Peran Guru dalam Membentuk Regulasi Emosi Anak Usia Dini melalui Kegiatan Rutin Harian
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis peran guru dalam membentuk regulasi emosi anak usia dini melalui kegiatan rutin harian serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan sebagai pendidik, pembimbing, fasilitator, motivator, dan teladan dalam membantu anak mengenali, mengendalikan, serta mengekspresikan emosi secara positif. Peran tersebut diwujudkan melalui kegiatan rutin harian, seperti mengaji, salat duha, baris pagi, praktik wudu, olahraga, bermain kelompok, dan pembelajaran tematik yang dilaksanakan secara konsisten. Strategi yang diterapkan meliputi pembiasaan, keteladanan, komunikasi yang positif, penguatan, dan pendampingan emosional. Kegiatan rutin harian berkontribusi terhadap berkembangnya disiplin, kesabaran, rasa percaya diri, kemampuan bekerja sama, kepatuhan terhadap aturan, serta pengendalian perilaku anak. Keberhasilan pelaksanaan didukung oleh kerja sama sekolah dan orang tua, lingkungan yang kondusif, serta program pembiasaan yang terstruktur, sedangkan perbedaan karakter anak dan keterbatasan dukungan keluarga menjadi faktor penghambat. Temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan rutin harian berperan penting dalam mendukung pembentukan regulasi emosi anak usia dini.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
E. Syaodih, Bimbingan Perkembangan Anak Usia Dini: Konsep, Pendekatan, dan Implementasi dalam Pendidikan Anak. Deepublish, 2026. [Daring]. Tersedia pada: https://books.google.co.id/books?hl=id&lr=&id=vAzhEQAAQBAJ
I. Miftahuljana, Sukrin, dan Ade S. Anhar, “Strategi Guru dalam Mengembangkan Kemampuan Regulasi Emosi Anak Usia 4-6 Tahun melalui Kegiatan Meditasi,” Walada J. Prim. Educ., vol. 4, no. 1, Mar 2025, doi: 10.61798/wjpe.v4i1.277.
K. Nisa, N. Ismaiyah, dan N. Azizah, “Overstimulasi Digital pada Anak Usia Dini: Analisis Pola Parenting, Regulasi Emosi, dan Kemampuan Interaksi Sosial dalam Kajian Literatur,” JIEEC (Journal Islam. Educ. Early Childhood), vol. 8, no. 1, hal. 287–297, Mei 2026, doi: 10.30587/jieec.v8i1.11688.
A. M. Arif Muadzin, “Konsepsi Peran Guru Sebagai Fasilitator dan Motivator Dalam Proses Pembelajaran Pendidikan Agama Islam,” J. Pendidik. Islam, vol. 7, no. 2, hal. 171–186, Sep 2021, doi: 10.37286/ojs.v7i2.102.
I. Indarwati et al., Pendidikan anak usia dini. PT Sada Kurnia Pustaka, 2023. [Daring]. Tersedia pada: https://books.google.co.id/books?id=qO3kEAAAQBAJ
N. Qistia, R. Kurnia, dan R. Novianti, “Hubungan Regulasi Diri dengan Kemandirian Anak Usia Dini,” Aulad J. Early Child., vol. 2, no. 3, hal. 61–72, Okt 2019, doi: 10.31004/aulad.v2i3.35.
D. I. Salsabila dan H. Wulandari, “Peran guru dalam perkembangan emosi pada anak usia dini,” J. Rev. Pendidik. dan Pengajaran, vol. 6, no. 4, hal. 3182–3188, 2023, doi: 10.31004/jrpp.v6i4.21932.
C. Muali dan S. Fatmawati, “Peran Orang Tua Meningkatkan Kecerdasan Emosional Anak; Analisis Faktor dan Strategi dalam Perspektif Islam,” Fitrah J. Islam. Educ., vol. 3, no. 2, hal. 85–100, Des 2022, doi: 10.53802/fitrah.v3i2.135.
