Me Strategi Guru Dalam Mengembangkan Kepercayaan Diri Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Metode Bercerita Interaktif di Pendidikan Anak Usia Dini Strategi Guru

Main Article Content

Fina Khoerunisa
Diana Diana

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya kepercayaan diri anak usia 5-6 tahun dalam berkomunikasi di kelas, yang di tunjukkan melalui sikap pasif, malu, dan kurang berani menyampaikan pendapat. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi guru dalam membangun kepercayaan diri anak melalui metode bercerita. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumenatasi terhadap satu guru, kepala sekolah, dan tiga anak usia 5-6 tahun. Analisi data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stategi bercerita yang interaktif, variative, dan adaptif mampu meningkatkan kepercayaan diri anak, ditandai dengan keberanian berbicara dan tampil di depan kelas. Faktor pendukung utama meliput penggunaan media, ekpresi guru, dan lingkungan belajar yang kondusif, sedangkan hambatan berupa rendahnya konsetrasi dan rasa malu anak. Kebaruan penelitian ini terletak pada penerapan metode bercerita adaptif dan interakatif sebagai stategi komprehensif untuk meningkatkan kepercayaan diri anak usia dini. Inovasi dari penelitian ini terletak pada kualitas elemen perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dari stategi bercerita yang tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan keberanian berbicara, tetapi juga mampu mengembangkan kemampuan sosial-emosional dan komunikasi pada anak.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Khoerunisa, F., & Diana, D. (2026). Me Strategi Guru Dalam Mengembangkan Kepercayaan Diri Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Metode Bercerita Interaktif di Pendidikan Anak Usia Dini: Strategi Guru. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 2093–2104. https://doi.org/10.37985/murhum.v7i1.2221
Section
Articles

References

A. Amelya, Y. Fitriani, dan P. Nuroniah, “Upaya Peningkatan Kepercayaan Diri Anak Usia 5-6 Tahun melalui Metode Bermain Peran,” Murhum J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 5, no. 1, hal. 459–470, Mei 2024, doi: 10.37985/murhum.v5i1.577.

R. N. Yunifia dan J. D. Wardhani, “Efektifitas Bermain Peran terhadap Kepercayaan Diri Anak Usia Dini,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 7, no. 2, hal. 2163–2176, Apr 2023, doi: 10.31004/obsesi.v7i2.4191.

A. B. Aozora, H. Arasy, N. H. Devina, S. A. J. N. Annur, C. A. Maulidina, dan M. A. Taboer, “Literature review: Meningkatkan Kemampuan Berkomunikasi pada Anak Hambatan Majemuk,” J. UNIK Pendidik. Luar Biasa, vol. 9, no. 1, hal. 16, Jun 2024, doi: 10.30870/unik.v9i1.26400.

T. S. Tasya, A. Dian Pertiwi, dan R. Muslifar, “Penerapan Metode Bercerita Terhadap Rasa Percaya Diri Anak Usia 5-6 Tahun Di TK Nursittah Samarinda,” Early Child. J., vol. 5, no. 1, hal. 1–8, Apr 2025, doi: 10.30872/ecj.v5i1.4330.

T. Gardini, R. Sri Martini Maelani, dan S. Hartati, “Pengaruh Metode Pembelajaran Tari dan Jenis Kelamin terhadap Kepercayaan Diri Anak Usia 5-6 Tahun,” Murhum J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 4, no. 2, hal. 129–140, Agu 2023, doi: 10.37985/murhum.v4i2.301.

E. Wahyuni dan A. Salim, “Meningkatkan Percaya Diri Melalui Metode Bermain Peran Pada Anak Usia 5-6 Tahun,” J. Pelita PAUD, vol. 7, no. 1, hal. 72–77, Des 2022, doi: 10.33222/pelitapaud.v7i1.2210.

I. K. Wardani, R. . Hafidah, dan N. K. Dewi, “Hubungan antara Peran Guru dengan Rasa Percaya Diri Anak Usia Dini,” Kumara Cendekia, vol. 9, no. 4, hal. 225, Des 2021, doi: 10.20961/kc.v9i4.54845.

Siti Nurhakiki, I. Rusdiyani, dan Fahmi, “Peran Guru dalam Membangun Kepercayaan Diri Anak Usia 4-5 Tahun di TK Tunas Muda Lebaktipar,” Indones. J. Islam. Early Child. Educ., vol. 7, no. 2, hal. 144–148, Jan 2023, doi: 10.51529/ijiece.v7i2.365.

M. Hasanah dan S. Sumarni, “Peran Guru dalam Peningkatan Kemampuan Berbicara Anak Usia Dini melalui Metode Bercerita,” J. Educ. Res., vol. 6, no. 4, hal. 935–942, Sep 2025, doi: 10.37985/jer.v6i4.2629.

D. S. Charismana, H. Retnawati, dan H. N. S. Dhewantoro, “Motivasi Belajar dan Prestasi Belajar pada Mata Pelajaran PPKN di Indonesia: Kajian Analisis Meta,” Bhineka Tunggal Ika Kaji. Teor. dan Prakt. Pendidik. PKn, vol. 9, no. 2, hal. 99–113, Nov 2022, doi: 10.36706/jbti.v9i2.18333.

