Upaya Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus pada Anak Usia Dini melalui Kegiatan Bermain Mencampur Warna

Main Article Content

Ermelinda Valentina Aso
Karmelia Rosfinda Meo Maku
Elisabeth Tantiana Ngura
Marsianus Meka

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan motorik halus pada anak usia dini melalui kegiatan bermain mencampur warna di TK Kemala Bhayangkari 08 Bajawa. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model spiral dari Kemmis dan Taggart yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah anak kelompok B5 berjumlah 16 anak, terdiri dari 11 laki-laki dan 5 perempuan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes unjuk kerja, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dari tahap pre-test 18,75% kategori BSB menjadi 68,75% pada tahap post-test. Secara pedagogis, kegiatan ini membuktikan bahwa stimulasi multisensory melalui media cair efektif memperkuat koordinasi visual-motorik, otot intrinsik tangan dan kemandirian anak. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa integrasi seni eksploratif dalam kurikulum PAUD bukan sekedar aktivitas rekreatif, melainkan strategis saintifik untuk memitigasi hambatan adaptasi akademik pada jenjang pendidikan dasar. Penggunaan media yang dinamis dan metode berulang menjadi kunci dalam pembentukan peta motorik yang presisi pada anak. Kesimpulannya adalah kegiatan bermain mencampur warna sangat efektif dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui koordinasi mata-tangan, kelenturan jari, dan kontrol kekuatan tangan.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Valentina Aso, E., Rosfinda Meo Maku, K., Tantiana Ngura, E., & Meka, M. (2026). Upaya Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus pada Anak Usia Dini melalui Kegiatan Bermain Mencampur Warna. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 1186–1201. https://doi.org/10.37985/murhum.v7i1.2087
Section
Articles

References

H. Hikmawati, T. Takasun, dan M. Lailin, “Upaya Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Peserta Didik dengan Aktivitas Bermain (Playdough) di TK Yaa Bunayya,” J. Abdi Insa., vol. 9, no. 3, hal. 878–885, Sep 2022, doi: 10.29303/abdiinsani.v9i3.659.

O. Arifudin, Y. Sofyan, B. Sadarman, dan R. Tanjung, “Peranan Konseling Dosen Wali dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Mahasiswa di Perguruan Tinggi Swasta,” J. Bimbing. dan Konseling Islam, vol. 10, no. 2, hal. 237–242, Des 2020, doi: 10.29080/jbki.2020.10.2.237-242.

U. Ulfah, Y. Supriani, dan O. Arifudin, “Kepemimpinan Pendidikan di Era Disrupsi,” JIIP - J. Ilm. Ilmu Pendidik., vol. 5, no. 1, hal. 153–161, Jan 2022, doi: 10.54371/jiip.v5i1.392.

D. Sulaeman, R. N. Yusuf, W. K. Damayanti, dan O. Arifudin, “Implementasi Media Peraga dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran,” Edumaspul J. Pendidik., vol. 6, no. 1, hal. 71–77, Mar 2022, doi: 10.33487/edumaspul.v6i1.3035.

A. Apiyani, Y. Supriani, S. Kuswandi, dan O. Arifudin, “Implementasi Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Guru Madrasah Dalam Meningkatkan Keprofesian,” JIIP - J. Ilm. Ilmu Pendidik., vol. 5, no. 2, hal. 499–504, Feb 2022, doi: 10.54371/jiip.v5i2.443.

S. Syaropah, “Studi Literatur Stimulasi Perkembangan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Kegiatan Kolase,” Child. Educ. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 3, no. 1, hal. 47–52, Jan 2022, doi: 10.53515/CJI.2022.3.1.47-52.

N. Widiastita dan L. Anhusadar, “Bermain Playdough dalam Meningkatkan Kecerdasan Visual-Spasial Melalui Home Visit di Tengah Pandemi Covid-19,” Murhum J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 1, no. 2, hal. 50–63, Des 2020, doi: 10.37985/murhum.v1i2.17.

N. P. Putri dan E. Sulistyawati, “Peningkatan perkembangan motorik halus pada anak usia prasekolah melalui penerapan terapi bermain papercraft,” Holist. Nurs. Care Approach, vol. 4, no. 1, hal. 34, Jan 2024, doi: 10.26714/hnca.v4i1.13136.

D. Hasna dan K. Kamtini, “Analisis Kemampuan Motorik Halus pada Anak Usia 5-6 Tahun melalui Kegiatan Kolase,” J. Pelita PAUD, vol. 5, no. 2, hal. 171–177, Mei 2021, doi: 10.33222/pelitapaud.v5i2.1259.

