Perilaku Impulsif dan Konsentrasi Perhatian Anak Usia 5-6 Tahun: Kajian Korelasional Berbasis Regulasi Diri

Main Article Content

Sara Gian Selima
Sugiana Sugiana

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perilaku impulsif dengan konsentrasi perhatian pada anak usia 5–6 tahun di TK Marsudirini Kota Surakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional jenis ex post facto. Sampel berjumlah 39 anak yang diambil menggunakan teknik cluster random sampling dari populasi 136 anak yang terbagi dalam 7 kelas. Pengumpulan data dilakukan melalui lembar observasi berstruktur dengan skala Likert 1–4 yang telah divalidasi melalui expert judgment dan uji Pearson Product Moment. Analisis data menggunakan korelasi Spearman’s Rank Correlation Coefficient. Hasil penelitian menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar -0,588 dengan signifikansi < 0,001, sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Temuan ini membuktikan terdapat hubungan negatif signifikan berkekuatan sedang antara perilaku impulsif dan konsentrasi perhatian, yang berarti semakin tinggi perilaku impulsif anak maka semakin rendah kemampuan konsentrasi perhatiannya. Sebaliknya, jika semakin rendah perilaku impulsif maka semakin tinggi kemampuan konsentrasi perhatian pada anak. Pengendalian perilaku impulsif merupakan kunci penting dalam meningkatkan konsentrasi perhatian anak usia dini, sehingga perlu intervensi sejak awal oleh guru, orang tua dan lembaga pendidikan.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Gian Selima, S., & Sugiana, S. (2026). Perilaku Impulsif dan Konsentrasi Perhatian Anak Usia 5-6 Tahun: Kajian Korelasional Berbasis Regulasi Diri. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 613–625. https://doi.org/10.37985/murhum.v7i2.2454
Section
Articles

References

Riha Adatul’aisy, Ana Puspita, Ninda Abelia, Riska Apriliani, dan Dwi Noviani, “Perkembangan Kognitif dan Motorik Anak Usia Dini melalui Pendekatan Pembelajaran,” Khirani J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 1, no. 4, hal. 82–93, Des 2023, doi: 10.47861/khirani.v1i4.631.

A. Salim, N. Suwarta, dan A. Mado, “Study Literature: Biopsychological Review in Improving Children’s Concentration,” Acad. J. Res., vol. 2, no. 1, hal. 72–88, Jun 2024, doi: 10.61796/acjoure.v2i1.120.

D. Susanti, H. Hasmira, dan M. Sukarnih Putri, “Peran Fungsi Eksekutif Otak pada Perkembangan Anak,” J. Pendidik. Indones., vol. 4, no. 01, hal. 22–32, Jan 2023, doi: 10.59141/japendi.v4i01.1524.

O. D. Handayani, “Pengaruh Perkembangan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun Terhadap Kesiapan Bersekolah,” J. Ilm. Potensia, vol. 3, no. 2, hal. 275–284, 2024, doi: 10.36548/rrrj.2024.2.

W. Simatupang dan G. N. Eza, “Jurnal Inovasi Metode Pembelajaran Jurnal Inovasi Metode Pembelajaran,” J. Inov. Metod. Pembelajaran, vol. 7, no. 4, hal. 150–159, 2025, [Daring]. Tersedia pada: https://journalversa.com/s/index.php/jimp/article/view/4897

R. A. Barkley, Treating ADHD in Children and Adolescents. 2022. [Daring]. Tersedia pada: https://www.cdc.gov/adhd/treatment/index.html

F. Faizah, “perilaku impulsif pada anak attention-deficit hyperactivity disorder dengan teknik reprimand dan token economy,” Procedia Stud. Kasus dan Interv. Psikol., vol. 10, no. 1, Jun 2022, doi: 10.22219/procedia.v10i1.19234.

A. Diamond, Handbook of Clinical Series Editors Executive functions, vol. 173. 2020. doi: 10.1093/oso/9780199974467.003.0008.

F. Apriliani, N. N. Puadah, S. Aryanti, dan A. Dedah, “Peran Guru dalam Penanganan Anak Hiperaktif di TK Kenanga Parigi,” Edu Happiness J. Ilm. Perkemb. Anak Usia Dini, vol. 3, no. 1, hal. 48–56, Jan 2024, doi: 10.62515/eduhappiness.v3i1.314.

