Menggali Nilai Islam dan Karakter Positif dari Tradisi Lokal di PAUD Nonformal

Main Article Content

Siska Resti Maysara
Herlina Siregar
Fitri Pertiwi

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji praktik pembelajaran kontekstual berbasis nilai Islam dan kearifan lokal di PAUD Nonformal Kabupaten Serang. Latar belakang penelitian berangkat dari memudarnya makna simbolik tradisi lokal dan meningkatnya pengaruh budaya digital pada anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus instrumental, dengan subjek dua kepala sekolah dan enam guru dari dua PAUD Nonformal. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama: pertama, integrasi nilai Islam dan kearifan lokal lebih banyak hadir melalui hidden curriculum dibandingkan dokumen perencanaan formal; kedua, kegiatan seperti pawai Maulid, permainan tradisional, dan kunjungan ke alam menjadi ruang pedagogis untuk menanamkan nilai syukur, kebersamaan, kemandirian, dan kepedulian terhadap ciptaan Allah; ketiga, terjadi pergeseran makna tradisi akibat terbatasnya pemahaman guru terhadap simbol budaya serta dominasi media digital yang mengubah preferensi anak terhadap lagu, bahasa, dan aktivitas bermain. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kompetensi guru dalam memahami filosofi budaya serta penyusunan panduan pembelajaran berbasis etnopedagogi Islami agar nilai Islam dan kearifan lokal tetap relevan dan bermakna dalam pendidikan anak usia dini.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Resti Maysara, S., Siregar, H., & Pertiwi, F. (2026). Menggali Nilai Islam dan Karakter Positif dari Tradisi Lokal di PAUD Nonformal. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 1979–1990. https://doi.org/10.37985/murhum.v7i1.1741
Section
Articles

References

I. Pietropoli dan P. Gracia, “The role of early learning environments in child cognitive and socioemotional skills development: A study on educational inequalities in Ireland.” 15 November 2022. doi: 10.31219/osf.io/nujk5.

S. D. Damayanti dan S. Syafril, “An Analysis of Social-Emotional Development in the Early Childhood Education Process,” Aulad J. Early Child., vol. 7, no. 2, hal. 304–313, Mei 2024, doi: 10.31004/aulad.v7i2.638.

S. Zahroh dan N. Na’imah, “Peran Lingkungan Sosial terhadap Pembentukan Karakter Anak Usia Dini di Jogja Green School,” J. PG-PAUD Trunojoyo J. Pendidik. dan Pembelajaran Anak Usia Dini, vol. 7, no. 1, hal. 1–9, Apr 2020, doi: 10.21107/pgpaudtrunojoyo.v7i1.6293.

W. Walhadi, P. Putra, dan N. Neli, “Pendidikan Agama Islam Berbasis Kearifan Lokal dalam Pembentukan Karakter Anak Usia Dini di Taman Kanak-Kanak Negeri Alam Kota Singkawang,” Ar-Raihanah J. Pendidik. Islam Anak Usia Dini, vol. 5, no. 1, hal. 40–51, Jun 2025, doi: 10.53398/arraihanah.v5i1.643.

Z. Saidah, “Penanaman Nilai-Nilai Pendidikan Islam Berbasis Kearifan Lokal pada Anak Usia Dini di Era Digital,” AL-TARBIYAH J. Pendidik. (The Educ. Journal), vol. 31, no. 1, hal. 1, Jun 2021, doi: 10.24235/ath.v31i1.8430.

U. Nurjamilah, “Implementation of Islamic Religious Education Values in Early Childhood Moral and Religious Development,” J. Child. Dev., vol. 4, no. 2, hal. 510–521, Sep 2024, doi: 10.25217/jcd.v4i2.5136.

A. Z. Yonatan, “Hari Anak Nasional 2024: Lebih dari 10% Penduduk Indonesia Adalah Anak Kecil.” GoodStats, 27 Oktober 2024. [Daring]. Tersedia pada: https://goodstats.id/article/hari-anak-nasional-2024-lebih-dari-10-penduduk-indonesia-adalah-anak-kecil-nNnnQ

B. K. S. dan H. M. S. J. K. P. D. dan Menengah, “Peluncuran Tiga Inisiatif Penting untuk Meningkatkan Pengembangan Anak Usia Dini di Asia Tenggara.” Rumah Pendidikan, 8 Februari 2026. [Daring]. Tersedia pada: https://rumah.pendidikan.go.id/berita/peluncuran-tiga-inisiatif-penting-untuk-meningkatkan-pengembangan-anak-usia-dini-di-asia-tenggara

M. A. Vardia, R. F. Nugrahani, N. D. Rahmadiani, dan W. Oktiningrum, “Psychoeducation: Impact of Gadget Use on Early Childhood at PAUD TKM Al-Khoiriyah,” KnE Soc. Sci., Nov 2024, doi: 10.18502/kss.v9i30.17519.

