Peran Sentra Olah Tubuh dalam Mengembangkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia Dini

Main Article Content

Keisya Noviana Irwandi Noviana Irwandi
Astri Tsamrotul Amanah
Sabrina Sabrina
Salma Salsabila

Abstract

Komponen penting dari Pendidikan Anak Usia Dini adalah perkembangan motorik kasar, yang memerlukan stimulasi dari kegiatan fisik yang terorganisir. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pelaksanaan Sentra Olah Tubuh dan menentukan bagaimana hal itu memengaruhi perkembangan motorik kasar anak-anak di salah satu TK Islam terpadu di Kota Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru dan siswa. Menurut temuan penelitian, keseimbangan, koordinasi gerakan, kekuatan otot, dan keberanian anak-anak terus meningkat melalui latihan seperti berlari, melompat, berjalan di papan titian (20-50 cm), dan bermain trampolin. Temuan juga menemukan adanya peningkatan partisipasi aktif dan rasa percaya diri anak setelah mengikuti kegiatan secara rutin. Selain itu, perencanaan program yang sistematis dan peran guru sebagai fasilitator yang memberikan modeling dan scaffolding menjadi faktor pendukung utama keberhasilan kegiatan. Disimpulkan bahwa Sentra Olah Tubuh berperan signifikan sebagai sarana stimulasi motorik kasar yang efektif sekaligus mendukung perkembangan karakter anak usia dini secara integratif.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Noviana Irwandi, K. N. I., Tsamrotul Amanah, A., Sabrina, S., & Salsabila, S. (2026). Peran Sentra Olah Tubuh dalam Mengembangkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia Dini. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 2005–2015. https://doi.org/10.37985/murhum.v7i1.1787
Section
Articles

References

I. A. Putri, L. Sa’adah, dan M. I. M. Al Ghofiqi, “Early Childhood Gross Motor Development Through Sports Catching and Throwing Balls,” Glob. Educ. J., vol. 3, no. 3, hal. 37–44, Okt 2025, doi: 10.59525/gej.v3i3.1030.

A. Kruse, C. Rivares, G. Weide, M. Tilp, dan R. T. Jaspers, “Stimuli for Adaptations in Muscle Length and the Length Range of Active Force Exertion—A Narrative Review,” Front. Physiol., vol. 12, Okt 2021, doi: 10.3389/fphys.2021.742034.

Wilis Werdiningsih, “Implementasi Model Pembelajaran PAUD Berbasis Sentra dan Waktu Lingkaran dalam Meningkatkan Berbagai Aspek Perkembangan Anak,” Southeast Asian J. Islam. Educ. Manag., vol. 3, no. 2, hal. 203–218, Sep 2022, doi: 10.21154/sajiem.v3i2.101.

H. Wu, W. Eungpinichpong, H. Ruan, W. Chen, Y. Yang, dan X. Dong, “Towards Sustainable Early Education Practices: A Quasi-Experimental Study on the Effects of Kindergarten Physical Education Programs on Fundamental Movement Skills and Self-Regulation in Haikou City, China,” Sustainability, vol. 16, no. 4, hal. 1400, Feb 2024, doi: 10.3390/su16041400.

C. D. F. Pinho, N. C. Bagatini-PhD, S. D. C. Lisboa, J. B. Mello, dan G. dos S. Cunha, “Effects of different supervised and structured physical exercise on the physical fitness trainability of children and adolescents: a meta-analysis and meta-regression,” BMC Pediatr., vol. 24, no. 1, hal. 798, Des 2024, doi: 10.1186/s12887-024-04929-2.

P. Sutapa, K. W. Pratama, M. M. Rosly, S. K. S. Ali, dan M. Karakauki, “Improving Motor Skills in Early Childhood through Goal-Oriented Play Activity,” Children, vol. 8, no. 11, hal. 994, Nov 2021, doi: 10.3390/children8110994.

E. T. Denatara dan S. B. Arfah, “Peningkatan Keterampilan Motorik Kasar melalui Permainan Bola Kaki dan Bola Tangan pada Siswa SDN Wanasari 13 Kabupaten Bekasi,” Discourse Phys. Educ., vol. 4, no. 1, hal. 88–99, Jan 2025, doi: 10.36312/dpe.v4i1.2524.