Fri Corina Sandrawati, Martini Jamaris, dan Asep Supena, “Meningkatkan Kemampuan Konsentrasi Anak ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) Usia 5 - 6 Tahun dengan Menggunakan Alat Permainan Edukatif (APE) dan Berbasis Modifikasi Perilaku,” Visipena J., vol. 10, no. 1, hal. 27–38, Jun 2019, doi: 10.46244/visipena.v10i1.485.

Oki Lukmanul Hakim, “Gangguan Perhatian/ Inatensi pada Anak (Studi Kasus Pada Peserta Didik Kober Gifari Kota Tasikmalaya),” Al-Marifah | J. Pendidik. Islam Anak Usia Dini, vol. 4, no. 2, hal. 208–218, Apr 2024, doi: 10.70143/almarifah.v4i2.326.

A. Arfah, H. Hendra, dan R. Retnoningsih, “Peran Guru dalam Penanganan Anak Attention Deficit and Hyperactivity Disorder Usia 5-6 Tahun (Studi Kasus di TK Handayani Dumu),” PELANGI J. Pemikir. dan Penelit. Islam Anak Usia Dini, vol. 7, no. 1, hal. 211–229, Mar 2025, doi: 10.52266/pelangi.v7i1.4136.

S. Pratiwi dan Y. Nur Asi’ah, “Meningkatkan Konsentrasi Belajar Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Menjahit,” J. Pendidik. Islam Anak Usia Dini ( Anaking ), vol. 1, no. 1, hal. 114–122, Agu 2022, doi: 10.37968/anaking.v1i1.194.

H. Musyafa’ah dan A. Salim, “Peningkatan Konsentrasi Belajar Anak Usia 4 – 5 Tahun Melalui Metode Bermain Sensorimotor di TK Darussalam Sugihwaras,” J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 1, no. 3, hal. 15, Mei 2024, doi: 10.47134/paud.v1i3.406.

Raudatul Jannah dan Dwi Putri Fatmawati, “Pengaruh Pembelajaran Proyek Terhadap Konsentrasi Anak Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD),” Indones. J. Early Child. J. Dunia Anak Usia Dini, vol. 5, no. 2, hal. 411–416, Jul 2023, doi: 10.35473/ijec.v5i1.2467.

R. A. Fabio, G. Picciotto, S. Tsoy, R. Vazzana, M. Hosseinpour Fatmehsari, dan P. Filippello, “Cognitive control in children with ADHD and subthreshold ADHD: an eye-tracking study,” Explor. Neuroprotective Ther., vol. 5, hal. 1–18, Des 2025, doi: 10.37349/ent.2025.1004134.

A. Wulandari, S. Zahrah, N. Qothrunnada, dan L. Hasanah, “Analisis Faktor Lingkungan Tempat Tinggal terhadap Perilaku Impulsif Anak ADHD,” J. Peneliti dan Prakt. PAUD, vol. 3, no. 2, hal. 24–32, Des 2024, doi: 10.21009/JP2PAUD.032.04.

L. Ros, C. Zabala, D. Romero-Ayuso, V. Jimeno, dan J. J. Ricarte, “The Barratt Impulsiveness Scale-11 in Community and Incarcerated Samples: Motor and Nonplanning Impulsivity Effects on Criminal Recidivism,” Crim. Justice Behav., vol. 47, no. 8, hal. 996–1013, Agu 2020, doi: 10.1177/0093854820932615.

F. Fatimah, “Analisis Faktor Penyebab Anak Usia Dini Mengalami Kesulitan dalam Berhitung di TK Siaga Muda Kec Percut Sei Tuan,” J. Ashil J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 3, no. 2, hal. 1–10, Okt 2023, doi: 10.33367/piaud.v3i2.4012.

S. Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D, 1 ed. Bandung: ALFABETA, 2019. [Daring]. Tersedia pada: https://library.seskotni.ac.id/?mod=book&op=detail&identifier=jbpksesko-cykf70n5fb

D. Damanik, G. Efrina, R. Sari, A. R. Nengsi, dan F. A. Triansyah, Metodologi Penelitian Pendidikan Dasar. 2023. [Daring]. Tersedia pada: https://books.google.co.id/books/about/Metodologi_Penelitian_Pendidikan_Dasar.html?id=d7v_EAAAQBAJ

C. Avram dan M. Mărușteri, “Normality assessment, few paradigms and use cases,” Rev. Rom. Med. Lab., vol. 30, no. 3, hal. 251–260, Jul 2022, doi: 10.2478/rrlm-2022-0030.

A. Amruddin et al., “Metodologi penelitian kuantitatif.” Penerbit Pradina Pustaka, 2022. [Daring]. Tersedia pada: https://books.google.co.id/books?id=B5t1EAAAQBAJ.

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.