Dinamika Komunikasi Hibrida Anak Usia Dini Generasi Alpha dalam Interaksi Sosial dan Digital

Main Article Content

Nurjanah Setyaningrum
Neneng Tasu'ah

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika komunikasi anak usia dini Generasi Alpha dalam konteks sosial dan digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus pada 5 anak usia 5–6 tahun, 5 orang tua, dan 1 guru di KB-TK Siti Sulaechah 04 Semarang. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi anak berkembang dalam bentuk komunikasi hibrida, yaitu integrasi interaksi tatap muka dan interaksi digital. Media digital memengaruhi penggunaan bahasa, ekspresi verbal, dan kecenderungan imitasi konten digital, sedangkan interaksi langsung tetap menjadi fondasi utama perkembangan komunikasi interpersonal anak. Peran orang tua tampak melalui pembatasan durasi penggunaan gadget, seleksi konten, dan pendampingan komunikasi. Penelitian ini berkontribusi secara teoretis melalui pengembangan konsep komunikasi hibrida dan scaffolding digital, serta memberikan implikasi praktis bagi orang tua dan pendidik dalam mendampingi komunikasi anak di era digital.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Setyaningrum, N., & Tasu’ah, N. (2026). Dinamika Komunikasi Hibrida Anak Usia Dini Generasi Alpha dalam Interaksi Sosial dan Digital. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 2027–2039. https://doi.org/10.37985/murhum.v7i1.2213
Section
Articles

References

N. Munafiah dan M. A. Latif, “Peran Orang tua pada Kegiatan Screen time Anak Usia Dini,” Proc. 6th Annu. Conf. Islam. Early Child. Educ., vol. 6, hal. 23–28, 2022, [Daring]. Tersedia pada: https://conference.uin-suka.ac.id/ index.php/aciece

M. McCrindle, Understanding Generation Alpha. Norwest, Australia, 2020. [Daring]. Tersedia pada: https://www.researchgate.net/publication/342803353_UNDERSTANDING_GENERATION_ALPHA

D. Iswatiningsih, I. K. Melati, dan M. K. Zahidi, “Dinamika Bahasa Visual dan Digital pada Generasi Alpha dalam Komunikasi Sehari-hari di Media Sosial,” Paramasastra, vol. 11, no. 2, hal. 322–338, Sep 2024, doi: 10.26740/paramasastra.v11n2.p322-331.

C. N. Fuaody, I. Anggraeni, L. Maulidia, dan R. G. Nugraha, “Analisis Pengaruh Digital terhadap Komunisasi Sosial Anak dalam Kehidupan Sehari – Hari,” J. Basicedu, vol. 8, no. 1, hal. 327–337, Jan 2024, doi: 10.31004/basicedu.v8i1.7008.

L. Asmawati, “Peran Orang Tua dalam Pemanfaatan Teknologi Digital pada Anak Usia Dini,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 6, no. 1, hal. 82–96, Mar 2021, doi: 10.31004/obsesi.v6i1.1170.

H. Hidayat, “Penerapan Pola Asuh Orangtua pada Komunikasi Anak Usia Dini,” JP2KG AUD (Jurnal Pendidikan, Pengasuhan, Kesehat. dan Gizi Anak Usia Dini), vol. 1, no. 1, hal. 33–46, Okt 2022, doi: 10.26740/jp2kgaud.2020.1.1.33-46.

S. Etnawati, “Implementasi Teori Vygotsky terhadap Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini,” J. Pendidik., vol. 22, no. 2, hal. 130–138, Jan 2022, doi: 10.52850/jpn.v22i2.3824.

S. Ekawati dan D. Prasetyo, “Pola Asuh Orang Tua terhadap Sosial Emosional Anak di Era Digital (Studi Kasus Pada TK Lestari Wiyata Desa Jatigunung Kecamatan Tulakan Kabupaten Pacitan),” J. SENTRA Kaji. Teor. Dan Prakt. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 3, no. 2, hal. 15–27, 2023, doi: 10.1212/js.v3i2.31.

D. Masoumi, M. Bourbour, dan G. Lindqvist, “Mapping Children’s Actions in the Scaffolding Process Using Interactive Whiteboard,” Early Child. Educ. J., vol. 52, no. 6, hal. 1209–1220, Agu 2024, doi: 10.1007/s10643-023-01510-x.

