Pengembangan Model Pelatihan Terpadu Universal Design for Learning dan On-Site Coaching untuk Meningkatkan Kompetensi Guru Inklusi

Main Article Content

Icah Juriah
Aman Simaremare
Wildansyah Lubis
Anita Yus
Zuraidah Lubis
Winara Winara

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyediakan pendekatan pelatihan komprehensif yang menggabungkan Desain Pembelajaran Universal (UDL) dan Pembinaan di Tempat untuk meningkatkan kemampuan guru dalam memfasilitasi pendidikan inklusif. Penelitian ini menggunakan metodologi Penelitian dan Pengembangan (R&D) dengan memanfaatkan model ADDIE, yang mencakup tahapan Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Partisipan penelitian adalah pendidik taman kanak-kanak inklusif di Kota Medan. Metodologi pengumpulan data diimplementasikan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan asesmen. Analisis data mencakup metodologi deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paradigma pelatihan yang dibuat layak, praktis, dan berhasil. Validasi oleh ahli materi menghasilkan skor 80%, ahli desain 90%, dan ahli bahasa 80%. Temuan implementasi menunjukkan peningkatan kompetensi guru, dengan hasil pelatihan rata-rata 93,57. Model pelatihan terpadu UDL dan On-Site Coaching mampu meningkatkan kemampuan guru dalam merancang pembelajaran diferensiatif, melakukan adaptasi pembelajaran, dan menciptakan lingkungan belajar inklusif,. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan dalam menjembatani kesenjangan antara penguasaan teori dan praktik instruksional di kelas melalui mekanisme pendampingan yang non-evaluatif. Secara teoretis, integrasi model ini memperkaya khazanah pengembangan profesional guru jenjang PAUD dan menjadi referensi strategis bagi kebijakan peningkatan kualitas pendidikan inklusif yang berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Juriah, I., Simaremare, A., Lubis, W., Yus, A., Lubis, Z., & Winara, W. (2026). Pengembangan Model Pelatihan Terpadu Universal Design for Learning dan On-Site Coaching untuk Meningkatkan Kompetensi Guru Inklusi. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 236–244. https://doi.org/10.37985/murhum.v7i2.2364
Section
Articles

References

H. Ashoumi dan M. A. Yusuf, “Pendidikan Inklusi: Integrasi Konsep Konstruktivistik Vygotsky dan Landasan Al-Qur’an untuk Mendukung SDGs 4,” J. Intelekt. J. Pendidik. dan Stud. Keislam., vol. 14, no. 3, hal. 321–344, Des 2024, doi: 10.33367/ji.v14i3.6308.

O. Mera, “Pengetahuan Guru Taman Kanak-Kanak (TK) Tentang Pendidikan Inklusi di Kecamatan Pesisir Selatan,” Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, 2025. [Daring]. Tersedia pada: https://digilib.unila.ac.id/94031/

S. Syam dan H. F. B. Butar, “Pendidikan Inklusif: Studi Penegasan Status Anak Binaan Sebagai Anak Berkebutuhan Khusus,” Al-Zayn J. Ilmu Sos. Huk., vol. 3, no. 5, hal. 7269–7283, 2025, doi: 10.61104/alz.v3i5.2365.

R. Ridwan, S. Bahri, T. N. Palupi, Y. Susanty, dan S. M. Martono, “Pendampingan Implementasi Pendidikan Inklusif bagi Guru dan Tenaga Pendidik di Sekolah Dasar untuk Menyikapi Diversitas Siswa,” JIPITI J. Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 1, no. 3, hal. 58–63, 2024, [Daring]. Tersedia pada: https://jipiti.technolabs.co.id/index.php/pkm/article/view/24

R. S. Gulo, Niswanto, Ismail, dan N. Handayani, “Coaching-based academic supervision to enhance teachers’ pedagogical competence,” Indones. J. Educ. Dev., vol. 6, no. 4, hal. 1294–1305, Feb 2026, doi: 10.59672/ijed.v6i4.5683.

H. Hadromi et al., Manajemen Supervisi Pendidikan Berbasis SDGs: Teori, Praktik, dan Inovasi Berkelanjutan. Media Pustaka Indo, 2026. [Daring]. Tersedia pada: https://www.neliti.com/publications/723516/manajemen-supervisi-pendidikan-berbasis-sdgs-teori-praktik-dan-inovasi-berkelanj

A. Bray et al., “What next for Universal Design for Learning? A systematic literature review of technology in UDL implementations at second level,” Br. J. Educ. Technol., vol. 55, no. 1, hal. 113–138, Jan 2024, doi: 10.1111/bjet.13328.

