Faktor Kekerasan Verbal Anak Usia 5-6 Tahun terhadap Bahasa Negatif

Main Article Content

Rahayu Lestari
Mufassirul Alam

Abstract

Kekerasan verbal yang dialami anak kerap dipandang hal biasa yang digunakan sebagai bentuk disiplin. Namun, faktanya perilaku tersebut akan berdampak negatif terhadap perkembangan bahasa anak usia 5-6 tahun, khususnya dalam penggunaan bahasa negatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor kekerasan verbal yang dilakukan orang tua terhadap anak usia 5 -6 tahun yang mulai menggunakan bahasa bahasa negatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus terhadap satu anak yang berusia 5-6 tahun dilingkungan Pademangan Barat. Tehnik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dengan orang tua, tetangga, guru dan dokumentasi dengan analis Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukan 2 faktor penyebab anak menggunakan bahasa negatif sebagai alat untuk berkomunikasi. Faktor pertama yaitu orang tua yang melalukan kekerasan verbal. Faktor kedua yaitu, lingkungan sosial yang terbiasa menggunakan bahasa negatif dalam kesehariannya. Upaya yang dilakukan guru untuk mengurangi penggunaan bahasa negatif terhadap anak usia 5-6 tahun  yaitu guru memberikan stimulus atau menciptakan strategi belajar agar anak tidak mudah mencontoh bahasa negatif dan menjalin kolaborasi yang aktif dan konsisten antara guru dan orang tua.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Lestari, R., & Alam, M. (2026). Faktor Kekerasan Verbal Anak Usia 5-6 Tahun terhadap Bahasa Negatif. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 1032–1042. https://doi.org/10.37985/murhum.v7i1.2048
Section
Articles

References

A. F. N. Wahidah dan E. Latipah, “Pentingnya Mengetahui Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini Dan Stimulasinya,” J. Pendidik. Raudhatul Athfal, vol. 4, no. 1, hal. 43–62, Mar 2021, doi: 10.15575/japra.v4i1.10940.

S. R. A. Salsabila, R. Yuniarti, P. Purwati, dan S. Mulyadi, “Perkembangan Bahasa Pada Anak Dengan Gangguan Keterlambatan Bicara (Speech Delay),” PAUDIA J. Penelit. dalam Bid. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 12, no. 2, hal. 307–316, Nov 2023, doi: 10.26877/paudia.v12i2.15615.

Selvia Rahma Dewi, “Perkembangan Bahasa Pada Anak,” JPI J. Pustaka Indones., vol. 4, no. 3, hal. 188–193, Apr 2025, doi: 10.62159/jpi.v4i3.710.

A. Aqidatuzzahro dan I. T. Ardhiani, “Hubungan Pola Komunikasi Orang Tua Dengan Keterlambatan Perkembangan Bahasa Pada Anak Usia Pra Sekolah,” Ezra Sci. Bull., vol. 33, no. 1, hal. 1–12, 2022, doi: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.443.

S. Fadilah, S. M. Efastri, dan H. Filtri, “Pelatihan Penerapan Komunikasi Efektif Orang Tua dan Anak untuk Mencegah Kekerasan Verbal,” J. Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 3, no. 1, 2022, [Daring]. Tersedia pada: https://pdfs.semanticscholar.org/be3d/00a0bc2a5ecc2e6b1ea231d022be1c0c58c9.pdf

N. Baiti, “Pola Asuh dan Komunikasi Orang Tua Terhadap Perkembangan Bahasa Anak,” PAUD Lect. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 4, no. 01, hal. 42–50, Sep 2020, doi: 10.31849/paud-lectura.v4i01.4959.

Z. Farhan, “verbal abuse, Anak,Orang Tua Faktor-Faktor yang Melatarbelakangi Orang Tua Melakukan Verbal Abuse pada Anak Usia Sekolah 6-12 Tahun di Kabupaten Garut,” J. Keperawatan Malang, vol. 3, no. 2, hal. 101–108, Feb 2019, doi: 10.36916/jkm.v3i2.70.

T. Lestari, Verbal Abuse, Dampak buruk dan solusi penangannya pada Anak, Cetakan Pe. Yogyakarta: Ruko Jambusari, 2016. [Daring]. Tersedia pada: https://bintangpusnas.perpusnas.go.id/konten/BK1188/verbal-abuse-dampak-buruk-dan-solusi-penanganannya-pada-anak

E. Erniwati dan W. Fitriani, “Faktor-Faktor Penyebab Orang Tua melakukan Kekerasan Verbal pada Anak Usia Dini,” Yaa Bunayya J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 4, no. 1, hal. 1–8, 2020, doi: 10.24853/yby.4.1.1-8.

S. Syukurman, S. A. Kamaruddin, dan A. Adam, “Kekerasan Verbal terhadap Anak (Studi Fenomenologi di Kelurahan Pattingalloang Kecamatan Ujung Tanah Kota Makassar),” EDU SOCIATA ( J. Pendidik. SOSIOLOGI), vol. 6, no. 1, hal. 197–204, Jun 2023, doi: 10.33627/es.v6i1.1167.

KemenPPPA, “SIMFONI-PPA,” kemenpppa.go.id, 2025. https://kekerasan.kemenpppa.go.id/register/login

N. Nurmalina, “Penganiayaan Emosional Anak Usia Dini melalui Bahasa Negatif dalam Kekerasan Verbal,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 5, no. 2, hal. 1616–1624, Des 2020, doi: 10.31004/obsesi.v5i2.909.

