Pengembangan Instrumen Asesmen Diagnostik Non Kognitif Mahasiswa Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Berbasis Kurikulum Merdeka

Main Article Content

Wisman Wisman
Hasriana Hasriana
Rabiah Al'adawiya

Abstract

Asesmen diagnostik nonkognitif merupakan komponen penting dalam implementasi Kurikulum Merdeka karena berfungsi untuk mengidentifikasi berbagai aspek personal mahasiswa yang mendukung proses pembelajaran. Namun, pelaksanaan asesmen ini masih menghadapi kendala akibat keterbatasan instrumen yang tersedia di lembaga pendidikan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan instrumen asesmen diagnostik nonkognitif yang valid dan reliabel bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD). Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (research and development) dengan model pengembangan instrumen adaptif berdasarkan tujuh langkah sistematis. Produk penelitian berupa kuesioner dengan lima dimensi utama: kesejahteraan psikologis dan sosial-emosional, aktivitas belajar mandiri, kondisi keluarga, latar belakang pergaulan, serta gaya belajar, karakteristik, dan minat. Analisis data meliputi uji validitas isi menggunakan model Gregory, validitas konstruk melalui analisis faktor konfirmatori (Confirmatory Factor Analysis/CFA), serta reliabilitas dengan koefisien Alpha Cronbach. Hasil uji validitas isi menunjukkan koefisien 0,81 (valid). Hasil CFA memenuhi syarat analisis faktor (KMO = 0,850; Bartlett’s Test sig. = 0,000). Dari 48 butir awal, sebanyak 37 butir dinyatakan valid dan reliabel dengan koefisien reliabilitas 0,850. Instrumen ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh dosen dan pengelola program studi dalam melaksanakan asesmen diagnostik nonkognitif bagi mahasiswa PG-PAUD.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Wisman, W., Hasriana, H., & Al’adawiya, R. (2026). Pengembangan Instrumen Asesmen Diagnostik Non Kognitif Mahasiswa Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Berbasis Kurikulum Merdeka. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 600–611. https://doi.org/10.37985/murhum.v7i1.1954
Section
Articles

References

L. M. A. Z. Puad and K. Ashton, “A critical analysis of Indonesia’s 2013 national curriculum: Tensions between global and local concerns,” Curric. J., vol. 34, no. 3, pp. 521–535, Sep. 2023, doi: 10.1002/curj.194.

N. Azian, “Implementasi Penilaian dan Pengawasan Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini,” Mitra Ash-Shibyan J. Pendidik. dan Konseling, vol. 5, no. 02, pp. 85–94, Jul. 2022, doi: 10.46963/mash.v5i02.527.

Dwi Suprapti and Ahmad Rosyid Ridho, “Asesmen Diagnostik Sebagai Penilaian Pembelajaran Dalam Kurikulum Merdeka di MIN 2 Boyolali,” Katalis Pendidik. J. Ilmu Pendidik. dan Mat., vol. 1, no. 2, pp. 253–263, Jun. 2024, doi: 10.62383/katalis.v1i2.447.

T. N. Tumanggor, Z. Nasution, and M. S. Harahap, “Persepsi Orang Tua Siswa SMP tentang Pembelajaran Daring Mata Pelajaran Matematika,” J. MathEdu (Mathematic Educ. Journal), vol. 4, no. 2, pp. 269–303, Jul. 2021, doi: 10.37081/mathedu.v4i2.2538.

S. W. Nasution, “Assesment Kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Dasar,” EJoES (Educational J. Elem. Sch., vol. 4, no. 3, pp. 135–142, Oct. 2023, doi: 10.30596/ejoes.v4i3.16853.

I. K. W. Wiguna and M. A. N. Tristaningrat, “Langkah Mempercepat Perkembangan Kurikulum Merdeka Belajar,” Edukasi J. Pendidik. Dasar, vol. 3, no. 1, p. 17, Mar. 2022, doi: 10.55115/edukasi.v3i1.2296.

B. Evridawati, Yufiarti, and E. Yetti, “The Cognitive Style and Attachment on Early Childhood Speech Skills,” JPUD - J. Pendidik. Usia Dini, vol. 14, no. 1, pp. 32–42, Apr. 2020, doi: 10.21009/JPUD.141.03.

S. Hendayani, E. Nurlaila, and N. Fitria, “Kesiapan Guru Dalam Menyusun Asesmen Diagnostik Non Kognitif Peserta Didik Ditinjau dari Perspektif Psikologi,” J. Pendidik. Tambusai, vol. 7, no. 3, pp. 28139–28146, 2024, doi: 10.31004/jptam.v7i3.11310.

