Kecemasan Perpisahan (Separation Anxiety) Anak Usia Dini dalam Masa Transisi Masuk Kelas TK A

Main Article Content

Chika Aleishya
Raden Roro Dina Kusuma Wardhani
Dian Surya Aprilyanti

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk kecenderungan dan tingkat kecemasan perpisahan (separation anxiety), faktor-faktor yang mempengaruhi munculnya kecemasan perpisahan, serta upaya guru dan orang tua dalam mendampingi anak usia 4 tahun selama masa transisi masuk kelas TK A di TK Islam Al-Azhar 10 Serang Banten. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas dua anak usia 4 tahun yang masih menunjukkan kecemasan perpisahan setelah lebih dari tiga bulan bersekolah. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan simpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecemasan perpisahan muncul dalam bentuk dan intensitas yang berbeda. Subjek AH menunjukkan kecemasan perpisahan yang bersifat sementara, sedangkan subjek FA menunjukkan kecemasan perpisahan yang lebih persisten. Faktor-faktor yang mempengaruhi munculnya kecemasan perpisahan meliputi pengalaman emosional anak, kelekatan dengan orang tua, perubahan lingkungan dan masa transisi sekolah, kesiapan sosial-emosional, serta pola pengasuhan dan respons emosional orang tua. Upaya guru dilakukan melalui pendampingan emosional, pengalihan perhatian, pemberian rasa aman, dan kerja sama dengan orang tua. Sementara itu, orang tua membantu anak melalui komunikasi positif, rutinitas yang konsisten, dukungan emosional, dan koordinasi dengan guru.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Aleishya, C., Roro Dina Kusuma Wardhani, R., & Surya Aprilyanti, D. (2026). Kecemasan Perpisahan (Separation Anxiety) Anak Usia Dini dalam Masa Transisi Masuk Kelas TK A. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 60–71. https://doi.org/10.37985/murhum.v7i2.2354
Section
Articles

References

E. Suheri, Menjemput Tahun Pembelajaran Baru Strategi 100 Hari Pertama Guru untuk Keberhasilan Sepanjang Tahun. Purwokerto: PT. Revormasi Jangkar Philosophia, 2025. [Daring]. Tersedia pada: https://books.google.co.id/books?hl=id&lr=&id=xUiBEQAAQBAJ

M. Hasbi et al., Anakku Siap Sekolah. Jakarta Selatan: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2020. [Daring]. Tersedia pada: https://paudpedia.kemendikdasmen.go.id/uploads/pdfs/TINY_20210918_184001.pdf

U. Astuti, H. Hartono, dan S. Sunawan, “The Influence of Parental Attachment toward Early Childhood Children’s Separation Anxiety,” J. Prim. Educ., vol. 9, no. 5, hal. 501–510, Des 2020, doi: 10.15294/jpe.v9i5.43210.

S. W. Darnia dan H. Wulandari, “Peran Guru dalam Menangani Gangguan Kecemasan Berpisah pada Anak Usia Dini di PAUD,” AL-AFKAR J. Islam. Stud., vol. 7, no. 3, hal. 1155–1164, 2024, doi: 10.31943/afkarjournal.v7i3.994.The.

R. Fadilah, M. N. Huda, R. R. Damanik, dan S. Islamiyah, “Kecemasan Perpisahan (Separation Anxiety),” Algebr. J. Pendidikan, Sos. dan Sains, vol. 3, no. 4, hal. 226–230, 2023, [Daring]. Tersedia pada: https://ejournal.yana.or.id/index.php/algebra/article/view/1026

M. Muthmainah et al., Analisis Teori PAUD. Yogyakarta: UNY Press, 2025. [Daring]. Tersedia pada: https://www.researchgate.net/publication/394311824_Analisis_Teori_PAUD

R. Aprilyani, R. Fahlevi, N. Nurlina, R. Wulandari, Nurhidayatullah, dan S. A. Pranajaya, Psikologi Perkembangan Peserta Didik, 1 ed. Padang: Get Press Indonesia, 2023. [Daring]. Tersedia pada: https://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/4368

Q. Widadiyah et al., “Pendidikan Anak Usia Dini: Konsep dan Ilmplementasi,” Penerbit Mifandi Mandiri Digit., vol. 1, no. 01, 2024, [Daring]. Tersedia pada: https://jurnal.mifandimandiri.com/index.php/penerbitmmd/article/view/47