A. F. Djollong, A. Sari, J. Junizar, N. D. Pramanik, R. Kustanti, dan A. A. Z. Lubis, Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini: Teori dan Panduan Komprehensif. PT. Sonpedia Publishing Indonesia, 2023. [Daring]. Tersedia pada: https://books.google.co.id/books?hl=id&lr=&id=Z_jaEAAAQBAJ
W. V. Nurfajriani, M. W. Ilhami, A. Mahendra, M. W. Afgani, dan R. A. Sirodj, “Triangulasi data dalam analisis data kualitatif,” J. Ilm. Wahana Pendidik., vol. 10, no. 17, hal. 826–833, 2024, doi: 10.5281/zenodo.13929272.
R. Agustianti et al., Metode Penelitian Kuantitatif Dan Kualitatif. Tohar Media, 2022. [Daring]. Tersedia pada: https://books.google.co.id/books?hl=en&lr=&id=giKkEAAAQBAJ
D. A. Fadillah, “Hubungan Pola Asuh Orang Tua dalam Pendidikan Karakter dan Moral Anak Usia Dini,” J. PAUD AGAPEDIA, vol. 8, no. 1, hal. 43–48, Jul 2024, doi: 10.17509/jpa.v8i1.71679.
F. Nuraeni dan M. Lubis, “Pola Asuh Orang Tua dan Implikasinya Terhadap Pembentukan Karakter Anak,” J. Pendidik. Anak Usia Dini Undiksha, vol. 10, no. 1, hal. 137–143, Jul 2022, doi: 10.23887/paud.v10i1.46054.
N. Ismaiyah, “Pengembangan Perilaku Sosial Emosional Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Bermain Peran di Masa Pandemi,” Kiddo J. Pendidik. Islam Anak Usia Dini, vol. 3, no. 1, hal. 38–47, Feb 2022, doi: 10.19105/kiddo.v3i1.5543.
H. T. Tito, M. M. Syamsuddin, dan V. Sholeha, “Efektivitas Penggunaan Emotion Diary sebagai Strategi untuk Meningkatkan Regulasi Emosi pada Anak,” Kumara Cendekia, vol. 12, no. 1, hal. 44, Mar 2024, doi: 10.20961/kc.v12i1.69216.
M. D. Rahiem, “Orang Tua dan Regulasi Emosi Anak Usia Dini,” Aulad J. Early Child., vol. 6, no. 1, hal. 40–50, 2023, doi: 10.31004/aulad.v6i1.441.
M. Shaleh, “Pola Asuh Orang Tua dalam Mengembangkan Aspek Sosial Emosional Anak Usia 5-6 Tahun,” Murhum J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 4, no. 1, hal. 86–102, Mar 2023, doi: 10.37985/murhum.v4i1.144.
T. Novela, “Dampak Peran Ayah terhadap Perkembangan Emosional Anak Usia Dini,” Raudhatul Athfal J. Pendidik. Islam Anak Usia Dini, vol. 3, no. 1, hal. 16–29, Jun 2019, doi: 10.19109/ra.v3i1.3200.
D. A. S. Jasmidalis, O. Purnamasari, dan L. Zulhaini, “Edukasi Gadget Ramah Anak Usia Dini bagi Orang Tua,” Murhum J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 4, no. 1, hal. 1–10, Jan 2023, doi: 10.37985/murhum.v4i1.149.
L. Zarina Yani, D. Darmiany, dan I. H. Ilham Handika, “Kolaborasi Orang Tua dan Guru dalam Pengembangan Karakter Disiplin Anak Usia Dini,” Murhum J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 6, no. 2, hal. 779–791, Agu 2025, doi: 10.37985/murhum.v6i2.1639.
M. Shaleh, B. Batmang, dan L. Anhusadar, “Kolaborasi Orang Tua dan Pendidik dalam Menstimulus Perkembangan Keaksaraan Anak Usia Dini,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 6, no. 5, hal. 4726–4734, Jun 2022, doi: 10.31004/obsesi.v6i5.2742.