Analisis Miskonsepsi Wali Murid tentang Kesiapan Membaca Anak Usia Dini Menggunakan Certainty of Response Index

Main Article Content

Suci Ulfah
Muhammad Andrian
Sofyan Iskandar

Abstract

Miskonsepsi orang tua mengenai kesiapan membaca anak usia dini masih menjadi isu penting dalam praktik pendidikan dasar. Banyak orang tua menganggap bahwa kemampuan membaca pada usia 4–6 tahun merupakan indikator utama kecerdasan dan kesiapan sekolah, sehingga memunculkan tekanan akademik yang tidak sesuai dengan tahap perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk miskonsepsi orang tua tentang kesiapan membaca serta menganalisis tingkat keyakinan terhadap pemahaman tersebut menggunakan metode Certainty of Response Index (CRI). Penelitian kuantitatif deskriptif ini melibatkan 35 wali murid kelas 1 di salah satu SD Negeri di Depok pada semester ganjil tahun ajaran 2025/2026. Instrumen yang digunakan berupa 25 soal pilihan ganda ber-CRI dan wawancara pada responden dengan miskonsepsi ber-CRI tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 31% responden berada pada kategori miskonsepsi dengan keyakinan kuat, terutama pada konsep percepatan membaca, standar kesiapan sekolah, dan proses literasi yang dianggap seragam untuk semua anak. Selain itu, ditemukan bahwa norma sosial dan tekanan akademik turut memperkuat keyakinan keliru tersebut. Penelitian ini menegaskan perlunya edukasi literasi awal yang komprehensif bagi orang tua untuk meluruskan pemahaman dan mendukung perkembangan membaca anak secara lebih sesuai dengan tahapan perkembangannya.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Ulfah, S., Andrian, M., & Iskandar, S. (2026). Analisis Miskonsepsi Wali Murid tentang Kesiapan Membaca Anak Usia Dini Menggunakan Certainty of Response Index . Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 292–303. https://doi.org/10.37985/murhum.v7i1.1758
Section
Articles

References

F. Kurniawati, P. D. Motimona, and I. B. Maryatun, “Fostering Early Childhood Literacy: The Crucial Role of Family Environments,” Indones. J. Educ. Res. Rev., vol. 7, no. 3, pp. 720–733, Oct. 2024, doi: 10.23887/ijerr.v7i3.67982.

D. P. Lestari, “Miskonsepsi Baca Tulis Hitung (Calistung) pada Jenjang PAUD,” JECER (journal Early Child. Educ. Res., vol. 4, no. 1, p. 1, Jun. 2023, doi: 10.19184/jecer.v4i1.39404.

S. A. Putri and S. Utoyo, “Meluruskan Miskonsepsi PAUD: PAUD Bukan Tempat Menghafal dan Belajar Calistung,” Child. Educ. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 6, no. 2, pp. 233–243, 2025, doi: 10.53515/cej.v6i2.6772.

E. Fanhas Fatwa Khomaeny, M. Lubis, M. Ulfah, and N. Hamzah, “Tingkat Kecemasan dan Transendensi Orang Tua di Era Digital Pasca Pandemi COVID-19,” J. Pendidik. Anak Usia Dini Undiksha, vol. 11, no. 2, pp. 173–182, Aug. 2023, doi: 10.23887/paud.v11i2.59426.

D. E. Cahyaningrum, L. Putriyanti, and J. Sulianto, “Transisi TK ke SD Miskonsepsi Orang Tua: Wajibkah Anak Mahir Dalam Ketrampilan Membaca?,” Didakt. J. Ilm. PGSD STKIP Subang, vol. 10, no. 2, pp. 487–500, 2024, doi: 10.36989/didaktik.v10i2.2881.

N. N. S. Apriadi and I. W. Redhana, “Identifikasi Miskonsepsi Siswa Kelas X pada Topik Reaksi Redoks,” J. Pendidik. Kim. Indones., vol. 2, no. 2, p. 70, Jan. 2019, doi: 10.23887/jpk.v2i2.16617.

Q. Wu and A. H. Hindman, “The Relations Between Parents’ Beliefs, Parents’ Home Reading Practices, and Their Children’s Literacy Development in Kindergarten,” Child Youth Care Forum, vol. 54, no. 1, pp. 187–205, Feb. 2025, doi: 10.1007/s10566-024-09813-9.

L. Setyowati, A. D. Kurnia, W. Lestari, and S. Karuncharernpanit, “Association between social media addiction and sleep quality among undergraduate nursing students: a cross-sectional study,” Front. Nurs., vol. 10, no. 2, pp. 233–239, Jun. 2023, doi: 10.2478/fon-2023-0025.

