Peningkatan Keterampilan Motorik Halus Siswa Sekolah Dasar melalui Media Kolase Berbasis Aktivitas Kreatif Terstruktur

Main Article Content

Filomena Samiadji Hartanto
Imelda Gozali

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan keterampilan motorik halus siswa sekolah dasar melalui penerapan media kolase berbasis aktivitas kreatif terstruktur. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis & McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas 21 siswa kelas I SD Santa Maria Surabaya tahun ajaran 2025/2026. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, penilaian hasil karya. Analisis data menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif dengan indikator keberhasilan berupa peningkatan nilai rata-rata kelas dan ketuntasan belajar minimal 80%. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan motorik halus siswa secara bertahap. Pada tahap pra siklus, diperoleh rata-rata kelas sebesar 76 dengan ketuntasan 67%. Setelah tindakan pada siklus I, rata-rata meningkat menjadi 84 dengan ketuntasan 81%, dan pada siklus II mencapai rata-rata 92 dengan ketuntasan 100%. Secara kualitatif, peningkatan terlihat pada aspek koordinasi visual-motorik, kerapian, ketelitian, serta kemandirian siswa. Dengan demikian, penerapan media kolase berbasis aktivitas kreatif terstruktur terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan motorik halus siswa secara sistematis dan berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Samiadji Hartanto, F., & Gozali, I. (2026). Peningkatan Keterampilan Motorik Halus Siswa Sekolah Dasar melalui Media Kolase Berbasis Aktivitas Kreatif Terstruktur. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 1777–1788. https://doi.org/10.37985/murhum.v7i1.2198
Section
Articles

References

S. Nur Insana, W. Ismail, M. Marjuni, dan A. Agusriani, “Pengaruh Kegiatan Kolase Terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun,” Jambura Early Child. Educ. J., vol. 4, no. 2, hal. 122–132, Feb 2022, doi: 10.37411/jecej.v4i2.1240.

M. M. Sari, S. Sariah, dan H. Heldanita, “Kegiatan Finger Painting dalam Mengembangkan Motorik Halus Anak Usia Dini,” KINDERGARTEN J. Islam. Early Child. Educ., vol. 3, no. 2, 2020, doi: 10.24014/kjiece.v3i2.10983.

L. Irawati, “Artikel Implementasi Pembelajaran Practical life dan Sensorial Untuk Pengembangan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini Di Omah Uthie Daycare Cibinong,” JIIP - J. Ilm. Ilmu Pendidik., vol. 6, no. 11, hal. 8514–8520, Nov 2023, doi: 10.54371/jiip.v6i11.2647.

K. H. Primayana, “Pengembangan kreativitas anak melalui kegiatan kolase,” PURWADITA J. AGAMA DAN BUDAYA, vol. 4, no. 1, 2020, doi: 10.55115/purwadita.v4i1.544.

J. A. Putri, E. S. Nirwana, dan A. Alimni, “Development of a STEAM-based Papercraft Media ‘Memoo!’ to Enhance Fine Motor Skills in Early Childhood,” AL-ISHLAH J. Pendidik., vol. 17, no. 4, Jan 2026, doi: 10.35445/alishlah.v17i4.8627.

S. Wahyuningsih, S. Wahyuni, dan R. Siregar, “Pengembangan Motorik Halus Anak Usia Dini melalui Kegiatan Finger Painting,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 7, no. 1, hal. 991–1000, Feb 2023, doi: 10.31004/obsesi.v7i1.3892.

T. A. Wulandari dan I. Khasanah, “Analisis Pembelajaran Berbasis Loose Part untuk Menstimulasi Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun di TK Sakti Lestari 01 Batang,” Media Penelit. Pendidik. J. Penelit. dalam Bid. Pendidik. dan Pengajaran, vol. 18, no. 1, hal. 1–7, Jun 2024, doi: 10.26877/mpp.v18i1.18019.

M. Assalihee, N. Bakoh, Y. Boonsuk, dan J. Songmuang, “Transforming Islamic Education through Lesson Study (LS): A Classroom-Based Approach to Professional Development in Southern Thailand,” Educ. Sci., vol. 14, no. 9, hal. 1029, Sep 2024, doi: 10.3390/educsci14091029.

Ade Rahayu dan Arna Saskia, “Metode Penelitian Tindakan Kelas: Konsep, Tahapan dan Keunggulan dalam Praktik Pembelajaran,” DIAJAR J. Pendidik. dan Pembelajaran, vol. 4, no. 4, hal. 828–836, Okt 2025, doi: 10.54259/diajar.v4i4.5792.

