Pengaruh Bermain Sensorik Menggunakan Bahan Alam terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak Usia 3-4 Tahun

Main Article Content

Ella Salbillah
Meyke Garzia

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh bermain sensorik menggunakan bahan alam terhadap perkembangan motorik halus anak di TK Aisyiyah di Tebet Kota Jakarta Selatan dan BKB PAUD Rumah Pelangi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen dan desain nonequivalent control group pretest-posttest. Sebanyak 22 anak dilibatkan sebagai sampel melalui teknik sampling jenuh dan dibagi menjadi kelompok eksperimen (n = 11) dan kelompok kontrol (n = 11). Data dikumpulkan melalui observasi menggunakan instrumen penilaian perkembangan motorik halus dan dianalisis dengan statistik deskriptif serta inferensial berbantuan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor kelompok eksperimen meningkat dari 35,73 pada pre-test menjadi 50,03 pada post-test, dengan peningkatan sebesar 14,30 poin. Sementara itu, kelompok kontrol mengalami peningkatan rata-rata dari 30 menjadi 37,82 atau sebesar 7,82 poin. Hasil Independent Sample t-Test menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol (t = 8,508; df = 20; p = 0,001). Temuan ini menunjukkan bahwa bermain sensorik menggunakan bahan alam berpengaruh terhadap perkembangan motorik halus anak. Kegiatan manipulatif melalui aktivitas meremas, menjumput, menuang, memindahkan, dan menyusun bahan alam memberikan pengalaman sensorimotor yang mendukung koordinasi mata-tangan dan kontrol gerakan jari.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Salbillah, E., & Garzia , M. (2026). Pengaruh Bermain Sensorik Menggunakan Bahan Alam terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak Usia 3-4 Tahun. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 1493–1506. https://doi.org/10.37985/murhum.v7i2.2620
Section
Articles

References

M. Khalid, S. Saad, S. R. Abdul Hamid, M. Ridhuan Abdullah, H. Ibrahim, dan M. Shahrill, “Enhancing Creativity and Problem Solving Skills Through Creative Problem Solving in Teaching Mathematics,” Creat. Stud., vol. 13, no. 2, hal. 270–291, Mei 2020, doi: 10.3846/cs.2020.11027.

R. A. Jones dan K. L. Tonge, “A review of Australian early childhood teacher education. Is physical development missing?,” J. Early Child. Teach. Educ., vol. 46, no. 1, hal. 185–199, Jan 2025, doi: 10.1080/10901027.2024.2417776.

W. H. Organization, Guidelines on Physical Activity, Sedentary Behaviour and Sleep for Children Under 5 Years of Age. Geneva, Switzerland: WHO, 2019. [Daring]. Tersedia pada: https://iris.who.int/bitstream/handle/10665/311664/9789240001749-chi.pdf

U. Hasanah, “Pengembangan Kemampuan Fisik Motorik melalui Permainan Tradisional bagi Anak Usia Dini,” J. Pendidik. Anak, vol. 5, no. 1, Jun 2016, doi: 10.21831/jpa.v5i1.12368.

K. Khadijah, “Pengembangan kognitif anak usia dini,” 2016, [Daring]. Tersedia pada: http://repository.uinsu.ac.id/14431/1/Perkmbangan Kognitif Anak Usia Dini.pdf

K. E. Adolph dan J. E. Hoch, “Motor Development: Embodied, Embedded, Enculturated, and Enabling,” Annu. Rev. Psychol., vol. 70, no. 1, hal. 141–164, Jan 2019, doi: 10.1146/annurev-psych-010418-102836.

R. Bao et al., “Associations Between Motor Competence and Executive Functions in Children and Adolescents: A Systematic Review and Meta-analysis,” Sport. Med., vol. 54, no. 8, hal. 2141–2156, Agu 2024, doi: 10.1007/s40279-024-02040-1.

P. Martzog dan S. P. Suggate, “Screen media are associated with fine motor skill development in preschool children,” Early Child. Res. Q., vol. 60, hal. 363–373, 2022, doi: 10.1016/j.ecresq.2022.03.010.

