Intergrasi Nilai Budaya Lokal Manggarai dalam Kegiatan Pembelajaran sebagai Upaya Penguatan Karakater Anak Usia 5-6 Tahun

Main Article Content

Angela Yuliani Naur

Abstract

Budaya Lokal Manggarai merupakan suatu warisan turun temurun yang dipertahankan hingga saat ini oleh masyarakatnya. Akan melihat perkembangan globalisasi dan mordeniasai saat ini memberikan suatu tantangan tersendiri sehingga anak kurang memahami seperti apa budaya lokal Manggarai di intergrasikan dalam kehidupan sehari-hari khusunya dalam penanaman karakater anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk intergrasi budaya Manggarai dalam pembelajaran serta bagaimana intergrasi tersebut berkontribusi dalam penguatan karakter anak usia dini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini deskripsi kualitatif dengan Teknik pengmpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu analysis interactive mode yang terdiri pengumpulan data, penyajian data dan penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  intergrasi nilai budaya lokal Manggarai melalui cerita rakyat tarian tradisional Manggarai serta praktik kearifan lokal Manggarai dan penggunaan Bahasa Manggarai, serta penerapan kearifan lokal Manggarai seperti campe, leles, dan lurus. intergrasi ini terbukti meningkatkan karakter anak dalam gotong royong, tolong-menolong serta kejujuran, Serta kepercayaan diri. Faktor pendukung intergrasi budaya lokal Manggarai adalah Keluarga, sekolah dan Masyrakat. Adapun hambatan dalam mengintergrasikan budaya lokal Manggarai adalah kurangnya kompentesi guru dalam mengitergrasikan budaya lokal Manggarai serta minimnya media pembelajaran berbasis budaya Lokal Manggarai.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Yuliani Naur, A. (2026). Intergrasi Nilai Budaya Lokal Manggarai dalam Kegiatan Pembelajaran sebagai Upaya Penguatan Karakater Anak Usia 5-6 Tahun. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 2016–2026. https://doi.org/10.37985/murhum.v7i1.2203
Section
Articles

References

G. F. Situngkir dan L. D. M. Situngkir, “Integrasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal Budaya Batak Toba Sebagai Pembentukan Karakter Anak Usia Dini Dalam Pembelajaran IPS,” J. TALITAKUM, vol. 2, no. 2, hal. 118–126, Des 2023, doi: 10.69929/talitakum.v2i2.20.

R. R. Lubis, “Historisitas dan Dinamika Pendidikan Karakter di Indonesia,” An-Nahdhah, vol. 1, no. 2, hal. 70–82, 2020, [Daring]. Tersedia pada: https://www.jurnal.stai-nias.ac.id/index.php/annahdhah/article/view/16

A. M. Arif, N. Nurdin, dan E. Elya, “Character Education Management at Islamic Grassroot Education: The Integration of Local Social and Wisdom Values,” Al-Tanzim J. Manaj. Pendidik. Islam, vol. 7, no. 2, hal. 435–450, Apr 2023, doi: 10.33650/al-tanzim.v7i2.5468.

R. Novianti, Dasar-Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Tasikmalaya: Edu Publisher, 2020. [Daring]. Tersedia pada: https://books.google.co.id/books?hl=id&lr=&id=vwUxEAAAQBAJ

G. Raru, “Tuturan Ritual Hambor Haju pada Masyarakat Manggarai Sebuah Kajian Linguistik Kebudayaan,” Paradig. J. Kaji. Budaya, vol. 6, no. 1, hal. 28, Agu 2016, doi: 10.17510/paradigma.v6i1.79.

G. Prananda, Y. Kharismadewi, Z. Ricky, dan S. Y. Friska, “The COVID-19 Pandemic Impact on Elementary Students Online Learning Motivation,” Elem. J. Ilm. Pendidik. dasar, vol. 7, no. 2, hal. 153, Jan 2021, doi: 10.32332/ejipd.v7i2.2613.

M. L. Sumarni, S. Jewarut, dan W. L. Lumbantobing, “Peran Guru Dalam Pembelajaran Berbasis Budaya di Sekolah Dasar,” J. Dimens. Pendidik. dan Pembelajaran, vol. 11, no. 1, hal. 132–138, Des 2023, doi: 10.24269/dpp.v11i1.8210.

T. M. Genggong, M. M. Tapung, dan H. E. A. Wejang, Tapung, “Urgensi Model Pembelajaran Muatan Lokal Berbasis Budaya Manggarai untuk Menunjang Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar,” J. Literasi Pendidik. Dasar, vol. 2, no. 1, hal. 12–20, 2021, [Daring]. Tersedia pada: https://jurnal.unikastpaulus.ac.id/index.php/jlpd/article/view/868

S. Karoso, B. Tri Cahyono, A. Pujosusanto, dan E. W. Handayani, “Penanaman Nilai-Nilai Budaya dan Karakter melalui Permainan Anak Tradisional pada Pendidikan Anak Usia Dini,” J. Pract. Learn. Educ. Dev., vol. 5, no. 2, hal. 304–313, Apr 2025, doi: 10.58737/jpled.v5i2.423.