M. Waruwu, “Pendekatan Penelitian Kualitatif: Konsep, Prosedur, Kelebihan dan Peran di Bidang Pendidikan,” Afeksi J. Penelit. dan Eval. Pendidik., vol. 5, no. 2, hal. 198–211, Apr 2024, doi: 10.59698/afeksi.v5i2.236.

M. W. Ilhami, W. Vera Nurfajriani, A. Mahendra, R. A. Sirodj, dan W. Afgani, “Penerapan Metode Studi Kasus Dalam Penelitian Kualitatif,” J. Ilm. Wahana Pendidik., vol. 10, no. 9, hal. 462–469, 2024, doi: 10.5281/zenodo.11180129.

N. T. Yulistiawaty, “Kegiatan Pramuka Di Sdn 1 Hadiluwih Berbasis Patriotisme Untuk Menumbuhkan Rasa Nasionalisme,” 2020. [Daring]. Tersedia pada: https://repository.stkippacitan.ac.id/id/eprint/754/

M. Fairuzabadi, “Teknik Wawancara,” Fairuzelsaid, 2021. https://fairuzelsaid.upy.ac.id/Mpti/Teknik-Wawancara/

R. Handayani dan R. H. Saeni, Metode Penelitian dan Statistik. 2020. [Daring]. Tersedia pada: https://books.google.co.id/books?id=ijGOEQAAQBAJ

M. S. Wea et al., “Strategi Guru dalam Menerapkan Metode Bercerita untuk Meningkatkan Aspek Bahasa Anak Usia Dini di TKK Bunda Pengantara Rahmat Ngedukelu,” J. Citra Multidisiplin, vol. 1, no. 2, hal. 168–178, Jan 2026, doi: 10.38048/jcm.v1i2.6661.

N. Nurhalisa, F. Sabani, S. Subhan, M. Mirnawati, dan R. M. Bulu, “Strategi Guru Menumbuhkan Rasa Percaya Diri Anak Usia Dini Pendahuluan,” J. Pendidik. Anak Usia Dini Indones., vol. 3, no. 1, hal. 31–42, 2026, [Daring]. Tersedia pada: https://jurnalpaudindonesia.org/index.php/jpi/article/view/38

A. Imah, N. Muazzomi, dan S. I. Harianja, “Analisis Strategi Guru Dalam Menanamkan Karakter Kepercayaan Diri Anak Usia 5-6 Di TK IT Fania Salsabila Barokah Jambi,” J. Ilm. Wahana Pendidik., vol. 12, no. 2, hal. 1–11, 2026, [Daring]. Tersedia pada: https://jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/13759

R. Rhema, A. Aunurrahman, A. Amalia, H. Halida, dan D. Miranda, “Peran Guru dalam Menanamkan Rasa Percaya Diri Anak Usia 5-6 Tahun di TK Gembala Baik Pontianak,” J. Edukasi, vol. 2, no. 2, hal. 99–109, Jun 2024, doi: 10.60132/edu.v2i2.284.

Y. Herlina, R. Yenita, N. Hatiningsih, L. Yuntina, dan N. Y. Priyanti, “Early Literacy Development of 4–5 Year Old Children through the Storytelling Method at SPS Negeri Bale Bermain Gading Kuncup Harmoni, North Jakarta,” Bull. Early Child., vol. 4, no. 1, 2024, doi: 10.51278/bec.v4i1.2014.

A. Apriana dan M. Anantyasari, “The Influence of Storytelling Method on Language Development of 4-5 Year Old Children at BA Aisyiyah Baleharjo,” Tunas Siliwangi J., vol. 11, no. 1, hal. 42–49, 2025, doi: 10.22460/ts.v11i1.5955.

J. Warmansyah dan E. S. Nirwana, “The Effect of Storytelling Methods and Self-Confidence Children’s Expressive Language Skills,” Ta’dib, vol. 26, no. 1, hal. 29, Mei 2023, doi: 10.31958/jt.v26i1.5927.

A. Alpiah, E. Saragi, dan T. Rachmi, “Upaya Meningkatkan Kepercayaan Diri Melalui Metode Bercerita Pada Anak Usia 5-6 Tahun,” J. Pendidik. Tambusai, vol. 9, no. 2, hal. 25903–25909, 2025, doi: 10.31004/jptam.v9i2.30920.

N. F. K. Khatima, A. Agusniatih, H. P. Setianingsih, S. N. Zuama, dan J. Lima, “The Effect of Storytelling Method on Children’s Cognitive Development at the Age of 5–6 Years,” Indones. J. Early Child. Educ. Res., vol. 4, no. 2, hal. 359–370, Des 2025, doi: 10.31958/ijecer.v4i2.15853.

W. E. Hardiyanti, W. O. L. Arisanti, H. Hikmah, dan A. Suziman, “Improving Children’s Confidence Through Storytelling,” J. Pendidik. Awal Kanak-kanak Kebangs., vol. 11, no. 1, hal. 114–123, Agu 2022, doi: 10.37134/jpak.vol11.sp.10.2022.

N. Fatwikiningsih, teori psikologi kepribadian manusia. yogyakarta, 2023. [Daring]. Tersedia pada: https://books.google.co.id/books?id=UCn-DwAAQBAJ.

Similar Articles

<< < 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.