Peran Tradisi Gotong Royong dalam Memperkuat Identitas Budaya Anak Usia Dini: Systematic Literature Reciew

Main Article Content

Lolita Lolita
Yeni Rachmawati
Euis Kurniati

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji secara sistematis peran tradisi gotong royong dalam memperkuat identitas budaya anak usia dini (AUD) di taman kanak-kanak (TK) melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA. Pencarian dilakukan pada basis data Google Scholar, SINTA, Scopus, ERIC, dan Semantic Scholar dengan rentang tahun 2020–2025. Dari 487 artikel yang teridentifikasi, sebanyak 20 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara tematik. Hasil review menunjukkan bahwa (1) integrasi tradisi gotong royong berbasis kearifan lokal secara konsisten meningkatkan identitas budaya AUD di TK; (2) pendekatan pembelajaran berbasis proyek, bermain peran, dan seni budaya lokal terbukti efektif menginternalisasi nilai gotong royong; (3) peran guru, orang tua, dan komunitas adat bersifat sinergis dan tidak dapat dipisahkan; serta (4) Kurikulum Merdeka melalui program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) memberikan ruang yang signifikan bagi integrasi nilai budaya lokal. Temuan ini memiliki implikasi penting bagi pengembangan kurikulum PAUD yang berbasis kearifan lokal, pelatihan kompetensi guru, serta kebijakan pelestarian budaya di era globalisasi.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Lolita, L., Rachmawati, Y., & Kurniati, E. (2026). Peran Tradisi Gotong Royong dalam Memperkuat Identitas Budaya Anak Usia Dini: Systematic Literature Reciew. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 574–585. https://doi.org/10.37985/murhum.v7i2.2408
Section
Articles

References

W. Sasmita dan F. N. Riswandi, “Studi Komparasi Pendidikan Kewarganegaraan pada Anak Usia Dini di Negara Indonesia dengan Negara Arab,” J. Ashil J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 3, no. 2, hal. 11–28, Nov 2023, doi: 10.33367/piaud.v3i2.4468.

N. M. A. Suryaningsih, C. E. Poerwati, dan I. M. E. Cahaya, “Weaving Cultural Threads: Integrating Local Wisdom into Indonesia’s Early Childhood Curriculum for Character Building and Cultural Preservation,” PPSDP Int. J. Educ., vol. 4, no. 2, hal. 1619–1629, Des 2025, doi: 10.59175/pijed.v4i2.732.

M. Aryaningsih, A. Wardana, dan K. S. Sheikh, “Cooperation, Mutual Respect, and Societal Commitment: Meanings of Gotong-Royong in Indonesian Social Studies School-textbooks,” Int. J. Soc. Learn., vol. 5, no. 1, hal. 59–72, Des 2024, doi: 10.47134/ijsl.v5i1.297.

F. Devina, E. S. Nurdin, Y. Ruyadi, E. Kosasih, dan R. A. Nugraha, “Penguatan Karakter Pancasila Anak Usia Dini melalui Kearifan Budaya Lokal: Sebuah Studi Literatur,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 7, no. 5, hal. 6259–6272, Nov 2023, doi: 10.31004/obsesi.v7i5.4984.

S. C. Rahmawati, J. Pamungkas, dan S. Suyanto, “Survey of the Need for Implementing Javanese Culture in Kindergarten Learning: Language, Manners, Traditional Clothing, Food, and Daily Etiquette,” Int. J. Educ. Life Sci., vol. 3, no. 12, hal. 3223–3234, Des 2025, doi: 10.59890/ijels.v3i12.231.

K. Henry, R. Virk, L. DeMarchi, dan H. Sears, “Lingua Franca دعوة لتنويع لغة لمجتمعات العلوم والتكنولوجيا والهندسة والرياضيات الأكاديمية,” J. Sci. Policy Gov., vol. 18, no. 03, hal. 84–95, Agu 2021, doi: 10.38126/JSPG180303AR.

