Pengasuhan dan Kolaborasi Orang Tua dan Sekolah dalam Safeguarding Anak Usia Dini: Implementasi Dimensi Loving Environment

Main Article Content

Ignasius Febryanto Rivelino Bora
Maria Dissriany Vista Banggur
Angela Yuliani Naur

Abstract

Pelaksanaan safeguarding pada anak usia dini sangat krusial karena usia ini merupakan fase emas perkembangan yang rentan terhadap berbagai bentuk kekerasan, penelantaran, dan salah perilaku. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip perlindungan dan pengasuhan anak usia dini (safeguarding) di rumah serta pola kolaborasinya dengan sekolah. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif -deskriptif melalui survei terhadap 70 orang tua di 10 sekolah TKK yang terdiri dari 18 bapak dan 52 ibu. Pengumpulan data menggunakan instrumen model safeguarding " Keluarga Sayang Anak". Hasil penelitian menunjukkan implementasi sangat tinggi pada dimensi Safe Caregiving dan Spiritual Nurturing, serta kategori baik pada Holistic Protection. Namun, terjadi penurunan skor pada dimensi Loving Environment, khususnya aspek komunikasi dua arah orang tua-guru. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun proteksi fisik dan pendekatan iman di rumah sudah kuat, kemitraan emosional antara guru dan sekolah belum optimal. Oleh sebab itu, diperlukan analisis lanjutan pada dimensi Loving Environment dalam pola pengasuhan anak untuk membangun sinergi rumah-sekolah yang komprehensif dalam praktik safeguarding anak usia dini.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Febryanto Rivelino Bora, I., Dissriany Vista Banggur, M., & Yuliani Naur, A. (2026). Pengasuhan dan Kolaborasi Orang Tua dan Sekolah dalam Safeguarding Anak Usia Dini: Implementasi Dimensi Loving Environment. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 760–774. https://doi.org/10.37985/murhum.v7i2.2391
Section
Articles

References

A. N. Azizah, B. K. Nuria Fitriawan, N. S. Muzhaffarah, S. N. Anisa, dan V. F. Syanur, “Implementasi Sekolah Ramah Anak untuk Mewujudkan Perilaku Antikekerasan,” J. Penelit. Kebijak. Pendidik., vol. 16, no. 2, Mei 2024, doi: 10.24832/jpkp.v16i2.801.

L. A. Asmawati, “Pelaksanaan Kesejahteraan dan Perlindungan Anak Usia 4-6 Tahun Melalui E-Parenting Di Masa Normal Baru,” Indones. J. Early Child. J. Dunia Anak Usia Dini, vol. 4, no. 1, hal. 46, Jan 2022, doi: 10.35473/ijec.v4i1.1450.

W. H. Organization, INSPIRE: Seven Strategies for Ending Violence Against Children. Geneva: WHO, 2016. [Daring]. Tersedia pada: https://www.unicef.org/documents/inspire-seven-strategies-ending-violence-against-children

W. H. Organization, “Nurturing care for early childhood development: A framework for helping children survive and thrive to transform health and human potential: executive summary.” World Health Organization, 7 Juni 2018. [Daring]. Tersedia pada: https://www.who.int/teams/maternal-newborn-child-adolescent-health-and-ageing/child-health/nurturing-care

A. Veriska, R. R. Dewi Andi, dan A. U. Mizana Hadori, “Gambaran Resiliensi Ibu Tunggal dalam Menghidupi Anak dengan Gangguan Skizofrenia,” J. Manaj. Pendidik. DAN ILMU Sos., vol. 6, no. 5, hal. 3861–3866, Agu 2025, doi: 10.38035/jmpis.v6i5.5868.

A. Alam dan A. Mohanty, “Educational technology: Exploring the convergence of technology and pedagogy through mobility, interactivity, AI, and learning tools,” Cogent Eng., vol. 10, no. 2, Des 2023, doi: 10.1080/23311916.2023.2283282.

N. N. S. R. Pulungan, V. C. E. Tarigan, D. A. Nugraha, dan M. Ghuffran, “Securing the Innocence: Safeguarding Children from Sexual Violence in School Environment,” Sultan Jurisprud. J. Ris. Ilmu Huk., vol. 3, no. 2, hal. 150, Des 2023, doi: 10.51825/sjp.v3i2.22209.

A. A. Arditha, Y. Ndona, dan Surya Dharma, “Peran Penegakan Hukum Dalam Menciptakan Lingkungan Sekolah Yang Aman Dan Nyaman,” Indones. J. Innov. Multidisipliner Res., vol. 4, no. 2, hal. 4590–4599, Jun 2026, doi: 10.69693/ijim.v4i2.996.

