Peningkatan Kemampuan Penggunaan Google Lens dan Eksplorasi Alam Anak Usia Dini melalui Kolase Ampas Kelapa

Main Article Content

Umi Adinda Yuniasani Effendi
Betty Yulia Wulansari
Nurtina Irsad Rusdiani

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pemanfaatan Google Lens yang dipadukan dengan kegiatan kolase ampas kelapa terhadap kemampuan penggunaan teknologi dan eksplorasi alam anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan Quasi-Experimental One-Group Pretest-Posttest Design, melibatkan 14 anak BA Aisyiyah Pijeran 1, Ponorogo, yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi berbasis checklist dan dianalisis melalui statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro–Wilk, uji homogenitas Levene, uji Paired Sample t-Test, serta Cohen's d. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan penggunaan Google Lens meningkat dari 11,79 menjadi 12,36, sedangkan kemampuan eksplorasi alam meningkat dari 11,50 menjadi 12,21. Namun, hasil uji Paired Sample t-Test menunjukkan bahwa peningkatan tersebut tidak signifikan secara statistik (p = 0,328 untuk kemampuan penggunaan Google Lens dan p = 0,547 untuk kemampuan eksplorasi alam).  Integrasi Google Lens dengan kolase ampas kelapa menghadirkan model pembelajaran eksplorasi alam yang kontekstual, murah, dan mudah diterapkan pada PAUD pedesaan. Temuan menunjukkan Google Lens lebih efektif memfasilitasi eksplorasi dan konstruksi pengetahuan anak dibanding meningkatkan keterampilan teknologi dalam intervensi jangka pendek, serta berpotensi mendukung implementasi Kurikulum Merdeka dan pencapaian SDG 4.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Adinda Yuniasani Effendi, U., Yulia Wulansari, B., & Irsad Rusdiani, N. (2026). Peningkatan Kemampuan Penggunaan Google Lens dan Eksplorasi Alam Anak Usia Dini melalui Kolase Ampas Kelapa. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 666–678. https://doi.org/10.37985/murhum.v7i2.2459
Section
Articles

References

C. Emi, S. Sardin, J. R. Pramudia, C. Sukmana, dan F. Ferianti, “Educational Technology in Early Childhood Education: A Systematic Literature Review,” Eurasia Proc. Educ. Soc. Sci., vol. 35, hal. 38–45, Agu 2024, doi: 10.55549/epess.799.

S. Suryaningsih dan E. N. Aisyah, “The Role of Technology in Improving Early Childhood Social Skills,” Educ. Soc. J., vol. 1, no. 2, hal. 53–61, Mei 2024, doi: 10.61987/edsojou.v1i2.598.

A. Haleem, M. Javaid, M. A. Qadri, dan R. Suman, “Understanding the role of digital technologies in education: A review,” Sustain. Oper. Comput., vol. 3, no. May, hal. 275–285, 2022, doi: 10.1016/j.susoc.2022.05.004.

Endah Windiastuti, Fatimah Noor Isnaini, dan Ajeng Fitri Untariana, “The Efektivitas Penggunaan Media Teknologi dalam Pembelajaran di Jenjang PAUD,” J. Pembelajaran Inov., vol. 7, no. 2, hal. 08–13, Nov 2024, doi: 10.21009/JPI.072.02.

H. Ardiansyah, “Peningkatan Kualitas Pendidikan Menuju SDG 4 : Kajian Literatur terhadap Tiga Pilar Utama Profesionalisme Guru , Kurikulum Relevan , dan Kebijakan Inklusif ”,” J. Pendidik. Tambusai, vol. 9, no. 2, hal. 16586–16592, 2025, doi: 10.31004/jptam.v9i2.28363.

K. O. Tunas dan R. D. H. Pangkey, “Kurikulum Merdeka: Meningkatkan Kualitas Pembelajaran dengan Kebebasan dan Fleksibilitas,” J. Educ., vol. 6, no. 4, hal. 22031–22040, Jun 2024, doi: 10.31004/joe.v6i4.6324.

M. Nasiruddin, M. D. Putri, dan M. G. Eriyanto, “Implementasi Kurikulum Merdeka di PAUD: Belajar dari Alam dan Kehidupan Sehari-hari,” SYURO J. Pendidik. Islam dan Pembelajaran Anak Usia Dini, vol. 1, no. 1, hal. 39–46, 2025, [Daring]. Tersedia pada: https://ejournal.stiesbabussalam.ac.id/index.php/syuro/article/view/123

S. R. A. Sofian, W. Subchan, dan S. Sudarti, “Penerapan Model Discovery Learning Berbantuan Google Lens untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa pada Materi Klasifikasi Makhluk Hidup,” J. Teknol. Pendidik., vol. 11, no. 2, hal. 176–189, Jun 2022, doi: 10.32832/tek.pend.v11i2.5972.

