Peningkatan Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini melalui Kegiatan Bermain Musik Angklung

Main Article Content

Konipah Konipah
Andi Ali Kisai
M Arif Syarif H

Abstract

Permasalahan utama dalam penelitian ini Adalah rendahnya perkembangan bahasa anak kelompok A di  TKIT Al-Azkia Cirebon, Dimana hanya 35% anak yang mencapai kategori berkembang sesuai harapan. Hal ini disebabkan oleh proses pembelajaran yang masih konvensional dan kurang interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan perkembangan bahasa anak melalui kegiatan bermain musik menggunakan instrument angklung. Metode yang digunakan Adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kurt Lewin yang dilaksanakan dalam dua siklus terhadap 17 subjek penelitian. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan peningkatan signifikan pada perkembangan bahasa anak. Pada tahap pra siklus, anak yang mencapai kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dan Berkembang Sangat Baik (BSB) hanya sebesar 24%. Setelah tindakan pada siklus I, persentase tersebut tetap di angka 24% namun dengan perbaikan perilaku, dan meningkat tajam pada siklus II menjadi 82%. Peningkatan ini mencakup aspek menyimak, penguasaan kosa kata, pelafalan, keberanian berbicara, serta kemampuan mengungkapkan ide. Disimpulkan bahwa kegiatan bermain musik angklung efektif dalam menstimulasi perkembangan bahasa anak usia dini secara menyenangkan dan interaktif.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Konipah, K., Ali Kisai, A., & Arif Syarif H, M. (2026). Peningkatan Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini melalui Kegiatan Bermain Musik Angklung. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 2664–2677. https://doi.org/10.37985/murhum.v7i1.2270
Section
Articles

References

N. Hawwa Hamidah dan I. P. Fauziah, “Permasalahan Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini dan Faktor Yang Mempengaruhinya,” MURANGKALIH J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 5, no. 01, hal. 30–38, Jun 2024, doi: 10.35706/murangkalih.v5i01.10854.

N. H. Herawati dan S. Katoningsih, “Kemampuan Bahasa Anak Usia Prasekolah,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 7, no. 2, hal. 1685–1695, Mar 2023, doi: 10.31004/obsesi.v7i2.4122.

S. Maghfiroh dan D. Suryana, “Media pembelajaran untuk anak usia dini di pendidikan anak usia dini,” J. Pendidik. Tambusai, vol. 5, no. 1, hal. 1560–1566, 2021, [Daring]. Tersedia pada: https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/1086

D. Tang, F. Peng Chew, M. Abdul Rahman, dan M. Dhamotharan, “Parents’ perceptions on policies of early childhood care and education programmes in selected states of Malaysia,” F1000Research, vol. 11, no. 938, hal. 938, Agu 2022, doi: 10.12688/f1000research.122443.1.

Y. Novitasari dan M. Fauziddin, “Perkembangan Kognitif Bidang Auditori pada Anak Usia Dini,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 5, no. 1, hal. 805, Agu 2020, doi: 10.31004/obsesi.v5i1.640.

P. S. Ekklesia, M. A. Daud, A. Linarsih, M. Marmawi, dan D. Yuniarni, “Peran Guru dalam Meningkatkan Kemampuan Berbicara Anak Usia 5-6 Tahun di TK Kristen Immanuel Kota Pontianak,” J. Pendidik. Bhs., vol. 11, no. 1, hal. 52–64, Jun 2022, doi: 10.31571/bahasa.v11i1.3942.

W. O. S. Amalia dan N. Nurlina, “Strategi Guru untuk Meningkatkan Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini melalui Aktivitas Bermain,” ULIL ALBAB J. Ilm. Multidisiplin, vol. 3, no. 10, hal. 244–251, Sep 2024, doi: 10.56799/jim.v3i10.5278.

Siti Aminah dan Ratnawati, “Mengenal Speech Delay sebagai Gangguan Keterlambatan Berbicara pada Anak (Kajian Psikolinguistik),” JALADRI J. Ilm. Progr. Stud. Bhs. Sunda, vol. 8, no. 2, hal. 79–84, Okt 2022, doi: 10.33222/jaladri.v8i2.2260.

A. Imah, N. Muazzomi, dan S. I. Harianja, “Analisis Strategi Guru Dalam Menanamkan Karakter Kepercayaan Diri Anak Usia 5-6 Di TK IT Fania Salsabila Barokah Jambi,” J. Ilm. Wahana Pendidik., vol. 12, no. 2, hal. 1–11, 2026, [Daring]. Tersedia pada: https://jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/13759

S. Nurhayati, S. Akbar, dan D. Kuswandi, “Ekstrakurikuler Tari Kreasi Baru untuk Menumbuhkan Kecerdasan Kinestetik dan Kecerdasan Interpersonal,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 7, no. 6, hal. 7308–7320, Des 2023, doi: 10.31004/obsesi.v7i6.3741.

