Representasi Nilai-Nilai Pendidikan Karakter dalam Buku Cerita Anak Dwibahasa Provinsi Riau

Main Article Content

Firmansyah Nst
Roziah Roziah

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merepresentasikan nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam buku cerita anak dwibahasa Provinsi Riau berbasis budaya Melayu Riau. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif melalui metode analisis isi. Sumber data berupa sepuluh buku cerita anak dwibahasa terbitan Provinsi Riau. Data berupa kutipan teks yang memuat nilai karakter dikumpulkan melalui teknik baca dan catat, kemudian dianalisis melalui tahapan identifikasi, klasifikasi, interpretasi, dan deskripsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 236 kutipan yang dianalisis, terdapat 18 nilai pendidikan karakter dengan distribusi yang beragam. Nilai yang paling dominan adalah tanggung jawab (nilai ke-3) sebanyak 24 data (10,17%), diikuti religius (nilai ke-1) sebanyak 22 data (9,32%), dan jujur (nilai ke-6) sebanyak 21 data (8,90%). Nilai-nilai tersebut direpresentasikan melalui pola dialogis, aksi langsung tokoh, dan refleksi naratif yang terintegrasi dalam alur, tokoh, serta konflik cerita secara kontekstual. Struktur dwibahasa (bahasa Melayu Riau dan bahasa Indonesia) memperkuat dimensi identitas budaya sekaligus mendukung pengembangan literasi anak. Temuan ini menegaskan bahwa buku cerita anak dwibahasa berbasis budaya lokal memiliki potensi strategis sebagai media internalisasi pendidikan karakter.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Nst, F., & Roziah, R. (2026). Representasi Nilai-Nilai Pendidikan Karakter dalam Buku Cerita Anak Dwibahasa Provinsi Riau. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 1103–1117. https://doi.org/10.37985/murhum.v7i1.2058
Section
Articles

References

P. Yuliaswir dan A. Abdullah, “Representasi budaya Jawa dalam video klip Tersimpan di Hati (analisis semiotika Charles Sanders Pierce),” J. Ris. Mhs. Dakwah dan Komun., vol. 1, no. 5, hal. 336–345, 2019, doi: 10.24014/jrmdk.v1i5.8762.

M. Kurniawan, “Implementasi Pendidikan Karakter Disiplin dalam Pendidikan Agama Islam di SMA Negeri 1 Batusangkar,” al-fikrah J. Manaj. Pendidik., vol. 4, no. 2, hal. 147, Des 2016, doi: 10.31958/jaf.v4i2.416.

W. Kristanto, “Javanese Traditional Songs for Early Childhood Character Education,” JPUD - J. Pendidik. Usia Dini, vol. 14, no. 1, hal. 169–184, Apr 2020, doi: 10.21009/141.12.

A. Olina dan S. Rahayu, “Nilai moral dalam novel Si Anak Savana karya Tere Liye,” Sajak J. Penelit. dan Pengabdi. Sastra, Bahasa, dan Pendidik., vol. 2, no. 3, hal. 49–58, 2023, [Daring]. Tersedia pada: https://journal.uir.ac.id/index.php/sajak/article/view/14155

H. Nur et al., “Nilai Pendidikan Karakter dalam Ilalat Masyarakat Ranah: Prespektif Thomas Lickona,” J-LELC J. Lang. Educ. Linguist. Cult., vol. 6, no. 1, hal. 1–10, 2026, doi: 10.25299/j-lelc.2026.26682.

G. Gunawan, “Cerita Dongeng sebagai Media Pendidikan Karakter Anak Usia Dini,” Tampung Penyang, vol. 17, no. 01, hal. 73–87, Des 2019, doi: 10.33363/tampung-penyang.v17i01.430.

A. Mukarromah dan M. Andriana, “Peranan Guru dalam Mengembangkan Media Pembelajaran,” J. Sci. Educ. Res., vol. 1, no. 1, hal. 43–50, Feb 2022, doi: 10.62759/jser.v1i1.7.

D. Sukenti, A. Alber, S. Tambak, H. Hidayatunnur, L. Latif, dan S. P. Devi, “Menilai Keterbacaan Buku Cerita Dwibahasa Anak: Melibatkan Guru dan Siswa untuk Mendorong Minat Baca di Balai Bahasa Provinsi Riau,” J-LELC J. Lang. Educ. Linguist. Cult., vol. 5, no. 3, hal. 219–227, Okt 2025, doi: 10.25299/j-lelc.2025.24087.

A. Bachtiar dan N. Seha, “Teknik Penerjemahan pada Buku Cerita Anak Dwibahasa di Provinsi Banten,” J. Penerjemahan, vol. 11, no. 2, hal. 32–45, Des 2024, doi: 10.64571/ojp.v11i2.118.

A. Faiz dan B. Soleh, “Implementasi pendidikan karakter berbasis kearifan lokal,” JINoP (Jurnal Inov. Pembelajaran), vol. 7, no. 1, hal. 68–77, Mei 2021, doi: 10.22219/jinop.v7i1.14250.

