Permainan Engrang Batok sebagai Media Stimulasi Sosial Emosional Anak
Main Article Content
Abstract
Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh aktivitas luar ruangan terhadap perkembangan sosial emosional anak-anak usia 3 hingga 4 tahun di PPT Kemuning di kecamatan Simokerto di kota Surabaya. Menggunakan pendekatan kuantitatif serta metode survei, penelitian ini berusaha untuk mengukur hubungan antara variabel aktivitas luar ruangan dan perkembangan sosial emosional anak. Aktivitas luar ruangan dipilih karena dianggap dapat membantu peningkatan interaksi sosial, keterampilan motorik, dan kemampuan regulasi emosi. Sampel dari penelitian ini terdiri dari 30 anak berusia 3-4 tahun yang secara rutin berpartisipasi dalam aktivitas luar ruangan di PPT Kemuning. Metode yang digunakan untuk pengumpulan data adalah observasi dan kuesioner, sedangkan data dianalisis menggunakan uji wilcoxon. Hasilnya menunjukkan bahwa aktivitas luar ruangan adalah faktor penentu penting dari perkembangan sosial emosional anak dengan faktor yang memfasilitasi ini seperti interaksi teman sebaya dan lingkungan fisik yang mendukung. Penelitian menyimpulkan bahwa aktivitas luar ruangan dapat digunakan sebagai sarana efektif untuk mendorong perkembangan holistik anak prasekolah. Rekomendasi dari penelitian ini mencakup maksimalisasi fasilitas luar ruangan di PPT dan kemitraan orang tua dengan pendidik untuk meningkatkan keberlangsungan program.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
C. M. Wijayanti and F. Fauzi, “Dampak Positif Kurikulum Emosional Pada Perkembangan Emosional Anak Usia Dini,” PAUDIA J. Penelit. dalam Bid. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 13, no. 1, pp. 74–82, Jan. 2024, doi: 10.26877/paudia.v13i1.15629.
F. Meyer et al., “Pembelajaran Outdoor Learning ‘Pohon Singgah’ Berbasis Lingkungan dan Teknologi pada Anak-Anak di Desa Patti,” J. Masy. Madani Indones., vol. 2, no. 2, pp. 1–8, Aug. 2023, doi: 10.59025/js.v2i2.115.
S. Rahayu Khoerunnisa, I. Muqodas, and R. Justicia, “Pengaruh Bermain Puzzle terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun,” Murhum J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 4, no. 2, pp. 49–58, Aug. 2023, doi: 10.37985/murhum.v4i2.279.
G. Margaret Aurelia, Y. Fitriani, and P. Nuroniah, “Dampak Keterampilan Sosial Emosional Rendah terhadap Komunikasi Anak Usia 5 Tahun : Studi Kasus,” Murhum J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 5, no. 1, pp. 546–557, Jun. 2024, doi: 10.37985/murhum.v5i1.596.
A. Ardiyanto, P. Sukoco, S. Purwanto, R. N. Khanifah, and R. S. Sundari, “Pengembangan Model Permainan Berbasis Outbond Dalam Menanamkan Karakter Tanggung Jawab untuk Anak,” PAUDIA J. Penelit. dalam Bid. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 12, no. 1, pp. 61–69, Jun. 2023, doi: 10.26877/paudia.v12i1.15783.
N. Ashari et al., “Penerapan Metode Eksprimen Sains untuk Meningkatkan Perkembangan Sosial Emosional,” Murhum J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 5, no. 1, pp. 1285–1299, Jul. 2024, doi: 10.37985/murhum.v5i1.656.
L. Rohmiana, S. Aliya Afrianti, D. Dwi Utari, and I. Diyanti Dwi Utari, “Pengaruh Pola Asuh Orang Tua terhadap Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia 4-5 Tahun,” Murhum J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 5, no. 1, pp. 896–906, Jun. 2024, doi: 10.37985/murhum.v5i1.404.
C. A. Rompas and T. D. Wijayanti, “Pengembangan Media Treasure Sensory Cube Untuk Meningkatkan Pengalaman Bermain Sensori Bagi Anak Usia 3-4 Tahun,” PAUDIA J. Penelit. dalam Bid. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 13, no. 1, pp. 1–11, Nov. 2023, doi: 10.26877/paudia.v13i1.17050.
M. Shaleh, “Pola Asuh Orang Tua dalam Mengembangkan Aspek Sosial Emosional Anak Usia 5-6 Tahun,” Murhum J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 4, no. 1, pp. 86–102, Mar. 2023, doi: 10.37985/murhum.v4i1.144.
