Keterampilan Sosial Anak Homeschooling: Tantangan, Dampak, dan Peran Keluarga dalam Pendidikan Alternatif

Main Article Content

Daniel Daniel
Supriadi Torro
M Rasyid Ridha

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan latar belakang orang tua memilih homeschooling sebagai pilihan utama dalam mendidik anak, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi orang tua dalam mendukung keterampilan sosial anak, serta menganalisis dampak pelaksanaan homeschooling terhadap keterampilan sosial anak yang mengikuti pendidikan alternatif tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan sehingga menghasilkan gambaran penelitian yang komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latar belakang orang tua memilih homeschooling didasari oleh beberapa pertimbangan, yaitu anak dengan kebutuhan khusus, keinginan untuk memperkuat moralitas dan pembentukan karakter, upaya mempererat hubungan orang tua dan anak, serta ketidaksesuaian sistem sekolah formal dengan kebutuhan individual anak. Tantangan yang dihadapi orang tua dalam mendukung keterampilan sosial anak mencakup aspek internal seperti keterbatasan interaksi sosial yang bervariasi dan kemampuan orang tua dalam mengelola pendidikan, serta aspek eksternal seperti keterbatasan akses terhadap komunitas dan lingkungan sosial yang mendukung. Pelaksanaan homeschooling juga memberikan dampak yang signifikan, terutama dalam peningkatan keterampilan komunikasi, kepercayaan diri, keharmonisan keluarga, dan pembentukan kemandirian anak, serta konsekuensi ekonomi terkait dukungan fasilitas pembelajaran mandiri.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Daniel, D., Torro, S., & Rasyid Ridha, M. (2026). Keterampilan Sosial Anak Homeschooling: Tantangan, Dampak, dan Peran Keluarga dalam Pendidikan Alternatif. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 58–68. https://doi.org/10.37985/murhum.v7i1.1767
Section
Articles

References

R. Syaadah, M. H. A. A. Ary, N. Silitonga, and S. F. Rangkuty, “Pendidikan Formal, Pendidikan Non Formal dan Pendidikan Informal,” PEMA (JURNAL Pendidik. DAN Pengabdi. Kpd. MASYARAKAT), vol. 2, no. 2, pp. 125–131, May 2023, doi: 10.56832/pema.v2i2.298.

E. Agisyaputri, N. Nadhirah, and I. Saripah, “Identifikasi fenomena perilaku bullying pada remaja,” J. Bimbing. Konseling dan Psikol., vol. 3, no. 1, pp. 19–30, 2023, [Online]. Available: https://jurnal.stkipmb.ac.id/index.php/jubikops/article/view/201/152

F. I. R. Dewi and L. R. D. Sakuntalawati, “Membangun karakter dan keterampilan sosial anak berbasis tari tradisional,” 2023. [Online]. Available: https://lintar.untar.ac.id/repository/penelitian/buktipenelitian_10797002_2A200823130911.pdf

S. A. Ningtias, “Evaluasi kepuasan pelanggan di Madrasah Aliyah: Studi tentang persepsi orang tua terhadap kualitas sekolah,” J. Pendidik. Indones. Teor. Penelitian, dan Inov., vol. 5, no. 1, 2025.

A. Ma’ruf and A. R. Assegaf, “Rekonstruksionalisme Pendidikan Formal sebagai Agen Utama dalam Tatanan Sosial,” Maharot J. Islam. Educ., vol. 5, no. 2, p. 137, Dec. 2021, doi: 10.28944/maharot.v5i2.441.

A. A. Akbari and C. M. Irawan, “Keterlibatan orang tua dalam pembelajaran berbasis digital di homeschooling,” in Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Non Formal, 2023, vol. 1. [Online]. Available: https://ejournal.untirta.ac.id/SNPNF/article/view/83

Nor Annisa, Noor Padilah, Reni Rulita, Renny Yuniar, and Nita Priyanti, “Model Pembelajaran Homeschooling Pendidikan Anak Usia Dini,” EDUKASIA J. Pendidik. dan Pembelajaran, vol. 4, no. 1, pp. 89–100, Aug. 2022, doi: 10.62775/edukasia.v4i1.106.