B. Y. Wulansari et al., “Implementation of the concepts of sustainable nature environment education in Indonesia nature- based Early Childhood Education ( ECE ) learning as a supporter of achieving SDGs : Life on land,” BIS Humanit. Soc. Sci., vol. 4, hal. 1–19, 2026, doi: 10.31603/bishss.613.

B. Y. Wulansari, “Model Pembelajaran Berbasis Alam sebagai Alternatif Pengembangan Karakter Peduli Lingkungan,” J. Dimens. Pendidik. dan Pembelajaran, vol. 5, no. 2, hal. 95–105, 2017, [Daring]. Tersedia pada: http://journal.umpo.ac.id/index.php/dimensi/article/view/575

R. D. Rosalia, F. Adinugraha, dan M. Silalahi, “Hasil Belajar Kognitif dan Keterampilan Proses Sains Siswa dengan Penerapan Pendekatan Jelajah Alam Sekitar (JAS) pada Materi Pencemaran Lingkungan di SMA Budi Mulia Kota Bogor,” Bioed J. Pendidik. Biol., vol. 9, no. 2, hal. 10, Sep 2021, doi: 10.25157/jpb.v9i2.6282.

B. Mondal, “Artificial Intelligence: State of the Art,” in Springer Nature Link, 2020, hal. 389–425. doi: 10.1007/978-3-030-32644-9_32.

J. Su dan Y. Zhong, “Artificial Intelligence (AI) in early childhood education: Curriculum design and future directions,” Comput. Educ. Artif. Intell., vol. 3, no. April, hal. 100072, 2022, doi: 10.1016/j.caeai.2022.100072.

M. Mutmainnah, N. Caroline, dan M. Margawati, “Penggunaan AI sebagai Media Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini,” J. KRIDATAMA SAINS DAN Teknol., vol. 7, no. 01, hal. 62–70, Feb 2025, doi: 10.53863/kst.v7i01.1491.

Andri Agustav Wirabudi, Alva Nurvina Sularso, Yus Natali, Ade Nuhayati, Eka Tiara Rosalya, dan Audy Sintia Anugraheni, “Integrasi Teknologi Kecerdasan Buatan dalam Proses Pembelajaran Anak Usia Dini di Sekolah,” PROFICIO, vol. 7, no. 1, hal. 1185–1192, Jan 2026, doi: 10.36728/jpf.v7i1.6137.

A. M. F. Wati, S. Mustikasari, R. P. Rahayu, dan M. Nurul, “Pengembangan Media Pembelajaran Nuntoon Berbasis Artificial Intellengence untuk Meningkatkan Literasi Keuangan Anak,” J. Ris. dan Penal. Mhs., vol. 1, no. 1, 2023, [Daring]. Tersedia pada: https://journal.student.uny.ac.id/rpm/article/view/20465

Z. I. Bilyk et al., “Comparison of Google Lens recognition performance with other plant recognition systems,” Educ. Technol. Q., vol. 2022, no. 4, hal. 328–346, Des 2022, doi: 10.55056/etq.433.

N. Nasehudin, Adelia Aisyah Ramadhani, dan Muhammad Nafis Addinur, “Implementasi dan Dampak Kurikulum Merdeka dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Islam Manu Putra Buntet Pesantren,” Akt. J. Ilmu Pendidikan, Polit. dan Sos. Indones., vol. 2, no. 4, hal. 212–224, Okt 2025, doi: 10.62383/aktivisme.v2i4.1469.

D. Y. Wulandari, “Efektivitas Kegiatan Kolase dalam Menstimulus Perkembangan Kognitif Anak Kelompok B TK Nurul Iman Samarinda,” Borneo J. Prim. Educ., vol. 2, no. 2, hal. 111–123, Jun 2022, doi: 10.21093/bjpe.v2i2.5506.

S. N. Laelliah, F. A. Febriani, S. S. Filzannah, S. Wati, dan E. Fitria, “Mengembangkan Kreativitas Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Kolase Menggunakan Media Ampas Kelapa,” J. Binagogik, vol. 12, no. 1, hal. 1–11, 2025, [Daring]. Tersedia pada: https://ejournal.uncm.ac.id/index.php/pgsd/article/view/1424

M. Kadoy, D. Purwanto, A. Amrullah, dan A. Agusniatih, “Pengaruh Permainan Kolase terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak di Kelompok B TK Pertiwi Kecamatan Palu Timur,” Pendas Jurnah Ilm. Pendidik. Dasar, vol. 10, no. 3, 2025, doi: 10.23969/jp.v10i03.29679.

Similar Articles

<< < 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.