P. R. P. Jaya, B. Palmin, and T. A. Sum, “Pengujian Instrumen Akreditasi PAUD dengan Model Rasch,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 8, no. 4, pp. 687–698, Aug. 2024, doi: 10.31004/obsesi.v8i4.5953.

S. Sumarti, G. Gimin, and E. Erni, “Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Motivasi Kerja Guru terhadap Disiplin Kerja Guru SD Negeri Sekecamatan Bandar Sei. KIJANG Kabupaten Pelalawan,” Tunjuk Ajar J. Penelit. Ilmu Pendidik., vol. 5, no. 2, p. 291, Aug. 2022, doi: 10.31258/jta.v5i2.291-319.

S. Sugiono, Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D, 20th ed. Bandung: 2019, 2019. [Online]. Available: https://books.google.co.id/books/about/Metode_penelitian_pendidikan.html?hl=id&id=0xmCnQAACAAJ

W. C. Prakaya, Metode penelitian pendidikan. Jawa Timur: Nawa Litera Publishing, 2023.

K. Kunandar, Penilaian Autentik: Penilaian Hasil Belajar Peserta Didik Berdasarkan Kurikulum 2013; Suatu Pendekatan Praktis. Jakarta: Rajawali Pers, 2019. [Online]. Available: https://opac.ut.ac.id/detail-opac?id=38499

T. Pristiwaluyo and S. Syamsuddin, “Development of an Instrument for Teachersâ€TM Attitudes towards Academic Supervision performed by Supervisors in Schools of Special Education,” J. Educ. Sci. Technol., vol. 7, no. 1, pp. 40–49, Mar. 2021, doi: 10.26858/est.v7i1.12954.

R. Slamet and S. Wahyuningsih, “Validitas Dan Reliabilitas Terhadap Instrumen Kepuasan Kerja,” Aliansi J. Manaj. dan Bisnis, vol. 17, no. 2, pp. 51–58, Dec. 2022, doi: 10.46975/aliansi.v17i2.428.

W. Black and B. J. Babin, “Multivariate Data Analysis: Its Approach, Evolution, and Impact,” in The Great Facilitator, Cham: Springer International Publishing, 2019, pp. 121–130. doi: 10.1007/978-3-030-06031-2_16.

C. D. Mellinger and T. A. Hanson, “Methodological considerations for survey research: Validity, reliability, and quantitative analysis,” Linguist. Antverp. New Ser. – Themes Transl. Stud., vol. 19, Jan. 2021, doi: 10.52034/lanstts.v19i0.549.

N. Sánchez-Álvarez, N. Extremera, and P. Fernández-Berrocal, “The relation between emotional intelligence and subjective well-being: A meta-analytic investigation,” J. Posit. Psychol., vol. 11, no. 3, pp. 276–285, May 2016, doi: 10.1080/17439760.2015.1058968.

M. F. Watu, Y. U. Lawe, Y. V. Sayangan, and D. N. L. Laksana, “Penerapan Asesmen Diagnostik Non Kognitif pada Aspek Kesiapan dan Gaya Belajar Siswa SD,” J. Ilm. Pendidik. Citra Bakti, vol. 11, no. 2, pp. 615–625, May 2024, doi: 10.38048/jipcb.v11i2.3660.

F. R. Arsal, D. Hidayat, and I. Syafe’i, “Academic Supervision of Planning and Implementation of Arabic Language Learning,” Al-Ta’rib J. Ilm. Progr. Stud. Pendidik. Bhs. Arab IAIN Palangka Raya, vol. 12, no. 1, pp. 115–132, Jun. 2024, doi: 10.23971/altarib.v12i1.8174.

K. Rahman and D. Ririen, “Implementasi Asesmen Diagnostik Non Kognitif dalam Kebijakan Sekolah,” EDUKATIF J. ILMU Pendidik., vol. 5, no. 5, pp. 1815–1823, Oct. 2023, doi: 10.31004/edukatif.v5i5.3954.

A. Nurhasanah, A. Acesta, and M. E. Simbolon, “Analisis Kebutuhan Pengembangan Assesmen Diagnostik Non Kognitif Jenjang Sekolah Dasar,” Pedagog. J. Penelit. Pendidik., vol. 10, no. 2, pp. 46–54, Dec. 2023, doi: 10.25134/pedagogi.v10i2.8851.

Indrawati, Samsul Bahri, Muh. Rusmayadi, Muh. Galang Isnawan, and Imam Pakhrurrozi, “Pelaksanaan Asesmen Diagnostik: Tes Kepribadian Siswa Kelas VII di SMPN 4 Keruak,” Rengganis J. Pengabdi. Masy., vol. 2, no. 1, pp. 1–8, May 2022, doi: 10.29303/rengganis.v2i1.156.

Similar Articles

<< < 13 14 15 16 17 18 19 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.