Belajar Ramah Anak di SD Kristen Generasi Unggul,” J. Citra Multidisiplin, vol. 1, no. 2, hal. 130–139, Jan 2026, doi: 10.38048/jcm.v1i2.6584.

R. Melinda, A. Suriansyah, dan W. R. Refianti, “Pendidikan Inklusif: Tantangan dan Peluang dalam Implementasinya di Indonesia,” Harmon. Pendidik. J. Ilmu Pendidik., vol. 2, no. 1, hal. 337–343, Des 2024, doi: 10.62383/hardik.v2i1.1096.

R. Ratnawati, “Model Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah dan Implikasinya Terhadap Mutu Pendidikan Di Jayapura,” Vifada J. Educ., vol. 3, no. 1, hal. 1–29, Jun 2025, doi: 10.70184/3kgs3665.

M. Efendi, D. H. Rahman, I. Hitipeuw, dan R. F. Pradipta, “Pelatihan Pembelajaran Kompensatoris untuk Meningkatkan Profesionalitas Guru Sekolah Inklusif,” J. ORTOPEDAGOGIA, vol. 7, no. 2, hal. 110, Nov 2021, doi: 10.17977/um031v7i22021p110-114.

J. Gustafsson Nyckel, E. M. Johansson, K. Lager, dan M.-H. Zimmerman Nilsson, “The travelling and embedding of discourses on quality in early childhood education and care,” Ethnogr. Educ., vol. 20, no. 3, hal. 181–198, Jul 2025, doi: 10.1080/17457823.2024.2414296.

Similar Articles

<< < 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.