Fenomenologi Konten Anomali pada Anak Usia Dini dan Dampaknya terhadap Perkembangan Kemampuan Pengendalian Diri

Main Article Content

Minhatul Ma'budah
Yes Matheos Lasarus Malaikosa
Ruqoyyah Fitri
Nurul Istiq'faroh
Mohammad Syahidul Haq
Andi Kristanto

Abstract

Perkembangan teknologi dalam lima tahun terakhir telah mengubah cara manusia memperoleh dan mengonsumsi informasi. Salah satu bentuk perkembangan teknologi yang menonjol adalah kecerdasan buatan atau Artificial Intelegent (AI) yang memungkinkan pembuatan konten secara instan melalui perintah teks. Namun, kemudahan ini juga menimbulkan dampak negatif berupa munculnya fenomena konten anomali, yaitu konten digital yang bersifat menyimpang secara visual maupun naratif, justru digemari oleh anak-anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengalaman anak dalam menonton konten anomali serta menganalisis dampaknya terhadap kemampuan pengendalian diri anak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara semi terstruktur dengan orang tua. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar anak mengenal konten anomali melalui teman sebaya dan algoritma. Paparan konten tersebut berdampak pada menurunnya kemampuan anak dalam mengendalikan diri, seperti mudah marah, sulit mematuhi aturan, serta meniru perilaku dan ekspresi dari tokoh dalam konten. Peran orang tua sangat penting dalam mengawasi aktivitas digital anak dan memberikan pendampingan selama menonton. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi guru dan orang tua dalam memahami dampak tersembunyi konten anomali serta pentingnya literasi digital sejak usia dini.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Ma’budah, M., Matheos Lasarus Malaikosa, Y., Fitri, R., Istiq’faroh, N., Syahidul Haq, M., & Kristanto, A. (2026). Fenomenologi Konten Anomali pada Anak Usia Dini dan Dampaknya terhadap Perkembangan Kemampuan Pengendalian Diri. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 304–316. https://doi.org/10.37985/murhum.v7i1.1780
Section
Articles

References

R. Anista, “Transformasi Kebudayaan: Dampak Perkembangan Teknologi dan Media Sosial,” JUPSI J. Pendidik. Sos. Indones., vol. 1, no. 1, pp. 35–43, Sep. 2024, doi: 10.62238/jupsi.v1i1.97.

H. Xu and Y. Zhang, “The Impact of Social Rumor-Based Short Videos on Prosocial Tendencies: Viewing Duration, Social Recognition, and Risk Warnings,” Media Commun. Res., vol. 6, no. 1, 2025, doi: 10.23977/mediacr.2025.060116.

C. Puspasari, H. Sazali, and M. Marhamah, “Phenomenon Analysis of the Anomalous AI Tung Tung Sahur Meme,” Electron. J. Educ. Soc. Econ. Technol., vol. 6, no. 2, p. 1017, Aug. 2025, doi: 10.33122/ejeset.v6i2.1017.

M. Albantani, Konsep Anomali. 2018. [Online]. Available: https://www.researchgate.net/publication/323662273_Konsep_Anomali

R. Ramadhan, “Konten Anomali: Ancaman Tersembunyi bagi Perkembangan Psikologis,” https://www.umy.ac.id/, 2025. https://www.umy.ac.id/konten-anomali-ancaman-tersembunyi-bagi-perkembangan-psikologis-anak/

M. Adimaja, “Komitmen Pemerintah Melindungi Anak di Ruang Digital,” Kondigi, 2025. https://www.komdigi.go.id/berita/artikel/detail/komitmen-pemerintah-melindungi-anak-di-ruang-digital

L. E. Berk, Development through the lifespan, 7th ed. Pearson Education, 2018. [Online]. Available: https://books.google.co.id/books/about/Development_Through_the_Lifespan.html?hl=id&id=pj4uzwEACAAJ

P. B. Baltes, “Life-Span Developmental Psychology: Observations on History and Theory Revisited,” in Developmental Psychology, 18th ed., Routledge, 2019, pp. 79–112. doi: 10.4324/9780367816247-4.

N. Agustyaningrum, P. Pradanti, and Yuliana, “Teori Perkembangan Piaget dan Vygotsky : Bagaimana Implikasinya dalam Pembelajaran Matematika Sekolah Dasar?,” J. Absis J. Pendidik. Mat. dan Mat., vol. 5, no. 1, pp. 568–582, Oct. 2022, doi: 10.30606/absis.v5i1.1440.

F. J. Zimmerman, Children’s media use and sleep problems: Issues and unanswered questions. 2028. [Online]. Available: https://www.kff.org/other-health/childrens-media-use-and-sleep-problems-issues/

P. Aribowo and M. I. Bagaskara, “Dampak Penggunaan Media Sosial " Brain Rot " terhadap Kesehatan Mental Remaja,” J. Sos. Teknol., vol. 5, no. 3, pp. 350–357, 2025, [Online]. Available: http://sostech.greenvest.co.id/index.php/sostech/article/view/32020

A. İdikut Özpençe, “Brain ROT: Overconsumption of Online Content (an Essay on The Publicness Social Media),” J. Bus. Innov. Gov., vol. 7, no. 2, pp. 48–60, Dec. 2024, doi: 10.54472/jobig.1605072.

