Model Pro-Stunt 3T: Pendekatan Multidimensi untuk Pencegahan Stunting di Wiayah 3T

Main Article Content

Asriani Asriani
Agus Putrawan
Andika Mayansara

Abstract

Stunting merupakan masalah multidimensi yang dipengaruhi oleh faktor gizi, sosial budaya, pendidikan, ekonomi, lingkungan, dan akses layanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Model PRO-STUNT 3T sebagai kerangka pencegahan stunting berbasis konteks lokal serta mengidentifikasi faktor kunci yang memengaruhi respons masyarakat dan layanan kesehatan. Penelitian menggunakan desain mixed-methods dengan data kualitatif melalui FGD dan wawancara mendalam serta data kuantitatif dari 100 responden yang diukur sebelum dan sesudah intervensi. Analisis kuantitatif menggunakan uji t berpasangan ketika asumsi normalitas selisih skor terpenuhi dan uji Wilcoxon signed-rank ketika asumsi tersebut tidak terpenuhi; data kualitatif dianalisis secara tematik dan diintegrasikan melalui triangulasi. Temuan kualitatif menunjukkan hambatan berupa mual dan muntah pada trimester pertama, keterbatasan tenaga gizi, rendahnya partisipasi posyandu, pantangan pangan, keterbatasan daya beli, dan belum optimalnya pemanfaatan pangan lokal. Skor pengetahuan gizi meningkat dari 66,50 menjadi 78,64; aspek sosial budaya dari 60,73 menjadi 72,54; kepuasan layanan dari 74,96 menjadi 82,24; dan persepsi tentang stunting dari 74,30 menjadi 81,99 (seluruh p<0,001). Kesimpulan: PRO-STUNT 3T dapat dikembangkan sebagai kerangka multidimensi yang menghubungkan pemantauan, respons adaptif, dan optimalisasi kebijakan. Efektivitas jangka panjang terhadap status gizi anak belum dapat disimpulkan tanpa kelompok kontrol dan tindak lanjut yang lebih panjang.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Asriani, A., Putrawan, A., & Mayansara, A. (2026). Model Pro-Stunt 3T: Pendekatan Multidimensi untuk Pencegahan Stunting di Wiayah 3T. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 1681–1690. https://doi.org/10.37985/murhum.v7i2.2421
Section
Articles

References

K. K. R. Indonesia, “Survei Status Gizi Indonesia 2024.” Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan, Jakarta, Indonesia, 2025. [Daring]. Tersedia pada: https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/

U. N. C. F. (UNICEF), UNICEF Conceptual Framework on the Determinants of Maternal and Child Nutrition. New York, NY, USA: UNICEF, 2020. [Daring]. Tersedia pada: https://www.unicef.org/documents/conceptual-framework-nutrition

UNICEF, Nutrition Strategy 2020–2030: Nutrition, for Every Child. New York, NY, USA: UNICEF, 2020. [Daring]. Tersedia pada: https://www.unicef.org/reports/nutrition-strategy-2020-2030

N. Akseer et al., “Economic costs of childhood stunting to the private sector in low- and middle-income countries,” eClinicalMedicine, vol. 45, hal. 101320, Mar 2022, doi: 10.1016/j.eclinm.2022.101320.

A. D. Laksono, R. D. Wulandari, N. Amaliah, dan R. W. Wisnuwardani, “Stunting among children under two years in Indonesia: Does maternal education matter?,” PLoS One, vol. 17, no. 7, hal. e0271509, Jul 2022, doi: 10.1371/journal.pone.0271509.

P. Dewi, A. Khomsan, dan Cesilia Meti Dwiriani, “Household Food Security and Stunting of Under-Five Children in Indonesia: A Systematic Review,” Media Gizi Indones., vol. 19, no. 1, hal. 17–27, Jan 2024, doi: 10.20473/mgi.v19i1.17-27.

V. Oktafiani, A. Asriani, Alifah Ainayah, dan V. Angraini Abrar, “Bagaimana Faktor Sosial Budaya Mempengaruhi Kejadian Stunting pada Anak Suku Tolaki?,” Murhum J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 5, no. 1, hal. 874–886, Jun 2024, doi: 10.37985/murhum.v5i1.401.

R. Sentika et al., “The Importance of Interprofessional Collaboration (IPC) Guidelines in Stunting Management in Indonesia: A Systematic Review,” Healthcare, vol. 12, no. 22, hal. 2226, Nov 2024, doi: 10.3390/healthcare12222226.

