Internalisasi Moderasi Beragama melalui Kurikulum Berbasis Cinta dalam Membentuk Sikap Toleransi pada Anak Usia Dini

Main Article Content

Iim Nurul Khotimah
Khoirotun Ni'mah
Moh Vito Miftahul Munir

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada meningkatnya gejala intoleransi di kalangan anak usia dini yang mengindikasikan urgensi penguatan nilai-nilai moderasi beragama sejak jenjang pendidikan awal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji proses internalisasi moderasi beragama melalui penerapan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dalam pembentukan sikap toleransi pada anak usia dini di KB At-Tarbiyah Gunungrejo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan studi dokumentasi. Informan penelitian meliputi kepala sekolah, guru, dan orang tua yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan, sedangkan validitas data dijaga melalui triangulasi sumber dan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi moderasi beragama dilaksanakan melalui strategi pembiasaan afektif, keteladanan yang diberikan oleh guru, pengalaman belajar kontekstual, serta sinergi antara pihak sekolah dan keluarga. Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta terbukti berkontribusi dalam pembentukan sikap toleransi anak yang tercermin pada perilaku empati, kepedulian sosial, kemampuan bekerja sama, serta penghargaan terhadap keberagaman. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa pengembangan sikap toleransi pada anak usia dini lebih efektif dilakukan melalui pengalaman sosial yang bermakna dan proses pembelajaran humanis yang relevan dengan kehidupan sehari-hari anak.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Nurul Khotimah, I., Ni’mah, K., & Vito Miftahul Munir, M. (2026). Internalisasi Moderasi Beragama melalui Kurikulum Berbasis Cinta dalam Membentuk Sikap Toleransi pada Anak Usia Dini. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 2768–2778. https://doi.org/10.37985/murhum.v7i1.2339
Section
Articles

References

Z. Abidin, “Menanamkan Konsep Multikulturalisme di Indonesia,” J. Din. Glob., vol. 1, no. 02, hal. 123–140, Des 2016, doi: 10.36859/jdg.v1i02.24.

Y. Yuliana, F. Lusiana, D. Ramadhanyaty, A. Rahmawati, dan R. N. Anwar, “Penguatan Moderasi Beragama pada Anak Usia Dini sebagai Upaya Pencegahan Radikalisme di Masa Pandemi Covid-19,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 6, no. 4, hal. 2974–2984, Feb 2022, doi: 10.31004/obsesi.v6i4.1572.

I. Latifah dan Y. Prihandoko, “Analisis Penyimpangan Perilaku Anak Usia Dini dalam Kepemilikan Benda di Sekolah,” Pendas J. Ilm. Pendidik. Dasar, vol. 10, no. 3, hal. 310–324, 2025, doi: 10.23969/jp.v10i03.29501.

L. Mohi, N. Tine, dan S. Ningsih, “Deskripsi Penanaman Nilai-Nilai Moderasi Beragama pada Anak Usia Dini di TK Al-Ishlah,” Inov. Pendidik. dan Anak Usia Dini, vol. 2, no. 3, hal. 282–296, Jun 2025, doi: 10.61132/inpaud.v2i3.491.

M. Patnani, “Pengajaran nilai toleransi usia 4-6 tahun,” J. Psikol. Ulayat, vol. 1, no. 1, hal. 131–138, Jun 2020, doi: 10.24854/jpu28.

E. P. Hasanah, “Jawa Timur Provinsi Paling Intoleran dan Catatan Kecil Untuk Nahdlatul Ulama,” Nur syam Centre, 2023. https://islami.co/jawa-timur-provinsi-paling-intoleran-dan-catatan-kecil-untuk-nahdlatul-ulama/

M. Ihsan, M. Maimun, dan U. Firdausiyah, “Penguatan Kurikulum Pendidikan Agama Islam Berbasis Moderasi Beragama dalam Mencegah Paham Radikal,” J. Pendidik. Tambusai, vol. 8, no. 2, hal. 30054–30060, Jul 2024, [Daring]. Tersedia pada: https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/17789

F. Riski Dinata, A. Kuswadi, E. Sutomo, dan E. Wulandari, “Konsep Kurikulum Cinta sebagai Landasan Pembentukan Karakter Islami Anak Usia Dini,” El-Mumtaz J. Pendidik. Islam Anak Usia Dini, vol. 1, no. 1, hal. 13–18, 2025, [Daring]. Tersedia pada: https://ejournal.stit-alhikmahwk.ac.id/index.php/elmumtaz/article/view/20

G. Erlina, H. Riadi, S. Sulwana, dan H. Sadiah, “Deep Learning and Love Curriculum Integration in Indonesian Education,” Pedagog. J. Pendidik., vol. 15, no. 1, hal. 18–22, Feb 2026, doi: 10.21070/pedagogia.v15i1.2105.

L. Hikmawati, N. R. Fauziyah, M. Hilmy, dan A. Muis, “Internalisasi Nilai Moderasi Beragama pada Anak Usia Dini melalui Lingkungan Belajar PAUD yang Inklusif,” AL-ATHFAL J. Pendidik. Anak, vol. 07, no. 01, hal. 190–197, 2026, doi: 10.46773/dvengh16.