J.-W. Wang et al., “Global hotspots and trends in research on preschool children’s motor development from 2012 to 2022: a bibliometric analysis,” Front. Public Heal., vol. 11, Jun 2023, doi: 10.3389/fpubh.2023.1118674.

A. Pyle, C. DeLuca, E. Danniels, dan H. Wickstrom, “A Model for Assessment in Play-Based Kindergarten Education,” Am. Educ. Res. J., vol. 57, no. 6, hal. 2251–2292, Des 2020, doi: 10.3102/0002831220908800.

C. J. Cook et al., “Associations of physical activity and gross motor skills with executive function in preschool children from low‐income South African settings,” Dev. Sci., vol. 22, no. 5, Sep 2019, doi: 10.1111/desc.12820.

J. M. Zosh, C. Gaudreau, R. M. Golinkoff, dan K. Hirsh-Pasek, “The power of playful learning in the early childhood setting,” YC Young Child., vol. 77, no. 2, hal. 6–13, 2022, [Daring]. Tersedia pada: https://www.jstor.org/stable/27185909

I. A. Munzilin, R. W. Batubara, N. Fauziyah, S. Sukaris, dan A. R. Rahim, “Meningkatkan Minat Belajar Anak dengan Pembelajaran di Luar Kelas melalui Penerapan ‘Sensory Play’ di KB Puspa Giri Indro,” DedikasiMU(Journal Community Serv., vol. 3, no. 1, hal. 647, Mar 2021, doi: 10.30587/dedikasimu.v3i1.2343.

M. Esposito et al., “Food Selectivity in Children with Autism: Guidelines for Assessment and Clinical Interventions,” Int. J. Environ. Res. Public Health, vol. 20, no. 6, hal. 5092, Mar 2023, doi: 10.3390/ijerph20065092.

H. Park dan K.-M. Kim, “The Effect of Ayres Sensory IntegrationⓇ Intervention on Sensory Processing Ability and Motor Development in Children With Developmental Delay,” J. Korean Soc. Sens. Integr. Ther., vol. 17, no. 2, hal. 18–30, Sep 2019, doi: 10.18064/JKASI.2019.17.2.018.

S. Chokron dan G. N. Dutton, “From vision to cognition: potential contributions of cerebral visual impairment to neurodevelopmental disorders,” J. Neural Transm., vol. 130, no. 3, hal. 409–424, Mar 2023, doi: 10.1007/s00702-022-02572-8.

K. F. B. Strooband, M. de Rosnay, A. D. Okely, dan S. L. C. Veldman, “Systematic Review and Meta-Analyses: Motor Skill Interventions to Improve Fine Motor Development in Children Aged Birth to 6 Years,” J. Dev. Behav. Pediatr., vol. 41, no. 4, hal. 319–331, Mei 2020, doi: 10.1097/DBP.0000000000000779.

D. N. Herlambang, S. Khosiah, dan F. Fahmi, “Pengaruh Pemanfaatan Media Bahan Alam Terhadap Kemampuan Motorik Halus,” WISDOM J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 4, no. 2, Des 2023, doi: 10.21154/wisdom.v4i2.7374.

A. Lasczik, A. Cutter-Mackenzie-Knowles, M.-L. Paquette, M. Osborn, K. Malone, dan L. Knight, “Eco-aesthetics and childhoodnature: cartographies of nature play in early childhood education and care,” Child. Geogr., vol. 23, no. 5, hal. 594–618, Sep 2025, doi: 10.1080/14733285.2025.2550717.

K. Khotimah dan A. Agustini, “Implementasi Teori Perkembangan Kognitif Jean Piaget Pada Anak Usia Dini,” Al Tahdzib J. Pendidik. Islam Anak Usia Dini, vol. 2, no. 1, hal. 11–20, Mei 2023, doi: 10.54150/altahdzib.v2i1.196.