M. Putra, E. Rekawati, H. Permatasari, dan I. P. Sari, “Empowering community health worker to reduce stunting among toddlers: Systematic review,” Jitek, vol. 11, no. 2, 2024, doi: 10.32668/jitek.v11i2.1462.

A. Setiawan, D. C. Rahmadiyah, dan E. Rekawati, “Effectiveness of family nutrition education on the incidence of stunting: Systematic review,” Indones. J. Glob. Heal. Res., vol. 6, no. 3, hal. 1231–1242, 2024, doi: 10.37287/ijghr.v6i3.3058.

A. Azwar, E. Rekawati, A. Setiawan, dan D. C. Rahmadiyah, “Nutrition Program terhadap Penurunan Kejadian Stunting pada Balita : Systematic Review,” J. Kesehat., vol. 16, no. 2, hal. 124–132, Jan 2024, doi: 10.24252/kesehatan.v16i2.44794.

A. Azwar, A. Setiawan, dan D. C. Rahmadiyah, “Psychosocial Stimulation Interventions to Optimise The Developmental Growth Process of Stunted Toodlers in The First 1000 Days of Life: A Systematic Review,” Golden Age J. Ilm. Tumbuh Kembang Anak Usia Dini, vol. 9, no. 1`, hal. 105–118, Mar 2024, doi: 10.14421/jga.2024.91-10.

M. of H. R. of Indonesia dan UNICEF, “Scaling up the Integrated Management of Acute Malnutrition (IMAM) approach.” UNICEF Indonesia, 2024. [Daring]. Tersedia pada: https://www.unicef.org/indonesia/

W. H. Organization, UNICEF, dan W. B. Group, “Levels and Trends in Child Malnutrition: Key Findings of the 2023 Edition.” WHO, Geneva, Switzerland, 2023. [Daring]. Tersedia pada: https://www.who.int/publications/i/item/9789240073791

D. S. Rivami, W. Song, dan L. Weatherspoon, “Faktor-faktor terkait gizi ibu yang berhubungan dengan stunting dan wasting.” 2023. [Daring]. Tersedia pada: https://scholar.google.com/scholar?q=%22Faktor-faktor+terkait+gizi+ibu+yang+berhubungan+dengan+stunting+dan+wasting%22

H. Sazali et al., “Strengthening Communication: A Strategy to Increase Community Satisfaction in Stunting Services in Indonesia,” Open Public Health J., vol. 16, no. 1, hal. e187494452305290, Mei 2023, doi: 10.2174/18749445-v16-2306070-2022-184.

Y. Sulaiman, M. Abdul, dan D. Triputri, “Pemberian Makanan Tambahan dalam Mengurangi Angka Stunting,” STIKes BBM Mengabdi J. Pengabdi. Masy., vol. 1, no. 1, hal. 28–33, Mei 2023, doi: 10.56467/bbm.v1i1.147.

S. Supadmi et al., “Factor related to stunting of children under two years with working mothers in Indonesia,” Clin. Epidemiol. Glob. Heal., vol. 26, hal. 101538, Mar 2024, doi: 10.1016/j.cegh.2024.101538.

H. Anastasia et al., “Determinants of stunting in children under five years old in South Sulawesi and West Sulawesi Province: 2013 and 2018 Indonesian Basic Health Survey,” PLoS One, vol. 18, no. 5, hal. e0281962, Mei 2023, doi: 10.1371/journal.pone.0281962.

U. Sudrayani, S. W. Ode, dan A. Asriati, “Determinants of stunting incidence in children under five years of age at the Rumbia Health Center, Indonesia,” J. Client-centered Nurs. Care, vol. 7, no. 4, hal. 295–302, 2021, doi: 10.32598/JCCNC.7.4.387.1.

J. Harris dan N. Nisbett, “The Basic Determinants of Malnutrition: Resources, Structures, Ideas and Power,” Int. J. Heal. Policy Manag., vol. 10, no. 12, hal. 817–827, Des 2020, doi: 10.34172/ijhpm.2020.259.

C. Kalinda et al., “Leveraging multisectoral approach to understand the determinants of childhood stunting in Rwanda: a systematic review and meta-analysis,” Syst. Rev., vol. 13, no. 1, hal. 16, Jan 2024, doi: 10.1186/s13643-023-02438-4.

Similar Articles

1 2 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.