Strategi Ibu Generasi Z Berprofesi Guru dalam Mengatur Screen Time Pada Anak Usia 3-5 Tahun

Main Article Content

Adristi Hanun Naifa Azmi
Reni Pawestuti Ambari Sumanto

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi ibu Generasi Z yang berprofesi sebagai guru dalam mengatur screen time pada anak usia 3–5 tahun. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus pada empat ibu yang dipilih melalui Teknik purposive sampling sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengaturan screen time dilakukan melalui pembatasan durasi, pemberian aturan dan konsekuensi, pendampingan, serta komunikasi dengan anak. Faktor pendukung berasal dari kesadaran ibu dan latar belakang profesi sebagai guru, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu, perbedaan pola pengasuhan antara ibu dan ayah, serta respons emosional anak. Penggunaan gadget yang kurang terkontrol berdampak pada perkembangan sosial-emosional anak, terutama dalam regulasi emosi dan keterlibatan sosial. Oleh karena itu, pengasuhan digital tidak hanya berfokus pada pembatasan durasi, tetapi juga perlu menekankan kualitas interaksi orang tua dan anak, konsistensi pendampingan, serta keselarasan pola pengasuhan dalam keluarga.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Hanun Naifa Azmi, A., & Pawestuti Ambari Sumanto, R. (2026). Strategi Ibu Generasi Z Berprofesi Guru dalam Mengatur Screen Time Pada Anak Usia 3-5 Tahun. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 2387–2399. https://doi.org/10.37985/murhum.v7i1.2281
Section
Articles

References

H. Wulandari dan K. Sary, “Pengaruh Screen Time untuk Anak Usia Dini Bagi Perkembangan Emosi dan Bahasa Hayani Wulandari 1 , Kurnia Sary 2 PG-PAUD Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Daerah Purwakarta,” J. Ilm. Wahana Pendidik., vol. 10, no. 12, hal. 304–308, 2024, doi: 10.5281/zenodo.12522852.

D. I. Setyarini, S. G. Rengganis, I. T. Ardhiani, dan E. K. Mas’udah, “Analisis Dampak Screen Time terhadap Potensi Tantrum dan Perkembangan Anak Usia Dini,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 7, no. 2, hal. 2496–2504, Mei 2023, doi: 10.31004/obsesi.v7i2.3376.

C. Septyana Lestari dan N. K. Aris Rahmadani, “Parents’ Role: How Full-Time Workers’ Parents Manage Early Childhood’s Screen Time,” J. Pendidik. Anak Usia Dini Undiksha, vol. 12, no. 3, hal. 525–532, Des 2024, doi: 10.23887/paud.v12i3.79514.

F. Azzahra dan E. Okta Andini, “Strategi Manajemen waktu anak bermain gadget dengan metode screen timer pada anak usia dini,” Pros. Kolok. Perkumpulan Pendidik. Islam Anak Usia Dini, vol. 01, hal. 1–9, 2024, doi: 10.51529/kolokiumpiaud.v1i.96.

J. Lubis, Sintiya, S. Lestari, dan Khadijah, “Pola asuh orang tua dalam mengembangkan karakter anak usia dini,” Pendidik. Dan Konseling, vol. 4, no. 3, hal. 1–10, 2022, doi: 10.31004/jpdk.v4i3.5027.

L. Nabila, “Dinamika Psikologi Ibu yang Bekerja sebagai Guru dan Ibu Rumah Tangga dalam Mengasuh Anak,” Indones. J. Islam. Couns., vol. 5, no. 1, hal. 16–27, Mei 2023, doi: 10.35905/ijic.v5i1.3519.

S. Zaenab, S. Jaojah, Y. H. Aeni, dan S. U. Hani, “Penguatan Pemahaman Ibu tentang Pola Asuh Digital Sehat dalam Penggunaan Gadget pada Anak Usia Dini,” J. Pengabdi. Masy. Bhinneka, vol. 4, no. 2, hal. 1288–1295, Okt 2025, doi: 10.58266/jpmb.v4i2.620.

