Peningkatan Respons Sosial Anak Usia Dini terhadap Panggilan melalui Stimulasi Auditori Menggunakan Media Musik Marakas
Main Article Content
Abstract
Rendahnya respons sosial anak usia 2–3 tahun terhadap panggilan guru menunjukkan keterbatasan perhatian dan bahasa reseptif awal. Observasi awal di Kelompok Bermain A KB-TK Santa Maria Surabaya menunjukkan bahwa hanya 25% anak mencapai kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH), sedangkan 75% lainnya masih berada pada kategori Belum Berkembang (BB) dan Mulai Berkembang (MB). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan respons sosial anak melalui stimulasi auditori menggunakan media musik marakas. Penelitian menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus (perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi) pada Semester Ganjil Tahun Ajaran 2025/2026. Subjek penelitian berjumlah 8 anak usia 2–3 tahun (4 laki-laki dan 4 perempuan). Data dikumpulkan melalui observasi terstruktur dan dianalisis menggunakan persentase deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan respons sosial anak dari 25% pada pra-siklus menjadi 75% pada Siklus I dan mencapai 100% pada Siklus II. Pada akhir penelitian, 75% anak berada pada kategori Berkembang Sangat Baik (BSB). Temuan ini menunjukkan bahwa stimulasi auditori menggunakan marakas efektif meningkatkan perhatian dan respons sosial anak. Secara praktis, guru PAUD dapat memanfaatkan media musik sederhana sebagai strategi pembelajaran multisensori untuk mendukung perkembangan sosial dan bahasa reseptif anak usia dini.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
J. W. Santrock, Life-Span Development 13th Edition Indonesia. 2019. [Daring]. Tersedia pada: https://perpustakaan.unprimdn.ac.id/books/46403
E. Seager, E. Mason-Apps, V. Stojanovik, C. Norbury, L. Bozicevic, dan L. Murray, “How do maternal interaction style and joint attention relate to language development in infants with Down syndrome and typically developing infants?,” Res. Dev. Disabil., vol. 83, hal. 194–205, Des 2018, doi: 10.1016/j.ridd.2018.08.011.
K. M. Cherry, E. Vander Hoeven, T. S. Patterson, dan M. N. Lumley, “Defining and measuring ‘psychological flexibility’: A narrative scoping review of diverse flexibility and rigidity constructs and perspectives,” Clin. Psychol. Rev., vol. 84, no. 1377, hal. 101973, Mar 2021, doi: 10.1016/j.cpr.2021.101973.
R. R. Romeo et al., “Language Exposure Relates to Structural Neural Connectivity in Childhood,” J. Neurosci., vol. 38, no. 36, hal. 7870–7877, Sep 2018, doi: 10.1523/JNEUROSCI.0484-18.2018.
J. Váradi, “A Review of the Literature on the Relationship of Music Education to the Development of Socio-Emotional Learning,” Sage Open, vol. 12, no. 1, Jan 2022, doi: 10.1177/21582440211068501.
L. J. Arnaud López, “Neuroscience of Music: Impact of Musical Stimulation on Brain Plasticity and Education. A Literature Review,” Semin. Med. Writ. Educ., vol. 3, hal. 578, Des 2024, doi: 10.56294/mw2024578.
S. Wulan dan M. Jamaris, “Increasing Children’s Character Overt Behaviours by Neuro Pedagogy-Based Play,” JPUD - J. Pendidik. Usia Dini, vol. 17, no. 2, hal. 363–377, Nov 2023, doi: 10.21009/JPUD.172.12.
K. E. Williams, “Moving to the Beat: Using Music, Rhythm, and Movement to Enhance Self-Regulation in Early Childhood Classrooms,” Int. J. Early Child., vol. 50, no. 1, hal. 85–100, Apr 2018, doi: 10.1007/s13158-018-0215-y.
I. Ismaniar, S. Utoyo, N. Hazizah, S. Murni, dan C. Handrianto, “A Music-Based Relay Intervention (Estafet Bait Lagu) Improves Attention in Early Childhood Classrooms: Evidence from Indonesian Kindergartens,” Int. J. Learn. Teach. Educ. Res., vol. 24, no. 7, hal. 525–555, Jul 2025, doi: 10.26803/ijlter.24.7.26.
S. Hadi, “Recognisi Multi-Strategi dalam Stimulasi Kemampuan Menyimak Anak Usia Dini pada Pengajaran Bahasa Reseptif,” Briliant J. Ris. dan Konseptual, vol. 9, no. 3, hal. 664–671, Agu 2024, doi: 10.28926/briliant.v9i3.1843.
