Strategi Penguatan Karakter Anak Usia Dini melalui Pemanfaatan Teknologi Digital

Main Article Content

Sindy Mey Dwi Utari

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya pengembangan karakter anak usia dini menjadi aspek sangat penting ditengah menghadapi perkembangan teknologi digital yang pesat. Membentuk karakter dengan teknologi digital merupakan strategi mencegah atau melindungi anak usia dini dari dampak negatif khususnya pada karakter dengan adanya teknologi digital. Penggunaan teknologi digital ini dapat dimanfaatkan dengan baik untuk mendukung karakter anak usia dini salah satunya melalui pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan strategi yang dilakukan dalam penguatan karakter dengan pemanfaatan teknologi digital. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan studi kasus. Data didapatkan melalui wawancara, observasi, dokumentasi. Analisis data langkah-langkah yang digunakan Milles and Huberman. Penelitian dilakukan di TK Pertiwi II Kepanjen Nganjuk. Penelitian dilakukan pada bulan agustus 2025. Hasil penelitian ditemukan bahwa strategi dalam penguatan karakter anak usia dini dalam menghadapi teknologi digital melalui tiga strategi yaitu strategi guru TK, strategi sekolah, dan strategi orang tua. Ketiga strategi yang ditemukan tersebut saling berkesinambungan.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Mey Dwi Utari, S. (2026). Strategi Penguatan Karakter Anak Usia Dini melalui Pemanfaatan Teknologi Digital. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 566–575. https://doi.org/10.37985/murhum.v7i1.1937
Section
Articles

References

S. M. D. Utari, “Membangun Karakter Kerjasama Anak Usia Dini melalui Kegiatan Family Gathering,” JIEEC (Journal Islam. Educ. Early Childhood), vol. 7, no. 1, p. 51, Jan. 2025, doi: 10.30587/jieec.v7i1.9061.

Y. Indarta, N. Jalinus, W. Waskito, A. D. Samala, A. R. Riyanda, and N. H. Adi, “Relevansi Kurikulum Merdeka Belajar dengan Model Pembelajaran Abad 21 dalam Perkembangan Era Society 5.0,” EDUKATIF J. ILMU Pendidik., vol. 4, no. 2, pp. 3011–3024, Mar. 2022, doi: 10.31004/edukatif.v4i2.2589.

A. Prihatmojo and B. Badawi, “Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar Mencegah Degradasi Moral di Era 4.0,” DWIJA CENDEKIA J. Ris. Pedagog., vol. 4, no. 1, p. 142, Aug. 2020, doi: 10.20961/jdc.v4i1.41129.

E. A. Fitriarti, “Urgensi Literasi Digital dalam Menangkal Hoax Informasi Kesehatan di Era Digital,” Metacommunication J. Commun. Stud., vol. 4, no. 2, p. 219, Sep. 2019, doi: 10.20527/mc.v4i2.6929.

Sugiarto and A. Farid, “Literasi Digital Sebagai Jalan Penguatan Pendidikan Karakter Di Era Society 5.0,” Cetta J. Ilmu Pendidik., vol. 6, no. 3, pp. 580–597, Jul. 2023, doi: 10.37329/cetta.v6i3.2603.

Syamsuar and Reflianto, “Pendidikan dan Tantangan Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi di Era Revolusi Industri 4.0,” E-Tech J. Ilm. Teknol. Pendidik., vol. 6, no. 2, 2018, doi: 10.24036/et.v2i2.10134.

P. Widiatmaka, “Strategi guru dalam membangun karakter nasionalisme pada generasi milenial di era digital,” J. Pendidik. Karakter, vol. 13, no. 2, pp. 223–233, Oct. 2022, doi: 10.21831/jpka.v13i2.53065.

H. Y. Raharja, “Relevansi Pancasila Era Industry 4.0 dan Society 5.0 di Pendidikan Tinggi Vokasi,” J. Digit. Educ. Commun. ARTS, vol. 2, no. 1, pp. 11–20, May 2019, doi: 10.30871/deca.v2i1.1311.

D. Muchtar and A. Suryani, “Pendidikan Karakter Menurut Kemendikbud,” Edumaspul J. Pendidik., vol. 3, no. 2, pp. 50–57, Oct. 2019, doi: 10.33487/edumaspul.v3i2.142.