Hasan Fauzi, Y. Yusnita, Rita Kencana, Sutria Ningrum, dan Nova Adi Kurniawan, “Perkembangan Motorik Anak Usia Dini Dengan Metode Bermain di TPA Al-Ikhsan Desa Belantaraya Kecamatan Gaung,” Mitra Ash-Shibyan J. Pendidik. dan Konseling, vol. 5, no. 01, hal. 47–60, Mar 2022, doi: 10.46963/mash.v5i01.484.

J. Horsburgh dan K. Ippolito, “A skill to be worked at: using social learning theory to explore the process of learning from role models in clinical settings,” BMC Med. Educ., vol. 18, no. 1, hal. 156, Des 2018, doi: 10.1186/s12909-018-1251-x.

N. Farida, S. S. Wahyuni, dan H. M. Shalihat, “Pendampingan Aktivitas Senam Irama untuk Menunjang Kematangan Motorik Kasar Anak Usia 4-5 Tahun di TK Kartika Medan,” J. Pengabdi. Kesehat., vol. 5, no. 1, hal. 60–64, Des 2025, doi: 10.52317/jupkes.v5i1.26.

N. Kurniawati dan T. Hayati, “Meningkatkan Kemandirian Anak Melalui Kegiatan Practical Life Skill,” J. Pendidik. Raudhatul Athfal, vol. 3, no. 1, hal. 49–60, Mar 2020, doi: 10.15575/japra.v3i1.8105.

L. C. Dapp, V. Gashaj, dan C. M. Roebers, “Physical activity and motor skills in children: A differentiated approach,” Psychol. Sport Exerc., vol. 54, no. June 2020, hal. 101916, Mei 2021, doi: 10.1016/j.psychsport.2021.101916.

N. Cahyati Ngaisah et al., “Permainan Tradisional Engklek sebagai Upaya Mengembangkan Motorik Kasar Anak Tunagrahita,” Murhum J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 4, no. 1, hal. 74–85, Mar 2023, doi: 10.37985/murhum.v4i1.159.

R. Reniyansyah, I. Ihlas, M. Muslim, dan H. Hermansyah, “Using a Local Culture-Based Outdoor Learning Environment to Stimulate Children’s Gross Motor Skills at TK Desa Ranggo Dompu,” J. Basic Educ. Res., vol. 6, no. 2, hal. 197–205, Mei 2025, doi: 10.37251/jber.v6i2.1535.

A. N. Padila, C. N. Aulia, D. A. Zahra, dan S. Sa’adah, “Mengembangkan Sosial-Emosional Anak Usia Dini melalui Model Pembelajaran Sentra,” J. Pendidik. Sos. Dan Hum., vol. 4, no. 3, 2025, [Daring]. Tersedia pada: https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/2340

G. Molnár, “Development of 6 - to 17-year-old students’ inductive reasoning: What is the most sensitive period?,” Think. Ski. Creat., vol. 56, no. April 2024, hal. 101745, Jun 2025, doi: 10.1016/j.tsc.2024.101745.

D. Rodrigues et al., “Leisure time activities of children: Inequalities, determinants, and inter-relations,” Curr. Issues Sport Sci., vol. 9, no. 1, hal. 008, Okt 2024, doi: 10.36950/2024.9ciss008.

S. Manik, M. Sembiring, I. Padang, dan L. Manurung, “Theory of Bandura’s Social Learning in The Process Of Teaching at SMA Methodist Berastagi Kabupaten Karo,” J. Visi Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 3, no. 2, hal. 85–96, Agu 2022, doi: 10.51622/pengabdian.v3i2.729.

M. Wei, “The Implications of the Zone of Proximal Development for English Teaching,” Lect. Notes Educ. Psychol. Public Media, vol. 36, no. 1, hal. 87–90, Jan 2024, doi: 10.54254/2753-7048/36/20240428.

A. Arif Fadillah, “Pendidikan Sekolah Sentra dalam Pengembangan Karakter Siswa Islami,” J. Pendidik. Indones., vol. 3, no. 06, hal. 530–541, Jun 2022, doi: 10.59141/japendi.v3i06.972.

N. M. Siregar, E. F. N. Sari, M. Budiningsih, dan Z. Zulham, “The Basic Learning Model of Traditional Motion Based Games for Early Childhood (5-6) Years,” Int. J. Hum. Mov. Sport. Sci., vol. 9, no. 1, hal. 81–88, Jan 2021, doi: 10.13189/saj.2021.090111.

Similar Articles

<< < 72 73 74 75 76 77 78 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.