L. Kamaliah, M. T. Hapsari, W. Herliana, and R. Sianturi, “Manfaat Penerapan Sistem Belajar di Luar Kelas (Outdoor Learning) Untuk Anak Usia Dini,” J. Raudhah, vol. 12, no. 2, p. 113, Oct. 2024, doi: 10.30829/raudhah.v12i2.3521.
M. Della Lupita, T. Iriyanto, and N. Anisa, “Pengembangan Media Augmented Reality Expression Book (MAREBOO) untuk Menstimulasi Kemampuan Sosial Emosional Anak Usia 5-6 Tahun,” Murhum J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 5, no. 2, pp. 1113–1123, Dec. 2024, doi: 10.37985/murhum.v5i2.746.
S. Utamimah, A. Samawi, I. Arifin, P. Pramono, E. Nur Aisyah, and A. Putri Pratiwi, “Pemanfaatan Media Loose Part dalam Pembelajaran Literasi dan Sosial Emosional Anak Usia Dini,” Murhum J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 5, no. 1, pp. 702–711, Jun. 2024, doi: 10.37985/murhum.v5i1.641.
H. Aliriad, M. Da’i, A. S, and R. Apriyanto, “Strategi Peningkatan Motorik untuk Menstimulus Motorik Anak Usia Dini melalui Pendekatan Aktivitas Luar Ruangan,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 7, no. 4, pp. 4609–4623, Aug. 2023, doi: 10.31004/obsesi.v7i4.4149.
P. R. Amanda and M. Sit, “Upaya Meningkatkan Kecerdasan Naturalistik Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Bercocok Tanam,” AWLADY J. Pendidik. Anak, vol. 11, no. 1, p. 116, Mar. 2025, doi: 10.24235/awlady.v11i1.19801.
E. M. Ratnasari, “Outdoor Learning Terhadap Literasi Numerasi Anak Usia Dini,” ThufuLA J. Inov. Pendidik. Guru Raudhatul Athfal, vol. 8, no. 2, p. 182, Nov. 2020, doi: 10.21043/thufula.v8i2.8003.
Y. N. Harahap, S. I. Lubis, A. Arianto, L. S. P. Lubis, and U. Atiqoh, “Manfaat Penerapan Outdoor Learning dalam Meningkatkan Kecerdasan Spasial,” JALIYE J. Abdimas, Loyal. dan Edukasi, vol. 2, no. 1, pp. 21–26, Jun. 2023, doi: 10.47662/jaliye.v2i1.551.
A. Priadi and E. Fatria, “The Development of Early Childhood Naturalist Intelligence through Environmental Education,” JPUD - J. Pendidik. Usia Dini, vol. 18, no. 1, pp. 30–52, Apr. 2024, doi: 10.21009/JPUD.181.03.
N. Ayatina and M. N. Zulfahmi, “Analisis Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia 4-5 Tahun Ditinjau dari Penerapan Ape Busy Book di TK TA Pendem 01,” J. Ilm. Potensia, vol. 9, no. 1, pp. 38–47, Jan. 2024, doi: 10.33369/jip.9.1.38-47.
H. Henny, “Nilai-Nilai Tarian Mangaru pada Aspek Perkembangan Anak Usia Dini,” Murhum J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 3, no. 1, pp. 67–77, Jun. 2022, doi: 10.37985/murhum.v3i1.78.
J. Xi and J. P. Lantolf, “Scaffolding and the zone of proximal development: A problematic relationship,” J. Theory Soc. Behav., vol. 51, no. 1, pp. 25–48, Mar. 2021, doi: 10.1111/jtsb.12260.
V. R. Mokalu and C. V. J. Boangmanalu, “Teori Psikososial Erik Erikson: Implikasinya bagi Pendidikan Agama Kristen Di Sekolah,” VOX EDUKASI J. Ilm. Ilmu Pendidik., vol. 12, no. 2, pp. 180–192, Oct. 2021, doi: 10.31932/ve.v12i2.1314.
Y. Yusria et al., “Tari Dan Gerak Sebagai Upaya Meningkatkan Budaya Lokal Untuk Menanamkan Sikap Sadar Budaya Di Kecamatan Danau Teluk, Kota Jambi,” J. Pengabdi. Kpd. Masy. Nusant., vol. 4, no. 1, pp. 2205–2209, 2023, doi: 10.55338/jpkmn.v4i1.763.
W. Wariyanti, “Perkembangan Aspek Sosial Emosional dan Sains Anak Usia Dini Melalui Permainan Tradisional Engklek,” J. Basicedu, vol. 6, no. 3, pp. 5351–5361, May 2022, doi: 10.31004/basicedu.v6i3.2848.