S. Ramadhani dan I. Ismaniar, “Hubungan Kontrol Orang Tua Dengan Fenomena Screen Time Pada Anak Usia Dini Di Kelurahan Kubu Dalam Kota Padang,” J. Fam. Educ., vol. 4, no. 4, hal. 742–750, 2024, doi: 10.24036/jfe.v4i4.273.

S. A. Putri, M. M. Syamsuddin, dan N. S. Zuhro, “Efektivitas Pelatihan Screen Time terhadap Interaksi Anak dan Orang Tua,” Kumara Cendekia, vol. 9, no. 4, hal. 254, Des 2021, doi: 10.20961/kc.v9i4.54982.

A. A. Al-Barakat, O. M. Al-Hassan, R. M. AlAli, M. M. Al-Hassan, dan R. A. Al sharief, “Role of female teachers of childhood education in directing children towards effective use of smart devices,” Educ. Inf. Technol., vol. 28, no. 6, hal. 7065–7087, Jun 2023, doi: 10.1007/s10639-022-11481-y.

N. Ulfasari dan P. Y. Fauziah, “Pendampingan Orang Tua pada Pendidikan Anak di Masa Pandemi Covid-19 Berdasarkan Profesi Orang Tua,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 6, no. 2, hal. 935–944, Jul 2021, doi: 10.31004/obsesi.v6i2.1119.

E. ÇELİK, Y. ÖZER, dan S. ÖZCAN, “Screen time of preschool children in relation to their parents screen usage habits and family functions,” Cukurova Med. J., vol. 46, no. 1, hal. 343–351, Mar 2021, doi: 10.17826/cumj.780582.

I. Kurniawan, E. Jumiati, dan D. Sugianti, “Penggunaan Handphone bagi Orang Tua Siswa PAUD ( Pendidikan Anak Usia Dini ) Aisyiyah Puri Kedungwuni,” Bestikom J. Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 1, no. 2, hal. 1–10, 2026, [Daring]. Tersedia pada: https://ejournal.iwima.ac.id/index.php/bestikom/article/view/346

R. Pramesthi, S. Ramadani, A. Putri, R. Ayu, D. Catur, dan N. Rohmah, “Screentime pada anak usia dini: Tantangan dan solusi di Era digital,” J. Cendekia Mengabdi Berinovasi dan Berkarya, vol. 4, no. 1, hal. 22–26, 2026, [Daring]. Tersedia pada: https://ojs.umada.ac.id/index.php/Jenaka/article/view/986

A. Ahmad dan M. Muslimah, “Memahami teknik pengolahan dan analisis data kualitatif,” in Proceedings of Palangka Raya International and National Conference on Islamic Studies (PINCIS), 2021, vol. 1, no. 1. [Daring]. Tersedia pada: https://e-proceedings.iain-palangkaraya.ac.id/index.php/PICIS/article/view/605

P. W. Luthfiyani dan S. Murhayati, “Strategi Memastikan Keabsahan Data Dalam Penelitian Kualitatif.,” J. Pendidik. Tambusai, vol. 8, no. 3, hal. 45315–45328., 2024, [Daring]. Tersedia pada: https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/21803

E. L. Saputri, S. Supriadi, dan R. Wahyuni, “Hubungan Lamanya Durasi Screentime Pada Usia 5 Tahun Terhadap Perkembangan Anak,” Bunda Edu-Midwifery J., vol. 6, no. 2, hal. 98–104, Sep 2023, doi: 10.54100/bemj.v6i2.96.

O. Wasanggai, J. L. Latuhihin, dan R. I. Simanjuntak, “Peran Orang Tua dalam Pengawasan Penggunaan Telepon Seluler bagi Anak Usia Dini di PAUD Bunda Yosepina Suwae,” KHOMBO IME J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 1, no. 2, hal. 106–117, 2025, doi: 10.69748/ki.v1i2.388.