K. Handayani, “Mewujudkan transisi yang lancar: strategi menarik dalam mendukung anak menuju sd dari paud,” J. Inf. Syst. Manag., vol. 3, no. 2, pp. 94–98, 2024, doi: 10.4444/jisma.v3i2.946.

I. M. Zambrana, M. E. Vollrath, B. Jacobsson, V. Sengpiel, and E. Ystrom, “Preterm birth and risk for language delays before school entry: A sibling-control study,” Dev. Psychopathol., vol. 33, no. 1, pp. 47–52, Feb. 2021, doi: 10.1017/S0954579419001536.

R. Kurnia, “Kesiapan Membaca Anak Usia Dini Berdasarkan Jenis Kelamin,” Educhild J. Pendidik. Sos. Dan Budaya, vol. 5, no. 2, pp. 134–140, 2016, [Online]. Available: https://ejournal.unri.ac.id/JPSBE/article/view/3837

R. H. Nasution, H. Hapidin, and L. Fridani, “Pengaruh Pembelajaran ICT dan Minat Belajar terhadap Kesiapan Membaca Anak Usia Dini,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 4, no. 2, p. 733, Jan. 2020, doi: 10.31004/obsesi.v4i2.411.

A. A. Margolis, “Zone of Proximal Development, Scaffolding and Teaching Practice,” Cult. Psychol., vol. 16, no. 3, pp. 15–26, 2020, doi: 10.17759/chp.2020160303.

T. Hilaliyah, “Kemampuan membaca anak usia dini,” J. Membaca Bhs. dan sastra Indones., vol. 1, no. 2, pp. 187–194, 2016, doi: 10.30870/jmbsi.v1i2.2734.

W. Pratiwi, “Kesiapan anak usia dini memasuki sekolah dasar,” Tadbir J. Manaj. Pendidik. Islam, vol. 6, no. 1, pp. 1–13, 2018, doi: 10.30603/tjmpi.v6i1.502.

H. Wulandari and P. D. Fachrani, “Analisis Perspektif Orang Tua Terhadap Anak Mahir Calistung Sebagai Persiapan Transisi PAUD,” J. Pelita PAUD, vol. 7, no. 2, pp. 423–432, Jun. 2023, doi: 10.33222/pelitapaud.v7i2.2996.

D. Farantika, R. A. Prawinda, D. C. Nindiya, R. I. Setyowati, and M. S. Sulistiyani, “Penguatan Peran Keluarga dalam Mendukung Transisi Anak dari PAUD ke SD,” Israfil J. Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 1, no. 2, pp. 34–46, 2025, [Online]. Available: https://ojs.unublitar.ac.id/index.php/israfil/article/view/2271

J. M. Jaramillo, M. I. Rendón, L. Muñoz, M. Weis, and G. Trommsdorff, “Children’s Self-Regulation in Cultural Contexts: The Role of Parental Socialization Theories, Goals, and Practices,” Front. Psychol., vol. 8, no. 6, pp. 945–962, Jun. 2017, doi: 10.3389/fpsyg.2017.00923.

D. P. Mardiani, V. Fitria, and W. Yulianingsih, “Program Transisi PAUD ke SD dalam Perspektif Orang Tua dan Guru,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 8, no. 1, pp. 99–108, May 2024, doi: 10.31004/obsesi.v8i1.4939.

T. N. Rachmawati and Z. A. I. Supardi, “Analisis Model Conceptual Change Dengan Pendekatan Konflik Kognitif Untuk Mengurangi Miskonsepsi Fisika Dengan Metode Library Research,” PENDIPA J. Sci. Educ., vol. 5, no. 2, pp. 133–142, Jan. 2021, doi: 10.33369/pendipa.5.2.133-142.

M. S. Ramadhani, “Pengembangan e-LKPD Berbantuan Liveworksheets dengan Strategi Conceptual Change untuk Mereduksi Miskonsepsi pada Materi Laju Reaksi,” J. Pendidik. Kim. FKIP Univ. Halu Oleo, vol. 10, no. 1, pp. 76–96, 2025, doi: 10.36709/jpkim.v10i1.149.

D. G. L. Safitri, Eka Cahya Maulidiyah, Ruqoyyah Fitri, Kartika Rinakit Adhe, and Wulan Patria Saroinsong, “Pelatihan Program Playing with Books Kepada Guru PAUD Banyuwangi,” Transform. dan Inov. J. Pengabdi. Masy., vol. 5, no. 1, pp. 8–16, Feb. 2025, doi: 10.26740/jpm.v5n1.p8-16.

Similar Articles

<< < 33 34 35 36 37 38 39 40 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.