Y. K. Siu dan M. Christianti, “Pengembangan Media Buku Berbasis Bahasa Ibu untuk Meningkatkan Kosakata Anak Usia Dini melalui Model ADDIE,” Murhum J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 7, no. 1, hal. 1360–1370, 2026, doi: 10.37985/murhum.v7i1.2020.

M. A. Anggreni dan A. Fachrurrazi, “Revitalisasi kearifan lokal untuk membangun identitas budaya pada anak usia dini,” Zaheen J. Pendidikan, Agama dan Budaya, vol. 1, no. 1, hal. 172–187, 2025, [Daring]. Tersedia pada: https://jurnalinspirasimodern.com/index.php/Zaheen/article/view/91

M. J. Page et al., “The PRISMA 2020 statement: an updated guideline for reporting systematic reviews,” BMJ, vol. 372, hal. n71, Mar 2021, doi: 10.1136/bmj.n71.

V. Braun dan V. Clarke, “Reflecting on reflexive thematic analysis,” Qual. Res. Sport. Exerc. Heal., vol. 11, no. 4, hal. 589–597, Agu 2019, doi: 10.1080/2159676X.2019.1628806.

S. Fadillah, A. A. Putri, dan Y. Novitasari, “Malay Culture-Based Education and Cultural Identity Formation in Early Childhood,” J. Pendidik. Anak, vol. 14, no. 2, hal. 254–261, Des 2025, doi: 10.21831/jpa.v14i2.2020.

N. Akmaliani dan R. Rohita, “Pengembangan Sikap Gotong Royong Pada Anak Usia Dini Melalui Tema Budaya Betawi,” J. Anak Usia Dini Holistik Integr., vol. 7, no. 2, hal. 113, Jan 2025, doi: 10.36722/jaudhi.v7i2.3625.

S. A. Sakti, S. Endraswara, dan A. Rohman, “Revitalizing local wisdom within character education through ethnopedagogy apporach: A case study on a preschool in Yogyakarta,” Heliyon, vol. 10, no. 10, hal. e31370, Mei 2024, doi: 10.1016/j.heliyon.2024.e31370.

J. Jufri, N. Nalatirrizqa, dan Y. Yusra, “Mengembangkan Nilai Gotong Royong pada Anak Kelompok B dengan Metode Berbasis Proyek Melalui Kegiatan Berkebun di Raudhatul Athfal Yabus (Desa Keude Krueng Geukuh, Kecamatan Dewantara),” Pedagog. J. Ilmu-Ilmu Kependidikan, vol. 5, no. 1, hal. 43–49, Jun 2025, doi: 10.57251/ped.v5i1.1683.

C. A. Arifinata, D. Kristiana, dan N. I. Rusdiani, “Implementation of the Pancasila Student Profile Strengthening Project through Market Day Activities in Shaping the Character of Gotong Royong for 5-6 Year Old Children,” PAUDIA J. Penelit. dalam Bid. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 14, no. 2, hal. 327–341, Mei 2025, doi: 10.26877/paudia.v14i2.1677.

A. Ristu Pratiwi dan J. Pamungkas, “Guru sebagai Pelestari Nilai Budaya: Analisis Kompetensi dan Praktik Pembelajaran Kontekstual,” Murhum J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 6, no. 2, hal. 1403–1412, Des 2025, doi: 10.37985/murhum.v6i2.1449.

T. Tumbularani, W. Winarti, dan S. R. Sakila, “Cultivating the Value of Identity in Early Childhood through the Introduction of Yogyakarta’s Local Culture,” Cakrawala Dini J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 16, no. 1, hal. 97–106, Apr 2025, doi: 10.17509/cd.v16i1.80797.

N. A. O. Anwar, F. M. Mukarromah, dan A. A. P. Putri, “Merajut Identitas Jawa di PAUD: Strategi Pelestarian Budaya untuk Generasi Emas,” Yaa Bunayya J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 9, no. 2, hal. 178–191, Nov 2025, doi: 10.24853/yby.9.2.178-191.

