Pembelajaran Prosedur Evakuasi Bencana Gempa Bumi (Drop-Cover-Hold-Run) Sebagai Pengetahuan Mitigasi di Pendidikan Anak Usia Dini

Main Article Content

Dian Surya Aprilyanti
Kristiana Maryani

Abstract

Indonesia merupakan negara yang terdiri atas banyak pulau sehingga letak geografis inilah yang menyebabkan Indonesia berada pada letak geografis yang kompleks. Salah satu wilayah yang sering mengalami gempa bumi di Provinsi Banten adalah di wilayah Pandeglang. Oleh sebab itu pengetahuan dan kemampuan dalam mitigasi bencana alam harus diberikan kepada Masyarakat bahkan sejak anak usia dini. Terdapat berbagai prosedur evakuasi yang dapat dilakukan di sekolah, seperti pemetaan denah, petunjuk jalur evakuasi dan triangle of life yang merupakan prosedur evakuasi gempa bumi yaitu drop-cover-hold. Dalam penelitian ini peneliti merumuskan prosedur evakuasi gempa yaitu drop-cover-hold-run. Tujuan penelitian ini adalah untuk apakah drop-cover-hold-run dapat dilakukan oleh anak usia dini dan apakah drop-cover-hold-run sesuai dengan karakteristik anak usia dini untuk pengenalan mitigasi bencana gempa bumi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif untuk dapat melihat secara terperinci praktik kesesuaian praktik simulasi terhadap anak. Data yang dihasilkan di analisis secara deskriptif sesuai data yang diperoleh terkait prosedur evakuasi gempa bumi drop-cover-hold-run. Hasilnya menunjukkan bahwa prosedur evakuasi drop-cover-hold-run dapat dilakukan oleh anak usia dini. Selanjutnya prosedur evakuasi drop-cover-hold-run  sangat sesuai dengan karakteristik anak usia dini yaitu belajar sambil bermain, aktif, dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Surya Aprilyanti, D., & Maryani, K. (2026). Pembelajaran Prosedur Evakuasi Bencana Gempa Bumi (Drop-Cover-Hold-Run) Sebagai Pengetahuan Mitigasi di Pendidikan Anak Usia Dini. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 1743–1752. https://doi.org/10.37985/murhum.v7i2.2518
Section
Articles

References

A. Rosyida, M. Aziz, Y. Firmansyah, T. Setiawan, K. P. Pangesti, dan F. K. I, Buku Data Bencana Indonesia 2023. Jakarta Timur, 2024. [Daring]. Tersedia pada: https://lenting.fprbprovinsintt.com/repositori/data-bencana-indonesia-2023/

R. Laili dan M. A. Ningrum, “Survei Program Kegiatan Mitigasi Bencana di Lembaga PAUD,” EDUKASIA J. Pendidik. dan Pembelajaran, vol. 4, no. 2, hal. 2429–2436, Nov 2023, doi: 10.62775/edukasia.v4i2.607.

E. Widodo, Siti Irene Astuti Dwiningrum, dan Hastuti, “Program Satuan Pendidikan Aman Bencana dalam Perspektif Teori Kognitif SosialProgram Satuan Pendidikan Aman Bencana dalam Perspektif Teori Kognitif Sosial,” J. Pendidik. Geogr. Undiksha, vol. 12, no. 3, hal. 294–304, Des 2024, doi: 10.23887/jjpg.v12i3.75265.

D. Facreinsyah, “Perbaikan Ruang Kelas SD di Pandeglang Butuh Rp850 Miliar.” RRI, Pandeglang, 25 Mei 2026. [Daring]. Tersedia pada: https://rri.co.id/banten/regional/2083011/perbaikan-ruang-kelas-sd-di-pandeglang-butuh-rp850-miliar

N. G. A. M. Yeni Lestari, Marsono, I. W. Suyanta, P. A. Septiari Dewi, dan I. D. A. A. Hari Raditya Cahyani, “Pembelajaran Mitigasi Bancana Di PAUD,” J. Ilm. Potensia, vol. 10, no. 2, hal. 228–236, Jul 2025, doi: 10.33369/jip.10.2.228-236.

T. Mujahid, N. Sufni, dan Z. Z. Syafiq, “Education and Socialization of Disaster Preparedness to Children in MIS Al-Wasliyah Village Timbang Lawan,” Algebr. J. Pendidikan, Sos. dan Sains, vol. 5, no. 2, hal. 41–46, Mei 2025, doi: 10.58432/algebra.v5i2.1249.

P. M. Cooper, “Preparing early childhood teachers for real-time and postdisaster classrooms: invisible capes and specialized planning,” J. Early Child. Teach. Educ., vol. 40, no. 2, hal. 197–204, Apr 2019, doi: 10.1080/10901027.2019.1607634.