S. Wahyuni, S. Kurniawan, dan A. Kurniasari, “Media Daur Ulang Sebagai Sarana Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 4-5 Tahun,” ALAYYA J. Pendidik. Islam Anak Usia Dini, vol. 4, no. 1, hal. 21–37, Feb 2023, doi: 10.51311/alayya.v4i1.613.

S. Handayani, W. Sukartiningsih, dan R. Hasibuan, “Model Collaborative Learning melalui Permainan Rolling Marbles terhadap Kemampuan Kognitif dan Motorik Halus Anak,” Aulad J. Early Child., vol. 7, no. 2, hal. 509–516, Jul 2024, doi: 10.31004/aulad.v7i2.721.

Y. S. P, S. A. Ramli, dan H. Hajeni, “Peningkatan Keterampilan Motorik Halus Anak Melalui Kegiatan Meronce pada Kelompok B Taman Kanak-Kanak PKK To’lemo Kabupaten Luwu,” Temat. J. Pemikir. dan Penelit. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 6, no. 2, hal. 76, Des 2020, doi: 10.26858/tematik.v6i2.15885.

S. Z. Zain, F. Anjarwati, dan W. I. Kartika, “The Application of Bead-Stringing Play in Stimulasting Fine Motor Skills of Children Aged 4-5 Years at TK Al-Kautsat Bontang,” Al Hikmah Indones. J. Early Child. Islam. Educ., vol. 9, no. 2, hal. 389–402, Des 2025, doi: 10.35896/ijecie.v9i2.1192.

H. P. Sari dan K. Sa’diah, “Efforts to Improve Children’s Fine Motor Skills through Sewing Activities at Raudhatul Athfal ’Aisyiyah Gontor,” J. Indones. Prim. Sch., vol. 2, no. 1, hal. 192–202, Mar 2025, doi: 10.62945/jips.v2i1.431.

M. H. Abd Rahman, “Visual Perceptual Skills (non-motor) among Adults in Selangor of Malaysia,” Med. Health, vol. 15, no. 2, hal. 37–46, Des 2020, doi: 10.17576/MH.2020.1502.06.

N. W. R. Lestari dan I. A. M. Y. Andari, “Implementasi Pendekatan Seni Kolase Dalam Menstimulasi Keterampilan Abad Ke-21 pada Anak Usia Dini,” Widya Sundaram J. Pendidik. Seni Dan Budaya, vol. 1, no. 1, hal. 1–13, Mar 2023, doi: 10.53977/jws.v1i1.1044.

D. Harningsih, M. Jannah, dan E. Rachmawati, “Kolase sebagai solusi efektif untuk meningkatkan motorik halus anak di taman kanak-kanak,” Teach. Educ. Res., vol. 7, no. 1, Mar 2025, doi: 10.33292/ter.v7i1.512.

E. Santoso, “Penggunaan Model Pembelajaran Kontekstual untuk Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Matematika Siswa Sekolah Dasar,” J. Cakrawala Pendas, vol. 3, no. 1, Jan 2017, doi: 10.31949/jcp.v3i1.407.

Ni Kadek Dian Arisanti, Anak Ayu Nyoman Trisna Narta Dewi, dan Agung Wiwiek Indrayani, “The Effect of Puzzle-playing on Fine Motor Development in Preschool Children,” Phys. Ther. J. Indones., vol. 3, no. 2, hal. 54–57, Des 2022, doi: 10.51559/ptji.v3i2.55.

A. Dahlani, “Penerapan Model Pembelajaran Mind Mapping dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa (Penelitian Tindakan Kelas Pada Siswa Kelas IV Semester 2 SDN Bunisari Kecamatan Jatinunggal Kabupaten Sumedang Tahun Pelajaran 2018/2019),” Pendas J. Ilm. Pendidik. Dasar, Des 2019, doi: 10.23969/jp.v4i2.2043.

Lidia, F. M, S. Sahwin, dan M. Yusril, “Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Menganyam Pada Kelompok B TK Negeri Pembina Bungoro,” J. Guru Pencerah Semesta, vol. 1, no. 4, hal. 476–492, Sep 2023, doi: 10.56983/jgps.v1i4.706.

P. Sutapa, Y. Prasetyo, K. W. Pratama, M. Karakauki, A. Mustapha, dan S. Z. S. Idrus, “Motor Development Index (MDI) Based on Combination of Human Development Index (HDI) and Sport Development Index (SDI) as a Success Parameter of Motor Development among Preschool Children: An Observational Study,” J. Phys. Conf. Ser., vol. 1529, no. 3, hal. 032003, Apr 2020, doi: 10.1088/1742-6596/1529/3/032003.

Similar Articles

<< < 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.