S. Sugiono, “Metode Penelitan Kuantitatif, kualitatif dan R&D,” Bandung Alf., 2016, [Daring]. Tersedia pada: https://opac.perpusnas.go.id/DetailOpac.aspx?id=1543971

N. D. Usta dan E. T. Güntepe, “Pre-Service Teachers’ Material Development Process Based on the ADDIE Model: E-book Design,” J. Educ. Train. Stud., vol. 5, no. 12, hal. 199, Nov 2017, doi: 10.11114/jets.v5i12.2820.

S. Levey, “Universal Design for Learning,” J. Educ., vol. 203, no. 2, hal. 479–487, Apr 2023, doi: 10.1177/00220574211031954.

S. L. Craig, S. J. Smith, dan B. B. Frey, “Effects of coaching on Universal Design for Learning implementation,” Int. J. Mentor. Coach. Educ., vol. 11, no. 4, hal. 414–433, Sep 2022, doi: 10.1108/IJMCE-01-2022-0001.

J. Griful-Freixenet, K. Struyven, W. Vantieghem, dan E. Gheyssens, “Exploring the interrelationship between Universal Design for Learning (UDL) and Differentiated Instruction (DI): A systematic review,” Educ. Res. Rev., vol. 29, no. H324H990004, hal. 100306, Feb 2020, doi: 10.1016/j.edurev.2019.100306.

T. Widatin, Roemintoyo, dan Sukarno, “Case Study on the Academic Supervision of School Teachers Utilizing Coaching Techniques to Sustain Learning Quality in Elementary Education,” J. Educ. Res. Eval., vol. 9, no. 3, hal. 602–612, Agu 2025, doi: 10.23887/jere.v9i3.97010.

G. Nugent, J. Houston, G. Kunz, dan D. Chen, “Analysis of instructional coaching: what, why and how,” Int. J. Mentor. Coach. Educ., vol. 12, no. 4, hal. 402–423, Okt 2023, doi: 10.1108/IJMCE-08-2022-0066.

M. Yue, M. S.-Y. Jong, dan D. T. K. Ng, “Understanding K–12 teachers’ technological pedagogical content knowledge readiness and attitudes toward artificial intelligence education,” Educ. Inf. Technol., vol. 29, no. 15, hal. 19505–19536, Okt 2024, doi: 10.1007/s10639-024-12621-2.

A. D. W. Hidayat, M. A. Akbar, M. Azib, H. Q. Zakiyah, R. S. Ramadhani, dan N. Asitah, “Kompetensi Guru dalam Pendidikan Inklusi di Sekolah Dasar: Kajian Literatur Sistematis,” Nusant. Educ. Rev., vol. 3, no. 1, hal. 69–77, Feb 2025, doi: 10.55732/ner.v3i1.1597.

I. Awanda dan T. M. Sari, “Peran guru dalam pendidikan inklusi,” Quantum Edukatif J. Pendidik. Multidisiplin, vol. 1, no. 2, hal. 32–38, 2024, [Daring]. Tersedia pada: https://synergizejournal.org/index.php/QE/article/view/16

M. Zayyadi et al., “Pemberdayaan Sekolah Inklusi Melalui E-Modul Berjenjang sebagai Pengembangan Kompetensi Guru dalam Pemenuhan Layanan Pendidikan Inklusif,” PEDULI J. Ilm. Pengabdi. Pada Masy., vol. 8, no. 2, hal. 22–32, Des 2024, doi: 10.37303/peduli.v8i2.681.

L. M. Berlinda dan A. Naryoso, “Kompetensi komunikasi guru pendamping khusus di sekolah inklusi,” Interak. Online, vol. 6, no. 4, hal. 411–422, 2018.

Y. Putri dan S. R. Hamdan, “Sikap dan Kompetensi Guru Pada Pendidikan Inklusi di Sekolah Dasar,” JPI (Jurnal Pendidik. Inklusi), vol. 4, no. 2, hal. 138, Jun 2021, doi: 10.26740/inklusi.v4n2.p138-152.

R. Rahman, S. Sirajuddin, Z. Zulkarnain, dan S. Suradi, “Prinsip, Implementasi dan Kompetensi Guru dalam Pendidikan Inklusi,” Aksara J. Ilmu Pendidik. Nonform., vol. 9, no. 2, hal. 1075–1082, 2023, doi: 10.37905/aksara.9.2.1075-1082.2023.

Similar Articles

<< < 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.