Psikoedukasi Seks Sejak Dini sebagai Upaya Preventif Kekerasan Seksual pada Anak

Main Article Content

E Kristanti
Maria Wihelmina Wisrance
Dominifridus Bone

Abstract

Kasus kekerasan seksual terhadap anak semakin meningkat, sehingga perlu adanya pencegahan yang efektif dimulai dari usia dini. Tujuan studi ini untuk mengukur seberapa baik psikoedukasi seksual dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap perlindungan diri pada anak sejak dini.  Penelitian pre-eksperimen ini menerapkan desain one group pretest and posttest design.  Sebanyak 32 anak. sekolah Taman Kanak-Kanak dipilih sebagai partisipan penelitian menggunakan teknik purposive sampling. Data penelitian dikumpulkan melalui kuesioner pengetahuan seksualitas, skala sikap perlindungan diri serta wawancara. Intervensi psikoedukasi menggunakan video pendidikan, bercerita, dan bermain peran yang diberikan dalam tiga sesi. Data dianalisis menggunakan Paired Sample T-Test dan diperoleh nilai t (31) = -10.564 > ttabel -1.697, p (0.001) < 0.05. Sedangkan pada uji non parametrik Wilcoxon Signed Rank Test diperoleh nilai negative rank 0a yang menggambarkan bahwa tidak ada peserta yang nilai pretestnya menjadi kecil dari posttest dengan nilai signifikansi (2-tailed) 0.001 <  0.05. Sikap anak terhadap perlindungan diri setelah diberikan intervensi juga semakin positif (Z-score -4.940 dengan nilai p (0.001) < 0.05.  Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa intervensi psikoedukasi seksual sejak dini secara signifikan meningkatkan pengetahuan dan sikap anak tentang seksualitas dan perlindungan diri.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Kristanti, E., Wihelmina Wisrance, M., & Bone, D. (2026). Psikoedukasi Seks Sejak Dini sebagai Upaya Preventif Kekerasan Seksual pada Anak. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 1568–1677. https://doi.org/10.37985/murhum.v7i1.2148
Section
Articles

References

F. Masruroh, E. I. E. Putri, F. Hidayah, dan R. Faishol, “Psikoedukasi Pendidikan Seks Kepada Guru dan Siswa sebagai Upaya Pencegahan Kekerasan Seksual pada Siswa SD,” ABDI KAMI J. Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 5, no. 2, hal. 216, Okt 2022, doi: 10.69552/abdi_kami.v5i2.1783.

A. Agustina, B. Mahardika, S. Fatonah, R. Maulidiya, dan S. T. Ananda, “Pola Bimbingan Penyuluhan Pendidikan Seks Melalui Pendekatan Psikoedukasi Sebagai Basis Sekolah Ramah Anak,” Coution J. Couns. Educ., vol. 5, no. 2, hal. 48–57, Nov 2024, doi: 10.47453/coution.v5i2.2699.

D. E. Papalia, R. D. Feldman, dan G. Martorell, Experience Human Development. New York: McGraw Hill, 2024. [Daring]. Tersedia pada: https://cir.nii.ac.jp/crid/1971993809820892429

H. Daniels, Vygotsky and Pedagogy. London and New York: Routledge, 2016. doi: 10.4324_9780203469576.

K. Kayowuan Lewoleba dan M. Helmi Fahrozi, “Studi Faktor-Faktor Terjadinya Tindak Kekerasan Seksual Pada Anak-Anak,” Esensi Huk., vol. 2, no. 1, hal. 27–48, Jul 2020, doi: 10.35586/esensihukum.v2i1.20.

D. Farantika, D. Purwaningrum, D. C. Nindiya, R. A. Prawinda, A. M. Sofwan, dan M. S. Sanjaya, “Early Childhood Sex Education to Prevent Sexual Abuse,” J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 1, no. 2, Jan 2024, doi: 10.47134/paud.v1i2.304.

F. Qurotul Ahyun, S. Solehati, dan B. Prasetiya, “Faktor Penyebab Terjadinya Pelecehan Seksual Serta Dampak Psikologis yang Dialami Korban,” Al-ATHFAL J. Pendidik. Anak, vol. 3, no. 2, hal. 92–97, Okt 2022, doi: 10.46773/alathfal.v3i2.488.

Y. Richardo Napitupulu dan B. Astro Julio, “Pelecehan Seksual Anak Di Bawah Umur Pada Anak Indonesia,” J. Multidisiplin Indones., vol. 2, no. 10, hal. 3088–3095, Okt 2023, doi: 10.58344/jmi.v2i10.582.

M. Kurtuncu, L. U. Akhan, İ. M. Tanir, dan H. Yildiz, “The Sexual Development and Education of Preschool Children: Knowledge and Opinions from Doctors and Nurses,” Sex. Disabil., vol. 33, no. 2, hal. 207–221, Jun 2017, doi: 10.1007/s11195-015-9393-9.

Ahmad Ariffadilah, “Psikoedukasi Pendidikan Seks Pada Murid Sekolah Dasar,” J. Pengabdi. Kpd. Masy. Cahaya Mandalika, vol. 4, no. 2, hal. 137–145, Des 2023, doi: 10.36312/abdimandalika.v4i2.2465.

E. S. Jafar, R. Ruhana, A. Z. Afiva, A. Y. F. Nadhirah, dan A. Mutiara, “Psikoedukasi Pendidikan Seksual dengan Mengajarkan Batasan Privasi Tubuh sebagai Upaya Pencegahan Kekerasan Seksual pada Siswa SD Pertiwi Makassar,” J. Kebajikan J. Pengabdi. Masy., vol. 2, no. 4, 2024, doi: 10.26858/jk.v2i4.64723.