S. C. Kucker dan J. M. Schneider, “Social interactions offset the detrimental effects of digital media use on children’s vocabulary,” Front. Dev. Psychol., vol. 2, Mei 2024, doi: 10.3389/fdpys.2024.1401736.

S. K. Muppalla, S. Vuppalapati, A. Reddy Pulliahgaru, dan H. Sreenivasulu, “Effects of Excessive Screen Time on Child Development: An Updated Review and Strategies for Management,” Cureus, Jun 2023, doi: 10.7759/cureus.40608.

M. S. Sholehuddin, M. Mucharomah, W. Atqia, dan R. Aini, “Developing Children’s Islamic Spiritual Intelligence in the Digital Age: Indonesian Family Education Methods,” Int. J. Instr., vol. 16, no. 1, hal. 357–376, Jan 2023, doi: 10.29333/iji.2023.16120a.

N. Nurlina, H. Halima, H. Selman, M. Muallimah, U. Usman, dan W. O. S. Amalia, “Integrasi Nilai-Nilai Religius dalam Pendidikan Karakter Anak Usia Dini,” ULIL ALBAB J. Ilm. Multidisiplin, vol. 3, no. 10, hal. 252–260, Sep 2024, doi: 10.56799/jim.v3i10.5253.

F. A. Muniroh dan J. Jasminto, “Integrasi Nilai Pendidikan Agama Islam Dalam Pengembangan Motorik Anak Usia Dini,” Edukasiana J. Inov. Pendidik., vol. 4, no. 3, hal. 1299–1313, Agu 2025, doi: 10.56916/ejip.v4i3.1821.

H. Poltak dan R. R. Widjaja, “Pendekatan Metode Studi Kasus dalam Riset Kualitatif,” Local Eng., vol. 2, no. 1, hal. 31–34, Mei 2024, doi: 10.59810/lejlace.v2i1.89.

V. Braun dan V. Clarke, “Psikolojide Tematik Analizin Kullanımı,” J. Qual. Res. Educ., vol. 7, no. 2, hal. 1–26, Apr 2019, doi: 10.14689/issn.2148-2624.1.7c.2s.17m.

N. K. Denzin, The Qualitative Manifesto. Classic Edition. | New York : Routledge, 2018. | Series: Routledge Education Classic Edition series | Revised edition of the author’s The qualitative manifesto, c2010.: Routledge, 2018. doi: 10.4324/9780429449987.

V. Fransisca, “Integration of Islamic Values in Early Childhood Education: A Comprehensive Framework,” Al-Banat J. Early Child. Islam. Educ., vol. 1, no. 1, hal. 1–7, Nov 2024, doi: 10.59784/albanat.v1i1.1.

T. Mulat, “Integration of Islamic Values in Early Childhood Learning,” IJRCS Int. J. Islam. Relig. Cult. Stud., vol. 2, no. 3, hal. 147–157, 2024, [Daring]. Tersedia pada: https://ijircs.com/index.php/1/article/view/49

D. E. Ferguson, “Materialities of progressive curriculum reform: a case study of one kindergarten classroom,” J. Curric. Stud., vol. 56, no. 6, hal. 673–691, Nov 2024, doi: 10.1080/00220272.2024.2400495.

B. H. Martanti, “Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Melalui Pendekatan Etnopedagogi,” J. Elkatarie J. Ilmu Pendidik. dan Sos., vol. 6, no. 2, 2024, [Daring]. Tersedia pada: https://ejurnal.yayasanelkatarie.or.id/index.php/jurnalelkatarie/article/view/35

J. Holst, “Towards coherence on sustainability in education: a systematic review of Whole Institution Approaches,” Sustain. Sci., vol. 18, no. 2, hal. 1015–1030, Mar 2023, doi: 10.1007/s11625-022-01226-8.