R. Ratnawati dan L. Angraeni, “Pembelajaran Bahasa Inggris Berbasis Lagu dan Media Audio Visual,” Madaniya, vol. 2, no. 1, hal. 79–86, Jan 2021, doi: 10.53696/27214834.40.
Idarianty, Sri Hartati, dan Siti Safitri, “Pengaruh Musik Terhadap Perkembangan Kognitif dan Melatih Fokus Pada Anak Usia Dini,” PrimEarly J. Kaji. Pendidik. Dasar dan Anak Usia Dini, vol. 8, no. 1, hal. 59–69, Jun 2025, doi: 10.37567/primearly.v8i1.3927.
Salsabila Siregar, Elfina Yanti Siregar, Hilda Zahra Lubis, dan Salsabilah, “Strategi Mengajarkan Seni Musik pada Anak Usia Dini di PAUD Syawal,” Al-Abyadh, vol. 8, no. 1, hal. 15–24, Jun 2025, doi: 10.46781/al-abyadh.v8i1.1427.
M. Pagano dan S. Del Prete, “Symphonies of Growth: Unveiling the Impact of Sound Waves on Plant Physiology and Productivity,” Biology (Basel)., vol. 13, no. 5, hal. 326, Mei 2024, doi: 10.3390/biology13050326.
N. Luthfillah, N. Masum Aprily, E. Hendri Mulyana, dan Q. Qonita, “Symphony of Growth: Efektivitas Pembelajaran Musik untuk Merangsang Keterampilan Sosial-Emosional pada Anak Usia Dini,” Atthufulah J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 4, no. 2, hal. 77–83, Apr 2024, doi: 10.35316/atthufulah.v4i2.4292.
A. Cox dan S. Li, “The medical consultation through the lenses of language and social interaction theory,” Adv. Heal. Sci. Educ., vol. 25, no. 1, hal. 241–257, Mar 2020, doi: 10.1007/s10459-018-09873-2.
S. Slameto, “Penulisan Artikel Ilmiah Hasil Penelitian Tindakan Kelas,” Sch. J. Pendidik. dan Kebud., vol. 6, no. 2, hal. 46, Mei 2016, doi: 10.24246/j.scholaria.2016.v6.i2.p46-57.
R. G. Putri Panjaitan, Y. Indrayani, K. P. Utomo, A. Hiendro, M. I. Hendri, dan D. Setyawati, “Workshop Penulisan Artikel Penelitian Tindakan Kelas Bagi Guru,” J. Pengabdi. Masy., vol. 5, no. 3, hal. 1330–1338, Jul 2025, doi: 10.31004/abdira.v5i3.902.
G. Yarmi, “Whole-Language Approach: Improve the Speaking Ability at Early years School Level,” JPUD - J. Pendidik. Usia Dini, vol. 13, no. 1, hal. 15–28, Apr 2019, doi: 10.21009/10.21009/JPUD.131.02.
R. Hanifa, S. Hartati, dan N. Nurjannah, “Implementasi Pelaksanaan Program Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif di Satuan PAUD,” Murhum J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 4, no. 2, hal. 387–399, Okt 2023, doi: 10.37985/murhum.v4i2.307.
E. Damayanti, A. R. Amaliah, dan I. Ismawati, “Capaian Dan Stimulasi Aspek Perkembangan Seni,” NANAEKE Indones. J. Early Child. Educ., vol. 3, no. 1, 2020, [Daring]. Tersedia pada: https://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/nanaeke/article/view/14176
S. Romdona, S. S. Junista, dan A. Gunawan, “Teknik Pengumpulan Data: Observasi, Wawancara dan Kuesioner,” JISOSEPOL J. Ilmu Sos. Ekon. dan Polit., vol. 3, no. 1, hal. 39–47, Jan 2025, doi: 10.61787/taceee75.
T. A. Sum dan E. G. M. Taran, “Kompetensi Pedagogik Guru PAUD dalam Perencanaan dan Pelaksanaan Pembelajaran,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 4, no. 2, hal. 543, Jan 2020, doi: 10.31004/obsesi.v4i2.287.
S. Hadi, A. Muhson, W. Widihastuti, E. W. Prihono, F. Lapele, dan W. Wahyudi, “Pelatihan Analisis Data untuk Peningkatan Kompetensi Alumni dalam Membangun Kemitraan Akademik,” J. Inov. Penelit. dan Pengabdi. Masy., vol. 5, no. 2, hal. 195–209, Des 2025, doi: 10.53621/jippmas.v5i2.617.
B. Tello et al., “Nurturing care: perceptions and practices of caregivers for children under five in the Ecuadorian highlands – a qualitative study,” Front. Public Heal., vol. 12, Nov 2024, doi: 10.3389/fpubh.2024.1373896.