W. Hartanti dan N. K. Afandi, “Analisis Implementasi Metode Menggambar Bagi Pembentukan Kreativitas Anak Usia Dini Dalam Perspektif Teori Konstruktivisme,” As-Sibyan J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 8, no. 2, hal. 193–204, Agu 2024, doi: 10.32678/assibyan.v8i2.9430.

E. Ärlemalm-Hagsér dan S. Elliott, “Where to next? Examining the gaps, issues and needs in Early Childhood Education for Sustainability Research,” Report from the 8th Transnational Dialogues on Early Childhood Education for Sustainability Research. 2024. [Daring]. Tersedia pada: https://www.mdu.se/forskning/forskningsomrade/barndom-i-antropocen---utbildning-och-hallbarhet

M. Garzia, K. Masykuroh, dan N. N. S. Qosyasih, “Analisis Kebutuhan Literasi Dasar dan STEAM bagi Guru: Tantangan, Peluang, dan Rekomendasi dalam Pembelajaran di PAUD ‘Aisyiyah,” J. Pelita PAUD, vol. 9, no. 2, hal. 480–488, Jun 2025, doi: 10.33222/pelitapaud.v9i2.4723.

J. Chen, W. Song, X. Zhao, H. Lou, dan D. Luo, “The relationship between fundamental motor skills and physical fitness in preschoolers: a short-term longitudinal study,” Front. Psychol., vol. 14, no. 1, hal. 10–12, Sep 2023, doi: 10.3389/fpsyg.2023.1270888.

S. Chaudhary, M. Rao, N. S. Chaudhary, S. Shrivastav, S. Uttamchandani, dan S. Samal, “Knowledge and awareness of developmental delays, the role of physiotherapy in gross motor delays, and effective lifting and carrying techniques among parents of children with developmental delays – An observational study,” Physiother. - J. Indian Assoc. Physiother., vol. 19, no. 2, hal. 147–153, Jul 2025, doi: 10.4103/pjiap.pjiap_1_25.

D. Suratin dan C. N. Aulina, “Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 4-5 Tahun melalui Bermain Pasir Ajaib,” J. Educ. Res., vol. 6, no. 1, hal. 131–138, Jan 2025, doi: 10.37985/jer.v6i1.2175.

H. Khotimah, S. Wahyuni, dan Y. Yamani, “Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus melalui Bermain Kolase dengan Bahan Alam Biji-Bijian pada Anak Usia 4-5 Tahun,” J. PELANGI, vol. 1, no. 2, 2023, [Daring]. Tersedia pada: https://journal.universitasmulia.ac.id/index.php/pelangi/article/view/949

J. W. Creswell dan J. D. Creswell, Educational Research: Planning, Conducting, and Evaluating Quantitative and Qualitative Research, 6th ed. Pearson, 2020. [Daring]. Tersedia pada: https://books.google.co.id/books/about/Educational_Research.html?hl=id&id=s7rNtAEACAAJ

S. Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta, 2021. [Daring]. Tersedia pada: https://opac.perpusnas.go.id/DetailOpac.aspx?id=1543971

R. S. Ilmiyah, M. Qori’ah, dan V. W. Andriani, “Pengaruh Sensory Play Box terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak,” Yaa Bunayya J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 8, no. 2, hal. 152, Nov 2024, doi: 10.24853/yby.8.2.152-158.

A. Daryana, M. Triyati, E. Hartiani, S. Aminah, dan N. Fahimah, “Eksplorasi Media Sensorik Berbasis Tekstur dalam Menstimulasi Motorik Halus Anak Usia 4 Sampai 5 Tahun,” Indones. J. Soc. Sci. Educ., vol. 2, no. 1, hal. 1267–1279, Jan 2026, doi: 10.62567/ijosse.v2i1.2354.

Y. Hidayat dan L. Nurlatifah, “Analisis Komparasi Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak Usia Dini (STPPA) Berdasarkan Permendikbud No. 137 Tahun 2014 dengan Permendikbudristek No. 5 Tahun 2022,” J. Intisabi, vol. 1, no. 1, hal. 29–40, Jul 2023, doi: 10.61580/itsb.v1i1.4.

Similar Articles

<< < 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.