Dilema dan Strategi Adaptasi Guru Laki-Laki sebagai Minoritas dalam Pendidikan Anak Usia Dini Berbasis Gender
Main Article Content
Abstract
Keberadaan guru laki-laki dalam pendidikan PAUD masih menjadi kelompok minoritas yang menghadapi stereotip gender dan resistensi sosial, terutama dalam lingkungan kerja yang didominasi perempuan dan dipengaruhi nilai budaya patriarkal. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi dilema serta pengalaman subjektif guru laki-laki dalam menghadapi tantangan sosial, budaya, dan profesional di PAUD. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif jenis fenomenologi dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah serta guru laki-laki dan perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru laki-laki mengalami tekanan psikologis dan sosial berupa perasaan terasing, ketidakcocokan budaya, serta kesulitan memperoleh legitimasi profesional, sehingga mereka mengembangkan strategi adaptasi seperti komunikasi profesional, peningkatan kinerja, dan penggunaan humor sebagai mekanisme sosial. Temuan ini menegaskan perlunya kebijakan pendidikan yang lebih inklusif dan sensitif gender guna mendukung keberadaan guru laki-laki di PAUD, sekaligus menjadi dasar pengembangan program pelatihan dan kebijakan yang mendorong penerimaan serta kesetaraan peran guru tanpa bias gender. Kehadiran mereka tidak hanya memperkaya pengalaman belajar anak dan menyeimbangkan peran gender, tetapi juga menjadi bentuk resistensi terhadap konstruksi sosial yang bias gender.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
R. A. Saputra dan S. Subki, “Integration of Quranic Values in Learning Strategies: Review of Interpretation and Implementation,” Fitrah J. Islam. Educ., vol. 15, no. 2, hal. 128–142, Des 2024, doi: 10.53802/fitrah.v15i2.921.
M. Hayati, Yubaedi Siron, dan E. Hermawati, “Strategi Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini dalam Melibatkan Guru Laki-Laki,” Golden Age J. Ilm. Tumbuh Kembang Anak Usia Dini, vol. 6, no. 1, hal. 11–24, Mar 2021, doi: 10.14421/jga.2021.61-02.
L. Marlisa, A. N. Firdausyi, dan N. Tisnawati, “Emansipasi Guru Laki-Laki terhadap Pendidikan Anak Usia Dini di Kota Metro (Perspektif Stakeholder),” J. Lentera Pendidik., vol. 5, no. 2, hal. 162–175, 2020, doi: 10.24127/jlpp.v5i2.1549.
W. Purnama Putri, N. Kusumastuti, dan A. Wijayanti, “Peran Guru Laki-Laki Pada Lembaga PAUD Ditinjau dari Perspektif Fungsi Afeksi di Tk Aisyiah Bustanul Athfal 1 Ngawi,” JECED J. Early Child. Educ. Dev., vol. 4, no. 1, hal. 88–99, Jun 2022, doi: 10.15642/jeced.v4i1.1792.
Churiyah Churiyah dan Rachma Hasibuan, “Pengaruh Stereotip Gender Guru PAUD Terhadap Perkembangan Fisik Motorik Dan Sosial Emosional Anak Usia Dini,” Khirani J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 2, no. 3, hal. 14–22, Jun 2024, doi: 10.47861/khirani.v2i3.1091.
P. Rahmadania, E. R. Kartika, M. Nurrzalia, A. M. P. Abja, S. W. Arum, dan R. Nurhayati, “Stereotip Gender Dalam Profesi Guru Pendidikan Anak Usia Dini,” J. Pendidik. dan Pengajaran, vol. 2, no. 5, hal. 224–230, 2024, [Daring]. Tersedia pada: http://jurnal.kolibi.org/index.php/cendikia/article/view/1430
P. Harianti, S. Suyadi, H. Heldanita, dan I. Kurniat, “Peran dan Tantangan Guru Laki-Laki dalam Pendidikan Anak Usia Dini: Sebuah Kajian Kualitatif,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 9, no. 6, hal. 3327–3335, Des 2025, doi: 10.31004/obsesi.v9i6.7651.
N. M. Fatmawati, M. Hayati, dan S. Muthohar, “Analisis Pergeseran Stigma Gender Guru Pendidikan Anak Usia Dini,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 7, no. 2, hal. 2505–2517, Mei 2023, doi: 10.31004/obsesi.v7i2.4265.
