Meningkatkan Keterampilan Mengelola Emosi Anak Usia 4-5 Tahun melalui Metode Story Play Berbasis Boneka Tangan dan Story Stones

Main Article Content

Khodijah Khodijah
Rina Hizriyani
Cucu Sopiah

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan mengelola emosi anak usia 4-5 tahun di PAUD Darussalam Desa Munjul, yang ditunjukkan oleh perilaku mudah marah, sulit berbagi, dan belum mampu mengekspresikan perasaan secara verbal. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan kondisi awal keterampilan mengelola emosi anak, mengetahui proses penerapan metode story play, serta menganalisis peningkatan keterampilan mengelola emosi setelah penerapan metode tersebut. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 24 anak usia 4-5 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kondisi awal (pra siklus), sebanyak 75% anak berada pada kategori Belum Berkembang (BB) dan Mulai Berkembang (MB). Setelah penerapan metode story play pada siklus I, terjadi peningkatan dengan 58% anak mencapai kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH). Pada siklus II, 83% anak mencapai BSH. Disimpulkan bahwa metode story play efektif dalam meningkatkan keterampilan mengelola emosi anak usia 4-5 tahun dengan menciptakan pembelajaran aktif, menyenangkan, dan memberikan pengalaman langsung bagi anak.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Khodijah, K., Hizriyani, R., & Sopiah, C. (2026). Meningkatkan Keterampilan Mengelola Emosi Anak Usia 4-5 Tahun melalui Metode Story Play Berbasis Boneka Tangan dan Story Stones. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 563–573. https://doi.org/10.37985/murhum.v7i2.2432
Section
Articles

References

R. Rahmadani dan S. Wahyuni, “Perkembangan Psikososial Anak Usia Sekolah dan Implikasinya terhadap Kesehatan Mental: Tinjauan Teori Erikson dan Tantangan Kontemporer,” J. Psikol. Jambi, vol. 10, no. 2, hal. 85–114, 2025, doi: 10.22437/jpj.v10i2.43636.

S. Liu, B. L. Reynolds, N. Thomas, dan A. Soyoof, “The Use of Digital Technologies to Develop Young Children’s Language and Literacy Skills: A Systematic Review,” Sage Open, vol. 14, no. 1, Jan 2024, doi: 10.1177/21582440241230850.

K. Sanders dan F. Farago, “Developmentally Appropriate Practice in the Twenty-First Century,” in NAEYC.Org, vol. 3rd ed., no. April, 2018, hal. 1379–1400. doi: 10.1007/978-94-024-0927-7_71.

A. R. T. Dewi, M. Mayasarokh, dan E. Gustiana, “Perilaku sosial emosional anak usia dini,” J. Golden Age, vol. 4, no. 1, hal. 181–190, 2020, doi: 10.29408/goldenage.v4i01.2233.

O. Stanojlovic et al., “Neural pathways underlying the interplay between emotional experience and behavior, from old theories to modern insight,” Arch. Biol. Sci., vol. 73, no. 3, hal. 361–370, 2021, doi: 10.2298/ABS210510029S.

A. A. Z. Muttaqin, F. Y. Ainusyamsi, dan P. Iswanto, “Nilai-Nilai Pendidikan Sosial dalam Al-Qur’an Surat Ali Imran Ayat 134 (Analisis Tafsir Al-Qur’an Al-Azhim Karya Ibnu Katsir),” Bestari | J. Stud. Pendidik. Islam, vol. 17, no. 1, hal. 43, Okt 2020, doi: 10.36667/bestari.v17i1.470.

L. Quintanilla, M. Giménez-Dasí, R. Sarmento-Henrique, dan B. Lucas-Molina, “La Comprensión Asíncrona de las Emociones Básicas: un Estudio Longitudinal con Niños de 3 a 5 Años,” Psicol. Educ., vol. 28, no. 1, hal. 71–79, Nov 2021, doi: 10.5093/psed2021a27.

M. Spasic-Snele dan M. Guberinic, “The ability to experience mixed emotions in children aged 5 to 10 years,” Psihologija, vol. 55, no. 3, hal. 245–267, 2022, doi: 10.2298/PSI210311013S.

B. López-Pérez dan D. Pacella, “Interpersonal emotion regulation in children: Age, gender, and cross-cultural differences using a serious game.,” Emotion, vol. 21, no. 1, hal. 17–27, Feb 2021, doi: 10.1037/emo0000690.