A. K. Maulidah, “Upaya Keterlibatan Orangtua Otoritatif dalam Mengatasi Problematic Use of Gadget pada Anak Usia Dini,” 2025. [Daring]. Tersedia pada: https://repository.unair.ac.id/136880/

M. Rawanita dan A. Mardhiah, “Strategi Orang Tua dalam Mengelola Penggunaan Gadget Anak Usia Dini di Gampong Tanjung Deah Darussalam,” Wathan J. Ilmu Sos. dan Hum., vol. 1, no. 3, hal. 274–294, Okt 2024, doi: 10.71153/wathan.v1i3.152.

H. Wulandari dan M. B. Santoso, “Proses Parental Mediation terhadap Anak Usia Prasekolah dalam Menggunakan Gadget,” Focus J. Pekerj. Sos., vol. 2, no. 2, hal. 232, Feb 2020, doi: 10.24198/focus.v2i2.26252.

S. A. Widyadhana dan E. A. Mashudi, “Dampak Negatif Gadget Terhadap Perkembangan Anak Usia Dini,” Innov. J. Soc. Sci. Res., vol. 4, no. 1, hal. 4685–4694, 2024, doi: 10.31004/innovative.v4i1.8409.

S. U. Hanik, N. Kurniawan, dan M. A. S. Barata, “Keamanan Digital untuk Anak Usia Dini: Strategi Pencegahan Ketergantungan Gadget di PAUD,” Cokroaminoto J. Prim. Educ., vol. 8, no. 4, hal. 1511–1522, Des 2025, doi: 10.30605/cjpe.8.4.2025.6501.

R. Falensia, “Dampak Penggunaan Gadget Berlebihan terhadap Perkembangan Emosional Anak Usia Dini,” DUNIA ANAK J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 8, no. 2, hal. 139–145, 2025, doi: 10.31932/jpaud.v8i2.5738.

M. Ulfah, Digital Parenting: Bagaimana Orang Tua Melindungi Anak-anak dari Bahaya Digital? Edu Publisher, 2020. [Daring]. Tersedia pada: https://books.google.co.id/books?hl=id&lr=&id=wzsBEAAAQBAJ

L. Tang, G. Darlington, D. W. L. Ma, dan J. Haines, “Mothers’ and fathers’ media parenting practices associated with young children’s screen-time: a cross-sectional study,” BMC Obes., vol. 5, no. 1, hal. 37, Des 2018, doi: 10.1186/s40608-018-0214-4.

A. N. Maulani, M. Musdalifa, M. Muslimah, N. S. R, dan W. Widiyanto, “Hakikat Perkembangan Anak dan Pendidikan Karakter : Telaah Teori Ekologi Bronfenbrenner Dan Hadis dalam Konteks Pendidikan Indonesia,” J. Keilmuan dan Pengajaran, vol. 10, no. 1, hal. 19–39, 2026, [Daring]. Tersedia pada: https://journal.fexaria.com/j/index.php/jkp/article/view/962

N. S. Najibah, T. S. Rahayu, dan N. Tazkiyah, “Pemanfaatan Media Digital sebagai Alat Pembelajaran Interaktif bagi Anak Usia Dini,” J. Anak Usia Dini Holistik Integr., vol. 8, no. 2, hal. 133, Feb 2026, doi: 10.36722/jaudhi.v8i2.5264.

M. Maulidian dan F. E. Sativa, “Perubahan perilaku sosial anak usia dini sebagai dampak pembatasan gadget oleh orangtua di lombok timur,” J. Psimawa Diskurs. Ilmu Psikol. Dan Pendidik., vol. 8, no. 1, hal. 114–122, 2025, doi: 10.36761/jp.v8i1.5791.

S. Wahdini, “Peran Orang Tua dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan Anak di Era Digital,” Educ. J. Pendidik. dan Kesehat., vol. 2, no. 1, hal. 89–94, Sep 2024, doi: 10.70437/jedu.v2i1.15.

J. Mufidah, “Sosialisasi Fitur Parental Control Internet pada Gadget di Dusun Cigulingharjo Padangjaya Majenang,” SIKAMA Sinergi Akad. dan Masy., vol. 3, no. 2, hal. 51–63, Okt 2025, doi: 10.61488/sikama.v3i2.649.

Similar Articles

<< < 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.