F. Devina, E. S. Nurdin, Y. Ruyadi, E. Kosasih, dan R. A. Nugraha, “Penguatan Karakter Pancasila Anak Usia Dini melalui Kearifan Budaya Lokal: Sebuah Studi Literatur,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 7, no. 5, hal. 6259–6272, Nov 2023, doi: 10.31004/obsesi.v7i5.4984.

D. Marhayani, “Development of Character Education Based on Local Wisdom in Indigenous People Tengahan Sedangagung,” J. Educ. Teach. Learn., vol. 1, no. 2, hal. 66–70, 2016, [Daring]. Tersedia pada: https://www.learntechlib.org/p/209027/

D. Qutni, Z. Elmubarok, dan A. Muthohar, “Local Wisdom as A Character Education in The Era of Disruption,” Eur. J. Humanit. Educ. Adv., vol. 3, no. 3, hal. 282–287, 2022.

R. Ratnasari, M. A. Musi, dan A. Lismayani, “Implementasi Nilai-Nilai Budaya Kearifan Lokal Bugis-Makassar dalam Mengembangkan Aspek Nilai Moral pada Anak Usia 5-6 Tahun,” J. Early Child. Educ., vol. 7, no. 2, hal. 133–147, Des 2025, doi: 10.15408/jece.v7i2.49031.

M. Samani, M. Daryono, dan D. Ratnadewi, “Developing Character Education Based on Local Wisdom,” in Proceedings of the 1st International Conference on Education Innovation (ICEI 2017), 2018. doi: 10.2991/icei-17.2018.60.

D. Ayuni, T. Marini, M. Fauziddin, dan Y. Pahrul, “Kesiapan Guru TK Menghadapi Pembelajaran Daring Masa Pandemi Covid-19,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 5, no. 1, hal. 414, Jul 2020, doi: 10.31004/obsesi.v5i1.579.

N. W. Sumitri, “Eksistensi Cerita Rakyat dan Fungsinya dalam Kehidupan Masyarakat di Manggarai Timur,” Arif J. Sastra dan Kearifan Lokal, vol. 3, no. 1, hal. 43–57, Agu 2023, doi: 10.21009/Arif.031.03.

S. Ayub, M. Taufik, dan H. Fuadi, “Pentingnya Peran Orang Tua dalam Pendidikan Anak,” J. Ilm. Profesi Pendidik., vol. 9, no. 3, hal. 2303–2318, 2024, doi: 10.29303/jipp.v9i3.3020.

S. Nurzannah, “Peran Guru Dalam Pembelajaran,” ALACRITY J. Educ., hal. 26–34, Des 2022, doi: 10.52121/alacrity.v2i3.108.

F. Wulandari, “Pemanfaatan Lingkungan sebagai Sumber Belajar Anak Sekolah Dasar,” J. Educ. Rev. Res., vol. 3, no. 2, hal. 105, Des 2020, doi: 10.26737/jerr.v3i2.2158.

W. Sihaloho, M. R. Aulia, A. Maimanah, A. H. Rahayu, M. Daulay, dan Z. Efendi, “Pendidikan dan Masyarakat,” J. Dirosah Islam., vol. 5, no. 3, hal. 898–905, Jul 2023, doi: 10.47467/jdi.v5i3.4368.

Y. G. Mia dan S. Sulastri, “Analisis Kompetensi Profesional Guru,” J. Pract. Learn. Educ. Dev., vol. 3, no. 1, hal. 49–55, Mar 2023, doi: 10.58737/jpled.v3i1.93.

M. S. Saleh, S. Syahruddin, M. S. Saleh, I. Azis, dan S. Sahabuddin, Media Pembelajaran. Jawa Tengah: Eureka Media Aksara, 2023. [Daring]. Tersedia pada: https://eprints.unm.ac.id/35658/1/Media Pembelajaran.pdf

D. Urhahne dan L. Wijnia, “Theories of Motivation in Education: an Integrative Framework,” Educ. Psychol. Rev., vol. 35, no. 2, hal. 45, Jun 2023, doi: 10.1007/s10648-023-09767-9.

N. Shofiyah, C. Nisak Aulina, dan N. Efendi, “Peningkatan Kompetensi Pedagogik Guru PAUD dalam Pembuatan Video Pembelajaran Sains Berbasis Smartphone,” Murhum J. Pendidik. Anak Usia Dini, hal. 23–33, Mar 2021, doi: 10.37985/murhum.v2i1.29.

L. Syafarina, E. Mulyasa, dan N. Koswara, “Strategi Manajerial Penguatan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Guru,” J. Educ. FKIP UNMA, vol. 7, no. 4, hal. 2036–2043, 2021, doi: 10.31949/educatio.v7i4.1250.

Similar Articles

<< < 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.