Q. Raniyah dan E. Yuris, “Pengaruh Usia dan Pendidikan terhadap Tingkat Pengetahuan Pendidikan Seks Anak Usia Dini pada Guru TK Aba se Kota Medan,” J. Teach. Educ., vol. 4, no. 1, hal. 597–615, 2022, doi: 10.31004/jote.v4i1.7096.
B. Rachman, Y. K. S. Pranoto, dan A. Formen, “Faktor Minat Laki-Laki Memilih Profesi Guru PAUD,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 6, no. 5, hal. 4735–4744, Jun 2022, doi: 10.31004/obsesi.v6i5.2701.
Q. Qomaruddin dan H. Sa’diyah, “Kajian Teoritis tentang Teknik Analisis Data dalam Penelitian Kualitatif: Perspektif Spradley, Miles dan Huberman,” J. Manag. Accounting, Adm., vol. 1, no. 2, hal. 77–84, Des 2024, doi: 10.52620/jomaa.v1i2.93.
M. Saadah, Y. C. Prasetiyo, dan G. T. Rahmayati, “Strategi dalam Menjaga Keabsahan Data pada Penelitian Kualitatif,” Al-’Adad J. Tadris Mat., vol. 1, no. 2, hal. 54–64, Des 2022, doi: 10.24260/add.v1i2.1113.
R. A. Maulana, E. Kurniati, dan H. Yulindrasari, “Apa yang Menyebabkan Rendahnya Keberadaan Guru Laki-Laki di PAUD?,” JIV-Jurnal Ilm. Visi, vol. 15, no. 1, hal. 23–32, Jun 2020, doi: 10.21009/JIV.1501.3.
S. Al Baqi, “Penguatan Identitas Gender pada Siswa Laki-laki Melalui Kehadiran Guru Laki-laki di Tingkat PAUD,” Martabat J. Peremp. dan Anak, vol. 5, no. 2, hal. 289–309, Des 2021, doi: 10.21274/martabat.2021.5.2.289-309.
W. D. Handoko, A. Tania, dan W. Weti, “Peran Pendidik Laki-Laki pada Enam Aspek Perkembangan Anak Usia Dini,” Sos. Horiz. J. Pendidik. Sos., vol. 12, no. 3, hal. 198–207, 2025, doi: 10.31571/sosial.v12i3.10196.
Vera Novita Sari, “Studi Literatur Keterlibatan Guru Laki-Laki Dalam Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD),” J. Pengabdi. Masy. dan Ris. Pendidik., vol. 3, no. 4, hal. 2569–2575, Mei 2025, doi: 10.31004/jerkin.v3i4.663.
A. Z. Fikria, A. Formen, dan D. Setiawan, “Persepsi Tentang Kebermanfaatan dan Peran Profesional Guru Laki-Laki di Satuan PAUD,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 7, no. 2, hal. 2383–2399, Mei 2023, doi: 10.31004/obsesi.v7i2.4184.
R. Witarsa dan M. L. Alim, “Kompetensi Profesional Guru pada Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 6, no. 6, hal. 5799–5807, Sep 2022, doi: 10.31004/obsesi.v6i6.3258.
C. N. Fadillah dan N. C. Ngaisah, “Persepsi Masyarakat Mengenai Guru Laki-Laki pada Pendidikan Anak Usia Dini,” Bunayya J. Pendidik. Anak, vol. 9, no. 1, hal. 63, Jan 2023, doi: 10.22373/bunayya.v9i1.16885.
H. Aulia et al., “Konseptualisasi Metodologi Conscientization dalam Filsafat Pendidikan Paulo Freire,” Indones. J. Educ. Philos. Stud., vol. 1, no. 1, hal. 93–113, 2025, [Daring]. Tersedia pada: https://e-journal.epistemeacademia.org/index.php/IJMS/article/view/34
D. M. Andika dan A. A. Widiastuti, “Keterlibatan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Laki-laki dalam Sistem dan Layanan Pendidikan Bagi Anak Usia Dini di Kota Salatiga dan Sekitarnya,” Pedagog. J. Anak Usia Dini dan Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 8, no. 2, hal. 177, Agu 2022, doi: 10.30651/pedagogi.v8i2.13847.