Y. Gan et al., “A chain mediation model of physical exercise and BrainRot behavior among adolescents,” Sci. Rep., vol. 15, no. 1, p. 17830, May 2025, doi: 10.1038/s41598-025-02132-6.

I. Kusumawaty et al., “Bangun Kekuatan Otak Remaja: Peer Support sebagai Senjata Melawan Brain ROT,” Publ. Ilm. Bid. Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 4, no. 1, pp. 1–12, 2025, doi: 10.47353/sikemas.v4i1.3210.

E. M. D. Putri, “Hubungan Antara Parent Child Communication Dengan Brain Rot Pada Generasi Z,” J. Pendidik. Indones., vol. 6, no. 7, pp. 3144–3153, Jul. 2025, doi: 10.59141/japendi.v6i7.8412.

N. A. Fauzi and S. Surawan, “Tiktok Brain : Efek Video Pendek pada Daya Konsentrasi Mahasiswa Pendidkan Agama Islam IAIN,” J. MULTIDISIPLIN ILMU Akad., vol. 2, no. 3, 2025, doi: 10.61722/jmia.v2i3.5006.

S. R. Widawati, F. Muzaiyana, and F. Ferian, “Nilai-nilai gotong royong dalam pernikahan masyarakat jawa di KADISOBO, TRIMULYO, SLEMAN, DIY,” J. Ilm. Penal. dan Penelit. Mhs., vol. 2, no. 2, pp. 4445–4451, 2023, [Online]. Available: https://jurnal.ukmpenelitianuny.id/index.php/jippm/article/view/126

J. R. Fraenkel, N. E. Wallen, and H. H. Hyun, How to design and evaluate research in education, vol. 7. McGraw-hill New York, 2012.

A. Jha, “Qualitative and Quantitative Research Design,” in Social Research Methodology, London: Routledge India, 2023, pp. 161–200. doi: 10.4324/9781032624860-9.

S. Saleh, Mengenal penelitian kualitatif: Panduan bagi peneliti pemula. Bandung: Pustaka Ramadhan, 2017. [Online]. Available: https://eprints.unm.ac.id/33391/

A. S. Rizkiyah, D. Safitri, and S. Sujarwo, “Dampak YouTube Shorts terhadap Pola Pikir dan Tingkah Laku Peserta Didik,” JIMAD J. Ilm. Mutiara Pendidik., vol. 3, no. 2, pp. 41–59, May 2025, doi: 10.61404/jimad.v3i2.380.

D. D. Aferta, “Youtube Shorts sebagai Media Edukasi: Studi Netnografi pada Youtube Shorts.” 2024. [Online]. Available: https://repository.uin-suska.ac.id/82738/

C. Montag, B. Lachmann, M. Herrlich, and K. Zweig, “Addictive Features of Social Media/Messenger Platforms and Freemium Games against the Background of Psychological and Economic Theories,” Int. J. Environ. Res. Public Health, vol. 16, no. 14, p. 2612, Jul. 2019, doi: 10.3390/ijerph16142612.

A. Raheemullah, “Dopamine Nation: Finding Balance in the Age of Indulgence by Anna Lembke, New York: Dutton, 2021,” Cambridge Q. Healthc. Ethics, vol. 31, no. 4, pp. 573–574, Oct. 2022, doi: 10.1017/S0963180122000032.

T. L. Spinrad, N. Eisenberg, and C. Valiente, “Parenting and Children’s Prosocial Development,” in Handbook of Parenting, 7 th., USA: Routledge, 2019, pp. 91–121. doi: 10.4324/9780429401695-4.

D. Purnamasari, D. K. Wardani, and M. Indriayu, “Dampak ‘ Italian Brainroot ’ dalam Konten Fenomena Hantu Anomali : Wawasan Tentang Cuitan Netizen dan Membentuk Keputusan Produsen Industri Kreatif,” TOTALITAS, vol. 2, no. 2, pp. 38–46, 2025, [Online]. Available: https://journal.iaimutanjungpinang.ac.id/totalitas/article/view/155

D. Agustin and T. Tumiran, “Tantangan Orang Tua dalam Membimbing Kebiasaan Ibadah Anak di Era Ketergantungan Gadget di Klambir Lima gg. Gembira: Persfektif Pembelajaran PAI,” Pros. Fak. AGAMA Islam Univ. DHARMAWANGSA, vol. 5, pp. 469–482, Sep. 2025, doi: 10.46576/pfai.v5i0.601.

L. S. Vygotsky, Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes. London: Harvard University Press.

S. Livingstone and A. Blum-Ross, Parenting for a digital future: How hopes and fears about technology shape children’s lives. Oxford University Press, USA, 2020. [Online]. Available: https://books.google.co.id/books?hl=en&lr=&id=ATjpDwAAQBAJ

N. Kurnia, E. Wendratama, W. M. Adiputra, and I. Poerwaningtias, Literasi digital keluarga: Teori dan praktik pendampingan orangtua terhadap anak dalam berinternet. Yogyakarta: UGM Press, 2023. [Online]. Available: https://books.google.co.id/books?hl=id&lr=&id=PWKnDwAAQBAJ.

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2 3