R. K.Yin, Studi Kasus Desain Dan Metode, 1 ed. Depok: PT RajaGrafindo Persada, 2022. [Daring]. Tersedia pada: https://books.google.co.id/books?id=FBXAEAAAQBAJ

M. B. Miles, A. M. Huberman, dan J. Saldaña, Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook, 4th ed. Thousand Oaks, CA: Sage Publications, 2020.

A. Rizka Amalia dan D. Rahmat Hidayat, “Pengaruh Kekerasan Verbal Terhadap Self-Esteem Remaja Akhir Di Kota Bekasi,” J. Syntax Fusion, vol. 3, no. 09, hal. 977–986, Sep 2023, doi: 10.54543/fusion.v3i09.360.

T. R. Noviyanti dan Natasya Dyah Ayu Rahmadani, “Pengaruh Dukungan Sosial Informasi Terhadap Upaya Penerimaan Diri Remaja Penyitas Kekerasan Verbal di Surabaya,” Media Publ. Promosi Kesehat. Indones., vol. 6, no. 5, hal. 943–948, Mei 2023, doi: 10.56338/mppki.v6i5.3184.

S. Nurhasanah, A. H. Adiwinata, dan N. A. Nadhirah, “Perkembangan Emosi Anak Disebabkan Kekerasan Verbal yang Dilakukan Orang Tua,” AN-NISA, vol. 16, no. 1, hal. 26–38, Sep 2023, doi: 10.30863/an.v16i1.3845.

S. R. Agustina dan N. D. Simatupang, “Hubungan Antara Kekerasan Verbal dengan Perilaku Agresif Anak Usia 4-6 Tahun,” PELANGI J. Pemikir. dan Penelit. Islam Anak Usia Dini, vol. 4, no. 2, hal. 152–179, Sep 2022, doi: 10.52266/pelangi.v4i2.971.

N. Zakiyah, N. Nurhikma, dan A. Asiyah, “Pola Asuh Orang Tua Dalam Membentuk Karakter Disiplin Anak Usia 5-6 Tahun Pada Masa Pandemi COVID-19,” As-Sibyan J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 6, no. 2, hal. 127–138, Des 2021, doi: 10.32678/assibyan.v6i2.9844.

D. Masrura, A. Setiyawan, dan K. Bangun, “Pengkajian pengembangan bahasa anak dengan pendekatan teori vygotsky dan implikasinya dalam pembelajaran bahasa arab 1,” J. Tarb. Islam., vol. 9, no. 2, hal. 313–325, 2024, doi: 10.48094/raudhah.v9i2.674.

M. Nafisah, T. A. Alif, L. Syachfitri, dan S. Rahman, “Dampak dari Verbal Abuse terhadap Keadaan Psikologis Seseorang,” PSIKOWIPA (Psikologi Wijaya Putra), vol. 2, no. 1, hal. 29–40, Jul 2021, doi: 10.38156/psikowipa.v2i1.44.

U. Widayati dan H. Hadijah, “Dampak Kekerasan Verbal pada Anak SD di Bima,” EL-Muhbib J. Pemikir. Dan Penelit. Pendidik. Dasar, vol. 8, no. 1, hal. 138–147, 2024, doi: 10.52266/el-muhbib.v8i1.2350.

D. Kristiani, E. P. Pertiwi, dan N. H. Kurniawan, “Peran Guru Dalam Menstimulasi Perkembangan Bahasa Anak Usia 4-5 Tahun di Pos PAUD Cempaka 106 Tahun Pelajaran 2022/2023,” JECIE (Journal Early Child. Incl. Educ., vol. 8, no. 1, hal. 206–219, Des 2024, doi: 10.31537/jecie.v8i1.1926.

N. Barus, W. H. Syahputri, S. Nurjannah, dan N. Barus, “Strategi Guru Dalam Mengembangkan Bahasa Anak di RA Jurnal Generasi Tarbiyah,” J. Gener. Tarb. J. Pendidik. Islam, vol. 1, no. 2, hal. 142–148, 2022, doi: 10.59342/jgt.v1i2.96.

I. K. Karim, Y. Juniarti, dan I. N. Arifin, “Strategi Guru dalam Meningkatkan Kemampuan Berbicara Pada Anak,” J. RAUDHAH, vol. 10, no. 2, hal. 64–72, Nov 2022, doi: 10.30829/raudhah.v10i2.2037.

I. Elkhaira dan A. Wirman, “Komunikasi Guru dan Orang Tua dalam Mengembangkan Pembiasaan Ucapan yang Baik terhadap Anak,” Indones. J. Early Child. J. Dunia Anak Usia Dini, vol. 3, no. 2, hal. 95, Agu 2021, doi: 10.35473/ijec.v3i2.966.

Y. Ferlina, A. K. Amrullah, dan Y. Nurhayati, “Persepsi Guru terhadap Pentingnya Bahasa Indonesia dalam Pengembangan Komunikasi Anak Usia Dini,” Inov. Pendidik. Dan Anak Usia Dini, vol. 2, no. 4, 2025, doi: 10.61132/inpaud.v2i4.685.

Similar Articles

<< < 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.