Karawitan sebagai Media Internalisasi Karakter Cinta Tanah Air pada Anak Usia Dini

Main Article Content

Ayu Wahyuningtyas
Hadi Cahyono
Ida Yeni Rahmawati

Abstract

Globalisasi dan perkembangan teknologi menyebabkan anak usia dini semakin akrab dengan budaya populer dibandingkan budaya lokal, sehingga diperlukan upaya penanaman karakter cinta tanah air sejak dini. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi kegiatan ekstrakurikuler karawitan, mengidentifikasi dimensi karakter cinta tanah air yang berkembang, serta menganalisis dampaknya terhadap anak usia dini di TKN Unggulan Magetan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian 1 kepala sekolah, 1 guru pendamping karawitan, dan 26 anak kelompok B. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana dengan triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karawitan dilaksanakan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan ini mengembangkan enam dimensi karakter cinta tanah air, yaitu kebanggaan terhadap budaya bangsa, pelestarian warisan budaya, penghargaan terhadap kearifan lokal, rasa memiliki budaya Indonesia, gotong royong dan kebersamaan, serta disiplin dan tanggung jawab. Selain itu, karawitan meningkatkan minat budaya, pengetahuan budaya, kemampuan sosial-emosional, dan apresiasi seni tradisional anak.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Wahyuningtyas, A., Cahyono, H., & Yeni Rahmawati, I. (2026). Karawitan sebagai Media Internalisasi Karakter Cinta Tanah Air pada Anak Usia Dini. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 206–217. https://doi.org/10.37985/murhum.v7i2.2381
Section
Articles

References

K. Nisa dan K. Shaleha, “Strategi Meningkatkan Cinta Tanah Air Sejak Anak Usia Dini di PAUD Balita Qur’an El-Mumtadz,” J. Sentra Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 3, no. 1, hal. 1–4, Jan 2024, doi: 10.51544/sentra.v3i1.4716.

N. Haryani, Y. Yaswinda, dan N. Nurhafizah, “Mengintegrasikan Nilai Patriotisme dan Nasionalisme pada Anak Usia Dini melalui Upacara Bendera di TK Kemala Bhayangkari 13 Batusangkar,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 9, no. 3, hal. 700–710, Mar 2025, doi: 10.31004/obsesi.v9i3.6712.

K. M. Rozhana, N. P. Irianti, H. R. Fidiastuti, R. A. D. Susanti, dan A. W. Lestari, “Menumbuhkan Sikap Cinta Tanah Air melalui Pelatihan Terbimbing Menggunakan Media Wayang Kertas,” J. Community Serv. Public Educ., vol. 2, no. 1, hal. 1–6, Apr 2022, doi: 10.31002/cspe.v2i1.101.

R. Rahmawati, R. Rosanty, dan H. F. Hayat, “Penanaman Sikap Cinta Tanah Air Melalui Menari Kreatif Anak Usia Dini,” Attamkiim J. Pengabdi. Masy., vol. 1, no. 1, hal. 1–10, Jun 2024, doi: 10.62070/attamkiim.v1i1.63.

A. Nurhaliza dan S. P. Fauziah, “Menumbuhkan Karakter Cinta Tanah Air Pada Pendidikan Anak Usia Dini Melalui Pembuatan dan Pementasan Wayang Kertas,” Educivilia J. Pengabdi. pada Masy., vol. 2, no. 2, hal. 183–192, Jul 2021, doi: 10.30997/ejpm.v2i2.4393.

R. R. Nurbani, Y. Fitriani, dan R. N. Arzaqi, “Implementasi Manajemen Ekstrakurikuler Tari dalam Pembentukan Karakter Nasionalisme,” Aulad J. Early Child., vol. 7, no. 3, hal. 974–987, Des 2024, doi: 10.31004/aulad.v7i3.859.

N. Laili, N. D. Fitri, N. Ningrath, dan Y. Rosemendyta, “Melestarikan Karakter Bangsa dengan Penanaman Cinta Tanah Air Di RA Unggulan Assa’adah,” J. Bocil J. Child. Educ. Dev. Parent., vol. 2, no. 3, hal. 80–85, Sep 2024, doi: 10.28926/bocil.v2i3.1598.

I. T. Prihatini, S. Muntomimah, dan H. Anggraini, “Peran Guru Dalam Menanamkan Karakter Cinta Tanah Air Berbasis Kearifan Lokal Budaya Jawa,” J. Caksana Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 8, no. 1, hal. 269–282, Jun 2025, doi: 10.31326/jcpaud.v8i1.2271.

D. A. Nugrahaningsih dan S. T. Martaningsih, “Penanaman Karakter Cinta Tanah Air melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Karawitan di SD Negeri Gamol Sleman,” J. Fundadikdas (Fundamental Pendidik. Dasar), vol. 4, no. 1, hal. 38–47, Mar 2021, doi: 10.12928/fundadikdas.v4i1.3289.