A. Nurjaman, I. Puspitasari, dan R. H. Sari, “Humanisme dalam Sastra Anak: Analisis Nilai Empati dan Persahabatan pada Karya Andrea Hirata,” Sajak J. Penelit. dan Pengabdi. Sastra, Bahasa, dan Pendidik., vol. 4, no. 3, hal. 249–255, Okt 2025, doi: 10.25299/s.2025.25222.

K. Krippendorff, Content analysis: An introduction to its methodology, 4th ed. Thousand Oaks, CA: Sage Publications, 2018. [Daring]. Tersedia pada: https://books.google.co.id/books?hl=id&lr=&id=nE1aDwAAQBAJ

A. Setyawan, S. Suwandi, dan S. Y. Slamet, “Muatan Pendidikan Karakter dalam Cerita Rakyat di Pacitan,” J. Pendidik. Karakter, vol. 8, no. 2, hal. 210–221, Okt 2017, doi: 10.21831/jpk.v7i2.21778.

D. M. Citraningrum, E. Masturoh, dan R. Hima, “Pengembangan Buku Cerita Anak Berbasis Kearifan Lokal Jember,” BELAJAR Bhs. J. Ilm. Progr. Stud. Pendidik. Bhs. dan Sastra Indones., vol. 7, no. 1, hal. 137–148, Mar 2022, doi: 10.32528/bb.v7i1.14.

R. Roziah, S. Shomary, H. Hermaliza, R. Oktadela, N. Nurhidayah, dan A. P. Dewi, “The Value of Islamic Education in Traditional Malay Poetry Concerning the Prohibition of Leaving Religious Teachings,” At-Turats, vol. 19, no. 1, hal. 11–30, Mar 2025, doi: 10.24260/at-turats.v19i1.3494.

M. Mahariah, “Internalization of Religious Values for Elementary-Age Children in Integrated Islamic Elementary School,” AL-ISHLAH J. Pendidik., vol. 15, no. 2, hal. 1425–1433, Apr 2023, doi: 10.35445/alishlah.v15i2.2507.

T. Lickona, Character matters (Persoalan karakter): Bagaimana membantu anak mengembangkan penilaian yang baik, integritas, dan kebajikan penting lainnya. Bumi Aksara, 2022.

M. García-González, “Towards an Affective Childist Literary Criticism,” Child. Lit. Educ., vol. 53, no. 3, hal. 360–375, Sep 2022, doi: 10.1007/s10583-022-09500-0.

S. Lavy, “A Review of Character Strengths Interventions in Twenty-First-Century Schools: their Importance and How they can be Fostered,” Appl. Res. Qual. Life, vol. 15, no. 2, hal. 573–596, Apr 2020, doi: 10.1007/s11482-018-9700-6.

D. S. Yeager dan C. S. Dweck, “What can be learned from growth mindset controversies?,” Am. Psychol., vol. 75, no. 9, hal. 1269–1284, Des 2020, doi: 10.1037/amp0000794.

R. Febriani, U. Farihah, dan N. E. A. Nasution, “Adiwiyata School: An environmental care program as an effort to develop Indonesian students’ ecological literacy,” J. Phys. Conf. Ser., vol. 1563, no. 1, hal. 012062, Jun 2020, doi: 10.1088/1742-6596/1563/1/012062.

A. Sukendar, H. Usman, dan C. S. A. Jabar, “Teaching-Loving-Caring (Asah-Asih-Asuh) and Semi-Military Education on Character Education Management,” J. Cakrawala Pendidik., vol. 28, no. 3, hal. 292–304, Jun 2019, doi: 10.21831/cp.v38i2.24452.

M. W. Berkowitz dan M. C. Bier, “Research-Based Character Education,” Ann. Am. Acad. Pol. Soc. Sci., vol. 591, no. 1, hal. 72–85, Jan 2021, doi: 10.1177/0002716203260082.

D. Setyawan dan F. Dopo, “Strengthening National Identity Through The Learning of East Culture-Based Art Education,” Harmon. J. Arts Res. Educ., vol. 20, no. 1, hal. 39–46, Jun 2020, doi: 10.15294/harmonia.v20i1.21711.

M. G. D. Bantas, S. B. Seto, dan L. Suryani, “Pengaruh Sikap terhadap Keterampilan Mahasiswa sebagai Calon Guru di Universitas Flores,” J. Basicedu, vol. 4, no. 4, hal. 1142–1148, Sep 2020, doi: 10.31004/basicedu.v4i4.512.

N. Tri Widarwati, B. Purnomo, P. Indri Astuti, dan R. Wijayava, “Analysis of Translation Shift in Bilingual Children’s Storybooks,” English Rev. J. English Educ., vol. 12, no. 2, hal. 659–666, Jun 2024, doi: 10.25134/erjee.v12i2.8891.

N. Rahmawati, F. Syukur, dan D. Darmu’in, “Local Wisdom-Based Character Building Empowerment at Junior High Schools In Indonesia,” AL-ISHLAH J. Pendidik., vol. 15, no. 3, hal. 75–88, Sep 2023, doi: 10.35445/alishlah.v15i3.3207.

I. Martoyo dan L. Lindawati, “Grit, Student Academic Achievement and Factors Affecting It,” J. Psikol. Teor. dan Terap., vol. 14, no. 03, hal. 262–269, Okt 2023, doi: 10.26740/jptt.v14n03.p262-269.

Similar Articles

<< < 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.