T. Vaneza dan D. Suryana, “Pengaruh Kolase Kapas terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun di Taman Kanak-Kanak Bunda Tunas Harapan Kabupaten Pasaman,” J. Pendidik. Tambusai, vol. 4, no. 1, hal. 572–80., 2020, doi: 10.31004/jptam.v4i1.501.

Y. Yuniyartika, K. Setyaningsih, dan I. Fitri, “Pengaruh Media Playdough Terhadap Perkembangan Motorik Halus Pada Anak Usia 5-6 Tahun di TK Amanah Sekayu Tahun 2021,” ULIL ALBAB J. Ilm. Multidisiplin, vol. 1, no. 3, hal. 239–246., 2022, [Daring]. Tersedia pada: https://ulilalbabinstitute.id/index.php/JIM/article/view/84

I. Suhartanti, Z. Rufaida, W. Setyowati, dan F. W. Ariyanti, Stimulasi Kemampuan Motorik Halus Anak Pra Sekolah. 2019.

S. Nuryanah dan L. A. Ramdhani, “Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus melalui Messy Play,” Aulad J. Early Child., vol. 5, no. 1, hal. 93–98, Apr 2022, doi: 10.31004/aulad.v5i1.323.

N. Saadah, R. Khairi, M. S. Anggraini, dan Y. Fajri, “Meningkatkan Motorik Halus Anak Melalui Metode Mewarnai Di Ra An-Nur,” Ceria J. Progr. Stud. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 12, no. 1, hal. 81, Jul 2023, doi: 10.31000/ceria.v12i1.9024.

N. Humaida dan R. Yetti, “Efektifitas Meronce Menggunakan Bahan Tanah Liat Untuk Menstimulasi Perkembangan Motorik Halus Anak,” Edukids J. Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 18, no. 1, hal. 1–6, Apr 2021, doi: 10.17509/edukids.v18i1.33863.

S. Suggate, E. Pufke, dan H. Stoeger, “Children’s fine motor skills in kindergarten predict reading in grade 1,” Early Child. Res. Q., vol. 47, hal. 248–258, 2019, doi: 10.1016/j.ecresq.2018.12.015.

S. Handayani, N. Hidayati, dan N. Khotimah, “Peningkatan Kreatifitas Seni melalui Pembelajaran Sains Pencampuran Warna dengan Teknik Finger Painting pada Anak Usia Dini,” J. Educ. Res., vol. 4, no. 2, hal. 801–813, Jun 2023, doi: 10.37985/jer.v4i2.271.

S. Wahyuningsih, S. Wahyuni, dan R. Siregar, “Pengembangan Motorik Halus Anak Usia Dini melalui Kegiatan Finger Painting,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 7, no. 1, hal. 991–1000, Feb 2023, doi: 10.31004/obsesi.v7i1.3892.

G. K. Dewi, A. S. Dewi, E. Nurhayati, dan E. Rahmawati, “Indonesia Finger Painting sebagai upaya pengenalan warna dan pengembangan motorik halus pada anak PAUD Mantriwirya Surabaya,” J. Padi Pengabdi. Masy. Dosen Indones., vol. 4, no. 2, 2021, doi: 10.51836/jpadi.v4i2.294.

U. Umahayatul dan M. Akil Musi, “Pengaruh Kegiatan Bermain Warna dengan Finger Painting terhadap Kemampuan Fisik Motorik Halus Anak Kelompok BI,” Edu Happiness J. Ilm. Perkemb. Anak Usia Dini, vol. 1, no. 2, hal. 168–177, Jul 2022, doi: 10.62515/eduhappiness.v1i2.37.

Y. A. M. Ditha, W. I. Kartika, dan M. Heriansyah, “Optimalisasi Kemampuan Motorik Halus pada Anak Usia 5-6 Tahun melalui Kegiatan Finger Painting,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 9, no. 4, hal. 1087–1092, Apr 2025, doi: 10.31004/obsesi.v9i4.6198.

F. S. Rohmah dan N. Tasuah, “Pengembangan Motorik Halus Melalui Finger Painting pada Anak Usia 4-5 Tahun di TK Athfal Amanah Desa Jebengsari,” Indones. J. Early Child. J. Dunia Anak Usia Dini, vol. 6, no. 2, hal. 261–269, Jul 2024, doi: 10.35473/ijec.v6i2.3163.