N. Nurainun dan Mayana Futri, “Pengaruh Lingkungan Terhadap Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini,” Dewantara J. Pendidik. Sos. Hum., vol. 3, no. 3, hal. 68–78, Jun 2024, doi: 10.30640/dewantara.v3i3.2847.

J. C. Chow, M. D. Broda, K. L. Granger, B. T. Deering, dan K. T. Dunn, “Language skills and friendships in kindergarten classrooms: A social network analysis.,” Sch. Psychol., vol. 37, no. 6, hal. 488–500, Nov 2022, doi: 10.1037/spq0000451.

J. Thompson, “An Exploratory Case Study: Using Web-based Micro Videos as a Parent Involvement Tool to Support Families with Preschool Age Children in Early Numeracy Development,” Theses Diss. Instr., vol. 28, 2020, doi: 10.13023/etd.2020.138.

H. L. Agustiani, “Strategi Guru dalam Mengembangkan Kecerdasan Interpersonal Anak Usia Dini di TK Pertiwi Sekampung,” IAIN Metro, 2022. [Daring]. Tersedia pada: https://repository.metrouniv.ac.id/id/eprint/6359/

S. Nurhidayah dan F. Utami, “Stimulasi Karakter Komunikatif dan Rasa Ingin Tahu Anak Usia (1-3) Tahun,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 7, no. 1, hal. 527–535, Jan 2023, doi: 10.31004/obsesi.v7i1.3499.

Y. M. Fono, E. Ita, dan V. O. Mere, “Stimulasi Kemampuan Bahasa Anak Usia 4-6 Tahun melalui Pola Asuh Orang Tua,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 7, no. 4, hal. 4305–4315, Agu 2023, doi: 10.31004/obsesi.v7i4.4838.

A. Anidi, F. Arung, C. Z. L. Parisu, dan A. Juwairiyah, “Peran Orang Tua dalam Stimulasi Perkembangan Bahasa Anak Usia 3–5 Tahun,” J. E-MAS (Edukasi dan Pembelajaran Anak Usia Dini), vol. 1, no. 1, hal. 62–72, 2025, doi: 10.64690/e-mas.v1i1.255.

J. Juwariyah, E. S. Wahyuni, L. Vebrianti, T. Utami, S. Suharlina, dan D. Febriyanto, “Stimulasi Kemampuan Anak Usia Dini dalam Mengenal Huruf melalui Media Kartu (Suatu Kajian Literatur),” YASIN, vol. 2, no. 6, hal. 787–797, Des 2022, doi: 10.58578/yasin.v2i6.721.

I. Machali, “Bagaimana Melakukan Penelitian Tindakan Kelas Bagi Guru?,” Indones. J. Action Res., vol. 1, no. 2, hal. 315–327, Nov 2022, doi: 10.14421/ijar.2022.12-21.

T. Rahmawati, R. Wahyuni, S. Ramadhini, M. I. Safitri, A. Latifa, dan T. G. Rahayu, “Pemanfaatan Alat Musik Sebagai Media Pembelajaran Interaktif dan Kreatif di Sekolah Dasar,” J. Citra Pendidik., vol. 6, no. 2, hal. 60–78, 2026, doi: 10.38048/jcp.v6i2.6900.

W. Fathia, R. Yuningsih, V. Indriyani, dan H. M. A. Fitri, “Pengaruh Kegiatan Bermain Peran dalam Mengembangkan Kecerdasan Linguistik Anak Usia Dini,” Ling. Susastra, vol. 4, no. 2, hal. 194–202, Jan 2024, doi: 10.24036/ls.v4i2.202.

Lasya Cheryl Ramadhany, Anisa Nur Khalifa, Ahmad Zaezori, dan Fidrayani, “Implementasi Metode Bernyanyi dalam Mengembangkan Kemampuan Berbicara Anak Usia Dini,” Indones. J. Early Child. J. Dunia Anak Usia Dini, vol. 6, no. 2, hal. 327–337, Jul 2024, doi: 10.35473/ijec.v6i2.3216.

M. L. Rowe, A. L. Kirby, M. Dahbi, dan G. Luk, “Promoting Language and Literacy Skills through Music in Early Childhood Classrooms,” Read. Teach., vol. 76, no. 4, hal. 487–496, Jan 2023, doi: 10.1002/trtr.2155.

T. J. Irawana dan D. Desyandri, “Seni Musik Serta Hubungan Penggunaan Pendidikan Seni Musik untuk Membentuk Karakter Peserta Didik di Sekolah Dasar,” EDUKATIF J. ILMU Pendidik., vol. 1, no. 3, hal. 222–232, Des 2019, doi: 10.31004/edukatif.v1i3.47.

T. Sim dan J. A. C. Lee, “Music-based language programme teacher training on preschool teachers’ music teaching self-efficacy and delivery performance: A case study,” Southeast Asia Early Child. J., vol. 13, no. 1, hal. 133–151, Apr 2024, doi: 10.37134/saecj.vol13.1.9.2024.

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)