C. N. Sari dan W. Hendriani, “Hambatan pendidikan inklusi dan bagaimana mengatasinya: Telaah kritis sistematis dari berbagai negara,” J. Ilm. Psikol. Terap., vol. 9, no. 1, hal. 97, Jan 2021, doi: 10.22219/jipt.v9i1.14154.

Y.-R. Lee, S.-N. Park, M.-R. Lee, dan E. Nam, “Influencing factors of early childhood teachers’ disaster preparedness,” Front. Public Heal., vol. 11, Nov 2023, doi: 10.3389/fpubh.2023.1249736.

H. Kawasaki, S. Yamasaki, M. M. Rahman, Y. Murata, M. Iwasa, dan C. Teramoto, “Teachers-parents cooperation in disaster preparation when schools become as evacuation centers,” Int. J. Disaster Risk Reduct., vol. 44, hal. 101445, Apr 2020, doi: 10.1016/j.ijdrr.2019.101445.

E. H. Aydos, S. Yağan, E. Alabay, dan G. Demir, “Have the Best Interests of the Child Been Ensured in a Natural Disaster? The Case of the February 6, 2023 Earthquake in Turkey,” Child Indic. Res., vol. 18, no. 4, hal. 1625–1655, Agu 2025, doi: 10.1007/s12187-025-10248-4.

M. Rohma Dhani, R. Akseptori, Y. Novrita Devi, dan D. Maulana, “Penerapan Emergency Response Plan di Sekolah Anak Usia Dini: Perhitungan dan Penataan Jalur Evakuasi TK Safinda Surabaya,” J. Pengabdi. Kpd. Masy. Patikala, vol. 4, no. 4, hal. 1427–1435, Jun 2025, doi: 10.51574/patikala.v4i4.3218.

I. P. Sari, I. Ihlas, dan M. Muslimin, “Implementasi Pembelajaran Navigasi Bencana Alam pada Anak Usia Dini di TK Kembang Melati,” BIOCHEPHY J. Sci. Educ., vol. 5, no. 1, hal. 462–472, Jun 2025, doi: 10.52562/biochephy.v5i1.1533.

G. A. Setyonugroho dan S. Dewi, “Study of Safety Facilities for Potential Disaster Risks Reduction in The Public Elementary School Buildings in Girimulyo District, Kulon Progo Regency, Yogyakarta,” Soc. Humanit. Educ. Stud. Conf. Ser., vol. 5, no. 4, hal. 314, Des 2022, doi: 10.20961/shes.v5i4.69103.

S. Arlikatti, S.-K. Huang, C.-H. Yu, dan C. Hua, “‘Drop, cover and hold on’ or ‘triangle of life’ attributes of information sources influencing earthquake protective actions,” Int. J. Saf. Secur. Eng., vol. 9, no. 3, hal. 213–224, Sep 2019, doi: 10.2495/SAFE-V9-N3-213-224.

E. H. Aydos, S. Yağan, İ. Öztürk, dan Y. Kantekin Atabay, “From crisis to classroom: preschool teachers’ post-earthquake experiences,” Humanit. Soc. Sci. Commun., vol. 12, no. 1, hal. 197, Feb 2025, doi: 10.1057/s41599-025-04504-9.

N. Sari, P. Dayurni, dan M. Nur, “Pengembangan Edu-Game dalam Meningkatkan Kesadaran Mitigasi Bencana untuk Anak Usia Dini,” Murhum J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 4, no. 2, hal. 555–567, Nov 2023, doi: 10.37985/murhum.v4i2.352.

I. Irawan, Y. Subiakto, dan B. Kustiawan, “Manajemen Mitigasi Bencana Pada Pendidikan Anak Usia Dini untuk Mengurangi Risiko Bencana Gempa Bumi,” PENDIPA J. Sci. Educ., vol. 6, no. 2, hal. 609–615, Jun 2022, doi: 10.33369/pendipa.6.2.609-615.

I. Suryaningrum, B. Astuti, A. Rusilowati, dan K. Khumaedi, “Analisis Literasi Sains Peserta Didik pada Mitigasi Bencana di Sekolah yang Dekat dengan Daerah Bencana dan Jauh dari Daerah Bencana Tanah Longsor di Kota Semarang,” WaPFi (Wahana Pendidik. Fis., vol. 6, no. 1, hal. 125–131, 2021, doi: 10.17509/wapfi.v6i1.32462.

R. Sofyan, S. Wahyuni, dan Z. Zahriah, “Persepsi Guru PAUD tentang Pembelajaran Mitigasi Bencana Gempa Bumi dan Tsunami,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 9, no. 6, hal. 2916–2926, Nov 2025, doi: 10.31004/obsesi.v9i6.7552.

R. S. Dewi dan N. hudha Anggarasari, “Mitigasi Bencana pada Anak Usia Dini,” EARLY Child. J. Pendidik., vol. 3, no. 1, hal. 68–77, Jul 2020, doi: 10.35568/earlychildhood.v3i1.438.

Similar Articles

<< < 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.