R. Garcia-Peinado, “The impact of classroom climate on emotional development in childhood,” Environ. Soc. Psychol., vol. 9, no. 1, Nov 2023, doi: 10.54517/esp.v9i1.1868.

I. F. Zahro dan N. A. R. Kusrini, “Optimalisasi Kecerdasan Bahasa Anak Usia Dini melalui Metode Bermain Peran,” Aulada J. Pendidik. Dan Perkemb. Anak, vol. 1, no. 1, hal. 12–24, 2018, doi: 10.31538/aulada.v1i1.212.

D. Rahmi dan R. Rikayoni, “Penerapan pendidikan seksual dengan media visual storytelling pada anak usia dini ”Kujaga Diriku”,” J. Public Heal. Concerns, vol. 5, no. 10, hal. 641–649, Des 2025, doi: 10.56922/phc.v5i10.1787.

H. Ren et al., “Preschoolers Can Match the Facial and Bodily Emotional Expressions: A Behavior and Eye-Tracking Study,” Sage Open, vol. 13, no. 4, Okt 2023, doi: 10.1177/21582440231214347.

A. D. Hepworth, L. J. Berlin, T. L. Martoccio, E. N. Cannon, R. H. Berger, dan B. J. Harden, “Supporting Infant Emotion Regulation Through Attachment-Based Intervention: a Randomized Controlled Trial,” Prev. Sci., vol. 21, no. 5, hal. 702–713, Jul 2020, doi: 10.1007/s11121-020-01127-1.

S. Kusumawati, R. Hasibuan, dan P. Pamuji, “Pengaruh Metode Bercerita Bermedia Pop-Up Book terhadap Keterampilan Berbicara dan Keterampilan Kognitif Anak Speech Delay,” Murhum J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 5, no. 2, hal. 652–664, Agu 2024, doi: 10.37985/murhum.v5i2.942.

H. Hikmawati, T. Takasun, dan L. L. U. Hikmah, “Penerapan Metode Bermain Peran sebagai Upaya untuk Meningkatkan Perkembangan Sosial Emosional Peserta Didik,” Unram J. Community Serv., vol. 2, no. 4, hal. 116–121, Des 2021, doi: 10.29303/ujcs.v2i4.161.

D. Xhani, B. Hoxhaj, A. Zykaj, dan E. Sinaj, “The Influence of Emotional Intelligence on Pupils’ Achievements at School,” J. Educ. Soc. Res., vol. 13, no. 3, hal. 294, Mei 2023, doi: 10.36941/jesr-2023-0078.

F. Fatimah dan M. Mahmuddin, “Meningkatkan Aspek Bahasa dalam Memahami Cerita Menggunakan Model Story Telling dan Role Playing dengan Media Wayang Kertas,” J. Inovasi, Kreat. Anak Usia Dini, vol. 1, no. 2, hal. 1, Des 2021, doi: 10.20527/jikad.v1i2.4272.

H. D. Yulistianti, D. Wibowo, U. Himawati, E. Fatimah, S. Andriyani, dan H. Rohmah, “Inovasi Media Storytelling berbasis Pop Up Frame bagi Guru Anak Usia Dini Di KB Isykarima Banjaragung Jepara,” J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdi. Kpd. Masyarakat), vol. 7, no. 2, hal. 55, Okt 2023, doi: 10.30734/j-abdipamas.v7i2.2726.

A. Bjugstad, J. Berger Cardoso, J. Creswell Báez, W. Fan, dan S. Borja, “The Role of School Climate and Institutional Influences on Emotion Regulation Skills: An International Study,” School Ment. Health, vol. 17, no. 4, hal. 1357–1372, Des 2025, doi: 10.1007/s12310-025-09811-9.

A. C. Simaes, N. A. Mancini, Y. Uezen-Bozzi, L. Gago-Galvagno, dan V. Pedrón, “Prácticas de crianza y regulación emocional en infantes: Una revisión sistemática de estudios empíricos,” Rev. Interam. Psicol. J. Psychol., vol. 58, no. 3, hal. e1884, Des 2024, doi: 10.30849/ripijp.v58i3.1884.

D. Yanhua dan F. Zhixing, “Children’s social and personality development and the influence of family upbringing,” Zhongguo Ertong Baojian Zazhi, vol. 32, no. 7, hal. 704–708, 2024, doi: 10.11852/zgetbjzz2024-0693.

Similar Articles

<< < 84 85 86 87 88 89 90 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)