E. N. Aisyah, “Internalisasi Nilai Karakter Nasionalisme melalui Dongeng dan Tari (DORI) bagi Anak Usia Dini,” GOLDEN AGE J. Pendidik. ANAK USIA DINI, vol. 2, no. 2, hal. 26–34, Des 2018, doi: 10.29313/ga.v2i2.4293.

V. Adeliana, S. Sulistianah, dan Q. Qomario, “Penanaman Karakter Rasa Cinta Tanah Air Pada Anak Usia Dini Dengan Mengenalkan Lagu-Lagu Nusantara Di Tk Amarta Tani,” J. Multidisiplin Dehasen, vol. 2, no. 4, hal. 719–722, Okt 2023, doi: 10.37676/mude.v2i4.4808.

P. Widjanarko, “Penanaman Karakter melalui Lagu-Lagu Nasional di PAUD Pelita Harapan Bangsa Kota Tegal,” PAUDIA J. Penelit. dalam Bid. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 8, no. 2, hal. 95–101, Nov 2019, doi: 10.26877/paudia.v8i2.4873.

R. A. D. Fatmawati dan H. U. Kaltsum, “Peran Kegiatan Ekstrakurikuler Seni Karawitan dalam Mengembangkan Karakter Disiplin dan Cinta Tanah Air Siswa,” J. Basicedu, vol. 6, no. 3, hal. 4768–4775, Apr 2022, doi: 10.31004/basicedu.v6i3.2929.

H. Syahrizal dan M. S. Jailani, “Jenis-Jenis Penelitian Dalam Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif,” J. QOSIM J. Pendidik. Sos. Hum., vol. 1, no. 1, hal. 13–23, Mei 2023, doi: 10.61104/jq.v1i1.49.

D. Wahidin, “Transformasi Industri Kreatif Batik Dalam Rangka Peningkatan Ketahanan Kerajinan Kain Batik (Studi di Dusun Giriloyo, Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta),” J. Ketahanan Nas., vol. 25, no. 3, hal. 348, Des 2019, doi: 10.22146/jkn.49812.

M. B.Miles, A. M. Huberman, dan J. Saldana, Qualitative Data Analysis. 2022. [Daring]. Tersedia pada: https://books.google.co.id/books?id=3CNrUbTu6CsC

S. A. Sakti, S. Endraswara, dan A. Rohman, “Revitalizing local wisdom within character education through ethnopedagogy apporach: A case study on a preschool in Yogyakarta,” Heliyon, vol. 10, no. 10, hal. e31370, Mei 2024, doi: 10.1016/j.heliyon.2024.e31370.

A. T. Hidayati, H. Cahyono, dan B. Y. Wulansari, “Implementasi Permainan Tradisional Cublak-cublak Suweng dalam Menumbuhkan Rasa Cinta Tanah Air Pada Kelompok A KB Anak Sholeh Ngariboyo,” J. Stud. Guru dan Pembelajaran, vol. 8, no. 2, hal. 711–722, Jun 2025, doi: 10.30605/jsgp.8.2.2025.5919.

H. choirunnisa Aziz dan R. Rizawati, “Pengaruh Permainan Kooperatif terhadap Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini,” PAUD Lect. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 5, no. 03, hal. 24–30, Agu 2022, doi: 10.31849/paud-lectura.v5i03.9920.

T. A. Gutiawati dan B. Y. Wulansari, “Pengembangan Tema Budaya Lokal Ponoragan Untuk Membentuk Karakter Cinta Tanah Air Dalam Kurikulum PAUD,” J. Dimens. Pendidik. dan Pembelajaran, vol. 10, no. 2, hal. 167–181, Jul 2022, doi: 10.24269/dpp.v10i2.4050.

W. W. Sadiyah, “Implementasi Ekstrakurikuler Gamelan dalam Menanamkan Nilai Karakter Anak Usia Dini,” J. Early Child. Character Educ., vol. 4, no. 1, hal. 35–50, Jul 2024, doi: 10.21580/joecce.v4i1.18740.

M. N. Nurohmah, S. Akbar, dan P. Pramono, “Penanaman Nilai Karakter Cinta Tanah Air Melalui Bernyanyi Lagu Nasional di PAUD,” PAUDIA J. Penelit. dalam Bid. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 12, no. 1, hal. 139–145, Jun 2023, doi: 10.26877/paudia.v12i1.15352.

S. Lami’ah, Oktaviani Adhi Suciptaningsih, Ade Eka Anggraini, Imam Suyitno, dan Shirly Rizki Kusumaningrum, “Internalisasi Nilai Kearifan Lokal Budaya Sasak dalam Pembelajaran Sekolah Dasar untuk Penguatan Karakter Akademik Siswa,” Didakt. J. Kependidikan, vol. 14, no. 4 Nopember, hal. 6061–6074, Nov 2025, doi: 10.58230/27454312.3173.

M. P. Wardany dan M. T. S. Jaya, “Aktivitas Bermain Kooperatif Meningkatkan Perkembangan Sosial-Emosional Anak,” J. Pendidik. Anak, vol. 3, no. 2, 2017, [Daring]. Tersedia pada: https://jurnal.fkip.unila.ac.id/index.php/PAUD/article/view/14228.

Similar Articles

<< < 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.