A. Kirova dan N. M. Jamison, “Peer scaffolding techniques and approaches in preschool children’s multiliteracy practices with iPads,” J. Early Child. Res., vol. 16, no. 3, hal. 245–257, Sep 2018, doi: 10.1177/1476718X18775762.

K. D. Sahara, R. Lukitasari, dan S. Maulana, “Pola Komunikasi Generasi Alpha di Tengah Pesatnya Transformasi Teknologi Digital,” Pros. Semin. Nas. Ilmu Ilmu Sos., vol. 3, no. 1, hal. 1128, 2024, [Daring]. Tersedia pada: https://proceeding.unesa.ac.id/index.php/sniis/article/view/3835

J. S. Matthew B. Miles, A. Michael Huberman, Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. 2014.

H. Hanita, “Bahasa dan budaya dalam pendidikan anak : Analisis perspektif teori sosiokultural Vygotsky,” J. Warn. Pendidik. dan Pembelajaran Anak Usia Dini, vol. 10, no. 2, hal. 112–124, Sep 2025, doi: 10.24903/jw.v10i2.2158.

F. Sandra, A. M. Firdaus, dan A. R. Dwitama, “Analisis Perilaku Media Sosial Berdasarkan Teori Pembelajaran Sosial Bandura (Studi Survei Pengikut Akun ‘L’),” LibTech Libr. Inf. Sci. J., vol. 3, no. 2, hal. 42–50, Jan 2023, doi: 10.18860/libtech.v3i2.19417.

Z. A. Almaghfiroh, G. F. A. N. Qomariyah, A. A. Maulana, A. A. Elbarkah, dan H. M. S. Sulaiman, “Implementasi perkembangan bahasa dan sosial anak melalui pendidikan orang tua yang berkualitas,” Innov. J. Soc. Sci. Res., vol. 4, no. 4, hal. 13158–13180, 2024, doi: 10.31004/innovative.v4i4.14636.

T. Oktilenia Devindah dan Z. Zulkarnaen, “Pengaruh Gadget pada Perkembangan Sosial Anak Usia Dini,” Murhum J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 5, no. 1, hal. 357–365, Apr 2024, doi: 10.37985/murhum.v5i1.544.

N. Veraksa, O. Shiyan, I. Shiyan, N. Pramling, dan I. Pramling-Samuelsson, “Communication between teacher and child in early child education: Vygotskian theory and educational practice / La comunicación entre profesor y alumno en la educación infantil: la teoría vygotskiana y la práctica educativa,” Infanc. y Aprendiz., vol. 39, no. 2, hal. 221–243, Apr 2016, doi: 10.1080/02103702.2015.1133091.

R. A. Kaloka, I. S. Wulandari, dan R. Rumekar, “Studi Kualitatif Peran Mediasi Orang Tua dalam Penggunaan Gadget pada Generasi Alpha Pasca Pandemi,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 7, no. 5, hal. 5439–5448, Okt 2023, doi: 10.31004/obsesi.v7i5.4510.

D. Hill et al., “Media and Young Minds,” Pediatrics, vol. 138, no. 5, Nov 2016, doi: 10.1542/peds.2016-2591.

J. Xi dan J. P. Lantolf, “Scaffolding and the zone of proximal development: A problematic relationship,” J. Theory Soc. Behav., vol. 51, no. 1, hal. 25–48, Mar 2021, doi: 10.1111/jtsb.12260.

T. E. Siregar, N. Luali, R. C. Vinalistyosari, F. Hanurawan, dan A. E. Anggraini, “Implementation of Vygotsky’s Constructivism Learning Theory through Project-Based Learning (PjBL) in Elementary Science Education,” Al Qalam J. Ilm. Keagamaan dan Kemasyarakatan, vol. 18, no. 4, hal. 2586, Jun 2024, doi: 10.35931/aq.v18i4.3620.

M. Nukman, M. Nursalim, dan D. Rahmasari, “Dampak Era Digital terhadap Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini : Literature Review,” J. Rev. Pendidik. Dan Pengajaran, vol. 7, no. 1, hal. 284–289, 2024, doi: 10.31004/jrpp.v7i1.23494.

Similar Articles

<< < 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.