Pembelajaran Diferensiasi Berbasis Loose Parts dalam Mendukung Deep Learning pada Pendidikan Inklusif Anak Usia Dini

Main Article Content

Juliah Nur Farlianti
Andraina Rizki Aulia
Afrida Afrida
Linda Anggraini
Rofy Rusdianawati

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi pembelajaran diferensiasi berbasis loose parts dalam mendukung deep learning pada Pendidikan Anak Usia Dini inklusif di PAUD Inklusi Pelita Bunda Kota Samarinda. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif fenomenologis. Partisipan penelitian berjumlah empat orang yang terdiri atas satu kepala sekolah dan tiga guru kelas yang dipilih secara purposive berdasarkan keterlibatan mereka dalam pelaksanaan pembelajaran inklusif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dan dianalisis menggunakan analisis tematik yang meliputi tahap transkripsi, pengkodean terbuka (open coding), pengkodean terfokus (axial coding), identifikasi tema, serta interpretasi berdasarkan kajian literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran diferensiasi diawali dengan asesmen kebutuhan, minat, dan kemampuan setiap anak sebagai dasar perencanaan pembelajaran. Implementasi loose parts mendukung penerapan prinsip deep learning melalui pembelajaran yang sadar (mindful learning), bermakna (meaningful learning), dan menyenangkan (joyful learning). Diferensiasi diterapkan pada aspek konten, proses, produk, dan lingkungan belajar dengan penyesuaian strategi bagi anak berkebutuhan khusus melalui pendekatan multisensori, modifikasi media, dan pendampingan individual. Penerapan model pembelajaran ini berdampak positif terhadap peningkatan kreativitas, kemampuan berpikir kritis, keterampilan sosial, serta kepercayaan diri anak.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Nur Farlianti, J., Rizki Aulia, A., Afrida, A., Anggraini, L., & Rusdianawati, R. (2026). Pembelajaran Diferensiasi Berbasis Loose Parts dalam Mendukung Deep Learning pada Pendidikan Inklusif Anak Usia Dini. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 1565–1577. https://doi.org/10.37985/murhum.v7i2.2473
Section
Articles

References

L. Florian dan M. Beaton, “Inclusive pedagogy in action: getting it right for every child,” Int. J. Incl. Educ., vol. 22, no. 8, hal. 870–884, Agu 2018, doi: 10.1080/13603116.2017.1412513.

UNESCO, Inclusion and education: all means all. UNESCO, 2020. [Daring]. Tersedia pada: https://www.unesco.org/gem-report/en/publication/inclusion-and-education

O. Cankaya, N. Rohatyn-Martin, J. Leach, K. Taylor, dan O. Bulut, “Preschool Children’s Loose Parts Play and the Relationship to Cognitive Development: A Review of the Literature,” J. Intell., vol. 11, no. 8, hal. 151, Jul 2023, doi: 10.3390/jintelligence11080151.

E. Windiastuti, “Inclusive Learning: Freedom of Learning for Young Learner,” J. Anak Usia Dini Holistik Integr., vol. 8, no. 2, hal. 117, Jan 2026, doi: 10.36722/jaudhi.v8i2.5100.

N. Nipriansyah, R. N. Sasongko, M. Kristiawan, E. Susanto, dan P. F. Arinal Hasanah, “Increase Creativity And Imagination Children Through Learning Science, Technologic, Engineering, Art And Mathematic With Loose Parts Media,” Al-Athfaal J. Ilm. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 4, no. 1, hal. 77–89, Mei 2021, doi: 10.24042/ajipaud.v4i1.8598.

Susanti, Ayu Puji Rahayu, Hesti, dan Desya Candra Dewi, “Deep Learning Practices in the Merdeka Curriculum in Elementary Schools: A Field Study at SDIT Najaahan,” Int. J. Educ. Issues, vol. 2, no. 1, hal. 9–18, Jan 2026, doi: 10.59966/jknjzz57.

E. Windiastuti, F. N. Isnaini, A. F. Untariana, dan R. Novianti, “Differentiated Play-Based Learning to Strengthen Inclusive Early Childhood Education in Kepulauan Seribu,” in Proceedings of the International Conference on Education, 2026, hal. 33–39. doi: 10.2991/978-2-38476-567-6_5.