M. Firmansyah, S. Isna Suratin, Munawarah, M. Munawarsyah, dan H. Nur Azizah, “Konstruksi Kurikulum Cinta dalam Pendidikan Agama Islam: Sintesis Tafsir Kontekstual dan Moderasi Beragama dalam Pembelajaran,” Pendas J. Ilm. Pendidik. dasar, vol. 11, no. 1, hal. 180–194, 2026, doi: 10.23969/jp.v11i01.40946.

O. Nugraheni, A. D. Pertiwi, H. Sjamsir, dan F. Anjarwati, “Implementasi Sikap Toleransi Beragama melalui Metode Pembiasaan Pada Anak Usia 5-6 Tahun,” Aulad J. Early Child., vol. 8, no. 2, hal. 800–810, Jun 2025, doi: 10.31004/aulad.v8i2.1107.

B. O. R. Novia dan A. Listiana, “Peran Pendidik Anak Usia Dini Berdasarkan Kajian Teori Belajar Sosial Kognitif Albert Bandura,” CERIA (Cerdas Energik Responsif Inov. Adapt., vol. 6, no. 3, hal. 333–341, 2023, doi: 10.22460/ceria.v6i3.17708.

P. Hadisa dan P. Purniadi, “Konsep Teori Belajar Konstruktivisme Anak Usia Dini Di Era Revolusi Industri 4.0,” PrimEarly J. Kaji. Pendidik. Dasar dan Anak Usia Dini, vol. 2, no. 2, hal. 192–199, 2019, [Daring]. Tersedia pada: https://journal.iaisambas.ac.id/index.php/prymerly/article/view/83

L. Lismijar, “Humanisasi Pendidikan Islam: Konsep dan Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dalam Pembelajaran PAI untuk Membentuk Generasi Berkarakter Humanis,” AN-NUR J. Pendidik. dan Pembelajaran, vol. 2, no. 1, hal. 1–21, Apr 2026, doi: 10.65802/an-nur.v2i1.142.

V. Khairani et al., “Kurikulum Cinta sebagai Strategi Moderasi Beragama dalam Dunia Pendidikan: Tinjauan Literatur,” Stud. SOSIA Relig., vol. 8, no. 2, hal. 75–83, 2025, doi: 10.51900/ssr.v8i2.25008.

Amalia Monoarfa, Amelia Daaliwa, Cindawati Pakaya, Triassetiawaty Dade, dan Fiola Indah Putri Pratama, “Analisis Kemampuan Toleransi Sosial pada anak usia 5-6 tahun di TK Telkom Gorontalo,” Ta’rim J. Pendidik. dan Anak Usia Dini, vol. 6, no. 3, hal. 08–17, Agu 2025, doi: 10.59059/tarim.v6i3.2782.

S. Mardianti, N. Cholimah, dan F. Tjiptasari, “Penanaman Nilai - Nilai Toleransi Anak Usia 5-6 Tahun di Sekolah Multikultural,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 7, no. 6, hal. 7476–7483, Des 2023, doi: 10.31004/obsesi.v7i6.5767.

L. J. Moleong, Metodologi penelitian kualitatif, Edisi revi. Bandung : PT Remaja Rosdakarya, 2018, 2018.

J. S. Matthew B. Miles, A. Michael Huberman, Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. 2022. [Daring]. Tersedia pada: https://books.google.co.id/books?id=3CNrUbTu6CsC

M. Sartika, M. O. Hartono, dan L. Yarni, “Teori Belajar Humanistik,” Invent. J. Res. Educ. Stud., hal. 613–627, Jul 2025, doi: 10.51178/invention.v6i2.2705.

J. Sundari, F. Karya Utami, R. Marhamah, Sutarto, dan D. Purnama Sari, “Peran Teori Belajar Sosial (Bandura) dalam Pembentukan Sikap Religius Siswa di SD Negeri 168 Rejang Lebong,” J. Literasiologi, vol. 14, no. 3, hal. 306–312, 2024, doi: 10.47783/literasiologi.v14i3.1067.

R. D. Wiresti, “Membangun Moderasi Beragama Sejak Dini: Studi Penanaman Nilai-Nilai Moderasi beragama pada Lembaga PAUD Jawa Tengah,” J. Early Child. Character Educ., vol. 5, no. 2, hal. 173–188, Okt 2025, doi: 10.21580/joecce.v5i2.26224.

Torang Siregar, “Analisis Teori Perkembangan Kognitif Jean Piaget dalam Bimbingan Belajar Anak Usia Dini,” J. Ilm. Al-Muttaqin, vol. 10, no. 2, hal. 95–105, Jun 2025, doi: 10.37567/al-muttaqin.v10i2.4327.

N. D. Syahputri, “Upaya Mengembangkan Perilaku Toleransi Pada Pendidikan Anak Usia Dini di TK Rausyan Kids,” PAUDIA J. Penelit. dalam Bid. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 13, no. 1, hal. 168–178, Jun 2024, doi: 10.26877/paudia.v13i1.17378.

Sofni Indah Arifa Lubis, Zannatun Nisya, dan Yuliana Lubis, “Learning Environment and Early Childhood Character Development in Bronfenbrenner’s Ecological Systems Theory,” Int. J. Educ. Res., vol. 1, no. 4, hal. 44–56, Nov 2024, doi: 10.62951/ijer.v1i4.93.

Similar Articles

<< < 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.