N. Hidayah, S. Puwandari, R. A. Fitriana, dan M. W. R. Sakina, “Kualitas Kelekatan (Attachment) Ibu-Anak pada Periode Emas (Golden Age) dan Dampaknya terhadap Perkembangan Sosio- Emosional Anak Usia Dini:(Pendekatan Kualitatif Berbasis Studi Lapangan Dilihat Dari Prespektif Psikologi Perekembangan Dan Kesehatan),” Arus J. Psikol. dan Pendidik., vol. 4, no. 3, hal. 258–265, 2025, doi: 10.57250/ajpp.v4i3.1642.

R. K. Yin, Qualitative Research from Start to Finish, Second Edi. New York: The Guilford Press, 2016. [Daring]. Tersedia pada: https://books.google.co.id/books?id=b3X3CQAAQBAJ

H. Ahyar et al., Buku Metode Penelitian Kualitatif & Kuantitatif, no. March. 2020.

M. Battaglia et al., “Distinct trajectories of separation anxiety in the preschool years: persistence at school entry and early‐life associated factors,” J. Child Psychol. Psychiatry, vol. 57, no. 1, hal. 39–46, Jan 2016, doi: 10.1111/jcpp.12424.

V. Arianda, I. K. Salim, dan R. B. Ruzain, “Secure Attachment (Kelekatan Aman) Ibu dan Anak dengan Perkembangan Sosial Emosional Pada Anak,” J. Islam. Contemp. Psychol., vol. 1, no. 2, hal. 67–74, Jan 2022, doi: 10.25299/jicop.v1i2.8603.

I. Fajriani, A. Asiah, S. Mariah, R. Pujiyanti, dan P. Mayasari, “Peran Kelekatan (Attachment) Orang Tua dalam Pembentukan Emosi Positif Anak Usia Dini: Studi Literatur,” J. Pendidik. dan Penelit., vol. 01, no. 02, hal. 105–113, 2025, [Daring]. Tersedia pada: https://e-journal.padaud.id/index.php/sm/article/view/24

K. Arifin, F. Febriananda, I. B. Satria, A. Natfi, dan L. Yarni, “Perkembangan Anak Usia Dini:,” J. Pendidik. SEROJA, vol. 2, no. 5, hal. 340–349, 2023, doi: 10.572349/seroja.v2i5.1523.

T. Trivina et al., Bimbingan Konseling Anak Usia Dini, 1 ed. Purbalingga: Eureka Media Askara, 2024. [Daring]. Tersedia pada: https://siladikti.hangtuah.ac.id/filesila/NORA_FKG/B65412BKA_Usia Dini.pdf

I. Ramadhanty, Y. Abidin, D. Undayasari, dan E. S. Aisyah, “Membangun Rasa Aman Anak Usia Dini Melalui Pendekatan Responsif Guru,” Aulad J. Early Child., vol. 8, no. 3, hal. 1126–1133, Sep 2025, doi: 10.31004/aulad.v8i3.1125.

P. K. M. Ambari, L. N. Panjaitan, dan A. Kartika, “Penanganan Guru PAUD Terhadap Kecemasan Berpisah Pada Anak di Sekolah,” Insight J. Pemikir. dan Penelit. Psikol., vol. 16, no. 1, hal. 124, Mei 2020, doi: 10.32528/ins.v16i1.3209.

H. Wulandari dan H. Nisa, “Peran Guru dalam Menangani Anak dengan Kecemasan Berpisah dari Orang Tuanya (Separation Anxiety Disorder),” J. Ilm. Wahana Pendidik., vol. 10, no. 13, hal. 344–351, 2024, doi: 10.5281/zenodo.12775558.

M. Shaleh dan L. Anhusadar, “Kesiapan Lembaga PAUD dalam Pembelajaran Tatap Muka pada New Normal,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 5, no. 2, hal. 2158–2167, Mar 2021, doi: 10.31004/obsesi.v5i2.1139.

A. R. Khairani dan S. I. A. Lubis, “Efektivitas Penerapan Mindful Parenting dalam Mengatasi Rasa Takut Berpisah dengan Orang Tua pada Anak Usia Dini,” Bunayya J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 11, no. 1, hal. 71–90, 2025, doi: 10.22373/bunayya.v9i2.28897.

Similar Articles

<< < 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.