M. Ainscow, “Promoting inclusion and equity in education: lessons from international experiences,” Nord. J. Stud. Educ. Policy, vol. 6, no. 1, hal. 7–16, Jan 2020, doi: 10.1080/20020317.2020.1729587.

S. Kurniawan, A. Zainul, dan I. Arif, “Tantangan Dan Solusi Dalam Implementasi Kebijakan Pendidikan Anak Usia Dini Di Kabupaten Tuban,” J. E-MAS (Edukasi dan Pembelajaran Anak Usia Dini), vol. 1, no. 2, hal. 47–56, 2025, doi: 10.64690/E-MAS.V1I2.262.

S. Waite-Stupiansky, “Jean Piaget’s Constructivist Theory of Learning,” in Theories of Early Childhood Education, 2nd ed., New York: Routledge, 2022, hal. 3–18. doi: 10.4324/9781003288077-2.

L. S. Vygotsky, “The Genesis of Higher Mental Functions,” in The Concept of Activity in Soviet Psychology, New York: Routledge, 2024, hal. 144–188. doi: 10.4324/9781003575429-5.

S. Nicholson, “The Theory of Loose Parts 1,” in Alternative Learning Environments, London: Routledge, 2023, hal. 222–228. doi: 10.4324/9781032659718-23.

F. Hanif dan A. V. R. Pramudyani, “Scaffolding on the use of loose parts in post-pandemic learning for age 5-6 years old,” J. Early Child. Care Educ., vol. 6, no. 1, hal. 14–35, Jul 2023, doi: 10.26555/jecce.v6i1.7694.

B. Tri Miftakhul Jannah, D. Vera Yuliana, dan D. Putri Yuniar, “Deep Learning in Early Childhood Education: A Systematic Review of Mindful, Joyful, and Meaningful Pedagogical Integration in the Indonesian Context,” Nak-Kanak J. Child Res., vol. 3, no. 1, hal. 29–39, Feb 2026, doi: 10.21107/njcr.v3i1.231.

N. Priyanti dan Jhoni Warmansyah, “The Effect of Loose Parts Media on Early Childhood Naturalist Intelligence,” JPUD - J. Pendidik. Usia Dini, vol. 15, no. 2, hal. 239–257, Nov 2021, doi: 10.21009/JPUD.152.03.

A. M. Diputera, Zulpan, dan G. N. Eza, “Memahami Konsep Pendekatan Deep Learning dalam Pembelajaran Anak Usia Dini yang Meaningful, Mindful, dan Joyful: Kajian Melalui Filsafat Pendidikan,” J. BUNGA RAMPAI USIA EMAS, vol. 10, no. 2, hal. 108–120, Des 2024, doi: 10.24114/jbrue.v10i2.65978.

R. Villa dan J. Thousand, The inclusive education checklist: a self-assessment of best practices. National Professional Resources, Inc., 2021. [Daring]. Tersedia pada: https://books.google.co.id/books?id=gOc8zgEACAAJ

I. Nopiyanti, N. Adjie, dan S. U. Putri, “STEAM-PBL in Early Childhood Education: Optimization Strategies for Developing Communication Skills,” in Proceedings of the 1st International Conference on Early Childhood Care Education and Parenting (ICECCEP 2019), 2020, vol. 503, no. Iceccep 2019, hal. 81–86. doi: 10.2991/assehr.k.201205.090.

S. Aminuriyah, M. Markhamah, dan S. Sutama, “Pembelajaran Berdifferensiasi: Meningkatkan Kreatifitas Peserta Didik,” J. Mitra Swara Ganesha, vol. 9, no. 2, hal. 89–100, 2022, [Daring]. Tersedia pada: https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JMSG/article/view/2153

A. Y. Setiawan et al., “Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi Konten pada Teks Tanggapan Buku Fiksi dan Nonfiksi di SMP Negeri 5 Karangploso,” J. Integr. dan Harmon. Inov. Ilmu-Ilmu Sos., vol. 4, no. 2, hal. 4, Jun 2024, doi: 10.17977/um063v4i2p4.

D. Purwati, I. G. Astawan, dan P. A. Antara, “Enhancing Creative Imagination Ability in Early Childhood: A Study on Differential Learning Assisted with Loose Parts Media and Social Skills,” J. Pendidik. Anak Usia Dini Undiksha, vol. 12, no. 1, hal. 26–35, Mei 2024, doi: 10.23887/paud.v12i1.74007.

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)