A. S. Millah, D. Arobiah, E. S. Febriani, and E. Ramdhani, “Analisis Data dalam Penelitian Tindakan Kelas,” J. Kreat. Mhs., vol. 1, no. 2, pp. 140–153, 2023, [Online]. Available: https://riset-iaid.net/index.php/jpm/article/view/1447

M. B. Miles, A. M. Huberman, and J. Saldana, Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. SAGE Publications, 2018. [Online]. Available: https://www.sidalc.net/search/Record/KOHA-OAI-ECOSUR:4757/Description

N. Hikmah, “Strategi Pendidikan Karakter Pada Anak Dalam Setting Keluarga di Era Disrupsi,” Genderang Asa J. Prim. Educ., vol. 2, no. 1, pp. 12–24, Jul. 2021, doi: 10.47766/ga.v2i1.1351.

H. N. Saputra and S. Salim, “Potret Sikap Mahasiswa dalam Penggunaan Literasi Digital,” J. Komun. Pendidik., vol. 4, no. 2, p. 94, Jul. 2020, doi: 10.32585/jkp.v4i2.667.

T. Triyanto, “Peluang dan Tantangan Pendidikan Karakter di Era Digital,” J. Civ. Media Kaji. Kewarganegaraan, vol. 17, no. 2, pp. 175–184, 2020, doi: 10.21831/jc.v17i2.3547.

G. Rivan and S. Suyitno, “Penguatan Pendidikan Karakter Tanggung Jawab Sekolah Dasar di Era Pandemi,” J. Pendidik. Karakter, vol. 1, no. 1, pp. 1–11, 2021, doi: 10.21831/jpk.v0i1.3931.

M. H. Nuryadi and P. Widiatmaka, “Keunggulan Youtube sebagai Media Pembelajaran untuk Menumbuhkan Sikap Nasionalisme Mahasiswa,” J. Civ. Educ., vol. 5, no. 3, pp. 356–367, Sep. 2022, doi: 10.24036/jce.v5i3.757.

D. A. Dewi, S. I. Hamid, F. Annisa, M. Oktafianti, and P. R. Genika, “Menumbuhkan Karakter Siswa melalui Pemanfaatan Literasi Digital,” J. Basicedu, vol. 5, no. 6, pp. 5249–5257, Oct. 2021, doi: 10.31004/basicedu.v5i6.1609.

H. Oubalahcen, L. Tamym, and M. lay D. El Ouadghiri, “The Use of AI in E-Learning Recommender Systems: A Comprehensive Survey,” in Procedia Computer Science, 2023, pp. 437–442. doi: 10.1016/j.procs.2023.0 9.061.

A. Akhwani and T. D. Wulansari, “Pendekatan Pendidikan Karakter Berbasis Digital bagi Siswa Sekolah Dasar,” J. Cakrawala Pendas, vol. 7, no. 2, pp. 191–200, Jul. 2021, doi: 10.31949/jcp.v7i2.2748.

R. Nastiti and N. Hayati, “Pembelajaran Daring pada Pendidikan Tinggi: Tantangan Bagi Mahasiswa dan Dosen di Tengah Pandemi,” INOBIS J. Inov. Bisnis dan Manaj. Indones., vol. 3, no. 3, pp. 378–390, Jun. 2020, doi: 10.31842/jurnalinobis.v3i3.145.

A. E. Budiyono, “Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Pendidikan Karakter Peserta Didik di Era Digital,” NUSRA J. Penelit. Dan Ilmu Pendidik., vol. 4, no. 3, pp. 755–765, 2023, doi: 10.55681/nusra.v4i3.14.

J. Romero-Luis, A. Carbonell-Alcocer, V. Levratto, M. Gertrudix, M. del C. Gertrudis Casado, and A. Hernandez-Remedios, “Design and assessment of an experimental model for evaluating the effectiveness of audiovisual products on the circular economy aimed at promoting environmental awareness,” J. Clean. Prod., vol. 423, p. 138820, Oct. 2023, doi: 10.1016/j.jclepro.2023.138820.

M. Agustina, I. Aini, L. Zaina, and S. Anwar, “Ibu Cerdas untuk Generasi Emas: Strategi Jitu di Era Digital Untuk Membentuk Anak Yang Handal,” J-PAI J. Pendidik. Agama Islam, vol. 5, no. 2, pp. 66–72, Jul. 2019, doi: 10.18860/jpai.v5i2.6074.

A. Susandi and Marwan, “Implementasi Kecerdasan Majemuk (Multiple Intelligence) di Sekolah Dasar,” J. Fundadikdas (Fundamental Pendidik. Dasar), vol. 3, no. 3, pp. 260–270, 2020, doi: 10.12928/fundadikdas.v.

S. Wahdini, “Peran Orang Tua dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan Anak di Era Digital,” Educ. J. Pendidik. dan Kesehat., vol. 2, no. 1, pp. 89–94, Sep. 2024, doi: 10.70437/jedu.v2i1.15.

Similar Articles

<< < 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.