D. Beck, L. Morgado, dan P. O’Shea, “Educational Practices and Strategies With Immersive Learning Environments: Mapping of Reviews for Using the Metaverse,” IEEE Trans. Learn. Technol., vol. 17, hal. 319–341, 2024, doi: 10.1109/TLT.2023.3243946.

C. Y. Tan, “Socioeconomic Status and Student Learning: Insights from an Umbrella Review,” Educ. Psychol. Rev., vol. 36, no. 4, hal. 100, Des 2024, doi: 10.1007/s10648-024-09929-3.

M. Yemini, L. Engel, dan A. Ben Simon, “Place-based education – a systematic review of literature,” Educ. Rev., vol. 77, no. 2, hal. 640–660, Feb 2025, doi: 10.1080/00131911.2023.2177260.

J. Mutakim, O. Komar, E. Sudiapermana, J. R. Pramudia, dan L. Nuraeni, “Community-Based Learning Model to Support Environmental Sustainability and Community Empowerment in Sukamakmur Regency,” J. Penelit. Pendidik. IPA, vol. 11, no. 3, hal. 599–608, Mar 2025, doi: 10.29303/jppipa.v11i3.10371.

S. A. Sakti, S. Endraswara, dan A. Rohman, “Revitalizing local wisdom within character education through ethnopedagogy apporach: A case study on a preschool in Yogyakarta,” Heliyon, vol. 10, no. 10, hal. e31370, Mei 2024, doi: 10.1016/j.heliyon.2024.e31370.

D. A. M. Sari, “The Role Of Traditional Games In Improving Early Childhood Social Skills,” MSJ Major. Sci. J., vol. 3, no. 1, hal. 21–29, Feb 2025, doi: 10.61942/msj.v3i1.303.

Z. Pamuji, M. Roqib, A. Basit, dan M. S. Yahya, “Implementation of Religious Culture to Develop Children’s Character in Early Childhood Education,” JPUD - J. Pendidik. Usia Dini, vol. 18, no. 1, hal. 81–98, Apr 2024, doi: 10.21009/JPUD.181.06.

N. Sujanah, I. Maisaroh, A. Muhyidin, dan U. Jamaludin, “The Long Tradition of Mulud as a Media for Religious Character Education Based on Local Wisdom in Elementary School Extracurricular Activities in Serang City,” Indones. J. Soc. Sci. Res., vol. 6, no. 2, hal. 486–495, Okt 2025, doi: 10.11594/ijssr.06.02.12.

I. P. Damayanti dan E. Ribawati, “Tradisi Panjang Mulud di Kota Serang: Warisan Budaya dan Kearifan Lokal dalam Merayakan Kelahiran Nabi Muhammad SAW,” Triwikrama J. Ilmu Sos., vol. 9, no. 9, 2023, doi: 10.9963/6we7pa20.

N. Jannah, H. Soebahar, M. Chotib, M. N. Harisudin, dan S. Amukune, “Analisis Perkembangan Local Wisdom Di Bumi Nusantara Pada Era Disrupsi Tekhnologi,” Al Qodiri J. Pendidikan, Sos. dan Keagamaan, vol. 23, no. 1, hal. 156–167, 2025, doi: 10.53515/qodiri.2025.23.1.156-167.

C. Natanael, “Local Wisdom Preservation in Digital Age: a Bibliometric Analysis of Traditional Knowledge Systems,” Sosio Inf., vol. 10, no. 1, 2025, doi: 10.31595/inf.v10i1.3348.

D. Z. Pulungan dan H. Damayanti, “The Impact of Digitalisation on Local Cultural Preservation Through Education: a Literature Review on Technology-Based Learning Innovations for Strengthening Local Wisdom Values in The Era of Globalisation,” Int. J. Teach. Learn., vol. 3, no. 7, hal. 177–189, 2025, [Daring]. Tersedia pada: https://injoqast.net/index.php/INJOTEL/article/view/518

F. Z. Luqmi, E. Abas, I. Istiana, dan K. Karmila, “Integrating Local Wisdom And Modern Technology To Address Society 5.0 Era Challenges In Culture,” J. Impresi Indones., vol. 4, no. 1, hal. 1052–1061, Jan 2025, doi: 10.58344/jii.v4i1.6226.

Similar Articles

<< < 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.