W. Kogoya, O. Jamal, A. Krobo, dan W. Benggan, “Penguatan Karakter Gotong Royong bagi Anak Usia Dini di PAUD Pelita Perumnas II Waena, Jayapura,” J. Pengabdi. PAPUA, vol. 8, no. 2, hal. 98–103, Jul 2024, doi: 10.31957/jpp.v8i2.3695.

V. Anggraini, Rusdinal, dan Hadiyanto, “Cultural Pretend Play with Minangkabau Songs to Enhance Mother Tongue and Character in Early Childhood: A SEM-PLS Analysis,” Semin. Med. Writ. Educ., vol. 4, hal. 848, Okt 2025, doi: 10.56294/mw2025848.

Danang Prastyo, Gunarti Dwi Lestari, Nunuk Haryati, Desika Putri Mardiani, dan Ardhana Reswari, “Application of Contextual Learning Based on Madura Local Culture in Improving Understanding of Social Values in Early Childhood,” J. Pendidik. Anak Usia Dini Undiksha, vol. 13, no. 2, hal. 233–245, Agu 2025, doi: 10.23887/paud.v13i2.90662.

A. F. Aqeela, G. N. Firdaus, M. N. K. Wanga, M. Mauizhaturrahmi, dan N. D. Khairunnisa, “Gotong Royong in Parenting Practices in Cireundeu Traditional Village,” Early Child. Educ. Parent., vol. 2, no. 1, hal. 33–40, Feb 2025, doi: 10.17509/ecepa.v2i1.80347.

B. Taib, Winda Oktaviani, dan Budi Rahardjo, “Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Melestarikan Budaya Lokal Moloku Kie Raha pada Pendidikan Anak Usia Dini,” G-Couns J. Bimbing. dan Konseling, vol. 9, no. 2, hal. 782–797, Okt 2024, doi: 10.31316/g-couns.v9i2.6891.

R. Syafrida, N. Riana, N. Karnia, dan M. Ismail, “Back to Surau: Redefining Early Childhood Character Education Through the Lens of Minangkabau Culture,” Al-Athfal J. Pendidik. Anak, vol. 11, no. 1, hal. 135–152, Jun 2025, doi: 10.14421/al-athfal.2025.111-09.

Syafnan, Rizki Hafni RAMBE, dan Irmayani PASARIBU, “Implementation of Local Wisdom-Based Early Childhood Education Curriculum to Improve Early Childhood Cultural Identity,” J. Digit. Learn. DISTANCE Educ., vol. 4, no. 1, hal. 1460–1467, Jun 2025, doi: 10.56778/jdlde.v4i1.528.

Hidayatu Munawaroh, Agus Sriyanto, dan Dimas Setiaji Prabowo, “Pelestarian Kesenian Tradisional Anggun (Angklung Gunung) dalam Menumbuhkan Karakter Cinta Tanah Air Anak Usia Dini,” Asghar J. Child. Stud., vol. 5, no. 1, hal. 15–24, Jun 2025, doi: 10.28918/asghar.v5i1.10473.

R. A. Leonia, J. Pamungkas, dan N. Rolina, “Internalization of Local Wisdom As Strengthening of Pancasila Student Profile Values Through Art Activity Early Childhood Education in Indonesia,” in The Korean Conference on Education 2024: Official Conference Proceedings, Jan 2025, hal. 73–82. doi: 10.22492/issn.2759-7563.2024.6.

F. Pertiwi, H. Siregar, dan S. R. Maysara, “Implementasi Pembelajaran Kontekstual Berbasis Kearifan Lokal di PAUD-Nonformal: Studi Fenomenologi,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 9, no. 6, hal. 2691–2704, Okt 2025, doi: 10.31004/obsesi.v9i6.7563.

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.