UNICEF, “UNICEF Child Protection Strategy 2021–2030.” 2021. [Daring]. Tersedia pada: https://www.unicef.org/documents/child-protection-strategy

N. M. A. Kakunsi, S. Y. Imran, dan J. A. Kaluku, “Melindungi Generasi Mengungkap Kekerasan terhadap Anak di Lingkungan Pendidikan dan Solusi Holistiknya,” SINERGI J. Ris. Ilm., vol. 1, no. 12, hal. 1201–1213, Des 2024, doi: 10.62335/sa7k9578.

L. Brocki, “Safeguarding in early childhood education: rights-based, socio-cultural, and ecological perspectives from Australia, the United Kingdom, and New Zealand,” Eur. Early Child. Educ. Res. J., hal. 1–14, Mar 2026, doi: 10.1080/1350293X.2026.2640020.

C. A. Zulauf-McCurdy, M. S. McManus, M. Golez, dan A. Fettig, “A Systematic Review of Interventions to Promote Parent-Teacher Relationships in Early Care and Education: Exploring the Social Process Between Parents and Teachers,” Sage Open, vol. 14, no. 4, Okt 2024, doi: 10.1177/21582440241288114.

F. Nuraini dan J. D. Wardhani, “Hubungan Durasi Bermain Gadget dengan Perkembangan Sosial Emosional Anak,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 7, no. 2, hal. 2245–2256, Apr 2023, doi: 10.31004/obsesi.v7i2.4198.

H. A. Putri dan Hibana, “Menciptakan Lingkungan Belajar Aman dan Nyaman di Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini,” Kiddo J. Pendidik. Islam Anak Usia Dini, hal. 754–767, Jul 2024, doi: 10.19105/kiddo.v1i1.14536.

F. Egert, R. G. Fukkink, dan A. G. Eckhardt, “Impact of In-Service Professional Development Programs for Early Childhood Teachers on Quality Ratings and Child Outcomes: A Meta-Analysis,” Rev. Educ. Res., vol. 88, no. 3, hal. 401–433, Jun 2018, doi: 10.3102/0034654317751918.

C. A. Zulauf-McCurdy dan A. M. Loomis, “Parent and Teacher Perceptions of the Parent–Teacher Relationship and Child Self-regulation in Preschool: Variations by Child Race,” Early Child. Educ. J., vol. 51, no. 4, hal. 765–779, Apr 2023, doi: 10.1007/s10643-022-01341-2.

D. N. Rachmawati, P. Pinilih, dan I. Imamah, “Hak Atas Privasi Anak: Isu Sepele yang Mengancam Martabat Anak Usia Dini,” J. Early Child. Educ., vol. 3, no. 1, 2025, doi: 10.62330/ecej.v3i01.396.

J. W. Creswell dan J. D. Creswell, Research Design: Qualitative, Quantitative and Mixed Method, 5 ed. Yogyakarta: PUSTAKA PELAJAR, 2019. [Daring]. Tersedia pada: https://books.google.co.id/books?id=Rkh4EAAAQBAJ

J. J. Vaske, J. Beaman, dan C. C. Sponarski, “Rethinking Internal Consistency in Cronbach’s Alpha,” Leis. Sci., vol. 39, no. 2, hal. 163–173, Mar 2017, doi: 10.1080/01490400.2015.1127189.

N. Downes, “Keeping children safe,” in Strong Foundations: Evidence informing practice in early childhood education, ACER Press, 2020. doi: 10.37517/978-1-74286-555-3_7.

R. Mianawati, M. Agustin, dan R. Mariyana, “Nilai Religiusitas sebagai Pondasi Pengasuhan Anak Usia Dini: Perspektif Masyarakat Kampung Mahmud,” Murhum J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 6, no. 1, hal. 349–359, Mar 2025, doi: 10.37985/murhum.v6i1.1207.

K. Toros, K. Tart, dan A. Falch-Eriksen, “Collaboration of Child Protective Services and Early Childhood Educators: Enhancing the Well-Being of Children in Need,” Early Child. Educ. J., vol. 49, no. 5, hal. 995–1006, Sep 2021, doi: 10.1007/s10643-020-01149-y.

A. Setiyono, Imron Arifin, Pramono, Eny Nur Aisyah, D. Prastyo, dan S. L. Iftitah, “Peran Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (Tppk) dalam Implementasi Sekolah Ramah Anak (SRA) Jenjang PAUD Se-Kecamatan Tandes Kota Surabaya,” Kiddo J. Pendidik. Islam Anak Usia Dini, hal. 96–105, Mei 2024, doi: 10.19105/kiddo.v1i1.12763.

Similar Articles

<< < 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.