E. Yulianingsih, “Homeschooling: Penguatan akademik dan keterampilan sosial siswa,” At-Tarbiyah J. Pendidikan, Kebud. dan Keislam., vol. 5, no. 1, pp. 40–51, 2023, [Online]. Available: https://jurnal.at-tarbiyah.ac.id/index.php/ATJPI/article/view/10

A. A. Shabrina, “Gaya belajar anak homeschooling program belajar jarak jauh (Studi deskriptif homeschooling di Surabaya),” Universitas Airlangga, Surabaya, 2017. [Online]. Available: https://repository.unair.ac.id/67577/

A. Muhammad Asbar, “Menakar Eksistensi Homeschooling sebagai Model Pendidikan Alternatif,” J. Appl. Transintegration Paradig., vol. 2, no. 2, Oct. 2022, doi: 10.30631/thba7k36.

F. Hardiansyah, “Program Bimbingan Pribadi Sosial untuk Mengembangkan Keterampilan Sosial Peserta Didik Homeschooling,” J. Bimbing. Penyul. Islam, vol. 2, no. 1, p. 129, Jun. 2020, doi: 10.32332/jbpi.v2i1.2048.

A. Saputra, A. H. Srh, and G. Gusmaneli, “Pengaruh Homeschooling Terhadap Perkembangan Kecerdasan Emosional Anak,” Arini J. Ilm. dan Karya Inov. Guru, vol. 1, no. 2, pp. 88–100, Dec. 2024, doi: 10.71153/arini.v1i2.176.

Najma Hilyah Azla, Khansa Zahra Rukwida, Saskia Putri, Cintya Melati Putri, Wismanto Wismanto, and Fitria Mayasari, “Peran Manusia dalam Dinamika Kehidupan: Perspektif Filosofis dan Sosiologis,” J. Kaji. dan Penelit. Umum, vol. 2, no. 6, pp. 127–139, Dec. 2024, doi: 10.47861/jkpu-nalanda.v2i6.1412.

A. Kurnia, J. Jamaludin, H. Humamurizqi, M. Safruddin, and M. Z. A. Hafiz, “Pengembangan Karakter Islami untuk Meningkatkan Partisipasi Generasi Z dalam Pendidikan Formal di Kek Mandalika,” Al-Mabsut J. Stud. Islam dan Sos., vol. 18, no. 2, pp. 303–315, Sep. 2024, doi: 10.56997/almabsut.v18i2.1583.

S. Z. H. Dheta, A. R. Dani, H. B. Arifin, E. Y. Rohma, and S. D. Ardhea, “Keefektifan teori Lev Vygotsky tentang Zone of Proximal Development (ZPD) terhadap Proses Perkembangan Keterampilan Kognitif pada Siswa Kelas II di SDN 03 Taman Kota Madiun,” Pros. Konf. Ilm. Dasar, vol. 5, pp. 1528–1531, 2024, [Online]. Available: https://prosiding.unipma.ac.id/index.php/KID/article/view/5659

T. Istianti, “Pengembangan Keterampilan Sosial untuk Membentuk Prilaku Sosial Anak Usia Dini,” Cakrawala Dini J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 6, no. 1, Mar. 2018, doi: 10.17509/cd.v6i1.10515.

A. Murtafiah and O. A. Sahara, “Pelaksanaan Bimbingan Pribadi Sosial Dalam Mengembangkan Keterampilan Sosial Siswa Terisolir Di SMP Negeri 5 Banguntapan,” KONSELING EDUKASI "Journal Guid. Couns., vol. 3, no. 2, Nov. 2019, doi: 10.21043/konseling.v3i2.6542.

G. D. Lestari, M. V. Roesminingsih, W. Widodo, and D. P. Sari, “Learning at Home Anak Usia Dini Terdampak Covid 19 : Peran Orang tua dalam Pendampingannya,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 6, no. 4, pp. 3601–3612, Mar. 2022, doi: 10.31004/obsesi.v6i4.1229.

A. A. Margolis, “Zone of Proximal Development, Scaffolding and Teaching Practice,” Cult. Psychol., vol. 16, no. 3, pp. 15–26, 2020, doi: 10.17759/chp.2020160303.

S. Nurhayati, M. M. Pratama, and I. W. Wahyuni, “Perkembangan Interaksi Sosial dalam Meningkatkan Kemampuan Sosial Emosional melalui Permainan Congklak pada Anak Usia 5-6 Tahun,” J. Buah Hati, vol. 7, no. 2, pp. 125–137, Sep. 2020, doi: 10.46244/buahhati.v7i2.1146.

E. D. Rahayu and M. D. Wulandari, “Analisis Perkembangan Kemampuan Kognitif Anak dengan Metode Belajar Home Schooling,” J. Basicedu, vol. 6, no. 4, pp. 5664–5672, May 2022, doi: 10.31004/basicedu.v6i4.3099.

Similar Articles

<< < 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.