E. Rakhmawati, Y. Yuliejatiningsih, dan D. Rakhmawati, “Sexual Psychoeducation of Pre-School Children: Teachers’ Strategies and Barriers in Teaching Self-Protection,” Bull. Couns. Psychother., vol. 6, no. 1, Mar 2024, doi: 10.51214/00202406839000.

E. B. Zahro, C. Yusainy, dan D. Rachmayani, “Implementation of Psychoeducation Program: Body Identification and Sex Education for Early Childhood,” Din. J. Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 9, no. 5, hal. 1684–1696, 2025, doi: 10.31849/dinamisia.v9i5.26440.

N. D. Oktarina dan L. Liyanovitasari, “Media Cerita Bergambar Tentang Pengenalan Seks Dini Meningkatkan Pengetahuan Anak Usia Dini,” J. Kesehat. PERINTIS (Perintis’s Heal. Journal), vol. 6, no. 2, hal. 110–115, Des 2019, doi: 10.33653/jkp.v6i2.296.

M. Albert Sekhar, S. Edward, A. Grace, S. E. Pricilla, dan S. G., “Understanding Comprehensive Sexuality Education: A Worldwide Narrative Review,” Cureus, Nov 2024, doi: 10.7759/cureus.74788.

D. C. Hapsari, R. Ningsih, Y. Yeti, dan T. Sulastri, “The Effectiveness of Health Education: Early Sex Education on Mothers’ Level of Knowledge in Providing Sex Education to School Age Children 7-12 Years,” J. Heal. Sci. (Jurnal Ilmu Kesehatan), vol. 9, no. 1, hal. 30–33, Jun 2024, doi: 10.24929/jik.v9i1.3365.

Idha Isnaningrum dan Novi Marliani, “Psikoedukasi Pendidikan Sek Guna Mencegah Kekerasan Seksual Pada Anak Tunawisma,” SAMBARA J. Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 2, no. 3, hal. 124–131, Sep 2024, doi: 10.58540/sambarapkm.v2i3.643.

S. Anggraini, E. M. Ladapase, M. M. Tunga, dan M. G. N. Tena, “Sex Psycoeducation to Prevent Sexual Harassment in Early Children at Paud Mawar, Sikka District,” J. Pengabdi. dan Pemberdaya. Masy. Indones., vol. 2, no. 8, 2022, doi: 10.59247/jppmi.v2i8.130.

H. Anwar, N. R. Yasir, N. Aida, S. A. Fatiha, R. Nirwana, dan R. Patrisia, “‘Sentuhan Aman Dan Tidak Aman’: Psikoedukasi Pencegahan Kekerasan Seksual Anak Berbasis Prinsip AJEL,” Gudang J. Pengabdi. Masy., vol. 3, no. 2, hal. 72–78, 2025, doi: 10.59435/gjpm.v3i2.1545.

A. Sulistiyowati, A. Matulessy, dan H. Pratikto, “Psikoedukasi Seks untuk Mencegah Pelecehan Seksual pada Anak Prasekolah,” J. Ilm. Psikol. Terap., vol. 6, no. 1, hal. 17–27, Mar 2018, doi: 10.22219/jipt.v6i1.5171.

R. A. Hapsari dan R. Hafidah, “Perbandingan Pemahaman Seks Anak Usia 4-5 Tahun Ditinjau dari Penerapan Pendidikan Seks,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 6, no. 3, hal. 2078–2084, Des 2021, doi: 10.31004/obsesi.v6i3.1363.

A. Soesana et al., Metode Penelitian Kuantitatif. Yayasan Kita Menulis, 2023. [Daring]. Tersedia pada: https://repository.unugiri.ac.id:8443/id/eprint/4881/

R. Rahmasari dan K. N. Fathiyah, “Penerapan Pendidikan Seksual Dini BerbasisMedia Audio Visual melalui Lagu Kujaga Tubuhku,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 7, no. 1, hal. 842–854, Feb 2023, doi: 10.31004/obsesi.v7i1.3754.

D. Rahmi dan R. Rikayoni, “Penerapan pendidikan seksual dengan media visual storytelling pada anak usia dini ”Kujaga Diriku”,” J. Public Heal. Concerns, vol. 5, no. 10, hal. 641–649, Des 2025, doi: 10.56922/phc.v5i10.1787.

D. G. of WHO, “Management and Governance Matters.” 2025. [Daring]. Tersedia pada: https://unesdoc.unesco.org/ark:/48223/pf0000177683

D. Sinaga dan M. R. R. Simorangkir, “Understanding Early Sex Education through Image Story Media,” Int. J. Recent Innov. Acad. Res., vol. 5, no. 8, hal. 103–108, 2021, [Daring]. Tersedia pada: https://ijriar.com/index.php/ijriar/issue/view/41

K. M. Saragih, V. D. Wahyunita, dan J. L. Jambormias, “Optimalisasi Peran Guru dan Orang Tua dalam Pencegahan Kekerasan Seksual Anak Usia Dini dengan Metode ‘Aku Mandiri,’” J. Kreat. Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 7, no. 1, hal. 447–457, Jan 2024, doi: 10.33024/jkpm.v7i1.12962.

Mirna Mirna, Sayuna Sayuna, dan Cut Kumala Sari, “Urgensi Pendidikan Seks di Sekolah dalam Upaya Mencegah Bukan Mengajarkan,” RISOMA J. Ris. Sos. Hum. dan Pendidik., vol. 3, no. 3, hal. 236–242, Mei 2025, doi: 10.62383/risoma.v3i3.784.